Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gerakan Pramuka Kwarcab Badung Juara Umum Lomba Bali Scout Creativity

BALIILU Tayang

:

de
JUARA UMUM: Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Badung meraih juara umum dalam pelaksanaan Lomba Bali Scout Creativity (BSC) yang ke-2 tahun 2021 yang digelar Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Bali, Sabtu (14/8) lalu.

Badung, baliilu.com – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Badung meraih juara umum dalam pelaksanaan lomba Bali Scout Creativity (BSC) yang ke-2 tahun 2021 yang digelar Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Bali.

Meskipun dilaksanakan secara online selama hampir sebulan penuh mulai 15 Juli, lomba tetap berjalan baik dan lancar serta telah menghasilkan berbagai prestasi dari para anggota pramuka dari seluruh Bali dan berbagai kategori.

Penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba dilakukan oleh Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali I Made Rentin di Gedung Kwarda Bali, Denpasar tepat di Hari Pramuka yang ke-60, Sabtu (14/8) lalu. Hadiah berupa piala bergilir diterima langsung Sekretaris Kwarcab Badung Dewa Made Muartha.

Dalam lomba tersebut, duta Kwartir Badung meraih juara di 5 (lima) kategori lomba. Di antaranya, juara I lomba video baca puisi perjuangan, golongan pramuka berkebutuhan khusus putra diraih Muh. Bintang Ramadan (SLB YPAC Bali di Jimbaran), juara I lomba baca puisi perjuangan, golongan pramuka berkebutuhan khusus putri diraih Dewa Ayu Widia Widyantari (SLB YPAC Bali di Jimbaran), juara I lomba best practice, golongan pembina pramuka penegak diraih I Putu Adi Sanjaya, S.Pd. (SMAN 2 Kuta). Juara II lomba video inovasi permainan regu, golongan pramuka penggalang diraih regu rajawali (SMPN 1 Abiansemal) dan juara II lomba video pantomin perjuangan, golongan pramuka berkebutuhan khusus diraih Made Ardika dan Cecilia Astrid (SLB 1 Badung).

Dalam sambutannya Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali I Made Rentin  menyampaikan, meskipun dilaksanakan secara online akan tetapi tidak menghilangkan esensi dan menghasilkan output dengan kualitas yang tidak jauh melenceng dari harapan dan tujuan dari BSC tersebut.

“Selamat buat Kwarcab Badung,  karena tahun ini telah meraih juara umum dan piala bergilir Kwarda Bali. Ini sebagai bonus di hari Pramuka ke-60, dan semoga prestasi ini bisa dipertahankan kalau bisa ditingkatkan lagi,” jelasnya.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Ikuti Dialog Live Metro Siang, Bahas PPKM Darurat Bali dan Jawa

Rentin yang juga Kepala BPBD Provinsi Bali sekaligus Sekretaris Satgas Covid-19 menjelaskan, tujuan utama pelaksanaan BSC ini adalah sebagai stimulan dan memotivasi anggota pramuka  untuk meningkatkan kualitas dan kreativitas di tengah pandemi Covid-19 dan dalam rangka menyongsong kenormalan baru. Lebih lanjut, Rentin juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan serangkaian Hari Pramuka tahun ini berjalan sangat lancar di luar ekspektasinya. Hal-hal yang dikhawatirkan seperti pelanggaran protokol kesehatan, dapat diatasi dengan sangat baik. Pemanfaatan teknologi informasi sebagai cara penyesuaian terhadap kenormalan baru, ternyata sudah sangat tidak menjadi kendala di organisasi pramuka khususnya Kwarda Bali. Kwarda Bali Goes to 4.0 ternyata benar-benar diterapkan.

Meskipun demikian, Rentin tetap mengingatkan kepada semua anggota pramuka, bahwa prestasi itu sangat penting, akan tetapi di masa pandemi ini kesehatan juga sangat penting. Untuk itu, pada momentum hari pramuka ini, semua anggota pramuka diimbau untuk tetap sebagai Duta Perubahan Perilaku khususnya dalam penerapan protokol kesehatan. Mengutip ucapan Presiden RI Joko Widodo, “Pramuka harus menjadi teladan dan contoh dalam penerapan protokol kesehatan. Di akhir sambutannya, Rentin menyampaikan selamat hari Pramuka ke-60, semoga  di usia ke- 60,  Pramuka  sudah mampu menjadi organisasi yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa, sesuai slogannya “Berbakti Tanpa Henti”.

Sementara, menurut Ketua Panitia Lomba BSC tahun 2021 yang juga Sekretaris Komisi Bina Muda, Made Agung Ari Yasa, S.Pd, M.Pd.H,  lomba kali ini dibedakan untuk masing-masing golongan pramuka. Golongan siaga berlaga dalam lomba mendongeng dalam Bahasa Bali (mesatua). Pramuka penggalang di SMP/MT mengikuti lomba Video Inovasi Permainan Regu. Pramuka golongan penegak/pandega mengikuti lomba Film Pendek Edukasi Pariwisata Budaya. Pramuka berkebutuhan khusus mengikuti lomba pantomim perjuangan, khusus bagi kategori tunarungu, sedangkan tunanetra, tunagrahita, tunadaksa dan autis mengikuti lomba baca puisi perjuangan. Khusus untuk pembina pramuka mengikuti lomba Best Practice.

Agung Ari menambahkan, lomba  BSC memperebutkan Piala Bergilir Ketua Kwarda Bali dan untuk tahun ini Piala bergilir jatuh ke Kwarcab Badung. Dari segi pelaksanaan, tidak ada hambatan berarti, hanya penyelarasan sistem kombinasi daring dan luring saat penjurian. Para peserta juga sudah memiliki gambaran pelaksanaan lomba, bercermin dari tahun lalu. 

Baca Juga  Wujudkan Zona Integritas WBK dan WBBM, Sekda Adi Arnawa Tandatangani Perjanjian Kinerja

Selain upacara, penyerahan hadiah, di hari pramuka ini, Kwarda Bali juga tidak lupa untuk berbagi dengan membagikan 400 lebih nasi bungkus kepada masyarakat Denpasar, yang dilaksanakan di depan Kantor Kwarda Bali, Renon Denpasar. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

HUT Ke-55 STT Tunjung Mekar, Bupati Adi Arnawa: Tingkatkan Kualitas SDM agar Mampu Berdaya Saing

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri perayaan HUT ke-55 STT Tunjung Mekar di Lapangan Umum Patih Gentir Munggu
HADIRI HUT: Bupati Badung Wayan Adi Arnawa saat menghadiri perayaan HUT ke-55 STT Tunjung Mekar, Banjar Sedehan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, di Lapangan Umum Patih Gentir Munggu, Jumat (4/9/2026) malam. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Puncak perayaan HUT ke-55 STT Tunjung Mekar, Banjar Sedehan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, berlangsung meriah di Lapangan Umum Patih Gentir Munggu, Jumat (4/9/2026) malam. Mengusung tema “Tunjung Mekar Amplify”, kegiatan ini menjadi momentum generasi muda untuk berkarya dan berkontribusi dalam pembangunan desa.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana kreativitas sebesar Rp 20 juta kepada STT Tunjung Mekar guna mendukung pengembangan potensi kepemudaan. Acara juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus baru oleh Jero Bendesa Adat Munggu melalui prosesi penyerahan kalung, sertifikat, plakat penghargaan kepada pengurus lama, serta penyerahan pataka organisasi sebagai simbol estafet kepemimpinan.

Aksi kepedulian sosial turut mewarnai acara dengan penyerahan bantuan kursi roda dan sembako kepada warga bernama Gede Miarta, yang diwakili Kelihan Dinas Banjar Sedehan. Bantuan diserahkan oleh Nyonya Rasniathi Adi Arnawa selaku Ketua Pembina Komunitas Badung Peduli.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan selamat dan berharap pengurus baru mampu melaksanakan visi misi organisasi. Ia juga mengingatkan generasi muda untuk menjaga Desa Munggu sebagai desa wisata dengan mempertahankan persatuan dan semangat menyama braya. Menghadapi arus pariwisata dan budaya luar, Bupati menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM agar masyarakat lokal berdaya saing.

“Jangan sampai kita terlena dan hanya bangga karena banyak wisatawan datang. Di balik perkembangan pariwisata tersebut, kita harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan SDM, sehingga kita tidak menjadi penonton di rumah sendiri,” ujarnya.

Bupati menjelaskan komitmen Pemkab Badung dalam meningkatkan SDM, seperti program beasiswa anak petani, pembangunan jalan baru, serta penataan pantai. Ia pun mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan keamanan demi keberlanjutan pariwisata. “Mari kita bersama-sama menjaga pariwisata, dengan menjaga lingkungan, menjaga keamanan, dan membangun ekosistem ekonomi agar terus bangkit,” ucap Adi Arnawa.

Baca Juga  Komitmen Jadikan Badung Zona Hijau, Wabup Suiasa Tinjau Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Desa Mekarbuana dan Desa Mambal

Sementara itu, Ketua Panitia I Made Rai Nikayasa menyampaikan bahwa organisasi dapat berjalan berkat dukungan seluruh anggota dan masyarakat. STT Tunjung Mekar berkomitmen menghadirkan kegiatan kreatif dan memperkenalkan potensi generasi muda Munggu ke kancah luas melalui bidang musik.

“Kami ingin STT Tunjung Mekar selalu menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkarya, berkreasi, dan menampung aspirasi demi memajukan Desa Munggu,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkab Badung dalam pelestarian budaya, termasuk melalui ajang ogoh-ogoh. “Kami sangat bersyukur atas dukungan dan dorongan dari Pemerintah Kabupaten Badung. Kami akan terus menjaga dan melestarikan budaya, khususnya melalui kegiatan ogoh-ogoh yang selama ini mendapat dukungan penuh dari Bapak Bupati Badung dan telah memberikan ruang bagi kami untuk berkarya,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan pergelaran musik. Turut hadir dalam kegiatan ini anggota DPRD Provinsi Bali Wayan Bawa, anggota DPRD Badung Wayan Edi Sanjaya dan Made Rai Wirata, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Perbekel, serta Jero Bendesa Adat Munggu. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gelar Pertemuan di Hambalang, Presiden Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Rosan Roeslani, Menteri Bahlil Lahadalia, dan jajaran Danantara di kediamannya Hambalang Bogor
TERIMA MENTERI: Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta jajaran Danantara di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Jumat, 4 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Hambalang, Jabar, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta jajaran Danantara di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Jumat, 4 September 2026.

Dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa percepatan hilirisasi menjadi salah satu agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

“Percepatan hilirisasi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri, memperkuat investasi, serta menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia,” demikian keterangan tertulis Seskab.

Selain hilirisasi, Presiden menerima laporan perkembangan pelaksanaan instruksinya terkait penataan dan perampingan BUMN. Hingga saat ini, sebanyak 290 BUMN telah ditutup dan langkah tersebut disebut telah menghasilkan penghematan anggaran negara hingga Rp 50 triliun.

Proses konsolidasi tersebut akan terus dilanjutkan dengan target penutupan sedikitnya 700 BUMN lainnya hingga akhir Desember 2026 sebagai bagian dari upaya menyederhanakan struktur perusahaan negara. Melalui restrukturisasi BUMN tersebut, diproyeksikan dapat menghasilkan efisiensi anggaran hingga Rp 100 triliun.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa penataan BUMN harus dilakukan secara terukur dan menyeluruh. Langkah tersebut diarahkan agar perusahaan negara memiliki struktur yang lebih efisien, sehat, profesional, serta mampu memberikan kontribusi yang optimal bagi perekonomian nasional.

“Bapak Presiden menegaskan pentingnya penataan BUMN dilakukan secara terukur dan menyeluruh untuk menciptakan struktur perusahaan negara yang lebih efisien, sehat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional,” pungkas Seskab.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (gs/bi)

Baca Juga  Wujudkan Zona Integritas WBK dan WBBM, Sekda Adi Arnawa Tandatangani Perjanjian Kinerja

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Lewat RUU Masyarakat Adat, Kariyasa: Dapat Perkuat Perlindungan Pura Luhur Poten

Published

on

By

Anggota Komisi VIII DPR RI I Ketut Kariyasa Adnyana bersama tim kunjungan kerja di Pura Luhur Poten Probolinggo Jawa Timur
KUNKER: Anggota Komisi VIII DPR RI I Ketut Kariyasa Adnyana bersama Tim melakukan kunjungan Kerja spesitik ke Pura Luhur Poten, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (3/9/2026). (Foto: dpr.go.id)

Probolinggo, Jatim, baliilu.com – Anggota Komisi VIII DPR RI I Ketut Kariyasa Adnyana menilai pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Masyarakat Adat dapat menjadi momentum penting untuk memberikan kepastian hukum terhadap keberadaan tempat-tempat suci yang selama ini dijaga masyarakat adat, termasuk Pura Luhur Poten di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Kariyasa mengatakan keberadaan pura dan ruang adat masyarakat Tengger perlu mendapatkan perlindungan yang jelas agar dapat terus dilestarikan. Menurutnya, masyarakat Tengger telah memiliki tradisi dan tempat ibadah tersebut jauh sebelum Indonesia merdeka sehingga keberadaannya perlu mendapat perhatian dalam penyusunan regulasi mengenai masyarakat adat.

“Kami dari Komisi VIII menuju ke Tengger itu diberikan penjelasan, sebenarnya sudah ada sebelum Indonesia. Mereka pun sudah ada pura ini, walaupun bentuknya tidak seperti ini. Ketika banyak umat Tengger sering sembahyang di sini, pura ini menjadi diperluas dan diperlebar,” ujar Kariyasa usai mengikuti Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI ke Komunitas Hindu Tengger, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (3/9/2026).

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu mengatakan Pura Luhur Poten selama ini terus digunakan umat Hindu Tengger untuk beribadah dan secara bertahap mengalami perbaikan. Namun, status lahan pura yang berada di kawasan hutan perlu mendapatkan kepastian agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Tentu statusnya ini harus jelas. Karena bagaimanapun kalau kita melihat beberapa aset yang ada, pura-pura di seluruh Indonesia, termasuk kemarin di Rawamangun, itu sudah ada kepastian, disertifikatkan, sehingga itu sudah dimiliki oleh umat dan pengemponnya,” jelasnya.

Kariyasa mendorong agar pembahasan RUU Masyarakat Adat nantinya turut memberikan ruang bagi perlindungan terhadap tempat-tempat suci yang memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat adat. Ia menilai masyarakat Tengger merupakan salah satu komunitas yang selama ini konsisten menjaga adat, alam, hutan, serta tempat suci mereka.

Baca Juga  Komitmen Jadikan Badung Zona Hijau, Wabup Suiasa Tinjau Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Desa Mekarbuana dan Desa Mambal

“Masyarakat adat itu kan ada sebelum Indonesia merdeka dan itu menjaga kelangsungan adat-adat, menjaga hutan, menjaga tempat-tempat suci. Tentu kita inginkan nanti ketika undang-undang itu disahkan, melibatkan masyarakat adat yang ada di Tengger ini,” katanya.

Menurutnya, kepastian status Pura Luhur Poten bukan hanya menyangkut kepentingan umat Hindu Tengger dalam menjalankan ibadah, tetapi juga berkaitan dengan upaya pelestarian budaya dan lingkungan. Karena itu, perlindungan terhadap pura dan masyarakat yang menjaganya perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya mempertahankan warisan adat.

Kariyasa menambahkan, keberadaan adat dan Pura Luhur Poten juga memiliki dampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Kawasan Tengger selama ini menjadi tujuan wisata alam sekaligus wisata spiritual yang ramai dikunjungi wisatawan.

“Sekarang di sini kan wisata itu cukup ramai. Ada wisata spiritual, kemudian wisata alam dan sebagainya. Tentu tidak lepas dari rakyatnya dengan menjaga pura dan adat-adat itu sendiri,” pungkas Legislator Dapil Bali tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca