Connect with us

NEWS

Sekda Adi Arnawa Hadiri Penyerahan Bantuan BI dan Perbankan untuk Penanganan Covid-19 di Provinsi Bali

BALIILU Tayang

:

de
PENYERAHAN BANTUAN: Sekda Adi Arnawa saat menghadiri penyerahan bantuan Bank Indonesia dan Perbankan untuk Penanganan Covid-19 di Provinsi Bali di Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, Senin (16/8)

Badung, baliilu.com – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho menyerahkan bantuan sosial Bank Indonesia untuk membantu penanggulangan dampak pandemi kepada Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Senin (16/8).

Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa mewakili Pemkab Badung menghadiri penyerahan bantuan Bank Indonesia dan Perbankan untuk Penanganan Covid-19 di Provinsi Bali. Turut hadir Gubernur Bali Wayan Koster, Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya, kepala daerah se-Bali dan seluruh Badan Permusyawaratan Perbankan se-Bali.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam membangun Bali baik di bidang ekonomi dan lainnya harus bersinergi dan berkolaborasi kedepannya. Selain bisa mengendalikan Covid-19 juga untuk melaksanakan program-program pembangunan di Bali ini.

Advertisements
de

Pihaknya juga mengatakan akan mendigitalisasi pemda daerah dan swasta seperti perdagangan, pariwisata, pendidikan dan UMKM dan bekerjasama dengan bank-bank dengan melakukan pembayaran non-tunai. Diharapkan di daerah-daerah agar penggunaan uang non-tunai ini bisa ditingkatkan lagi, harapannya UMKM dapat bertahan dan berkembang tidak hanya di Bali, tetapi di nasional maupun luar negeri.

“Pandemi Covid-19 yang berlangsung sekitar 15 bulan ini berdampak cukup kuat terhadap kehidupan masyarakat di Provinsi Bali, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar pangan bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Kemarin saya mendapat kabar penurunan angka covid-19 dan memberikan optimisme bahwa Bali bisa bergerak kembali, semoga dan upaya yang kita lakukan bisa membuat perekonomian Bali melandai,” tuturnya.

Sementara itu Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, permasalahan yang terjadi di Bali masih kekurangan oksigen walaupun sudah disuplai dari luar Bali. “Kita harus punya pabrik oksigen sendiri ke depannya, sehingga kita berhenti mengandalkan oksigen dari luar yang harganya sangat mahal dan tidak tergantung dari luar. Semoga ke depannya pandemi ini segera berakhir dan saya minta kepada seluruh kepala daerah untuk bekerja lebih baik lagi dan terima kasih semuanya serta ke depan kita harus bekerja sama lagi untuk pemulihan ekonomi di Bali ini,” harapnya.

Baca Juga  Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di Badung, Sekda Adi Arnawa Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Tetap Jalani dan Taati Prokes

Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan terkait dengan bantuan dari pihak BI kepada pihaknya berupa beberapa tabung oksigen dalam rangka membantu rumah sakit yang ada baik rumah sakit pemerintah maupun swasta di Bali yang dikoordinir langsung oleh Gubernur Bali.

“Seperti yang kita tahu di Bali ini masih kurang suplai oksigen di rumah- rumah sakit di Bali. Seperti apa yang Gubernur bilang, kami di Badung juga akan membuat produk oksigen sendiri, sehingga nanti akan membeli bahannya saja. Jadi kalau sudah ada, kan kita bisa membeli bahannya saja, sehingga kita bisa buat produk sendiri oksigen itu,” ujarnya. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de

NEWS

Kadis Kesehatan Bali dr. Suarjaya: TBC Mudah dan Dapat Disembuhkan

Published

on

By

de
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya menyampaikan dengan pengobatan tepat dan waktu yang tepat, sebenarnya penderita TBC mudah dan dapat disembuhkan. ‘’Seringkali kasus penderita TBC yang tidak sembuh karena drop out minum obat,’’ terang Suarjaya usai membuka Konferensi Wilayah X PPTI Bali yang digelar di ruang Rapat Gosana III Gedung DPRD Badung, Jumat (3/12).

Lebih lanjut, Suarjaya menegaskan, memang disadari pengobatan terhadap penderita TBC jangka waktunya cukup lama dan obatnya juga cukup banyak. Hal ini kadang-kadang menimbulkan ketidakdisiplinan. Karena efeknya agak lambat, minum obat lama menyebabkan penderita itu drop out. Maka itu, di sinilah pengobatan penderita TBC membutuhkan pengawas minum obat.

Dikatakan, selama ini Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) berperan sangat aktif dalam upaya mulai dari pencegahan, penanggulangan TBC kemudian juga dalam upaya pelayanan pengobatan membantu masyarakat dalam pengawasan minum obat. ‘’Selama ini kami rasakan PPTI Wilayah Bali termasuk sangat aktif di Bali,’’ ujarnya. Hal ini karena memang baik PPTI provinsi dan kabupaten kota didukung tenaga yang memang walaupun sebagai relawan tetapi juga memiliki komitmen yang baik untuk penanggulangan TBC.

Advertisements
de

Suarjaya memaparkan penemuan kasus TBC sejak pandemi Covid-19 di Bali agak menurun, juga terjadi di Indonesia. Dan angka penemuan kasus TBC di Bali belum mencapai yang ditargetkan 44 persen, dimana baru mencapai 34 persen dalam penemuan kasus dari target yang diharapkan.

Sedangkan angka kesembuhan sangat baik, dimana penderita TBC di Bali sudah mencapai 90 persen. Artinya 90 persen orang yang terdeteksi menderita TBC diobati sudah sembuh. Hanya kita melihat ada 10 persen yang belum sembuh sehingga ini berpotensi bisa menjadi resisten dan meninggal. Ini yang harus menjadi perhatian bersama. Kasus resistensi obat pada TBC berdampak pada meningkatnya gejala yang lebih berat dan bahkan meningkatnya angka kematian. ‘’Ada datanya setiap kabupaten beda-beda, tetapi yang saya lihat penemuan tertinggi ada di Buleleng dan di Denpasar,’’ paparnya.

Baca Juga  Jaga Ekosistem Laut, Sekda Adi Arnawa Tanam Terumbu Karang dan Lepas Tukik di Pantai Nusa Dua
Kadis Kesehatan Kabupaten Badung dr. Nyoman Gunarta

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kabupaten Badung dr. Nyoman Gunarta menyampaikan dalam penanggulangan TBC perlu ada upaya-upaya lokus yang lebih intensif. Dengan adanya transformasi kesehatan di Badung termasuk salah satu lokus untuk ujicoba transformasi layanan terintegrasi antara puskesmas dan FKTP swasta dalam hal penanganan, penanggulangan TBC, maternal dan penyakit tidak menular. ‘’Artinya sekarang ini di swasta penemuan tak sampai ke catatan kita, dengan terintegrasinya kita harapkan pencapaian kita bisa lebih meningkat dengan melibatkan teman-teman di praktek swasta,’’ ujarnya.

Ditegaskan, jika memang di dokter umum tak bisa melakukan pendiagnosaan seperti cek dahak, segera dirujuk ke puskesmas agar bisa didiagnosa secara lengkap. Ini sedang dilakukan di dua tempat di Puskesmas Mengwi 1 dan Abiansemal 1. Sampai akhir Desember dievaluasi. ‘’Kalau ini berhasil meningkatkan cakupan pencapaian dalam penanganan TBC, maka semua puskesmas akan diterapkan seperti itu. Jadi akan diterapkan kolaborasi, integrasi antara puskesmas dan FKTP swasta yang ada di wilayah kerjanya,’’ papar Gunarta. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

NEWS

Erupsi Gunung Semeru, Kepala BNPB Letjen Suharyanto Menuju Kabupaten Lumajang

Published

on

By

de
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. (Foto: Ist)

Jakarta, baliilu.com – Pagi ini Minggu 5 Desember 2021, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bertolak ke Surabaya untuk mengecek langsung penanganan dampak erupsi Gunung Semeru.

“Bapak Kepala akan tiba di Surabaya pukul 08.00 pagi dan selanjutnya menggunakan jalur darat menuju Kabupaten Lumajang Jawa Timur,” demikian disampaikan Egy Massadiah, Tenaga Ahli Kepala BNPB kepada wartawan sebelum naik pesawat di Bandara Soetta Cengkareng Jakarta.

Letjen Suharyanto yang hingga kini masih menjabat Pangdam Brawijaya Jawa Timur semalam sudah memerintahkan Tim Reaksi Cepat Tanggap Darurat dan Kedeputian Logistik/Peralatan BNPB untuk memberikan dukungan penuh kepada masyarakat terdampak.

Advertisements
de

“Sejak tadi malam Bapak Kepala BNPB terus melakukan koordinasi dengan TNI Polri serta pemerintah daerah guna memastikan dukungan bantuan segera tiba dalam waktu sesingkat-singkatnya. Juga memastikan penanganan pengungsi berjalan dengan baik,” tambah Egy Massadiah.

Sebagaimana diketahui Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dilaporkan mengalami erupsi disertai memuntahkan awan panas guguran pada Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Baca Juga  Sidang Paripurna DPRD Badung, Bupati Giri Prasta Komit Lanjutkan Program Kebahagiaan Masyarakat
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ops Yustisi Prokes Polsek Dentim Sampaikan Imbauan dan Bagikan Masker

Published

on

By

de
Personel Polsek Dentim bagi-bagi masker. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Polsek Denpasar Timur secara rutin menggelar yustisi dalam penegakan dan ketaatan protokol kesehatan di wilayahnya sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 63 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 2 Corona Virus Disease di Wilayah Jawa dan Bali dan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali No. 18 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM level 2.

Seperti kegiatan Sabtu pagi 4  November  2021 sekitar pukul 09.00 Wita, Polsek Dentim menggelar yustisi di seputaran Jalan By Pas IB Mantra Dentim dengan kekuatan 10 personil gabungan dipimpin Pawas Polsek Dentim Iptu I Wayan Merta Adi, S.H.

Dalam giat ini, personel menyampaikan imbauan dan pembagian masker kepada warga. Sasaran kegiatan ini dimana sebagian masyarakat yang melakukan aktivitas pagi di sepanjang jalan By Pass IB Mantra seperti pedagang pasar, buruh pasir dan warga yang melintas.

Advertisements
de

Polri dalam hal ini terus membantu pemerintah dalam meningkatnya kesadaran masyarakat terkait ketaatan protokol kesehatan guna memutus dan mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.

“Dalam yustisi pagi ini kami memberikan 1 kali teguran kepada warga yang tanpa masker kemudian kami berikan masker secara gratis, selanjutnya memberikan 5 kali imbauan kepada warga,” Kata Pawas I Wayan Merta Adi. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Baca Juga  Jaga Ekosistem Laut, Sekda Adi Arnawa Tanam Terumbu Karang dan Lepas Tukik di Pantai Nusa Dua
Lanjutkan Membaca