Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dua Srikandi Fakultas Pertanian Dikukukan Sebagai Guru Besar Tetap Unud

BALIILU Tayang

:

fp unud
Dua srikandi Fakultas Pertanian Universitas Udayana, Sabtu (11/3/2023) dikukuhkan sebagai guru besar tetap Unud. (Foto: ist)

Jimbaran, baliilu.com – Kabar bahagia bagi keluarga besar civitas akademika Fakultas Pertanian Universitas Udayana (FP Unud), Sabtu (11/3/2023) dua srikandinya dikukuhkan sebagai guru besar tetap. Dosen Prodi Agribisnis Prof. Ir. I Gusti Agung Oka Suryawardani, M.Mgt., Ph.D secara resmi diumumkan sebagai guru besar tetap dalam Ilmu Manajemen Agribisnis, dan Dosen Prodi Agroekoteknologi Prof. Dr. Ir. Made Sri Sumarniasi, M.S. sebagai guru besar bidang Ilmu Tanah. Pengukuhan tersebut dilaksanakan pada rapat senat Unud yang dilaksanakan di Gedung Widyasabha, Kampus Unud Bukit Jimbaran.

Prof. Oka Suryawardani dalam orasi ilmiah “Kebocoran Pariwisata Bali dari Sektor Akomodasi Strategi Prioritas dan Implikasinya” menyoroti kelemahan managemen akomodasi pariwisata Bali yang mengakibatkan sebagian keuntungan dari bisnis pariwisata  lari keluar negeri. “Perekonomian Bali ditopang tiga sektor utama yakni pertanian, industri, dan pariwisata. Ketiga sektor ini saling terkait yang membangkitkan perekonomian Bali,” tegas mantan Koprodi S2 Pariwisata.

Lebih jauh, Prof. Oka Suryawardani menegaskan industri merupakan sektor sekunder yang memproses hasil-hasil pertanian sebagai kebutuhan sektor pariwisata, misalnya industri kerajinan dan pengolahan hasil pertanian (seperti wine, dan olahan produk pertanian dalam kaleng) yang dikelola sebagai agribisnis yang profesional.

Salah satu penyebab kebocoran pariwisata, tutur Prof. Oka Suryawardani, ketika sektor pertanian tidak mampu memenuhi kebutuhan sektor pariwisata sesuai dengan kebutuhan wisatawan. “Kondisi ini menyebabkan sektor pariwisata akan mengimpor produk pertanian dan hasil olahannya dari luar negeri. Di samping itu juga menggunakan jasa luar negeri dalam mendukung operasionalnya. Kondisi ini akan menciptakan kebocoran pariwisata (tourism leakage),” katanya.

Peneliti Pusat Unggulan Pariwisata Unud itu menjelaskan kebocoran tertinggi ada pada pengelolaan hotel bintang 4 dan 5 chain hotels (55,3%), disusul kebocoran tertinggi kedua pada hotel bintang 4 dan 5 non-chain hotels (15,7%). Kebocoran tertinggi ketiga pada hotel bintang 1, 2 dan 3 (7,1%), dan kebocoran terendah pada hotel non-bintang (2,0%).

Baca Juga  Tim Evaluator Lakukan Visitasi ke Universitas Udayana

Sementara itu, Prof. Sumarniasih menekankan upaya konservasi lahan kering untuk menguatkan kontribusi sektor pertanian dalam pembangunan ekonomi. Seakan menjadi alternatif solusi dari masalah kebocoran pendapatan di sektor pariwisata, peran sektor pertanian sangat penting seperti sumber pangan, sumber bahan baku, sumber pendapatan maupun pasar potensial barang industri.

“Pengolahan lahan kering untuk usaha pertanian bertujuan untuk menciptakan kondisi fisik, kimia dan biologis tanah menjadi lebih baik. Permasalahan utama dalam pengelolaan lahan kering bervariasi antar wilayah, baik aspek teknis maupun sosial-ekonomis,” tegasnya. 

Lahan kering memiliki tingkat kesuburan rendah, kata Prof. Sumarniasih, terutama pada tanah-tanah yang tererosi, sehingga lapisan olah tanah menjadi tipis dan kadar bahan organik rendah. Kondisi ini makin diperburuk dengan terbatasnya penggunaan pupuk organik, terutama pada tanaman pangan semusim. Hal ini ditanggulangi dengan penerapan teknologi yakni (1) Tindakan konservasi tanah dan air, (2) Pengelolaan kesuburan tanah (pengapuran, pemupukan dan penambahan bahan organik, dan (3) Pemilihan jenis tanaman pangan (tanaman berumur pendek tahan kekeringan merupakan pilihan yang tepat). 

Lebih jauh dipaparkan, lahan kering di Bali saat ini masih tersedia cukup, dengan luas 262.925 ha namun produktivitas relatif rendah. Prof. Sumarniasih merekomendasikan antara lain tindakan konservasi yaitu upaya perlindungan, pemulihan, peningkatan, dan pemeliharaan fungsi lahan sesuai dengan kemampuan dan peruntukan, dengan menerapkan beberapa metode sesuai kondisi setempat, yaitu: menggunakan varietas toleran cekaman lingkungan, pengaturan pola tanam, pengaturan proporsi tanaman semusim dan tahunan, inovasi teknologi pengelolaan air dan iklim, konservasi tanah dan air, menerapkan pola tanam tumpangsari, evaluasi kesesuaian lahan, evaluasi kemampuan lahan, evaluasi kualitas tanah, evaluasi bahaya erosi, pemberdayaan dan partisipasi petani, dan penguatan kelembagaan. 

Baca Juga  FKP Unud Kerja Sama dengan Pukyong National University Korsel Gelar ‘’Short Course’’

Pengukuhan guru besar tetap tersebut dibuka Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.IPU.serta dihadiri anggota Senat Unud, para guru besar, para wakil rektor dan juga para dekan dari masing-masing fakultas. Hadir pula para kolega masing-masing guru besar yang dikukuhkan untuk menyampaikan ucapan selamat berbahagia. Prof. Antara menjelaskan jabatan guru besar jabatan akademik tertinggi dan diraih atas ketekunan dan keuletan serta dukungan moral berbagai pihak.

Unud mengukuhkan 8 orang guru besar yakni Prof. Ir. I Gusti Ayu Oka Suryawardani, M.Mht., Ph.D dan Prof. Dr. ir. Made Sri Sumarniasih, MS (FP), Prof. Dr. Ir. I Made Nuriyasa, M.S. dan Prof. Dr. Ir. Ni Wayan Siti, M.Si (Fapet), Prof. Dr. Dra. Ni Wayan Bogorini, M.Si. (FMIPA), Prof.. Dr. Dra. Anak Agung Istri Ngurah Marhahaeni, M.SI. (FEB), Prof. Dr.  I Wayan Mulyawan, S.S., M.hu, (FIB), dan Prof. Dr. dr. A.A. Ngurah Subawa, M.Si. (FK). Prof. Antara menjelaskan dengan dikukuhkannya 8 guru besar tersebut, maka Unud saat ini memiliki 193 orang Guru Besar. “Peluang menambah guru besar di Unud sangat terbuka karena jumlah dosen dengan gelar doktor dengan jabatan lektor 192 dan lektor kepala 247 orang,” tuturnya. Ditegaskan Unud saat ini memiliki 14% guru besar dari total dosen Unud saat ini 1.385 orang. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas2711-Dua-Srikandi-Fakultas-Pertanian-Dikukukan-Sebagai-Guru-Besar-Tetap-Unud.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Warga Terseret Arus Saat Berenang di Pantai Gerokgak, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Published

on

By

PENCARIAN: Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melaksanakan Operasi SAR terhadap seorang anak kelas 5 SD yang dilaporkan terseret arus dan tenggelam saat berenang di Pantai Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis (24/9/2026). (Foto: Hms SAR)

Buleleng, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melaksanakan Operasi SAR terhadap seorang anak kelas 5 SD yang dilaporkan terseret arus dan tenggelam saat berenang di Pantai Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis (24/9/2026). Informasi kejadian tersebut diterima pada pukul 17.10 WITA dari Kadek Partha, anggota Polsek Gerokgak. Korban diketahui bernama Gede Adimas Raditya Wibawa (11), bertempat tinggal di Banjar Dinas Batuagung, Desa Gerokgak, Kabupaten Buleleng.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, diperoleh kronologis kejadian, dimana awalnya sekitar pukul 16.00 WITA, korban bersama dua orang anak lainnya berenang di Pantai Gerokgak dengan menggunakan styrofoam. Sekitar pukul 16.30 WITA, ketiganya terseret arus ke arah tengah laut. Dua anak berhasil diselamatkan oleh masyarakat, sementara Gede Adimas Raditya Wibawa terseret arus dan menghilang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, operator komunikasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera melakukan koordinasi dengan Polsek Gerokgak dan pihak keluarga korban. Pada pukul 17.30 WITA, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng yang terdiri dari 6 personel bergerak menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, mereka melaksanakan briefing untuk pembagian tugas serta menentukan pola pencarian. Empat personel melakukan pencarian menggunakan rubber boat ke arah utara dari lokasi kejadian. Sementara itu, personel lainnya melaksanakan penyisiran darat ke arah timur sejauh 2,5 KM.

“Pada pukul 18.10 rubber boat mengarah ke utara,” jelas Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan.

Pencarian melalui jalur laut menggunakan rubber boat dilakukan hingga pukul 18.40 WITA. Setelah itu, pencarian dilanjutkan dengan penyisiran darat ke arah barat dari lokasi kejadian. “Tim yang di lapangan, yakni pesisir pantai melaksanakan penyisiran di arah timur dan barat,” imbuhnya.

Baca Juga  FKP Unud Kerja Sama dengan Pukyong National University Korsel Gelar ‘’Short Course’’

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan bahwa tim SAR gabungan telah melakukan upaya pencarian melalui jalur laut dan darat dengan memperhatikan kondisi di sekitar lokasi kejadian. Pencarian akan terus dilakukan selama 7 hari apabila tak kunjung ditemukannya korban, tentunya dengan memperhatikan kondisi cuaca, arus, serta situasi di lapangan,” ujar Kadek Donny Indrawan.

Upaya pencarian hari pertama berakhir hingga pukul 21.30 Wita, namun korban masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan akan melanjutkan upaya pencarian besok pagi, sesuai dengan rencana operasi dan perkembangan situasi di lapangan. Dalam operasi tersebut, unsur SAR gabungan yang terlibat terdiri atas Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Pol Airud Polda Bali, Pol Airud Polres Gerokgak, Polsek Gerokgak, Babinsa Gerokgak, TNI AL Celukan Bawang, Camat Gerokgak beserta perangkat desa, Cendana Mutiara, Satpol PP Gerokgak, serta keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

KPU Bali Soroti Partisipasi Disabilitas dan Gender dalam Sosialisasi IDI

Published

on

By

SOSIALISASI IDI: Suasana sosialisasi Piloting Project Pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tingkat Kabupaten/Kota se-Bali sekaligus Bimbingan Teknis Peningkatan Pemahaman IDI Provinsi Bali Tahun 2026 di Ruang Rapat Bung Karno, Gedung Bangsa Kesbangpol Provinsi Bali, Denpasar, pada Kamis (24/9/2026). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali mengikuti kegiatan Sosialisasi Piloting Project Pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tingkat Kabupaten/Kota se-Bali sekaligus Bimbingan Teknis Peningkatan Pemahaman IDI Provinsi Bali Tahun 2026 di Ruang Rapat Bung Karno, Gedung Bangsa Kesbangpol Provinsi Bali, Denpasar, pada Kamis (24/9/2026).

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Provinsi Bali, I Made Artanegara, yang menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas lembaga dalam menjaga iklim demokrasi di Bali. Ia memaparkan tren capaian IDI Provinsi Bali yang terus mengalami peningkatan berkesinambungan, yaitu 75,35 pada 2021, 83,31 pada 2022, 85,13 pada 2023, 88,34 pada 2024, hingga mencapai 88,73 pada tahun 2025. Artanegara menegaskan bahwa capaian tinggi ini patut disyukuri, namun kualitas demokrasi yang sesungguhnya bukan sekadar diukur dari angka indeks, melainkan dari sejauh mana peran lembaga dalam melayani masyarakat dengan menjiwai kearifan lokal Sad Kerti Loka Dharma.

Sesi dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Bali, Medha Wardhany. Mengulas hasil pengukuran IDI 2025, Medha menjelaskan bahwa Provinsi Bali berhasil menempati peringkat kedua secara nasional dalam kategori “Tinggi” dengan skor 88,73, di bawah tiga aspek utama: Kebebasan, Kesetaraan, dan Kapasitas Lembaga Demokrasi. Secara spesifik, Medha memaparkan indikator-indikator kunci yang membentuk angka IDI Bali. Pada Aspek Kesetaraan, Indikator 8 mengenai Kesetaraan Gender yang diukur melalui Indeks Ketimpangan Gender (IKG) mencatatkan skor maksimal mencapai 100,00 persen. Sementara pada Aspek Kebebasan, Indikator 5 mengenai Terjaminnya Hak Memilih dan Dipilih bagi Seluruh Kelompok Masyarakat memperoleh skor 91,35 persen, yang diukur berdasarkan ketersediaan fasilitas TPS bagi penyandang disabilitas serta laporan kasus pelanggaran pemilu dengan sumber data dari Bawaslu RI.

Baca Juga  FIB Unud dan Perumda Kerthi Bali Santhi Sepakat Implementasikan Kerja Sama

Selain itu, Medha mengumumkan bahwa Provinsi Bali bersama Jawa Barat ditunjuk sebagai lokasi piloting project penghitungan IDI tingkat kabupaten/kota guna menyajikan gambaran kondisi demokrasi daerah yang lebih akurat, spesifik, dan responsif.

Menanggapi pemaparan metodologi dan indikator tersebut, Anggota KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan, memberikan masukan konstruktif agar penyusunan indikator IDI dapat menangkap realitas riil di lapangan. Terkait Indikator 8 (Kesetaraan Gender) yang mencapai skor sempurna, John mengungkapkan bahwa angka kuantitatif tersebut belum sepenuhnya menggambarkan tantangan nyata proses kaderisasi partai politik.

“Fakta di lapangan menunjukkan bahwa kader perempuan yang benar-benar siap dan memiliki minat politik masih sangat minim akibat kendala budaya patriarki. Dari 100 caleg yang didaftarkan, sering kali hanya sedikit yang memiliki kesungguhan politis, sementara sisanya dimasukkan oleh partai semata-mata demi memenuhi kewajiban administratif kuota 30 persen perempuan. Fakta kualitatif ini harus berani dibuka dan dijadikan bahan evaluasi,” ujar John.

Selanjutnya, mengenai Indikator 5 (Hak Memilih dan Dipilih), John menyoroti rendahnya angka partisipasi pemilih disabilitas di Bali. Meskipun data Bawaslu mencatat ketersediaan fasilitas TPS disabilitas cukup tinggi, kenyataan riil di TPS menunjukkan partisipasi pemilih penyandang disabilitas baru mencapai 20,1 persen dari total lebih dari 20.000 pemilih disabilitas yang terdaftar dalam DPT hasil coklit KPU.

“Meskipun partisipasi pemilih umum di Bali masuk 10 besar nasional sebesar 83,3 persen, angka partisipasi disabilitas sebesar 20,1 persen ini merupakan PR besar bersama. Kami menyarankan agar BPS tidak hanya mengambil indikator prosedural dari Bawaslu, tetapi juga mengintegrasikan data riil partisipasi pemilih dan surat suara rusak langsung dari KPU. Tujuannya agar IDI disusun berdasarkan kenyataan lapangan untuk perbaikan bersama, bukan sekadar mengejar peringkat angka semata,” tegas John.

Baca Juga  Unud Gelar Seleksi Pilmapres Tingkat Universitas Tahun 2023

Merespons pandangan KPU Bali, Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Bali, Medha Wardhany, menyambut positif data serta masukan evaluatif tersebut. Medha mengonfirmasi bahwa masukan mengenai proses penjaringan kader perempuan dan data partisipasi riil pemilih disabilitas sangat relevan untuk memperkaya interpretasi hasil indikator IDI. Pihaknya berkomitmen membawa seluruh catatan dan data lapangan ini ke forum rekonsiliasi IDI tingkat nasional bersama BPS Pusat sebagai bahan penyempurnaan metodologi indikator IDI mendatang.

Melalui keikutsertaan aktif dalam sosialisasi ini, KPU Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk terus menyajikan data kepemiluan yang transparan serta bersinergi dengan BPS, Kesbangpol, dan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan pembangunan demokrasi Bali yang inklusif, adil dan berintegritas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis dan Bermutu bagi Seluruh Anak Indonesia

Published

on

By

RATAS: Presiden Prabowo menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 23 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Kris/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan gratis dan bermutu bagi seluruh anak Indonesia. Komitmen tersebut mencakup layanan pendidikan di sekolah negeri mulai dari jenjang taman kanak-kanak, pendidikan dasar dan menengah, hingga rencana menggratiskan biaya pendidikan di perguruan tinggi negeri.

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 23 September 2026. Dalam rapat tersebut, Kepala Negara memanggil sejumlah menteri terkait untuk membahas penguatan akses sekaligus peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan penekanan terhadap komitmen penyediaan layanan pendidikan gratis bagi murid di sekolah negeri. Komitmen tersebut bahkan dimulai sejak jenjang taman kanak-kanak.

“Pak Presiden memberikan penekanan, komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di pendidikan dasar dan menengah. Dan ini juga dimulai dari taman kanak-kanak, sehingga itu yang perlu kami tegaskan,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangannya kepada awak media usai rapat.

Selain memperluas akses pendidikan, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas tenaga pendidik. Presiden mengarahkan agar kualitas guru terus diperkuat melalui berbagai program pelatihan yang pembiayaannya diupayakan dapat dipenuhi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di sekolah negeri adalah bagian dari komitmen bahwa semua anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan bermutu dalam rangka melaksanakan Astacita yang keempat Bapak Presiden Prabowo Subianto,” kata Abdul Mu’ti.

Kebijakan serupa juga berlaku bagi madrasah negeri yang berada di bawah Kementerian Agama. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa prinsip layanan pendidikan gratis pada sekolah negeri juga diterapkan pada madrasah negeri.

Baca Juga  ALSA LC Unud Gelar ALSA Legal Practice Program 2023

“Apa yang berlaku di sekolah itu juga berlaku di madrasah di bawah Kementerian Agama untuk madrasah negeri,” ujar Nasaruddin.

Sementara itu, untuk pendidikan tinggi, pemerintah tengah menghitung kebutuhan pembiayaan dan menyiapkan tahapan pembebasan biaya kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN). Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan bahwa Presiden ingin program tersebut terwujud secepat mungkin, dengan pelaksanaan yang mempertimbangkan kesiapan anggaran dan keberlanjutan pendidikan tinggi.

“Harapannya tentu Bapak Presiden menginginkan secepat-cepatnya program menggratiskan uang kuliah ini bisa dijalankan, namun tentu kita akan melalui tahapan-tahapan ya, tidak langsung,” ucap Brian. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca