Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

DPD PDIP Bali Rayakan HUT Ke-52 PDI Perjuangan, Dengarkan Pidato Ketum Megawati Soekarnoputri

BALIILU Tayang

:

hut dpd pdi bali
POTONG TUMPENG: Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali I Wayan Koster memotong tumpeng didampingi seluruh pengurus DPD, anggota DPR-RI Dapil Bali dari Fraksi PDI-P, Anggota DPRD Bali dari Fraksi PDI-P, para sesepuh PDI Perjuangan Bali, dan para pemenang lomba saat peringatan HUT ke-52 PDI Perjuangan di Kantor DPD PDI-P Bali, Renon Denpasar, Jumat (10/1/2025). (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Bali pada Jumat, 10 Januari 2025 merayakan peringatan Ulang Tahun Ke-52 Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yang berlangsung di aula Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Renon Denpasar.

Peringatan HUT Ke-52 ini dihadiri Ketua DPD PDIP Bali I Wayan Koster, bersama pengurus lainnya, Anggota DPR-RI Dapil Bali dari PDI-P, anggota Fraksi PDI-P di DPRD Bali, dan para kader PDI-P yang memenuhi ruang pertemuan.

Acara puncak mendengarkan Pidato Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, secara live streaming hingga selesai dan dilanjutkan dengan memotong tumpeng oleh Wayan Koster diikuti para kader lainnya yang diserahkan kepada para sesepuh PDI-P Bali, dan para pemenang lomba serangkaian HUT ke-52 PDI-P yang diselenggarakan DPD PDI-P Bali.

Dalam pidatonya, Megawati Soekarnoputri menyampaikan bahwa HUT ke-52 PDI Perjuangan tahun 2025 ini sungguh istimewa. Mengapa, sebab setelah berjuang dengan penuh kesabaran revolusioner selama 57 tahun sejak 1967 sampai 2024, akhirnya atas kehendak Allah Subhana Wataala sebuah keputusan yang luar biasa telah dikeluarkan melalui surat penegasan pimpinan MPR-RI atas tidak berlakunya lagi TAP MPRS Nomor 33 Tahun 1967 tentang pencabutan kekuasaan negara dari presiden pertama Bung Karno.

Pimpinan MPR-RI juga menegaskan bahwa tuduhan Bung Karno pernah berkhianat mendukung pemberontakan G30 S PKI tidak terbukti dan batal demi hukum. Karena tidak pernah ada proses hukum apa pun yang dilaksanakan untuk membuktikan tuduhan tersebut hingga Bung Karno wafat tanggal 21 Juni 1970.

‘’Saya atas nama pribadi, keluarga Bung Karno dan juga keluarga besar PDI Perjuangan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan seluruh anggota MPR-RI periode 2019 sampai 2024. Karena MPR-RI adalah penjelmaan seluruh rakyat Indonesia, karena itulah juga ucapan terimakasih yang setulus-tulusnya saya sampaikan kepada seluruh rakyat Indonesia dimana pun kalian berada atas pelurusan sejarah Bung Karno tersebut. Ucapan terimakasih juga saya sampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah merespons surat pimpinan MPR-RI terkait tindak lanjut pemulihan nama baik dan hak-hak Bung Karno sebagai Presiden Republik Indonesia pertama,’’ ucapnya.

Baca Juga  UNHI Apresiasi Wayan Koster Perkuat Desa Adat Melalui Perda Nomor 4 Tahun 2019

Pada kesempatan itu, Megawati menegaskan bahwa berkaitan dengan masa depan rakyat, bangsa dan negara, lalu kemana melangkah ketika keputusan politik yang begitu penting tidak lagi bisa membedakan tentang mana yang baik dan tidak baik, mana yang benar dan tidak benar, terlebih ketika suara hati nurani juga ditinggalkan. Dengan berbagai persoalan fundamental tersebut mari ikut diperkuat oleh suara masyarakat sipil. Suara inilah yang harus kita dengarkan sebab kita adalah penyambung lidah rakyat Indonesia.

Karena itu, Megawati meminta para kader untuk memberikan berita kepada seluruh bangsa di dunia maupun seluruh rakyat kita. Maka, para kader PDI Perjuangan pun mesti menjadi garda terdepan daripada republik ini.

Pidato ditutup dengan ucapan dirgahayu PDI Perjuangan ke-52, solid bergerak untuk Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka, Merdeka.

Di akhir acara, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali sekaligus Gubernur Bali terpilih 2025-2030 mengucapkan bersyukur meraih kemenangan di Pilkada Bali 2024. Ia juga menyampaikan bahwa pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarno Putri sejak awal adalah melaksanakan program pembangunan Bali 100 tahun. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Wawali Arya Wibawa Apresiasi Meranggi Festival

Jadi Ruang Pelestarian Budaya dan Kreativitas Seni Penjor Mini

Loading

Published

on

By

wawali arya wibawa
LOMBA PENJOR MINI: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Anggota DPRD Provinsi Bali Anak Agung Gede Agung Suyoga, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede dalam kesempatan pelaksanaan Lomba Penjor Mini rangkaian Meranggi Festival yang digelar Sekaa Teruna Yowana Dharma Laksana, Banjar Meranggi, Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (9/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Meranggi Festival yang digelar Sekaa Teruna Yowana Dharma Laksana, Banjar Meranggi, Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (9/7). Hadir pula dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali Anak Agung Gede Agung Suyoga, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Denpasar.

Dalam kesempatan itu, Wawali Arya Wibawa meninjau karya para peserta Lomba Penjor Mini, menyerahkan penghargaan kepada para pemenang, sekaligus memberikan bantuan dana kepada panitia. Arya Wibawa mengapresiasi kreativitas para peserta yang mampu menghadirkan karya dengan detail artistik, konsep, tema, dan narasi yang kuat. Menurut Arya Wibawa, Meranggi Festival tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga media pembelajaran untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni tradisi Bali.

“Kami sangat bangga melihat kreativitas generasi muda dalam berkarya melalui seni Penjor Mini. Kegiatan seperti ini harus terus dilestarikan dan diberikan ruang untuk berkembang,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Ketua Sekaa Teruna Yowana Dharma Laksana, Kadek Yoga Febrian Ramartha, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar dan Desa Kesiman Petilan atas dukungan yang terus diberikan terhadap kegiatan kepemudaan. Ia berharap Lomba Penjor Mini dapat menjadi agenda yang lebih luas, bahkan terintegrasi dalam rangkaian Kesiman Festival maupun festival budaya yang diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar sebagai wadah berkelanjutan bagi kreativitas generasi muda.

Lomba Penjor Mini tahun ini diikuti 24 peserta dari berbagai daerah di Bali, bahkan turut menarik peserta dari luar Pulau Bali. Berdasarkan penilaian dewan juri, karya-karya yang ditampilkan memiliki kualitas tinggi dengan detail yang rapi dan presisi. Selain menjadi ajang pelestarian budaya, penjor mini juga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai cenderamata khas Bali yang bernilai seni dan ekonomi, sehingga mampu memperkenalkan tradisi Bali kepada wisatawan dalam bentuk yang lebih praktis.

Baca Juga  UNHI Apresiasi Wayan Koster Perkuat Desa Adat Melalui Perda Nomor 4 Tahun 2019

Pada kesempatan tersebut, Tim Dom Bungkil berhasil meraih Juara I, disusul Aik Jabrik sebagai Juara II, dan I Kadek Juana Putra sebagai Juara III. Sementara Juara Harapan I diraih I Putu Wahyu Saputra, Juara Harapan II diraih I Nyoman Juliastika, dan Juara Harapan III diraih Demen Mamenjor.

Banjar Meranggi sendiri dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam pelestarian budaya dengan berbagai prestasi pada lomba penjor tingkat desa maupun Kota Denpasar. “Melalui festival ini diharapkan lahir regenerasi seniman muda yang tidak hanya mampu menjaga kelestarian tradisi, tetapi juga mengembangkan potensi ekonomi kreatif berbasis budaya Bali,” ujar Kadek Yoga. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua Dekranasda Bali Ny. Putri Koster Promosikan Kriya Unggulan Bali di Pameran HUT Ke-45 Dekranas di Makassar

Published

on

By

ketua dekranasda bali
HADIRI PAMERAN: Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster saat menghadiri Pameran Hari Ulang Tahun Ke-45 Dekranas sekaligus mempromosikan berbagai produk kriya unggulan Bali yang berlangsung di Trans Studio Mall Makassar, Sulawesi Selatan, pada 9–12 Juli 2026. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Makassar, Sulawesi Selatan, baliilu.com – Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster, didampingi Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, menghadiri Pameran Hari Ulang Tahun Ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) sekaligus mempromosikan berbagai produk kriya unggulan Bali. Pameran tersebut berlangsung di Trans Studio Mall Makassar, Sulawesi Selatan, pada 9–12 Juli 2026.

Mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”, pameran ini menjadi ajang strategis bagi Dekranasda dari seluruh Indonesia untuk memperkenalkan karya terbaik para perajin daerah, memperluas jejaring pemasaran, sekaligus meningkatkan daya saing produk kerajinan daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Pada kesempatan tersebut, Dekranasda Provinsi Bali menghadirkan beragam produk unggulan hasil karya perajin lokal, yakni Taksu Design, Anom Gold and Silver, Kembang Sari Batik Painting, Werdhi Budaya, Warna Warni, Soka Wangi, Dhara Barong Bali, dan Kembang Pucuk Bordir. Berbagai produk tersebut merepresentasikan kekayaan seni, budaya, dan kearifan lokal Bali yang diwujudkan dalam karya berkualitas tinggi serta memiliki nilai ekonomi yang kompetitif.

Keikutsertaan Dekranasda Provinsi Bali dalam pameran ini merupakan wujud komitmen dalam mendorong kemajuan industri kerajinan daerah melalui promosi yang berkelanjutan, peningkatan kualitas produk, serta perluasan akses pasar bagi para pelaku UMKM dan perajin Bali.

Selain sebagai wadah promosi, pameran HUT Dekranas juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antardaerah dalam mengembangkan industri kriya nasional yang inovatif, berdaya saing, serta mampu menembus pasar global tanpa meninggalkan identitas budaya Nusantara.

Melalui partisipasi dalam ajang nasional ini, Dekranasda Provinsi Bali optimistis produk kriya Bali akan semakin dikenal luas sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan para perajin sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai salah satu pusat kerajinan dan ekonomi kreatif unggulan Indonesia. (gs/bi)

Baca Juga  Serahkan 2 Unit Kendaraan, Gubernur Koster Terus Berjuang Menguatkan Desa Adat di Bali

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dorong Pemanfaatan EBT Laut di Nusa Penida, Bali Harus Mandiri Energi

Published

on

By

ebt nusa penida
PIMPIN FGD: Gubernur Bali Wayan Koster saat memimpin Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Penataan Ruang Laut Berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) di Ruang Rapat Kertha Sabha, Jaya Sabha Denpasar pada Kamis (9/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa Bali harus mandiri energi dan tidak bergantung dengan pasokan energi dari luar Bali. Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Penataan Ruang Laut Berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) di Ruang Rapat Kertha Sabha, Jaya Sabha Denpasar pada Kamis (9/7).

Sebagai salah satu tujuan wisata utama di dunia, Koster menyampaikan bahwa sangat riskan jika Bali masih bergantung dengan daerah lain untuk memenuhi kebutuhan energinya. Terlebih konsumsi energi di Bali terus meningkat setiap tahunnya akibat pertumbuhan industri dan pariwisata.

“Bali harus mandiri energi dengan memanfaatkan energi bersih dan terbarukan,” jelasnya.

Diketahui bahwa kebutuhan energi listrik di Bali saat ini berkisar 1300 MW hingga 1400 MW dimana 400 MW masih bergantung pada jaringan interkoneksi kabel bawah laut dari PLTU Paiton di Jawa Timur.

Berbagai upaya telah Wayan Koster lakukan untuk mendorong visi Bali Mandiri Energi dengan pemanfaatan Energi Bersih dan Terbarukan sebagaimana diamanatkan dalam Pergub Bali No. 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih. Salah satunya adalah dengan akselerasi pemasangan PLTS Atap secara massal pada gedung pemerintahan, bangunan komersial serta bangunan hotel dan industri lainnya.

Kemudian ia juga mendorong Pembangunan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) guna mengatasi krisis sampah perkotaan sekaligus menambah bauran EBT dalam memenuhi kebutuhan listrik di Pulau Dewata.

Tidak hanya itu, Koster saat ini bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melalui kajian yang dilakukan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) di bawah koordinasi Prof. Dwi Susanto dari Maryland University, ia tengah melirik pemanfaatan EBT Laut melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL) di Kawasan Selat Nusa Penida.

Baca Juga  Wayan Koster Dampingi Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto Pimpin Penanaman 21 Ribu Mangrove di Bali

“Saya sudah menangkap idenya dan ini memang sangat kita perlukan. Ternyata kita memiliki potensi besar, ini harus kita manfaatkan sebagai sumber penghidupan masyarakat Bali,” jelasnya.

Prof. Dwi Susanto dari Maryland University USA, menjelaskan bahwa selat-selat di Indonesia termasuk selat-selat di wilayah Nusa Penida memiliki potensi energi arus laut yang besar yang sangat cocok untuk dikembangkan menjadi PLTAL. Lebih lanjut, potensi energi listrik yang dihasilkan dari tiga selat di sekitar Nusa Penida mencapai 376,8 MW. Lebih dari cukup untuk menjadikan Nusa Penida mandiri energi, walaupun pembangunannya akan bersifat modular menyesuaikan dengan kebutuhan.

Sementara itu, Dirjen Penataan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Kartika Listriana melalui sambungan zoom menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali atas upayanya dalam mendorong pemanfaatan EBT Laut. Ia berharap EBT Laut dapat diterapkan di Pulau Dewata untuk selanjutnya dapat implementasi di daerah lainnya di Indonesia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca