Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

DPRD Bali Sampaikan 10 Catatan Rekomendasi LKPJ Tahun 2025

BALIILU Tayang

:

dprd bali
SERAHKAN DOKUMEN: Ketua DPRD Bali I Dewa Made Mahayadnya menyerahkan dokumen Keputusan DPRD Provinsi Bali terkait LKPJ Kepala Daerah Tahun 2025 yang disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-35 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 Jumat (Sukra Umanis Ukir, 24 April 2026) di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Bali, Renon, Denpasar. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Menindaklanjuti Pidato Pengantar Gubernur Bali tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Provinsi Bali Tahun 2025, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menyampaikan 10 catatan rekomendasi terkait LKPJ Kepala Daerah Tahun 2025 yang disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-35 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 Jumat (Sukra Umanis Ukir, 24 April 2026) di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Bali, Renon, Denpasar.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Bali I Dewa Made Mahayadnya didampingi Wakil Ketua I, I Wayan Disel Astawa, Wakil Ketua II, Ida Gede Komang Kresna Budi, Wakil Ketua III, I Komang Nova Sewi Putra, bersama segenap anggota DPRD Bali. Hadir Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Forkopimda Bali, Sekda Bali bersama jajaran pimpinan OPD Bali, dan segenap kelompok ahli.

Koordinator Pembahasan LKPJ Kepala Daerah Provinsi Bali Tahun 2025 Drs. Gede Kusuma Putra, AK, MBA, M.M. menyampaikan bahwa berkenaan dengan Pidato Pengantar Gubernur Bali tentang LKPJ Tahun 2025, maka Anggota DPRD Provinsi Bali melakukan pembahasan-pembahasan dimana regulasi mengamanatkan lama waktu 30 hari pembahasan sejak pengantar LKPJ disampaikan.

Dari pembahasan tersebut, bahwa secara keseluruhan gambaran ekonomi makro Provinsi Bali menunjukkan kondisi yang baik serta lebih baik dibandingkan tahun 2024. DPRD Provinsi Bali kemudian menyampaikan 10 catatan rekomendasi terkait LKPJ Kepala Daerah Tahun 2025, sebagai berikut.

  1. Terhadap catatan rekomendasi Dewan untuk LKPJ tahun 2024 yang belum selesai ditindaklanjuti, agar diselesaikan.
  2. Dewan mengingatkan kembali untuk dilakukan kajian yang mendalam serta menyeluruh terkait besaran bantuan Desa Adat dan Subak, karena yang namanya adil tidak harus sama rata.
  3. Dewan mendorong dengan sangat supaya adanya peningkatan investasi yang diarahkan pada sektor industri pengolahan hasil-hasil atau produk-produk sektor primer (pertanian dalam arti luas) dan juga sektor sekunder. Karenanya OPD terkait untuk bisa berkoordinasi sehingga bisa mewujudkan peningkatan investasi yang berpengaruh pada peningkatan nilai tambah barang atau produk yang dihasilkan pada sektor primer dan sekunder, guna bisa mendongkrak atau meningkatkan PDRB per kapita Provinsi Bali yang faktanya selalu tiap tahun besarnya rata-rata di bawah nasional.
  4. Perlu ditelusuri dengan seksama untuk bisa mengetahui kenapa dengan gambaran indikator makro ekonomi Provinsi Bali yang secara keseluruhan di atas rata-rata nasional, Prevalensi Stunting tahun 2025 meningkat dibandingkan tahun 2024, walaupun peningkatannya sedikit dan jauh di bawah dari rata-rata nasional. “Apakah ini tidak merupakan sebuah paradoks?” ujar Kusuma Putra.
  5. Dewan mengingatkan kembali perlunya melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten / Kota, guna ada tindakan nyata terhadap pihak-pihak yang masih abai, lalai terhadap pemberlakuan Perda No. 1 Tahun 2018 tentang Bahasa, Aksara dan Sastra Bali. Banyak sekali contoh ditemukan di lapangan.
  6. Upaya yang gigih harus tetap dilakukan termasuk perlunya terobosan-terobosan tertentu guna tercapainya efektivitas Pungutan Wisatawan Asing.
  7. Melihat fakta atau fenomena yang ada, juga mencermati current issue terkait persoalan sampah di Bali yang hingga saat ini masih nampak seksi di Medsos, dipandang perlu untuk dilakukan kajian mendalam sehingga dimungkinan persoalan kesehatan, sampah dan kebersihan lingkungan masuk dalam kurikulum pendidikan di tingkat Usia Dini (PAUD), TK dan SD.
  8. Dengan berlakunya Perda No. 4 Tahun 2026 tentang pengendalian alih fungsi lahan produktif dan larangan ahli kepemilikan lahan secara Nominee, perlunya dilakukan kajian yang mendalam oleh Pemerintah Provinsi Bali yang melibatkan Stakeholder’s guna dipikirkan kemungkinan ada regulasi baru tentang ketinggian bangunan di zona-zona tertentu atau peruntukkan tertentu sepanjang tidak menciderai radius kesucian.
  9. Dewan mendorong sekaligus menugaskan Tim Ahli atau Kelompok-kelompok pakar yang ada untuk bersama-sama dengan Bank BPD melakukan kajian yang mendalam guna mencarikan jalan (sepanjang tidak bertentangan dengan regulasi yang ada) untuk bagaimana kedepannya, sekian banyak LPD-LPD yang memenuhi kriteria-kriteria tertentu untuk menjadi Shareholder’s di Bank BPD atau mungkin ambil bagian untuk investasi di kawasan PKB.
  10. Perlunya Pemerintah Provinsi Bali berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota guna mencermati kondisi infrastruktur jalan yang masih rusak.
Baca Juga  Gubernur Bali Apresiasi Kepedulian LSM Jaga Kebersihan Sungai di Bali

Selanjutnya catatan rekomendasi ini diserahkan kepada Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya selanjutkan diserahkan kepada Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Kebakaran Hanguskan Agung Restoran di Kawasan Club Med Nusa Dua, Kerugian Diperkirakan Rp 5 Miliar

Published

on

By

Agung Restoran
KEBAKARAN: Peristiwa kebakaran melanda bangunan Agung Restoran yang berada di area Hotel Club Med, Kawasan Pariwisata Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Jumat (24/4/2026) pagi. (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Peristiwa kebakaran melanda bangunan Agung Restoran yang berada di area Hotel Club Med, Kawasan Pariwisata Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Jumat (24/4/2026) pagi. Laporan kejadian diterima sekitar pukul 07.40 WITA, sementara kebakaran diketahui mulai terjadi sekira pukul 06.50 WITA saat aktivitas persiapan sarapan tengah berlangsung di area kitchen.

Berdasarkan keterangan saksi Komang Adi Sugita selaku petugas keamanan, awal kejadian diketahui setelah alarm kebakaran terpantau dari pos pemantauan. Saat dilakukan pengecekan ke lokasi bersama regu jaga, api sudah dalam kondisi membesar dan melalap area kitchen serta restoran. Pihak hotel kemudian segera menghubungi resepsionis untuk meneruskan laporan ke pemadam kebakaran. Tidak berselang lama, tim damkar ITDC tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Keterangan serupa disampaikan sejumlah saksi lainnya, termasuk Supervisor Agung Restoran Imam Hambali dan staf kitchen, yang menyebut api pertama kali muncul dari mesin deep fryer akibat minyak yang terlalu panas. Upaya pemadaman awal dengan alat pemadam api ringan (APAR) sempat dilakukan, namun api cepat membesar hingga mencapai plafon bangunan yang sebagian berbahan kayu dan atap sirap.

Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran, terdiri dari enam unit PMK Badung dan dua unit PMK ITDC, dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Kebakaran menghanguskan bangunan dua lantai seluas kurang lebih 5.000 meter persegi yang mencakup Agung Restoran di lantai dua, serta sejumlah fasilitas di lantai satu seperti butik, booth photoshop, ruang meeting, dan kantor akunting. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai lebih dari Rp 5 miliar.

Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammad Bhayangkara Putra Sejati, S.I.K., menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan berupa menerima laporan, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, dan hingga saat ini, situasi di lokasi telah dinyatakan aman dan kondusif setelah api berhasil dipadamkan. (gs/bi)

Baca Juga  GOW Badung Dikukuhkan, Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten/Kota Hampir Komplit

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kolaborasi Kominfosanti Buleleng dan BP3MI Bali Siap Edukasi dan Lindungi PMI

Published

on

By

pmi buleleng
AUDIENSI: Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Bali saat melakukan audiensi ke Dinas Kominfosanti Buleleng dengan tujuan menjalin kerja sama atau kolaborasi terkait program-program Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Jumat (24/4), di Ruang Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Guna meningkatkan kapasitas sasaran edukasi dan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia (PMI) khususnya di Kabupaten Buleleng, Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Bali melakukan audiensi ke Dinas Kominfosanti Buleleng dengan tujuan menjalin kerja sama atau kolaborasi terkait program-program Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Jumat (24/4), di Ruang Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng.

Kadis Kominfosanti Buleleng, Made Suharta menyambut baik maksud dan tujuan kedatangan Kepala BP3MI Bali, Muhammad Ikbal dalam rangka menjalin kerja sama terkait dengan program-program yang akan dilaksanakan. Pihaknya mengaku siap mendukung penuh penyebarluasan informasi program dimaksud, baik melalui platform media sosial, siaran keliling hingga penayangan melalui videotron.

“Program dari BP3MI kami nilai sangat penting untuk diketahui masyarakat, khususnya pekerja migrant itu sendiri agar nantinya dapat pengetahuan tentang perlindungan pekerja migrant dan mencegah hal-hal yang sekiranya berdampak tidak baik,” ujar Kadis Suharta.

Sementara itu, Kepala BP3MI Bali yang akrab disapa Ikbal itu mengatakan pihaknya merupakan pejabat baru tahun 2026. Sehingga menilai penting melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng, terlebih pada data yang ada tercatat Bali merupakan 6 besar secara Nasional dalam kosentrasi PMI dan Buleleng adalah yang tertinggi di Bali.

“Kami berharap program-program Kementerian yang menjadi titik tekan utama dapat dikerjasamakan kepada Pemkab Buleleng khususnya Dinas Kominfosanti Buleleng sehingga dapat tersebarluas dan langsung mengena kepada pekerja migrant,” ujarnya.

Ditambahkan, BP3MI Bali memiliki beberapa program strategis, salah satunya adalah Kampanye Nasional Migrasi Aman. Program itu diharapkan dapat menyentuh masyarakat secara merata di Buleleng, sehingga potensi-potensi yang bersifat merugikan bagi PMI di Buleleng dapat dicegah sedini mungkin. (gs/bi)

Baca Juga  Diskusi Publik “Sang Pewahyu Rakyat” di Unud, Gubernur Koster Jabarkan Program 1 Keluarga 1 Sarjana

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gianyar Canangkan Program Desa Cantik 2026, Perkuat Peran Data di Tingkat Desa

Published

on

By

Desa Cantik Gianyar
DESA CANTIK: Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gianyar bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar mencanangkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026, pada Kamis (23/4), bertempat di Puspa Aman Desa Batuan, Kecamatan Sukawati. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gianyar bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar mencanangkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026, pada Kamis (23/4), bertempat di Puspa Aman Desa Batuan, Kecamatan Sukawati.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, Camat Sukawati, tiga perbekel desa binaan yakni Desa Batuan, Desa Kemenuh, dan Desa Ketewel, serta seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, dalam berbagai acaranya menyampaikan bahwa program Desa Cantik sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan. Ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas desa dalam data pengelolaan guna mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.

“Pembangunan dari desa menjadi salah satu fokus utama saat ini karena desa tidak lagi dianggap sebagai obyek pembangunan, melainkan sebagai subyek dan ujung tombak dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa saat ini desa dihadapkan pada beragam sistem pendataan. Namun demikian, kapasitas dalam mengelola dan memanfaatkan data masih perlu ditingkatkan melalui pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Melalui Program Desa Cantik, pemerintah berupaya meningkatkan literasi dan kesadaran statistik di tingkat desa, mendorong standardisasi pengelolaan data, serta membentuk agen-agen statistik desa yang mampu mengolah dan memanfaatkan data secara optimal,” jelasnya.

Sekda yang akrab disapa Gus Bem ini memaparkan bahwa data statistik yang akurat dan berkualitas sangat berperan penting dalam pengambilan keputusan di masyarakat, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Gianyar menegaskan bahwa keberhasilan program Desa Cantik membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah desa, BPS, Bappeda, Dinas PMD, hingga Diskominfo, guna mewujudkan ekosistem data yang terintegrasi.

Baca Juga  Sambut Galungan dan Kuningan, Pemprov Bali Gelar Pasar Gotong-royong

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Gianyar Maria Iin Maidiana dalam menyampaikan bahwa BPS berperan sebagai lead sector dalam pelatihan statistik sebagai bagian dari pengembangan Sistem Statistik Nasional (SSN) serta mendukung implementasi Satu Data Indonesia.

“Program Desa Cantik merupakan upaya membangun keterlibatan aktif pemerintah desa dan kelurahan dalam menyediakan data yang berkualitas. Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan literasi statistik, memastikan standarisasi pengelolaan data, serta mengoptimalkan pemanfaatan data untuk mendukung pembangunan desa,” ungkapnya.

Selain itu, Iin Maidiana menjelaskan bahwa program ini diharapkan mampu melahirkan agen-agen statistik di tingkat desa yang akan menjadi penggerak dalam pengelolaan data sesuai kaidah statistik.

Melalui pencanangan ini, diharapkan Program Desa Cantik dapat berjalan berkelanjutan dan mencakup seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Gianyar sebagai langkah menuju terwujudnya Satu Data Desa Indonesia. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca