Sunday, 2 October 2022
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Fraksi PDIP Minta Disdukcapil Koordinasi ke Kemendagri Terkait Data 41.000 Penduduk Badung tak Ditemukan secara Faktual di Lapangan

BALIILU Tayang

:

eka
KETUA FRAKSI-Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti. (Foto : Ist)

Badung, baliilu.com – Terkait adanya data 41 ribu penduduk ber-KTP Badung namun tidak lagi tinggal di Badung terus menjadi pembicaraan di kalangan DPRD Badung. Kali ini fraksi terbesar di DPRD Badung yakni Fraksi PDI Perjuangan menanggapi persoalan tersebut  dan memiliki pandangan berbeda. Fraksi PDI Perjuangan lebih condong membicarakan dampak dari legitimasi dalam memilih pemimpin ke depan di Kabupaten Badung, karena data pemilih sudah bermasalah. Ini pun dinilai akan rawan terjadinya kecurangan jika hal ini dibiarkan.

Pihak Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Badung meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung melakukan verifikasi dan pendataan ulang terhadap jumlah penduduk di Kabupaten Badung  sehingga nantinya bisa dilaporkan ke pihak Kemendagri.    

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti, Minggu (17/4) mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi  serta menghargai pendapat  dan sudut pandang dari teman-teman dari Fraksi Partai Golkar dan Partai Demokrat. “Kalau kita melihat Undang-Undang  Nomor 7/2017 sudah diatur pada Pasal 191, ayat 2 huruf H. Sudah sangat jelas di situ. Namun, menurut kami dari Fraksi PDI Perjuangan yang perlu kita pikirkan ke depan adalah perkembangan penduduk Badung ini sangat tinggi. Dari perkembangan itu tentu ada proses pemutakhiran data sehingga ada perbedaan jumlah penduduk karena tidak ketemu orangnya, tidak ketemu alamatnya. Hal ini dikarenakan adanya perubahan di sebuah lokasi. Contohnya di kawasan Bandara Ngurah Rai sekarang sudah menjadi wilayah dari bandara yang dulunya di situ ada penduduknya yang namanya di kawasan Gang Merpati dan di situ sekarang sudah tidak ada lagi,” ujarnya.

Lebih lanjut Politisi asal Kuta ini menjelaskan, perbedaan data inilah yang harus ditindaklanjuti dengan turun bersama, karena secara faktual beberapa penduduk Badung ber-KTP Badung  tidak ditemukan sampai jumlahnya 41 ribu. “Saya tidak berbicara dalam konteks politik, tetapi berbicara secara umum. Artinya hal ini harus kita pikirkan di lembaga dewan ini, bukan hanya dilihat pada sudut pandang jumlah perolehan kursi di DPRD Badung, tapi kita juga pikirkan hak dan kewajiban mereka. Kalau hanya haknya saja yang dituntut, namun kewajibannya tidak dilaksanakan, maka yang menjadi taruhannya adalah legitimasi pemimpin kita nanti yang terpilih,” ungkapnya.

Baca Juga  Terkait LKPJ Bupati Tahun 2021, Komisi I DPRD Badung Siapkan 5 Rekomendasi

Anom Gumanti menganalogikan, semua pemimpin di Indonesia dilahirkan melalui pemilihan. Ketika saatnya dilakukan pemilihan namun orangnya tidak ada, hanya datanya ini akan menimbulkan dampak yang luar biasa. Tidak hanya pada legitimasi, mungkin ada kecurangan-kecurangan nantinya. “Namun saya tidak menuduh seperti itu. Tapi kalau ini dibiarkan, kemungkinan hal itu terjadi (kecurangan, red). Pembenahan data ini diperlukan karena data ini adalah segala-galanya bagi saya,” paparnya.

Menurut Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Badung ini, kalau memang ada ketimpangan seperti apa yang ditemukan oleh KPU dan Disdukcapil, mestinya harus ada proses dan mekanisme yang harus dilakukan oleh Disdukcapil. “Kami sarankan agar Disdukcapil melakukan koordinasi ke Kementerian Dalam Negeri, karena di situ sebagai lembaga pemutus mengenai jumlah penduduk. Kalau nanti Depdagri telah memutuskan 41 ribu data ini dicoret atau dibiarkan begitu, kami dari Fraksi PDI Perjuangan sangat tunduk dan hormat dengan aturan yang ada. Yang paling penting bagi kami adalah legitimasi dari hasil Pemilu merupakan pondasi dasar untuk memilih pemimpin. Jadi kalau legitimasinya sudah dipertanyakan bagi seorang pemimpin, lantas bagaimana kita mewujudkan pemimpin yang baik untuk Badung ke depan,” tegas Politisi Tiga Periode DPRD Badung tersebut. (eka/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan

NEWS

Kerahkan Tim DVI, Polri Gerak Cepat Berikan Pertolongan Korban Kerusuhan Laga Arema Vs Persebaya

Published

on

By

polri
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, di Jakarta pada Minggu (2/10/2022). (Foto: Ist)

Jakarta, baliilu.com – Polri menyatakan langsung bergerak cepat mengerahkan tim DVI dari Polda Jawa Timur (Jatim) dan rumah sakit setempat untuk mempercepat proses identifikasi koban laga antara Arema Vs Persebaya.

“Untuk saat ini tim DVI Dokkes Polri segera ke Malang untuk back up Tim DVI Polda Jatim dan RS setempat guna percepatan identifikasi korban,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, di Jakarta pada Minggu (2/10/2022).

Adapun Tim DVI tersebut dipimpin langsung oleh Brigjen Nyoman. Dedi Prasetyo menuturkan, gerak cepat itu dilakukan oleh kepolisian untuk memberikan pertolongan medis kepada suporter yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

“Dan fokus untuk memberikan pertolongan medis kepada korban-korban yang saat ini dirawat di beberapa rumah sakit,” ujar Dedi.

Diberitakan sebelumnya, pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 berakhir dengan tragedi. Suporter dan polisi menjadi korban kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu malam WIB 1 Oktober 2022. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Baca Juga  Terima Audiensi PGLII, Putu Parwata: Gereja Memiliki Misi yang Sama dengan Pemerintah
Lanjutkan Membaca

NEWS

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Giri Prasta: Pancasila Sebagai Rumah Bersama

Published

on

By

Kesaktian Pancasila
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila secara daring dari Ruang Command Center, Puspem Badung, Sabtu (1/10). (Foto : Ist)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, jajaran pimpinan Forkopimda dan Kepala OPD terkait di Lingkup Pemkab Badung mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2022 secara daring dari Ruang Command Center, Puspem Badung. Upacara dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang berlokasi di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Sabtu (1/10).

Pada kesempatan tersebut Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin beserta istri mengunjungi Monumen Pancasila Sakti sebelum meninggalkan lokasi upacara. Upacara ini juga dihadiri secara langsung oleh Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, Ketua DPD La Nyalla Mattalitti, Ketua DPR RI Puan Maharani, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Seusai mengikuti seluruh rangkaian upacara, Bupati Nyoman Giri Prasta atas nama jajaran Pemerintah, Forkopimda dan masyarakat Kabupaten Badung merasa bangga hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) karena rasa persatuan di tengah keberagaman terjalin erat berkat pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan.

“Bagi kami, Pancasila merupakan rumah kita bersama, luar biasa sekali keberadaan Pancasila ini dan kita beruntung sekali diikat oleh nilai-nilai luhur Pancasila. Sehingga Hari Kesaktian Pancasila ini kita junjung tinggi,” ujarnya.

Ditambahkan Bupati Giri Prasta, keberadaan 4 Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika merupakan panutan bagi Kabupaten Badung maupun bagi pihaknya secara personal.

“Bagi saya pribadi, 4 Pilar Kebangsaan merupakan harga mati untuk kita semua, ini adalah buah karya daripada para pejuang kita, dan kita sebagai generasi milenial sekarang ini sudah menikmati kemerdekaan sehingga kita harus mengisi kemerdekaan itu dengan baik,” tegasnya.

Baca Juga  Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa Dampingi Bupati Giri Prasta Tinjau Lahan TPS-3R dan Lahan Taman Bung Karno Penarungan

Sementara itu menyikapi persoalan rongrongan ideologi Pancasila secara internal dan eksternal yang dihadapi oleh Bangsa Indonesia, Bupati Giri Prasta menyebut pihaknya sangat yakin dan percaya dengan Presiden Jokowi, TNI, Polri dan Tokoh-tokoh Bangsa Indonesia lainnya sebagai penjaga Pancasila dalam rangka mewujudkan program mulia Indonesia Emas. “Ke depan Indonesia akan bisa menjadi sejati-jatinya Indonesia Raya,” imbuhnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolri dan Menpora ke Malang, Dua Fokus Awal Polri Tangani Kerusuhan Arema Vs Persebaya

Published

on

By

polri
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo saat jumpa pers, Minggu, 2 Oktober 2022. (Foto: Ist)

Jakarta, baliilu.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan pihaknya akan bergerak cepat menangani kerusuhan pertandingan sepak bola antara Arema Malang melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), hari ini Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali akan berangkat ke Malang hari ini.

“Sesuai dengan perintah bapak Presiden hari ini Kapolri dan Menpora akan berangkat ke Malang,” kata Dedi, Minggu (2/10/2022).

Lebih lanjut, Dedi menuturkan Kapolri telah memberangkatkan tim DVI yang langsung menuju ke Malang kemudian mengerahkan seluruh tim dokter dari RS Bhayangkara Malang, RS Bhayangkara Kediri dan RS Bhayangkara Surabaya guna mempercepat proses identifikasi korban dan memberikan pelayanan kesehatan ke korban luka.

Dedi menuturkan, fokus Polri saat ini ada dua yaitu kerja sama dengan tim medis setempat dalam rangka memberikan pelayanan medis yang terbaik, supaya jumlah korban tidak bertambah.

“Yang kedua dengan jumlah korban yang begitu banyak tim DVI bekerja keras untuk segera identifikasi korban meninggal dunia dengan cepat agar korban dapat dikembalikan kepada keluarga masing-masing,” katanya.

Ia pun meminta rekan-rekan media bersabar menunggu perkembangan lanjutan baik dari sisi investigasi maupun penanganan korban.

“Hari ini Kapolri akan melaksanakan rapat dengan Menpora dan pemerintah daerah setempat dan hasilnya akan dievaluasi terlebih dahulu tentunya akan disampaikan ke rekan-rekan media,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 berakhir dengan tragedi. Suporter dan polisi menjadi korban kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu malam WIB 1 Oktober 2022. (gs/bi)

Baca Juga  Terima Audiensi PGLII, Putu Parwata: Gereja Memiliki Misi yang Sama dengan Pemerintah

Advertisements
iklan pemprov

iklan dprd badung
Advertisements
iklan dprd bali
Advertisements
iklan pemkot ri
Advertisements
iklan hut ri
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca