Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

UNHI Apresiasi Wayan Koster Perkuat Desa Adat Melalui Perda Nomor 4 Tahun 2019

BALIILU Tayang

:

kuliah umum koster
KULIAH UMUM: Wayan Koster menerima Piagam dari Rektor UNHI Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. usai memberikan Kuliah Umum di depan Civitas Akademika UNHI Denpasar, Sabtu (5/5/2024). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Civitas Akademika Universitas Hindu Indonesia (UNHI) yang menggelar Kuliah Umum bertema “Gen-Z Penerus Masa Depan Bali: Membangun Peradaban Masa Depan Bali” pada Sabtu, 4 Mei 2024 sangat menyambut baik penguatan Desa Adat di Bali melalui Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 yang telah diwujudkan oleh Gubernur Bali periode 2018 – 2023, Wayan Koster.

Kata Wakil Rektor III UNHI, Dr. Drs. I Putu Sarjana, M.Si, bahwa Wayan Koster baru dilantik sebagai Gubernur Bali, ia langsung menguatkan adat istiadat, tradisi, seni budaya dan kearifan lokal Bali. Karena itu, visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali harus terus dapat dilanjutkan.

Bali yang memiliki peradaban kuat, juga diharapkan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi, Kolonel Purn. Dr. Drs. Dewa Ketut Budiana, M.Fil mampu dipimpin oleh sosok yang tangguh dan berani, mampu mendengarkan suara alam serta seken – seken (serius) membangun Bali. Untuk itu, Dewa Ketut Budiana menyuarakan dukungan kepada Wayan Koster, agar Bali tetap jaya. Alasan dirinya menyuarakan dukungan, karena sosok Gubernur Bali periode 2018 – 2023 asal Desa Sembiran, Buleleng ini tidak saja terus mengingatkan kita untuk menjaga peradaban Bali, namun Koster dalam kepemimpinannya juga mendukung sarana dan prasarana pendidikan.

Rektor UNHI, Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. menilai dalam upaya menjaga peradaban Bali, secara nyata telah mulai dilakukan oleh Wayan Koster di periode pertamanya menjadi Gubernur Bali yang ditandai dengan keluarnya kebijakan Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali sebagai bagian dari strategi besar melakukan Transformasi Ekonomi Bali dan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru. Sehingga Kuliah Umum ini sangat tepat dilakukan untuk mengajak Gen-Z secara bersama – sama menyelamatkan Bali dengan memahami program Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru.

Baca Juga  Masyarakat Tabanan Sambut Hangat Kunker Gubernur Koster di Tabanan

Sebelumnya, Wayan Koster dalam kuliah umum tersebut menyampaikan ada masalah yang dihadapi Bali, diantaranya yaitu: 1) Wilayah Bali yang kecil (luas 5.590 Km2), telah menjadi pertarungan banyak pihak yang mengeksploitasi Bali; 2) Jumlah Penduduk Bali 4,32 juta yang semakin meningkat, saat ini membutuhkan sumber kehidupan; 3) Terkikisnya adat, tradisi, seni, budaya dan kearifan lokal yang dapat mengancam keajegan dan daya tarik Bali; 4) Sumber daya alam semakin terbatas, yang mampu mengancam kehidupan masyarakat; 5) Lahan produktif dan sawah semakin berkurang akibat masifnya alih fungsi lahan; dan 6) Kebutuhan pangan yang strategis semakin bergantung dari luar.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Koster menyusun pembangunan masa depan Bali yang berlandaskan pada Undang – Undang Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali dan Perda Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2023 tentang Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025 – 2125. Dimana landasan diatas diharapkan mampu membangun Masa Depan Bali dengan : 1) Memperkuat dan memajukan adat, tradisi, seni, budaya dan kearifan lokal Bali, pengendalian; 2) Pengendalian alih fungsi lahan produktif dan sawah; 3) Kedaulatan pangan; 4) Bali Mandiri Energi dengan Energi Bersih; 5) SDM Bali Unggul; 6) Meningkatkan pembangunan infrastruktur; dan 7) Transformasi ekonomi.

Selanjutnya upaya pemerataan pembangunan juga dilakukan Wayan Koster, dengan pembangunan infrastruktur yang meliputi: 1) Pelindungan Kawasan Suci Pura Agung Besakih; 2) Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali (dalam proses); 3) Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali (dalam proses dan hampir selesai); 4) Shorcut Singaraja-Mengwitani; 5) Pelabuhan Sanur-Denpasar; 6) Pelabuhan Sampalan-Nusa Penida; 7) Pelabuhan Bias Munjul-Nusa Ceningan; sampai 8) Jalan Tol Jagat Kerthi Bali, Gilimanuk-Mengwi (dalam proses). (gs/bi)

Baca Juga  Koster Digendong dan Diarak Umat Hindu dan Muslim, Warga Sumberklampok: Seng Koster Seng Coblos

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Gubernur Koster Dorong Jajarannya Inovatif dan Kerja Maksimal Genjot Realisasi PAD 2026

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar.
RAKOR: Gubernur Bali Wayan Koster saat memimpin Rakor Evaluasi dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Kertha Sabha, Denpasar Selasa (18/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster minta jajaran perangkat daerah bekerja maksimal untuk mengejar realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026. Penekanan itu disampaikannya saat memimpin Rakor Evaluasi dan Optimalisasi Pendapatan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Kertha Sabha, Denpasar Selasa (18/8).

Gubernur Koster dalam arahan singkat menyinggung pentingnya dukungan anggaran dalam menjalankan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan. “Kita banyak program, tak akan bisa jalan kalau tanpa dukungan anggaran,” katanya. Ia ingin jajaran Pemprov Bali punya pemahaman yang sama terkait hal tersebut. Oleh sebab itu, Gubernur Koster mendorong jajarannya bekerja maksimal. “Jangan kerja biasa-biasa saja. Datang jam delapan, pulang jam empat,” ujarnya sembari memotivasi perangkat daerah berlomba memberikan yang terbaik agar bisa meninggalkan legacy membanggakan. “Tak hanya membanggakan OPD terkait, tapi juga Pemprov Bali,” imbuhnya. Masih dalam arahannya, Gubernur Koster mendorong OPD penghasil membuat berbagai terobosan untuk meningkatkan realisasi pendapatan.

Untuk diketahui, rakor ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal April 2026, dimana saat itu disepakati penambahan 10 persen target pendapatan pada tiap OPD penghasil.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali I Dewa Tagel Wirasa dalam paparannya menginformasikan, realisasi PAD hingga 14 Agustus 2026 tercatat sebesar Rp. 2.499.175.145.467 atau 58,95 persen dari target induk yang ditetapkan sebesar Rp. 4.239.252.167.568. Realisasi ini didukung pemasukan dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain-lain pendapatan yang sah.

Dalam kegiatan rakor, Gubernur Koster memberi perhatian khusus pada upaya perangkat daerah penghasil seperti Bapenda, BPKAD, BKPSDM, Badan Penghubung, Disparda, PUPRKim, Disnaker dan ESDM, Dinkes, RS Mata Bali Mandara, RSU Bali Mandara, RS Dharma Yadnya dan Rumah Sakit Jiwa Manah Shanti Mahottama. Terhadap sejumlah layanan yang memungkinkan dikembangkan secara komersial, Gubernur Koster minta pengelolaan dilakukan dengan meniru pola swasta. Sementara Bapenda didorong mengintensifkan pola jemput bola untuk mengejar penunggak pajak kendaraan agar memenuhi kewajiban mereka. (gs/bi)

Baca Juga  4.592 Pengurus PDI-P Buleleng Siap Bertugas, Koster Tekankan Soliditas Kader

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Kembang Serahkan Remisi HUT Ke-81 RI di Rutan Negara, Satu Warga Binaan Langsung Bebas

Published

on

By

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyerahkan Remisi Umum kepada warga binaan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Negara.
REMISI: Bertepatan dengan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 123 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara menerima Remisi Umum (RU), Senin (17/8). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 123 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara menerima Remisi Umum (RU), Senin (17/8).

Penyerahan remisi tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan.

​Dari total penerima remisi tersebut, satu orang warga binaan dipastikan langsung bebas setelah mendapatkan pemotongan masa tahanan.

​Bupati Kembang berharap para warga binaan yang telah selesai menjalani masa hukumannya maupun yang mendapatkan pengurangan masa pidana dapat kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan positif.

​”Harapan kami bagi warga binaan yang hari ini mendapat remisi dan bebas, tentu bisa kembali ke masyarakat dengan perilaku yang positif. Saya juga berharap masyarakat dapat menerima mereka kembali, karena mereka telah dibina dan dididik di sini agar menjadi pribadi yang lebih baik serta siap berkontribusi membangun desa dan membangun Jembrana,” ujarnya.

​Sementara itu, Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra, mengungkapkan bahwa seluruh usulan remisi dari pihaknya telah disetujui berdasarkan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor: PAS-1453.PK.05.03 Tahun 2026.

​”Kami mengusulkan total 123 napi untuk menerima remisi kemerdekaan dan seluruhnya disetujui. Rinciannya, 122 orang penerima RU I dan 1 orang penerima RU II yang langsung bebas,” ungkapnya

Warga binaan yang memperoleh RU II hingga langsung bebas merupakan terpidana kasus pencurian dengan pemotongan masa tahanan selama 2 bulan.

“Karena sisa masa pidananya kurang dari 2 bulan, maka tepat pada momentum kemerdekaan ini yang bersangkutan dapat langsung menghirup udara bebas,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Gubernur Koster Apresiasi OJK Berikan Kebijakan Perpanjangan Restrukturisasi Kredit Perbankan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Mahayastra Terima Penghargaan Bintang LVRI

Published

on

By

Bupati Gianyar I Made Mahayastra menerima penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia di Balai Budaya Gianyar.
TERIMA PENGHARGAAN: Bupati Gianyar I Made Mahayastra menerima penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Balai Budaya Gianyar, Senin (17/8), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Bupati Gianyar I Made Mahayastra menerima penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Balai Budaya Gianyar, Senin (17/8), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perhatian dan dukungan Bupati Gianyar terhadap keberadaan serta perjuangan para veteran dalam menjaga nilai-nilai perjuangan dan semangat kebangsaan.

Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Bali, I Gusti Bagus Saputera, mengatakan penghargaan tersebut diberikan kepada Bupati Gianyar sebagai bentuk apresiasi atas jasa, kontribusi, serta dukungannya terhadap kemajuan organisasi LVRI dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Ia berharap penghargaan tersebut semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan. “Semoga Bintang Legiun Veteran ini semakin menambah semangat kita bersama. Banyak bangsa yang mampu menghargai tokoh-tokohnya, itu menandai bangsa yang besar,” ungkapnya.

Saputera menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 1.352 orang veteran di Provinsi Bali. Menurutnya, kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari perjuangan para pahlawan yang mengorbankan jiwa dan raga dengan semangat juang 45. Semangat tersebut tercermin dalam perjuangan dan pengabdian para pahlawan.

Pada momentum peringatan kemerdekaan, Saputera juga berpesan kepada generasi muda agar mempersiapkan diri dengan pendidikan dan terus menanamkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Generasi muda harus mempersiapkan diri dengan belajar sungguh-sungguh. Cintai negeri kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Jadilah patriot bangsa, jadilah generasi yang jujur dan berintegritas,” pesannya.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra menyampaikan terima kasih atas penganugerahan penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus pengingat akan besarnya jasa para veteran dan pahlawan yang telah berjuang hingga Indonesia meraih kemerdekaan.

Baca Juga  Serap Aspirasi Puspadi Bali, Gubernur Bali Dorong Penguatan Regulasi untuk Disabilitas

Menurutnya, perjuangan mengisi kemerdekaan pada masa kini diwujudkan melalui upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk mengatasi kemiskinan dan kebodohan. “Bagaimana kita mengatasi kemiskinan, bagaimana kita mengatasi kebodohan. Itulah perjuangan kita sekarang dalam mengisi kemerdekaan,” tegasnya.

Bupati Mahayastra menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gianyar terus berupaya memberikan perhatian dan penghormatan kepada para veteran yang telah berjasa bagi bangsa dan negara. Menurutnya, penghormatan tersebut tidak cukup hanya dalam bentuk seremonial, tetapi juga diwujudkan dengan memastikan para veteran mendapatkan perhatian dan kehidupan yang layak. “Jadi kita berjuang menghormati beliau, kita berjuang agar veteran tetap sehat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, semangat perjuangan juga harus terus dilanjutkan melalui pengabdian kepada masyarakat. “Veteran kekinian juga jauh lebih penting, untuk berjuang untuk masyarakat Kabupaten Gianyar,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati Mahayastra mengatakan salah satu bentuk perjuangan pemerintah saat ini adalah menyiapkan generasi muda yang unggul melalui peningkatan akses pendidikan. Pemerintah Kabupaten Gianyar terus mendorong pemberian beasiswa agar anak-anak Gianyar memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik dan mampu bersaing.

Menutup pernyataannya, Bupati Mahayastra menyampaikan apresiasi kepada para veteran, masyarakat, dan seluruh pihak yang selama ini mendukung pembangunan Kabupaten Gianyar. “Terima kasih veteran, terima kasih masyarakat Gianyar, terima kasih seluruhnya yang mendukung pembangunan di Kabupaten Gianyar,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca