Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

DPRD Bali Sampaikan 10 Catatan Rekomendasi LKPJ Tahun 2025

BALIILU Tayang

:

dprd bali
SERAHKAN DOKUMEN: Ketua DPRD Bali I Dewa Made Mahayadnya menyerahkan dokumen Keputusan DPRD Provinsi Bali terkait LKPJ Kepala Daerah Tahun 2025 yang disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-35 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 Jumat (Sukra Umanis Ukir, 24 April 2026) di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Bali, Renon, Denpasar. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Menindaklanjuti Pidato Pengantar Gubernur Bali tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Provinsi Bali Tahun 2025, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menyampaikan 10 catatan rekomendasi terkait LKPJ Kepala Daerah Tahun 2025 yang disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-35 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 Jumat (Sukra Umanis Ukir, 24 April 2026) di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Bali, Renon, Denpasar.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Bali I Dewa Made Mahayadnya didampingi Wakil Ketua I, I Wayan Disel Astawa, Wakil Ketua II, Ida Gede Komang Kresna Budi, Wakil Ketua III, I Komang Nova Sewi Putra, bersama segenap anggota DPRD Bali. Hadir Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Forkopimda Bali, Sekda Bali bersama jajaran pimpinan OPD Bali, dan segenap kelompok ahli.

Koordinator Pembahasan LKPJ Kepala Daerah Provinsi Bali Tahun 2025 Drs. Gede Kusuma Putra, AK, MBA, M.M. menyampaikan bahwa berkenaan dengan Pidato Pengantar Gubernur Bali tentang LKPJ Tahun 2025, maka Anggota DPRD Provinsi Bali melakukan pembahasan-pembahasan dimana regulasi mengamanatkan lama waktu 30 hari pembahasan sejak pengantar LKPJ disampaikan.

Dari pembahasan tersebut, bahwa secara keseluruhan gambaran ekonomi makro Provinsi Bali menunjukkan kondisi yang baik serta lebih baik dibandingkan tahun 2024. DPRD Provinsi Bali kemudian menyampaikan 10 catatan rekomendasi terkait LKPJ Kepala Daerah Tahun 2025, sebagai berikut.

  1. Terhadap catatan rekomendasi Dewan untuk LKPJ tahun 2024 yang belum selesai ditindaklanjuti, agar diselesaikan.
  2. Dewan mengingatkan kembali untuk dilakukan kajian yang mendalam serta menyeluruh terkait besaran bantuan Desa Adat dan Subak, karena yang namanya adil tidak harus sama rata.
  3. Dewan mendorong dengan sangat supaya adanya peningkatan investasi yang diarahkan pada sektor industri pengolahan hasil-hasil atau produk-produk sektor primer (pertanian dalam arti luas) dan juga sektor sekunder. Karenanya OPD terkait untuk bisa berkoordinasi sehingga bisa mewujudkan peningkatan investasi yang berpengaruh pada peningkatan nilai tambah barang atau produk yang dihasilkan pada sektor primer dan sekunder, guna bisa mendongkrak atau meningkatkan PDRB per kapita Provinsi Bali yang faktanya selalu tiap tahun besarnya rata-rata di bawah nasional.
  4. Perlu ditelusuri dengan seksama untuk bisa mengetahui kenapa dengan gambaran indikator makro ekonomi Provinsi Bali yang secara keseluruhan di atas rata-rata nasional, Prevalensi Stunting tahun 2025 meningkat dibandingkan tahun 2024, walaupun peningkatannya sedikit dan jauh di bawah dari rata-rata nasional. “Apakah ini tidak merupakan sebuah paradoks?” ujar Kusuma Putra.
  5. Dewan mengingatkan kembali perlunya melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten / Kota, guna ada tindakan nyata terhadap pihak-pihak yang masih abai, lalai terhadap pemberlakuan Perda No. 1 Tahun 2018 tentang Bahasa, Aksara dan Sastra Bali. Banyak sekali contoh ditemukan di lapangan.
  6. Upaya yang gigih harus tetap dilakukan termasuk perlunya terobosan-terobosan tertentu guna tercapainya efektivitas Pungutan Wisatawan Asing.
  7. Melihat fakta atau fenomena yang ada, juga mencermati current issue terkait persoalan sampah di Bali yang hingga saat ini masih nampak seksi di Medsos, dipandang perlu untuk dilakukan kajian mendalam sehingga dimungkinan persoalan kesehatan, sampah dan kebersihan lingkungan masuk dalam kurikulum pendidikan di tingkat Usia Dini (PAUD), TK dan SD.
  8. Dengan berlakunya Perda No. 4 Tahun 2026 tentang pengendalian alih fungsi lahan produktif dan larangan ahli kepemilikan lahan secara Nominee, perlunya dilakukan kajian yang mendalam oleh Pemerintah Provinsi Bali yang melibatkan Stakeholder’s guna dipikirkan kemungkinan ada regulasi baru tentang ketinggian bangunan di zona-zona tertentu atau peruntukkan tertentu sepanjang tidak menciderai radius kesucian.
  9. Dewan mendorong sekaligus menugaskan Tim Ahli atau Kelompok-kelompok pakar yang ada untuk bersama-sama dengan Bank BPD melakukan kajian yang mendalam guna mencarikan jalan (sepanjang tidak bertentangan dengan regulasi yang ada) untuk bagaimana kedepannya, sekian banyak LPD-LPD yang memenuhi kriteria-kriteria tertentu untuk menjadi Shareholder’s di Bank BPD atau mungkin ambil bagian untuk investasi di kawasan PKB.
  10. Perlunya Pemerintah Provinsi Bali berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota guna mencermati kondisi infrastruktur jalan yang masih rusak.
Baca Juga  Briefing Pejabat Pemprov Bali, Gubernur Koster Minta Tancap Gas Percepat Pelaksanaan Program Pembangunan

Selanjutnya catatan rekomendasi ini diserahkan kepada Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya selanjutkan diserahkan kepada Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Tak Sekadar Kumpul, DWP Buleleng Bekali Anggota Keterampilan Olahan Kuliner

Published

on

By

DEMO MEMASAK: Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemerintah Kabupaten Buleleng saat menggelar pertemuan rutin bulanan yang dirangkaikan dengan demo memasak dan pelatihan keterampilan olahan kuliner yang berlangsung di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Singaraja, Selasa (15/9), dan diikuti seluruh anggota DWP Buleleng. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menggelar pertemuan rutin bulanan yang dirangkaikan dengan demo memasak dan pelatihan keterampilan olahan kuliner dalam hal ini pembuatan kue bakpao. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya DWP Buleleng untuk mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan keterampilan anggotanya.

Kegiatan berlangsung di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Singaraja, Selasa (15/9), dan diikuti seluruh anggota DWP Buleleng. Suasana keakraban dan kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, yang juga selaku Penasihat DWP Buleleng menyampaikan keberadaan komunitas penting dalam membentuk sikap dan perilaku anggotanya. Menurutnya, setiap komunitas memiliki norma yang menjadi pedoman bersama dalam berinteraksi.

“Setiap komunitas akan membuat norma dan setiap norma akan menjaga mereka. Karena itu, kita semua membutuhkan komunitas. Dharma Wanita Persatuan merupakan salah satu komunitas yang secara resmi dibentuk oleh negara,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DWP Buleleng, Ny. Dewi Suyasa, mengungkapkan pertemuan rutin bulanan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat bagi anggota.

Pihaknya menjelaskan, setiap pertemuan DWP diupayakan memiliki kegiatan edukatif yang dapat menambah wawasan maupun keterampilan anggota. Pada pertemuan kali ini, kegiatan diisi oleh Bidang Ekonomi melalui demo memasak dan praktik membuat bakpao.

“Selain ajang silaturahmi, kami ingin setiap pertemuan membawa nilai tambah, baik dalam hal pengetahuan maupun keterampilan,” ungkapnya.

Menurut Ny. Dewi Suyasa, keterampilan membuat bakpao diharapkan dapat menginspirasi anggota untuk menyediakan makanan atau camilan sehat bagi keluarga. Selain itu, keterampilan tersebut juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha rumahan dalam skala kecil.

Baca Juga  Jaga Netralitas Pemilu, Dewa Made Indra Minta Dukungan ASN Hanya Dilakukan di Bilik TPS

Melalui kegiatan tersebut, DWP Buleleng tidak hanya memperkuat hubungan dan kebersamaan antaranggota, tetapi juga mendorong peningkatan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dikembangkan sebagai peluang produktif.

Kegiatan ditutup dalam suasana hangat dan kekeluargaan dengan partisipasi aktif seluruh anggota DWP Buleleng. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dukung Bali Bidding Tuan Rumah WCD 2031, Berdampak pada Pariwisata, Ekonomi dan Perkuat Jejaring Kesehatan Internasional

Optimistis Bali Tuan Rumah karena Berpengalaman Gelar Event Global

Loading

Published

on

By

TERIMA PERDOSKI: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima jajaran Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) di Jayasabha, Denpasar, Selasa (15/9/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungan terhadap pencalonan Bali sebagai tuan rumah World Congress of Dermatology (WCD) 2031. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima jajaran Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) di Jayasabha, Denpasar, Selasa (15/9/2026).

Ketua Umum PERDOSKI Periode 2024–2027, dr. Hanny Nilasari, menyampaikan bahwa Indonesia tengah mempersiapkan diri mengikuti proses bidding tuan rumah WCD 2031 dengan mengajukan Bali sebagai lokasi penyelenggaraan. Proses bidding dijadwalkan berlangsung pada 2027 di Meksiko dengan enam negara bersaing menjadi tuan rumah.

WCD merupakan salah satu kongres internasional bergengsi di bidang dermatologi yang mempertemukan dokter spesialis, ahli, dan akademisi dari berbagai negara. Forum tersebut menjadi wadah pertukaran ilmu pengetahuan, perkembangan keilmuan, pengalaman klinis, serta penguatan jejaring internasional di bidang dermatologi, venereologi, dan estetika.

Menurut dr. Hanny Nilasari, apabila Bali terpilih sebagai tuan rumah, WCD 2031 diperkirakan akan dihadiri lebih dari 12.000 peserta internasional. Jumlah tersebut belum termasuk pendamping peserta sehingga penyelenggaraan kongres berpotensi memberikan dampak ekonomi yang luas bagi Bali, terutama terhadap sektor pariwisata dan industri MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions).

“Kami mohon dukungan Pak Gubernur agar Bali, Indonesia, bisa menjadi tuan rumah ajang bergengsi ini. Ada enam negara yang mengajukan diri. Perkiraannya lebih dari 12 ribu peserta, belum lagi pendampingnya,” ujar dr. Hanny Nilasari.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Koster menyatakan dukungan penuh terhadap pencalonan Bali. Pemerintah Provinsi Bali, kata Koster, siap memberikan rekomendasi sekaligus mendukung kebutuhan yang diperlukan PERDOSKI untuk memperkuat posisi Bali dalam proses bidding.

“Tentu saya dukung. Saya berikan rekomendasi untuk itu. Apa-apa yang diperlukan untuk World Congress of Dermatology, sampaikan,” kata Gubernur Koster.

Baca Juga  Rapat Paripurna Ke-4 Masa Sidang I/2022 DPRD Bali, Gubernur Sampaikan Pandangan Umum Fraksi soal Penyertaan Modal Daerah

Koster optimistis Bali memiliki peluang besar untuk memenangkan persaingan sebagai tuan rumah WCD 2031. Optimisme tersebut didasarkan pada pengalaman Bali menyelenggarakan berbagai agenda internasional berskala besar, termasuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dan World Water Forum ke-10.

Menurut Koster, keberhasilan tersebut menunjukkan kemampuan Bali dalam menyediakan fasilitas, infrastruktur, serta layanan yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan kegiatan internasional.

Koster mencontohkan keberhasilan Bali menjadi tuan rumah World Water Forum ke-10 pada 2024. Menurutnya, dari 36 negara yang memiliki hak suara dalam proses pemilihan tuan rumah, hanya enam negara yang tidak memberikan suara kepada Bali. Dukungan mayoritas tersebut dinilainya mencerminkan kepercayaan internasional terhadap kemampuan Bali menjadi tuan rumah kegiatan berskala global.

Pengalaman Bali menjadi tuan rumah KTT G20 juga menjadi modal penting karena Bali telah membuktikan kemampuannya menerima para pemimpin negara, delegasi, dan peserta dari berbagai negara.

Selain pengalaman menyelenggarakan agenda global, Koster menilai daya tarik Bali sebagai destinasi pariwisata internasional menjadi keunggulan dalam proses pencalonan WCD 2031. Infrastruktur pariwisata yang memadai serta kekayaan budaya dan alam dinilai menjadi nilai tambah Bali dibandingkan dengan destinasi lainnya. “Daya tarik Bali luar biasa untuk event internasional,” ujar Koster.

Apabila terpilih sebagai tuan rumah WCD 2031, penyelenggaraan kongres tidak hanya berpotensi memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan ekonomi Bali, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi pengembangan jejaring internasional di bidang kesehatan. Kehadiran ribuan dokter spesialis, ahli, dan akademisi dari berbagai negara diharapkan dapat memperkuat pertukaran pengetahuan dan pengalaman dengan tenaga medis Indonesia sekaligus meningkatkan posisi Bali sebagai destinasi kegiatan ilmiah, medis, dan MICE bertaraf internasional.

Dengan pengalaman menyelenggarakan berbagai agenda dunia serta dukungan Pemerintah Provinsi Bali, Gubernur Koster meyakini Bali memiliki modal kuat untuk bersaing dalam proses bidding WCD 2031.

Baca Juga  Bali Jadi Lokasi Perluasan Uji Coba Digitalisasi Bansos Berbasis DPI

Pemerintah Provinsi Bali menyatakan siap berkoordinasi dengan PERDOSKI untuk mendukung kebutuhan pencalonan sehingga Indonesia dapat memenangkan bidding dan Bali terpilih sebagai tuan rumah World Congress of Dermatology 2031. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Perkuat Peran PKK dalam Peringatan HKG PKK Ke-54 Kabupaten Tabanan

Published

on

By

SERAHKAN BANTUAN: Ny Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan menyerahkan bantuan kepada warga dalam Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten Tabanan Tahun 2026 di lingkungan Pemkab Tabanan, Selasa (15/9). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Semangat memperkuat pemberdayaan keluarga sebagai fondasi pembangunan kembali ditegaskan oleh Ny Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan dalam Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten Tabanan Tahun 2026. Kegiatan yang juga dihadiri oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, selaku Ketua Pembina TP PKK Kabupaten Tabanan, Wakil Bupati Tabanan, Ketua DPRD dan Jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda serta para Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Tabanan, Selasa (15/9), menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen dan semangat seluruh kader PKK dalam meningkatkan pemberdayaan keluarga.

Melalui Gerakan PKK, keluarga diharapkan agar semakin berdaya, mandiri, dan mampu menjadi kekuatan penting dalam mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Tabanan. Puncak Peringatan HKG PKK ke-54 di Tabanan juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan, di antaranya Lomba Aku Hatinya PKK, Lomba Karaoke dan Yel-Yel Lansia, Lomba Posyandu 6 SPM, serta aksi sosial berupa pemberian bantuan sembako kepada para ibu tukang suun Pasar Tabanan. Hadiah bagi para pemenang lomba dan bantuan sosial tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sanjaya bersama Bunda Rai pada Puncak Peringatan HKG PKK Kabupaten Tabanan. Turut hadir para Kepala Instansi Vertikal dan BUMD di Kabupaten Tabanan, jajaran pengurus organisasi wanita di Tabanan, Ketua dan jajaran pengurus PKK Kecamatan hingga Ketua dan Pengurus PKK Desa, serta masyarakat.

Dalam Peringatan HKG PKK Kabupaten Tabanan tahun ini, Bunda Rai juga memberikan ruang kepada masing-masing Kecamatan untuk menampilkan dan menjual hasil-hasil UP2K-nya. Bunda Rai mengatakan Aku Hatinya PKK sangat erat kaitannya dengan UP2K, Program Aku Hatinya PKK tidak hanya diarahkan untuk mewujudkan lingkungan rumah yang asri dan produktif, tetapi juga dapat menjadi sumber potensi ekonomi keluarga. Hasil pemanfaatan pekarangan tersebut selanjutnya dapat dikembangkan melalui UP2K-PKK menjadi produk bernilai tambah, sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.

Baca Juga  Bali Jadi Lokasi Perluasan Uji Coba Digitalisasi Bansos Berbasis DPI

Menyampaikan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat, Bunda Rai menyampaikan bahwa Peringatan HKG PKK bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut menjadi sarana bagi seluruh jajaran TP PKK dari tingkat pusat hingga desa, kelurahan, dan dasawisma untuk kembali meneguhkan komitmen dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK, sekaligus mendukung kebijakan pembangunan pemerintah dan pemerintah daerah.

“Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK merupakan momentum untuk semakin meneguhkan komitmen kita dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK serta mendukung kebijakan pembangunan pemerintah dan pemerintah daerah,” ucapnya.

Mengangkat tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK Laksanakan Asta Cita Wujudkan Indonesia Emas 2045”, Bunda Rai mengatakan tema tersebut menegaskan arah gerakan PKK untuk kembali memperkuat dan mengoptimalkan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Melalui penguatan tersebut, PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung Asta Cita melalui pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan dan berkeadilan menuju Indonesia Emas 2045.

“Gerakan PKK harus kembali meneguhkan jati dirinya dengan memperkuat dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga,” imbuhnya.

Bunda Rai juga berharap, Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK agar dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan bersama pemerintah dan pemerintah daerah. Terpadu berarti setiap program tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling mendukung dan menguatkan, sedangkan berkelanjutan berarti dilaksanakan secara konsisten, terencana, dan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup keluarga. Seiring meningkatnya kepercayaan terhadap Gerakan PKK, kemitraan dengan pemerintah, kementerian, lembaga, dunia usaha, akademisi, dan organisasi masyarakat juga diharapkan semakin diperkuat untuk memperluas manfaat program.

“Mari kita jadikan Peringatan HKG PKK Ke-54 ini sebagai momentum untuk semakin menguatkan komitmen, mempererat kebersamaan, dan meneguhkan semangat pengabdian. Dengan menguatkan 10 Program Pokok PKK, melaksanakan Asta Cita, dan bekerja secara konsisten, kita yakin kontribusi PKK akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegas Bunda Rai.

Baca Juga  Gubernur Bali Batasi Akses OSS untuk Sejumlah KBLI PMA Demi Lindungi UMKM Lokal

Sejalan dengan pesan tersebut, Bupati Sanjaya menegaskan, PKK yang telah berusia 54 tahun merupakan salah satu organisasi yang mampu menjadi penggerak roda pembangunan di berbagai bidang. Menurutnya, HKG PKK harus menjadi ruang refleksi atas peran PKK sebagai gerakan masyarakat yang berangkat dari keluarga, tetapi memiliki dampak luas terhadap pembangunan daerah dan bangsa. “Peringatan HKG PKK ini bukan hanya agenda seremonial tahunan, tetapi harus menjadi momentum untuk merefleksikan kembali peran PKK sebagai gerakan masyarakat yang berangkat dari keluarga, namun memiliki dampak yang luas bagi pembangunan daerah dan bangsa,” jelasnya.

Sanjaya juga menjelaskan bahwa berbagai program pembangunan dalam mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani memiliki keterkaitan erat dengan gerakan PKK. Mulai dari pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, pelestarian adat, agama, seni dan budaya, pariwisata hingga infrastruktur, seluruhnya membutuhkan keterlibatan PKK. “Hampir 60 persen kegiatan dan program pembangunan yang kami jalankan sejatinya bergerak bersama PKK. Melalui Posyandu, misalnya, kader PKK dari desa, kecamatan hingga kabupaten turut berkontribusi dalam penanganan stunting dan menyukseskan program pembangunan di Tabanan,” ujarnya.

Atas kontribusi tersebut, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran PKK yang selama ini telah turut membangun Tabanan. Pemerintah Kabupaten Tabanan, ditegaskannya, akan terus mendukung berbagai program PKK hingga tingkat desa dan banjar agar manfaatnya semakin dirasakan keluarga dan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya atas dedikasi serta peran seluruh kader PKK dalam membangun Tabanan yang kita cintai. Kami akan terus mendukung program-program PKK agar memberikan dampak nyata bagi terwujudnya keluarga yang sejahtera dan menjadi bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045,” imbuhnya. (gs/bi)

Baca Juga  Rapat Paripurna Ke-4 Masa Sidang I/2022 DPRD Bali, Gubernur Sampaikan Pandangan Umum Fraksi soal Penyertaan Modal Daerah

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca