Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Gelar Konferda, Projo Bali Usulkan Prabowo dan Ganjar sebagai Capres dan Cawapres

BALIILU Tayang

:

Projo
Ketua DPP Projo Provinsi Bali Terpilih, I Gusti Agung Ronny Indra Wijaya didampingi Sekretarisnya I Made Gde Kasjaya, dan Bendahara saat memberi keterangan kepada awak media seusai Konferda, Minggu (13/8). (Foto : eka)

Denpasar, baliilu.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPP) Projo Bali menggelar Konferda di Inna Bali Heritage Hotel Denpasar pada Minggu (13/8). Ada tiga poin yang disahkan dalam Konferda tersebut yakni Pengesahan dan Penetapan Ketua DPP Projo Bali Terpilih, Penetapan Agenda Kebangsaan, dan Agenda Program Prioritas Harapan Rakyat.

Ketua DPP Projo Provinsi Bali Terpilih, I Gusti Agung Ronny Indra Wijaya didampingi Sekretarisnya I Made Gde Kasjaya, Bendahara, dan sejumlah anggota Projo Baali pada konferensi pers seusai Konferda menyebutkan bahwa DPP Projo Provinsi Bali sepakat untuk mengusulkan Prabowo Subianto sebagai Capres dan Ganjar Pranowo sebagai Cawapres pada Pemilu tahun 2024 nanti.  

“Alasan Projo Bali mendukung Prabowo sebagai Capres karena Projo butuh pemimpin yang tegas, yang berani dan untuk melanjutkan semua program-program pemerintah. Kenapa kami Projo Bali memutuskan untuk mencalonkan Bapak Prabowo Subianto karena kami butuh pemimpin yang tegas, cerdas dan berani. Serta kami mengusulkan Pak Ganjar Pranowo sebagai calon wakil presiden karena kedekatan kami sebagai sahabat,” beber Gusti Agung Ronny sembari menyebut bahwa sampai saat ini Projo Bali memiliki anggota sekitar 500 orang.

Disinggung mengenai strategi yang akan dilakukan untuk mewujudkan pasangan Prabowo Subianto sebagai capres dan Ganjar Panowo sebagai cawapres, Gusti Agung Ronny menjelaskan pasangan Prabowo – Ganjar masih sebagai usulan dari Projo Bali namun akan mengawal usulan tersebut sampai Rakernas pada Bulan Oktober nanti.

“Kami akan mengawal usulan pasangan Prabowo-Ganjar sebagai capres dan cawapres sampai Rakernas Projo pada Bulan Oktober nanti,” tandasnya.

Selain poin di atas, hasil Konferda DPP Projo Bali yakni, pertama Pengesahan dan Penetapan I Gusti Agung Roni Indra Wijaya menjadi Ketua DPD Projo Provinsi Bali Terpilih. Kedua, Penetapan Agenda Kebangsaan yang terdiri dari: Pemenuhan dan Perlindungan Hak Dasar Rakyat: Pendidikan, Kesehatan, Penghidupan; Persatuan Nasional dan Keutuhan NKRI, Kebhinekaan, Cegah Intoleransi; Pemerintahan Bersih dan Pemajuan Tata Kelola Pemerintahan; Pelestarian Lingkungan Hidup dan Pemerataan Pembangunan; Pemajuan Kebudayaan Nasional; Perlindungan Terhadap Martabat Manusia; dan Teknologi untuk Rakyat.

Baca Juga  Bijak Memilih, Fadli Imbau Masyarakat Cermati Jejak Rekam Caleg 2024 Melalui Sosial Media

Adapun agenda program prioritas Harapan Rakyat terdiri dari: Ketersediaan Pekerjaan dan Lapangan Kerja; Pendidikan Gratis dan Berkualitas; Pelayanan Kesehatan Gratis dan Layak; Kenaikan Upah dan Daya Beli Rakyat; Bantuan Modal Pertanian, Pupuk Murah, Bibit Tersedia, Harga Jual Layak; Pemenuhan Listrik dan BBM Murah; Pembangunan Ibu Kota Baru (IKN Nusantara); Pemenuhan Sembako Murah; Pembangunan Jalan dan Jalan Tol di Seluruh Indonesia; Pencegahan Stunting; dan Melanjutkan Reforma Agraria. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Kesbangpol Denpasar dan KPU Sosialisasi Pemilu dan Pilkada bagi Pemilih Pemula
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Baca Juga  Kesbangpol Denpasar dan KPU Sosialisasi Pemilu dan Pilkada bagi Pemilih Pemula

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Baca Juga  Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2024, Walikota Jaya Negara di TPS 17 dan Wawali Arya Wibawa di TPS 15

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca