Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dukung Pengembangan Energi Terbarukan, FT Unud Adakan Semnas yang Dihadiri oleh Instansi Pemerintah

BALIILU Tayang

:

mendukung
Seminar nasional dengan tema “Regulasi dan Peluang Solar Rooftop untuk Mempercepat Bauran Energi Terbarukan” ditutup sesi foto bersama. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Peduli lingkungan dan keadaan bumi yang semakin hari semakin memprihatinkan, Fakultas Teknik Universitas Udayana (FT Unud) mengadakan seminar dengan tema “Regulasi dan Peluang Solar Rooftop untuk Mempercepat Bauran Energi Terbarukan”, guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan lingkungan, belum lama ini di Denpasar. Dalam seminar ini menghadirkan beberapa narasumber yang berpengalaman dalam hal tersebut.

Seminar ini, dihadiri oleh beberapa instansi pemerintahan serta perguruan tinggi yang ada di Bali. Untuk mencapai kegiatan tersebut dalam seminar salah satu topik yang menjadi inti pembahasan adalah dengan memanfaatkan energi matahari (panel surya) yang dirubah menjadi energi listrik. Dengan memanfaatkan energi surya maka akan mengurangi C02 atau pencemaran udara sehingga menciptakan lingkungan yang sehat atau hijau. 

“Dengan adanya energi baru terbarukan di samping pemanfaatan untuk efisiensi ternyata hasil dari produk EBT setara dengan penurunan emisi dari  penggunaan batu bara sekitar 154,81 ton, penurunan emisi CO2 setara dengan 183,84 ton, dan setara dengan penanaman pohon rindang sebanyak 252 pohon.  Setelah menggunakan PLTS, DPR RI mengalami penurunan biaya penggunaan listrik kurang lebih sekitar 100-200 juta per bulan,” ujar Waluyo, S.E., MAP., selaku salah satu narasumber yang hadir dalam seminar tersebut. 

Para narasumber saat memaparkan materi (Foto: Ist)

Langkah awal yang akan dilakukan oleh pihak terkait sendiri adalah melakukan survei ada berapa yang akan mendaftarkan diri agar dapat menentukan SOP serta infrastruktur KWH Exim Expor Impor sehingga pelanggan dapat segera datang ke  ULP (Unit Layanan Pelanggan). Akan tetapi dalam menggerakkan pelanggan tentu bukanlah hal yang mudah ini jelas dari yang disampaikan oleh pihak PLN sendiri saat menjawab pertanyaan dari Tim Maestro. Dalam penjelesannya mengajak para provider untuk ikut dalam menggerakkan pelanggan. Selain itu, ia juga menambahkan bahwa perlu tempat yang pasti untuk mendirikan PLTS agar jika sudah berdiri tidak dilakukan pembongkaran lagi.

Baca Juga  Sistem e-Government SPBE, Antarkan Mohammad Hidayat Koniyo Raih Gelar Doktor di FT Unud

Tentu dalam mendirikan PLTS akan menghadapi banyak kendala salah satunya adalah biaya. Akan tetapi permasalahan tersebut dapat diatasi dengan keikusertaan PT Agra sebagai mitra kerja sama dalam kegiatan ini. Pihak PLN sendiri menyampaikan bahwa dengan keikusertaan PT Agra dalam kegiatan ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut. Keuntungan menggunakan PLTS bagi pelanggan adalah menurunkan pembayaran biaya listrik. Kemudian, skenario sewa pelanggan tidak mengeluarkan investasi tetapi pihak finance-lah yang mengeluarkan investasi, dimana pihak pelanggan hanya menyewakan atapnya namun memiliki nilai tambah kepada mereka yaitu bayar listriknya berkurang. 

Pihak pemerintah sendiri telah melaksanakan kegiatan ini yang mana dalam seminar ditampilkan bahwa dengan sekerja sama dengan PT. Agra Surya Energi DPR RI telah membangun PLTS atap dengan luas 8.600 meter, dengan menempati ruang Gedung Nusantara 2, Nusantara 3, Nusantara 4, Gedung Setjen DPR RI, Gedung Mekanik dan monumen energi surya Indonesia. Pihak PLN sendiri berharap bahwa semua stakeholder masing-masing bergerak bagaimana men-support pelanggan. ‘’Sehingga pelanggan pertama dapat mengerti apa yang menjadi persyaratan, termasuk juga asosiasi rekanan yang sudah ada dan yang lain-lain membantu semua stakeholder dalam melaksanakan percepatan di PLTS ini sehingga benar-benar bisa cepat dan garda terdepan kami sudah memiliki visi SOP yang sama,’’ ujar Waluyo. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1210-Mendukung-Pengembangan-Energi-Terbarukan-Fakultas-Teknik-Mengadakan-Semnas-Yang-Dihadiri-Oleh-Instansi-Pemerintah.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Demer: Bali Siap Menjadi Wajah Baru Investasi Global Indonesia

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur.
KUNKER: Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menilai Bali memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui implementasi Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (UU PFII). Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi instrumen penting untuk menarik investasi langsung dari luar negeri (foreign direct investment/FDI) yang berdampak luas terhadap perekonomian nasional, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai gerbang investasi global.

“Pada prinsipnya kita sangat memerlukan sekali yang namanya foreign direct investment atau investasi langsung dari luar negeri, di mana itu nantinya akan menjadi sebuah kekuatan baru dalam perekonomian kita, untuk pertumbuhan kita, dan juga untuk Bali pada khususnya,” ujar Demer, sapaan akrabnya, di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, kehadiran pusat finansial internasional di Bali akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Selain membuka peluang penyerapan produk-produk dalam negeri, kawasan tersebut juga diyakini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja serta mendorong masuknya investasi ke berbagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Banyak hal nanti produksi yang akan diserap oleh kawasan daripada International Finance Center itu, dan juga tentu sumber daya manusia kita akan terserap. Bahkan investasinya tidak hanya di Bali, tetapi meluas ke seluruh Indonesia yang kaya akan potensi sumber daya alam maupun manusia,” jelasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Demer menekankan bahwa pengembangan pusat finansial internasional harus menjadi momentum untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Ia mengingatkan agar kawasan tersebut tidak kembali terpusat di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), melainkan diarahkan ke Bali Utara, Bali Timur, atau Bali Barat.

Baca Juga  RPP KEN Pangkas Target EBT Jadi 19 Persen di 2025

“Pertumbuhan di Bali saat ini tidak merata, hanya di selatan saja. Saya minta financial center itu keberadaannya jangan di kawasan Sarbagita, tetapi mengarah ke wilayah Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat agar tercipta pertumbuhan yang berkualitas,” tegasnya.

Menurut Demer, pemerataan investasi juga harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur strategis. Ia menilai kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah mendekati batas maksimal sehingga diperlukan bandara baru untuk mendukung mobilitas pelaku bisnis dan wisatawan mancanegara.

“Kapasitas Bandara Ngurah Rai saat ini sudah sangat penuh, sehingga perlu segera ada airport baru untuk menunjang pergerakan bisnis dan wisatawan internasional. Dengan daya tarik pariwisata serta reputasi Bali di kancah dunia, saya sangat optimistis kawasan finance center ini akan dipercaya oleh para pelaku bisnis internasional,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Lovina Festival, Gemarikan Jadi Daya Tarik Pengunjung

Published

on

By

Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian kuliner olahan ikan laut Gemarikan di Pantai Tasik Madu, Lovina, Buleleng.
Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian Gemarikan. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Setelah resmi dibuka oleh Bupati Buleleng kemarin, Hari kedua Lovina Festival digelar Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang menyediakan 500 porsi makanan dari olahan ikan bertempat di Pantai Tasik Madu Lovina. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distankan) Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, Sabtu (25/7).

Kadis Melandrat lanjut menjelaskan bahwa rangkaian Lovina Festival hari kedua menyediakan kuliner laut yaitu olahan ikan berupa bakso, sate, ikan panggang sebanyak 500 porsi dengan tujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar gemar makan ikan laut, karena seperti diketahui gizi ikan laut itu sangat tinggi.

“Ini upaya promosi kita untuk perbaikan gizi masyarakat utamanya anak-anak, ibu hamil dan orang tua, karena kandungan gizi protein ikan laut sangat baik bagi tumbuh kembang anak dan tentu dapat mencegah stunting,” ujarnya.

Kadis Lingkungan Hidup ini menambahkan, tema Lovina Festival sekarang selaras dengan aktivitas bahari wilayah Buleleng yang memiliki garis pantai terpanjang. Dengan potensi laut yang dimiliki berlimpah, melalui kegiatan inilah kita mengajak seluruh masyarakat untuk gemar makan ikan laut beserta olahannya.

Salah satu pengunjung bernama Sri Yulianti mengatakan acara Lovina sangat keren, konsepnya sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan berbagai inovasi.

Disinggung terkait menu gemarikan, Yuli mengakui sangat suka dengan olahan ikan laut terutama sate.”Masakan Bali sangat suka, karena bumbunya, sate ini sangat menggoda dengan bumbunya enak banget pasti,” imbuhnya.

Di akhir Yulianti menilai suasana Lovina saat ini sudah tertata dengan baik, menurutnya kawasan ini sangat bagus terutama saat sunsetnya, keren sekali. Ia berharap event Lovina Festival makin bagus lagi kedepannya. (gs/bi)

Baca Juga  FT Unud dan NGO LIFE Jepang Kembangkan Kerja Sama Internasional

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya Sampaikan Duka Mendalam atas Peristiwa di Juwuk Legi, Baturiti

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Dirga.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wabup Dirga. (Foto: dok)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang terjadi di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah seorang warga.

“Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak,” ujar Sanjaya.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keamanan, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat yang selama ini menjadi kekuatan Tabanan.

Di tengah suasana duka, Bupati Sanjaya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Indonesia adalah negara hukum. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, etika, dan nilai-nilai susila, mari kita bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan ruang kepada aparat yang berwenang untuk bekerja secara profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga telah menyiapkan santunan bagi keluarga korban yang terdampak sebagai bentuk tali kasih. Santunan tersebut merupakan ungkapan empati dan perhatian pemerintah kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.

Bupati Sanjaya berharap seluruh masyarakat Tabanan tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, sehingga proses hukum dapat berlangsung dengan baik dan kehidupan bermasyarakat kembali berjalan dalam semangat kebersamaan, kedamaian, dan saling menghargai. (gs/bi)

Baca Juga  BAPETEN dan FT Unud Gelar FGD Bidang Keamanan Siber pada Instalasi Nuklir dan Dunia Industri

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca