Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gelar Pertemuan Rutin, Pemkab Tabanan Rapatkan Barisan Bersama Jajaran Forkompimda

BALIILU Tayang

:

Bupati Tabanan
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M., saat menggelar Rapat Forkopimda di De Jukung Resto & Bar Tanah Lot, Selasa (2/8). (Foto : Ist)

Tabanan, baliilu.com – Rapat Forkopimda secara rutin digelar jajaran Forkopimda Tabanan demi memantapkan kembali program serta mencari solusi dari berbagai permasalahan yang terjadi, pertemuan rutin ini juga diharapkan mampu merapatkan barisan antar anggota Forkompinda agar pembangunan serta kondusifitas bisa seiring sejalan. Dengan dipimpin oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M., Rapat Forkopimda terkait Kamtibnas secara menyeluruh ini digelar di De Jukung Resto & Bar Tanah Lot, Selasa (2/8).

Rapat diikuti oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, S.E, Waka I dan Waka II DPRD Kabupaten Tabanan, Perwakilan Kejaksaan Negeri Tabanan, Kapolres Tabanan, Dandim 1619 Tabanan, Ketua Pengadilan Negeri Tabanan dan Sekda Tabanan. 

Materi rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yang berlangsung siang itu, secara umum membahas terkait penindaklanjutan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2022 tentang Forkopimda sesuai dengan Bab II Pasal 10 Ayat 1,2 dan 6 terkait susunan keanggotaan dan tugas Forkopimda and Forkopimcam dan selanjutnya Penindaklanjutan Peraturan Presiden Nomor 33 tahun 2020 Tentang Standar Harga Satuan Regional sesuai dengan lampiran I standar hara satuan regional yang berfungsi sebagai batas tertinggi dalam perencanaan dan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. 

Bupati Tabanan Sanjaya, yang kala itu hadir sebagai Ketua Forkopimda Tabanan menyampaikan ungkapan terima kasihnya, atas nama pribadi dan Pemerintah Tabanan, atas koordinasi dan kerja sama yang telah dilakukan selama ini melalui wadah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tabanan, sehingga seluruh penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan guna terwujudnya Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM) dapat terjalin dengan baik.

Pihaknya juga menyampaikan beberapa hal dalam pertemuan tersebut, termasuk permasalahan kasus PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) pada hewan, serta vaksin dan Booster lanjutan untuk kasus Covid-19.

Baca Juga  Kabupaten Tabanan Raih Penghargaan 10 Besar Nasional Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2022

“Untuk mencapai Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani, kita harus selalu melihat kasus-kasus apa yang menonjol di Tabanan ini, yang tertinggi apa, nanti saat rapat-rapat Forkopimda dibahas mengenai permasalahannya dan nanti kita diskusikan kembali, untuk mencapai keamanan di masyarakat agar selalu saling berhubungan dan berkorelasi,” ujar Ketua Forkopimda Tabanan tersebut. 

“Pemecahan masalah bisa diambil kasus per kasus, sosialisasi Program Samara Ratih juga, termasuk nanti jika ada persoalan lainnya seperti narkoba, kriminalitas dan lainnya. Monitoring, pengawalan dan kolaborasi harus selalu terjalin dan dikoordinasikan. Sehingga forum ini bisa menjawab semua persoalan yang ada di daerah,” terangnya. 

Kedepannya Sanjaya juga berharap agar dapat terus terjalin sinergi dan terbangun kebersamaan dalam wadah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tabanan, guna terwujudnya Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

“Saat ini merupakan tahun politik, dan sudah barang tentu memerlukan suasana kehidupan masyarakat yang kondusif demi suksesnya penyelenggaraan pemilu serentak 2024,” tambahnya. 

Untuk menjawab permasalahan tersebut, Sekda Tabanan, Dr. I Gede Susila.,S.Sos.,M.Si., di kesempatan itu menyampaikan laporan pemberlakukan vaksinasi untuk penyakit menular hewan PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) yang telah dilakukan di desa-desa di Tabanan.

“Saat ini sudah dilakukan vaksinasi secara bertahap terhadap ternak sapi di Tabanan, kurang lebih 6000 vaksinasi sudah dilaksanakan,” ujar Susila.

Pihaknya menekankan, vaksin diprioritaskan pada daerah yang sudah terdampak PMK, dan apabila ada hewan ternak yang tertular, akan langsung diberikan tindakan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pansus DPRD Badung Gelar Rapat, Masukkan Unsur Budaya Bali dalam Ranperda Ormas

Published

on

By

ranperda ormas badung
RAPAT PANSUS: Panitia Khusus (Pansus) inisiatif DPRD Kabupaten Badung saat menggelar rapat kedua dalam upaya mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang digelar di Ruang Gosana II Kantor DPRD Badung pada Senin, 20 April 2026. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Panitia Khusus (Pansus) inisiatif DPRD Kabupaten Badung pada Senin, 20 April 2026 menggelar rapat kedua dalam upaya mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Pansus menekankan pentingnya sinkronisasi antara regulasi nasional dengan kearifan lokal Bali.

Rapat yang digelar di Ruang Gosana II Kantor DPRD Badung tersebut, dipimpin Ketua Pansus I Gusti Lanang Umbara juga dihadiri Wakil Ketua Pansus I Made Ponda Witawan, Sekretaris Pansus I Wayan Puspa Negara dan Anggota Pansus di antaranya I Made Rai Wirata, I Wayan Sandra, I Putu Sika Adi Putra, I Made Yudana, I Made Tomi Martana Putra, serta I Putu Dendy Astra Wijaya. Turut hadir OPD terkait, Tim Penyusun Naskah Akademik, Tim Ahli Komisi dan Tim Ahli Bapemperda.

Ketua Pansus I Gusti Lanang Umbara menyatakan bahwa regulasi ini bertujuan untuk memastikan peran Ormas sejalan dengan program pembangunan daerah. Ia menegaskan agar keberadaan Ormas tidak justru mengganggu stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kabupaten Badung.

Lanang menyebutkan Bali hanya memiliki sektor pariwisata, terlebih khusus sektor pariwisata itu 80%-nya ada di Kabupaten Badung. Oleh karena itu, pariwisata itu perlu keamanan dan kenyamanan. Sehingga sangat urgent sekali membentuk ranperda tentang pemberdayaan Ormas ini.

“Kita tidak ingin organisasi kemasyarakatan yang tujuannya membantu Pemerintah justru melakukan hal-hal yang tidak diinginkan sehingga mengganggu stabilitas,” ujar Lanang Umbara.

Lebih lanjut, Lanang menjelaskan bahwa penyusunan Ranperda ini wajib berlandaskan pada undang-undang yang lebih tinggi. Namun, ia memberikan catatan khusus mengenai penerapan prinsip Tri Hita Karana dan kearifan lokal sebagai syarat pendaftaran maupun rekomendasi berdirinya sebuah Ormas di Badung.

“Jangan sampai Ormas yang berdiri di Badung tidak mengenali budaya dan kehidupan sosial kita. Jika tidak selaras dengan kearifan lokal, potensi benturan dan gesekan akan besar. Inilah yang kita sinkronisasikan,” katanya.

Baca Juga  Badung Salurkan Dana Stimulan Bencana Rp 5,3 M di Tahun 2022

Selain aspek pendaftaran, Pansus juga menyoroti pengaturan sanksi bagi Ormas yang melanggar ketentuan.

Selain merujuk pada PP No. 58 tentang sanksi pembekuan hingga pembubaran, Perda ini nantinya akan memasukkan komponen pelanggaran terhadap kearifan lokal sebagai salah satu dasar pemberian hukuman (punishment).

Melalui regulasi ini, DPRD Badung berharap Ormas dapat tumbuh menjadi mitra pemerintah yang harmonis dengan adat dan budaya Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Sampaikan Pengarahan pada Ketua DPRD Seluruh Indonesia

Published

on

By

Presiden Prabowo
PENGARAHAN: Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 18 April 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Magelang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 18 April 2026. Acara KPPD ini mengusung tema “Memperkuat peran pimpinan DPRD provinsi/kabupaten/kota guna mendukung Asta Cita menyongsong Indonesia emas 2045.”

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan laporan dari Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia, TB. Ace Hasan Syadzily mengenai pelaksanaan dan tujuan penyelenggaraan KPPD tahun 2026.

“KPPD ini telah berlangsung lima hari Bapak Presiden, sejak tanggal 15 sampai dengan esok hari tanggal 19 April 2026, bertempat di Lembah Tidar Akademi Militer Magelang, tempat para pemimpin nasional ditempa dan digembleng, yang dihadiri oleh 503 Ketua DPRD,” ucap Gubernur Lemhanas.

Setelahnya, turut ditayangkan video dokumentasi kegiatan KPPD yang menggambarkan proses pembelajaran, pembinaan kepemimpinan, serta dinamika interaksi antarpeserta selama mengikuti program.

Dalam pengantar arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kehadiran Kepala Negara didasarkan pada pertimbangan peran strategis dari Ketua DPRD. Forum ini juga menjadi momentum bagi Presiden untuk menyampaikan pandangannya secara langsung kepada para pemimpin legislatif daerah.

“Setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh Ketua DPRD seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung,” ujar Presiden Prabowo.

Bukan hanya sebagai Kepala Negara, tetapi Presiden Prabowo berbicara sebagai sesama anak bangsa. Presiden menyoroti keberagaman latar belakang para peserta, mulai dari daerah asal, suku, pendidikan, hingga partai politik sebagai kekuatan yang menyatukan dalam semangat kebangsaan.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Pesta Bolon Simbolon IV 2022

“Sebagai anak bangsa, hari ini saya ingin bicara dari hati ke hati, saya ingin bicara apa adanya,” tutur Kepala Negara.

“Saya berpendapat sebagai anak bangsa, sebagai patriot, karena saya datang ke sini, saya jumpa saudara-saudara dengan satu praanggapan bahwa kita semua di tenda ini adalah patriot,” lanjutnya.

Melalui forum ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya ditentukan di pusat, tetapi justru bertumpu pada kepemimpinan yang solid, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat di seluruh daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Kembang Padukan Pembangunan Infrastruktur dan Edukasi Sampah Berbasis Sumber di Baler Bale Agung

Published

on

By

Pemkab Jembrana
TINJAU RENCANA PROYEK: I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), saat meninjau langsung rencana proyek perbaikan jalan di ruas Jalan Kuburan Cina, Kelurahan Baler Bale Agung, Senin (20/4). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mempercepat peningkatan infrastruktur wilayah sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan berbasis masyarakat. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), melakukan peninjauan langsung terhadap rencana proyek perbaikan jalan di ruas Jalan Kuburan Cina, Kelurahan Baler Bale Agung, Senin (20/4).

Proyek peningkatan jalan sepanjang 600 meter ini akan menggunakan pengaspalan jenis hotmix. Pengerjaan fisik dijadwalkan mulai berjalan pada awal Juni 2026 dengan memanfaatkan alokasi anggaran sebesar Rp 900 juta yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali.

Dalam tinjauannya, Bupati menekankan pentingnya aspek teknis untuk kenyamanan pengguna jalan. Rencananya, jalan yang semula hanya memiliki lebar 3,5 meter akan ditingkatkan menjadi 5 meter melalui teknis penutupan saluran drainase menggunakan plat beton di titik-titik kritis. Hal ini dilakukan guna memastikan aksesibilitas kendaraan roda empat tetap lancar saat berpapasan.

“Pembangunan infrastruktur ini harus diimbangi dengan kepedulian lingkungan. Saya mengajak masyarakat agar rutin melaksanakan gotong-royong agar kawasan ini tetap asri dan terawat,” tegas Bupati di sela-sela peninjauan.

Usai meninjau lokasi infrastruktur, Bupati dan Wabup Ipat melanjutkan agenda dengan kegiatan ngampik (berkunjung) ke salah satu rumah warga sekitar. Dalam suasana kekeluargaan yang hangat, Bupati tidak hanya berdialog mengenai kondisi infrastruktur, tetapi juga memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber.

Bupati mengajak warga untuk mulai disiplin memilah sampah dari rumah tangga. Langkah ini kata Bupati penting mengingat kemajuan fisik daerah harus berjalan beriringan dengan kesadaran ekologis masyarakat khususnya persoalan sampah.

“Kesuksesan pembangunan jalan ini tidak akan lengkap tanpa lingkungan yang bersih. Dengan memilah sampah dari sumbernya, kita tidak hanya menjaga kebersihan di Baler Bale Agung, tapi juga membantu keberlanjutan lingkungan di seluruh Kabupaten Jembrana,” tambahnya.

Baca Juga  Rapat Paripurna Ke-5, Bupati Tabanan Sampaikan Tanggapan atas Pemandangan Umum Fraksi

Melalui perpaduan pembangunan fisik dan penguatan kesadaran masyarakat ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap kualitas hidup masyarakat di tingkat lingkungan dapat meningkat, mendukung program kebersihan lingkungan yang berkelanjutan di Kabupaten Jembrana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca