Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gianyar Perkuat Literasi Digital, Kota Surabaya Jadi Percontohan

BALIILU Tayang

:

Diskominfo Gianyar
KUNJUNGAN: Diskominfo Kabupaten Gianyar saat menggelar kunjungan ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya, Kamis (21/8) pagi. (Foto: dar)

Surabaya, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar terus berupaya memberikan pelayanan publik yang prima, transparan, berkualitas, efektif, efisien, dan tidak diskriminatif. Salah satu langkah strategis yang tengah digencarkan adalah melalui digitalisasi pelayanan publik.

Namun, digitalisasi sektor layanan publik belum sepenuhnya optimal karena belum dibarengi dengan kecakapan digital masyarakat yang memadai. Menyadari hal tersebut, Pemkab Gianyar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sedang merancang model pelatihan literasi digital untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital secara aman, produktif, dan bertanggung jawab.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Diskominfo Kabupaten Gianyar menggelar kunjungan ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya, Kamis (21/8) pagi. Kegiatan ini juga melibatkan wartawan media cetak dan online di Gianyar, sehingga dapat memperluas perspektif dalam penerapan literasi digital.

Mengusung tema “Literasi Digital Bersama Masyarakat dan ASN” ini bertujuan memperkuat strategi literasi digital yang dapat diterapkan baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat luas.

Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Diskominfo Gianyar, Ni Luh Made Astiti, selaku ketua rombongan menjelaskan bahwa literasi digital merupakan kebutuhan penting di era modern.

“Literasi digital sangat penting diterapkan di zaman modern seperti sekarang ini. Kota Surabaya kami pilih sebagai tempat kunjungan bukan tanpa alasan, karena penerapan literasi digital di Surabaya sudah terbilang maju. Hal ini dapat dilihat dari layanan digital yang terintegrasi, transparansi informasi publik, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam memanfaatkan teknologi,” ujarnya.

Astiti menambahkan, kunjungan ini dilakukan untuk mencari formula yang tepat dalam memetakan tingkat literasi digital masyarakat, sehingga ke depan dapat disusun modul pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat Gianyar. Sehingga digitalisasi pelayanan publik di Gianyar benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Baca Juga  Pemkab Gianyar Gelar “Melaspas“ Pasar Rakyat Tematik Wisata Ubud Pasca-Kebakaran

“Diskominfo Gianyar telah membangun berbagai aplikasi layanan publik berbasis digital yang dapat diakses masyarakat, mulai dari layanan administrasi, informasi publik, hingga pelayanan perizinan,” ujar Astiti.

Aplikasi tersebut meliputi layanan JDIH, JDIH DPRD, LPSE, Layanan Koperasi SIMKOP, PPDB, GianyarkuAman, PPID, AmanBos, Layanan Perpustakaan dan Kearsipan, Validasi PKKPR, Layanan Pajak Daerah, layanan Siagabencana serta aplikasi lainnya.

Selain itu, Diskominfo Gianyar juga mengelelola berbagai aplikasi seperti Layanan Siap Kerja, OSS, SP4N LAPOR!, Sicantik, SIMBG dan lainnya.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Kota Surabaya Imam Mahmudi, S.T., menyampaikan selamat datang kepada rombongan dari Gianyar,  bahwa Kota Surabaya memiliki dua aplikasi besar, yakni Kantorku dan Wargaku yang menjadi tulang punggung layanan digital bagi pemerintah maupun masyarakat.

Selain itu, Kota Surabaya juga mengembangkan Broadband Learning Center (BLC) yang tersebar di 32 titik hampir di seluruh kecamatan.

“BLC hadir untuk meningkatkan literasi digital masyarakat. Di sini masyarakat bisa belajar hal-hal dasar terkait teknologi digital. Instrukturnya multitalenta dan sebagian besar adalah pegawai non-ASN,” terangnya.

Pelatihan di BLC dibuka setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 16.00 Wita, dibagi ke dalam lima sesi. Masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan dapat menyesuaikan dengan waktu yang dimiliki serta bebas memilih materi sesuai minat mereka.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan Diskominfo Gianyar dan para wartawan diajak berdiskusi mengenai berbagai program layanan aplikasi publik, kanal komunikasi digital pemerintah, hingga program literasi digital untuk ASN, pelajar, dan masyarakat umum.

Kunjungan kali ini diharapkan dapat memberikan inspirasi serta referensi praktis bagi Gianyar dalam merancang dan memperkuat program literasi digital, guna mendorong tata kelola pemerintahan berbasis teknologi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam bermedia digital yang sehat, aman, dan produktif. (dar)

Baca Juga  TMMD Ke-125 Resmi Dimulai, TNI dan Pemkab Gianyar Bangun Infrastruktur

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

GOW Badung Gandeng Wanita Islam Dorong Pengolahan Sampah Organik dari Rumah Tangga

Published

on

By

gow badung
SERAHKAN BANTUAN: Ketua GOW Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menyerahkan bantuan 80 bag komposter dan 10 paket sembako kepada PD Wanita Islam Badung di Perumahan Srinadi Residence, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Sabtu (24/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung bersinergi dengan Pimpinan Daerah (PD) Wanita Islam Kabupaten Badung untuk menggalakkan gerakan pemilahan dan pengolahan sampah organik berbasis rumah tangga.

Sebagai wujud nyata dukungan, Ketua GOW Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, menyerahkan bantuan 80 bag komposter dan 10 paket sembako kepada PD Wanita Islam Badung di Perumahan Srinadi Residence, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Sabtu (24/5).

Nyonya Yunita Alit Sucipta menyatakan, aksi ini merupakan langkah konkret mendukung program Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengatasi persoalan sampah langsung dari sumbernya. Melalui pemanfaatan bag komposter, masyarakat diharapkan dapat mandiri mengolah limbah dapur mereka menjadi pupuk organik yang bernilai guna.

“Bag komposter merupakan sarana pengolahan sampah organik yang menjadi bagian dari upaya mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Badung. Hasil olahannya juga dapat dimanfaatkan sebagai kompos untuk pupuk,” ujarnya.

Yunita Alit Sucipta menambahkan, sinergi yang kuat antara GOW dan Wanita Islam Badung menjadi motor penggerak yang efektif dalam mewujudkan penanganan sampah yang berkelanjutan. Ia juga mengimbau seluruh anggota Wanita Islam untuk menjadi agen perubahan dengan menularkan kebiasaan memilah sampah kepada warga di lingkungan sekitar mereka.

Sementara itu, Wakil Ketua Wanita Islam Kabupaten Badung, Agus Linar Simamora, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari GOW Badung. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk mengedukasi seluruh anggota agar disiplin melakukan pemilahan sampah dari rumah.

Di sela kegiatan, Agus Linar juga menginformasikan bahwa pelaksanaan kegiatan Idul Adha oleh Wanita Islam digelar secara bergilir setiap tahun di Kabupaten/Kota se-Bali. Setelah tahun 2026 ini diselenggarakan di Kabupaten Tabanan, Wanita Islam Kabupaten Badung bersiap menjadi tuan rumah pada perayaan tahun depan dan secara resmi mengundang Ketua GOW Badung untuk hadir.

Baca Juga  Pemkab Gianyar Gelar “Melaspas“ Pasar Rakyat Tematik Wisata Ubud Pasca-Kebakaran

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Wanita Islam Provinsi Bali Sri Widianingsih beserta anggota, Ketua Pimpinan Daerah (PD) Wanita Islam Kota Denpasar Eny Prasetyowati, perwakilan Kaur Perencanaan Desa Dalung, serta Kelihan Dinas Kwanji Gede Pasek Kawijaya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Lepas Fun Walk HUT Ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat

Published

on

By

fun run wasiat
LEPAS FUN WALK: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melepas peserta Fun Walk serangkaian HUT ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat (WASIAT) 1986-2026 yang dilaksanakan di Jero Gede Tainsiat, Denpasar Utara, pada Minggu (24/5) pagi. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa melepas peserta Fun Walk serangkaian HUT ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat (WASIAT) 1986-2026 yang dilaksanakan di Jero Gede Tainsiat, Denpasar Utara, pada Minggu (24/5) pagi.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Anggota DPRD Provinsi Bali, AA. Istri Paramita Dewi, Camat Denpasar Utara, I Wayan Ariyanta, seluruh keluarga besar Pasemetonan Ageng WASIAT serta undangan lainnya.

Fun Walk mengambil rute start di halaman depan Jro Gede Tainsiat ke arah timur menuju Jalan Pattimura, lalu menuju Jalan Belimbing, ke arah selatan menuju Jalan Kaliasem berlanjut ke Jalan Surapati menuju Jalan Kapten Agung, berlanjut ke Jalan Udayana lalu ke utara menuju Jalan Veteran hingga finish kembali di Jro Gede Tainsiat.

Berbaur dengan seluruh peserta Fun Walk, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengucapkan selamat Hari Jadi ke-40 kepada Keluarga Besar Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat.

“Semoga momentum spesial HUT ke-40 Keluarga Besar Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat ini dapat semakin mempererat kekompakan serta memperkuat soliditas Keluarga Besar Pasemetonan WASIAT tidak hanya di lingkup internal namun juga dalam tujuan mendukung pembangunan Kota Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya menuju Denpasar maju bernafaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam atau menyama braya saling bergotong – royong,” ujar Wawali Arya Wibawa.

Sementara Ketua Panitia Acara, Ir. AA Ngr Agung Satria Wibawa, ST., IPM., ASEAN Eng. ditemui usai acara menjelaskan Fun Walk serangkaian HUT ke-40 Pasemetonan Ageng Warih Anglurah Lanang Tainsiat 1986-2026 ini juga diisi dengan kegiatan sosial seperti donor darah dan cek kesehatan gratis dengan dibantu petugas dari RSUP. Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah.

Baca Juga  Pemkab Gianyar Gelar Upacara Peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI

“Ucapan terimakasih kami haturkan kepada Wawali Arya Wibawa dan jajaran Pemkot Denpasar yang telah hadir melepas peserta Fun Walk pada puncak perayaan HUT Pasemetonan kami yang dilaksanakan pada hari ini. Seiring dengan bertambahnya usia, Pasemetonan kami akan terus mempertajam komitmen dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya menuju Denpasar maju bernafaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam,” ungkapnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

DPD PDI Perjuangan Bali Kuatkan Perlindungan Karya dan Inovasi melalui Sosialisasi Sertifikasi HKI

Published

on

By

dpd pdi bali
KEYNOTE SPEAKER: Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Ni Putu Putri Suastini Koster sebagai keynote speaker pada acara Sosialisasi Sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang berlangsung di Ksirarnawa Art Center, Denpasar, pada Minggu, 24 Mei 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali menggelar Sosialisasi Sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ksirarnawa Art Center, Denpasar, pada Minggu, 24 Mei 2026 ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan hukum terhadap karya, kreativitas, dan inovasi, sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem inovasi yang berdaya saing di Bali.

Kegiatan ini dikoordinatori oleh I Made Suparta dan menghadirkan Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Ni Putu Putri Suastini Koster, sebagai keynote speaker.

Turut hadir sebagai narasumber Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Isya Malapraja, serta Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali.

Sosialisasi ini juga dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Alit Kesuma Kelakan, Anggota DPRD Provinsi Bali I Wayan Suwitra dan Ni Made Usmartini, Bupati Klungkung Made Satria, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, serta para pelaku usaha, UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat dari berbagai daerah di Bali.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan I Made Suparta bahwa sertifikasi kekayaan intelektual merupakan langkah strategis untuk melindungi hasil karya dari penyalahgunaan maupun klaim pihak lain.

Selain memberikan kepastian hukum bagi pencipta, pelaku usaha, seniman, dan inovator, sertifikasi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan nilai ekonomi sebuah karya sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.

Melalui sosialisasi ini, lanjut Supartha peserta mendapatkan pemahaman yang lebih luas mengenai berbagai bentuk kekayaan intelektual, mulai dari hak cipta, merek, paten, desain industri, hingga bentuk perlindungan lainnya. Kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mendaftarkan karya yang dimiliki sebagai bentuk penghargaan terhadap proses kreatif dan inovatif yang telah dihasilkan.

Baca Juga  Pemkab Gianyar Sabet Penghargaan Terbaik Pertama Nasional Kategori Capaian Skor MCP

Para narasumber memberikan pemaparan mengenai prosedur pendaftaran kekayaan intelektual, manfaat sertifikasi bagi pelaku usaha dan UMKM, serta peluang yang dapat diperoleh ketika sebuah karya memiliki perlindungan hukum yang sah. Diskusi interaktif yang berlangsung juga mengangkat berbagai tantangan dan peluang perlindungan kekayaan intelektual di era digital yang semakin berkembang pesat.

Kegiatan ini sejalan dengan semangat Bung Karno yang selalu menekankan pentingnya kemandirian, kreativitas, dan keberanian untuk menciptakan karya bagi kemajuan bangsa. Sosialisasi tersebut tidak hanya menjadi sarana edukasi bagi pelaku usaha dan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk lebih menghargai hasil pemikiran, kreativitas, dan inovasi anak bangsa.

Melalui Sosialisasi Sertifikasi Kekayaan Intelektual ini, DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya perlindungan hukum terhadap karya dan inovasi. Dengan perlindungan yang tepat, kreativitas dan inovasi dapat terus tumbuh, berkembang, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, perekonomian daerah, dan pembangunan nasional. Semangat melindungi karya anak bangsa inilah yang diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya inovasi-inovasi baru yang mampu mengharumkan Bali dan Indonesia di masa depan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca