Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Bali Bersama Ny. Putri Koster Buka Fashion Show Adi Warna Wastra Loka

Fashion Show Terbesar di Bali dan Bali Bersiap Menjadi Pusat Mode Dunia

Loading

BALIILU Tayang

:

koster
ADI WARNA WASTRA LOKA: Gubernur Bali Wayan Koster yang didampingi Ny. Putri Koster secara resmi membuka Fashion Show Adi Warna Wastra Loka pada, Sabtu, 10 Juni 2023 di GWK Badung ditandai dengan pemutaran payung secara simbolis. (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster yang didampingi Ny. Putri Koster secara resmi membuka Fashion Show Adi Warna Wastra Loka yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali pada, Sabtu (Saniscara Paing, Ukir) 10 Juni 2023 di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Badung yang ditandai dengan pemutaran payung secara simbolis sebagai penanda berputarnya candra atau alat pemintal benang tradisional Bali.

Pembukaan Fashion Show Adi Warna Wastra Loka dihadiri langsung oleh Ibu – ibu dari OASE – Kabinet Indonesia Maju, yaitu Ibu Siti Faridah Pratikno, Ibu Endang Budi Karya, Ibu Lilik Umi Abdul Halim Iskandar, Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, dan Ibu Ratna Mirah Arifin serta dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra beserta Ibu, hingga Bupati/Walikota se-Bali beserta Ibu dengan menggunakan busana Endek Bali.

Gubernur Bali dalam sambutannya menyampaikan pertama izinkan Saya sedikit bernostalgia di tempat yang megah dan indah ini, tepatnya tanggal 15 Nopember 2022 di tempat ini dilaksanakan gala dinner para tamu negara peserta KTT Presidensi G20. Semua Kepala Negara hadir menggunakan busana Endek Bali. Oleh sebab itu, Saya menggunakan busana Endek Bali hari ini yang mirip-mirip seperti yang digunakan oleh Kepala Negara untuk mengingatkan memori peristiwa langka pertemuan KTT Presidensi G20 di Bali, yang menurut hitungan Saya rasanya baru pertama dan itu kesempatannya tiba saat Saya menjadi Gubernur Bali.

Malam ini Kita bersyukur sekali, berbahagia sekaligus juga bangga, kalau 15 Nopember 2022 megah karena dihadiri oleh Kepala Negara terpenting di dunia yang menguasai ekonomi dunia. Malam hari ini Kita menyelenggarakan acara megah, karena ada fashion show Dekranasda Provinsi Bali yang menampilkan para desainer bertalenta dari anak-anak muda Bali.

Ini adalah satu momentum yang baru pertama terlaksana di Provinsi Bali. Tentu ini berkat arahan dari Ibu – ibu dari Dekranas Pusat kepada Dekranasda Provinsi Bali dan kewajiban Saya sepenuhnya sebagai Gubernur untuk mendukung acara yang sangat baik seperti ini, karena ini bagian dari hilirisasi pembangunan di Bali dalam berbagai sektor, khususnya sektor kerajinan rakyat dan ekonomi kreatif.

Bali memiliki kekayaan, keunikan dan keunggulan tradisi seni, budaya dan kearifan lokal yang diwariskan oleh leluhur sebagai warisan adi luhung yang harus dijaga, diwariskan, dilestarikan, dikembangkan dan diberdayakan. Nomor satu harus dilestarikan sebagai upaya untuk memuliakan karya adi luhung warisan leluhur Bali dan tetua Bali yang luar biasa. Selanjutnya dikembangkan agar dia terus bisa bertahan dan maju, dan diberdayakan supaya warisan ini bisa memberi manfaat ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali.

Baca Juga  Gubernur Koster Kembali Tata Perangkat Daerah Guna Wujudkan Reformasi Birokrasi yang Efektif, Efisiensi dan Akuntabel

Itulah sebabnya pembangunan Bali dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru telah mengimplementasikan salah satu program unggulan, diantaranya adalah penggunaan produk lokal Bali dengan Peraturan Gubernur Nomor 99 Tahun 2018, kemudian juga Surat Edaran Gubernur Bali yang mendorong agar menggunakan produk lokal baik pertanian, perikanan dan industri lokal Bali.

Kita punya modal warisan yang luar biasa, Kita punya sumber daya manusia bertalenta yang luar biasa, selama ini belum mendapat ruang yang memadai untuk tampil secara berkelas di panggung nasional maupun panggung dunia. Tetapi kali ini Kami mendorong agar para talenta muda, baik para perajin, pelaku usaha, kemudian para desainer serta para model tampil dengan ruang yang Kami berikan.

Dulu orang Bali memiliki kekayaan keunggulan yang luar biasa, namun terpendam tidak dapat tampil, sekarang Kita tampil dengan penuh kemuliaan, tidak saja akan berdampak pada kemajuan lokal Bali tapi juga akan menjadi satu penanda Bali Era Baru yang dilirik oleh masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia. Itulah sebabnya acara yang dilaksanakan di Garuda Wisnu Kencana yang merupakan obyek wisata nasional dan dunia akan menyebarkan berita baik acara fashion pagelaran Adi Warna Wastra Loka. 1

Saya sangat mendukung arahan Ibu – ibu OASE yang dilaksanakan oleh Dekranasda Provinsi Bali dan Kami memang memberikan dukungan konkret berupa anggaran yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali. Kami melihat perkembangannya luar biasa, ternyata para desainer Kami itu luar biasa. Tempo hari tampil di Tokyo, tampil di Paris dengan penuh kualitas yang bisa dibanggakan, tidak saja masyarakat Bali, tetapi masyarakat dunia. Sampai-sampai Christian Dior melihat hasil karya orang Bali ini sangat luar biasa.

Baca Juga  Putri Koster Ikut Latihan Bersama Sekaa Gong SMKN 5 Denpasar

Pagelaran fashion Adi Warna Wastra Loka memberikan ruang panggung untuk menampilkan karya-karya terbaik para desainer yang dibawakan oleh para model. Jadi produknya produk lokal Bali, yang mendesain juga orang Bali, yang jadi model juga orang Bali. Supaya Kita melihat tidak hanya model dari luar, tetapi juga melihat model – model orang Bali yang ternyata tidak kalah dari model nasional dan model internasional.

Oleh karena itu Kami sangat berharap kegiatan dan event seperti dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi para perajin talenta di Bali sekaligus menjadi bagian dari pada mengembangan ekonomi kreatif yang menjadi bagian pengembangan transformasi ekonomi Bali melalui Ekonomi Kerthi Bali yaitu ekonomi kreatif dan digital.

“Ini adalah suatu upaya nyata untuk mendukung pembangunan perekonomian. Itulah sebabnya Saya tidak ada ragu lagi untuk membantu kegiatan ini sebagai upaya untuk memajukan seni, budaya dan kearifan lokal Bali yang sekaligus menjadi bagian untuk membangun perekonomian masyarakat Bali,” jelas Gubernur Bali, Wayan Koster.

Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster menghaturkan terimakasih dari ketulusan hati yang paling dalam kepada Bapak Gubernur Bali. Bapak Gubernur Bali sangat antusias ketika Saya menyampaikan gagasan kegiatan ini dengan tujuan untuk mengangkat talenta – talenta muda kita ke depan, sehingga para desainer Kita, top model Kita, penenun Kita dan semua ekosistem yang ada di lingkungannya terangkat dan menjadi sejahtera.

Titiang juga tidak lupa menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Garuda Wisnu Kencana. Managemen GWK begitu antusias, seperti gayung bersambut. Ketika Saya menyampaikan ada impian para desainer Bali yang baru saja mengembangkan sayapnya. Lalu dari management GWK menyampaikan, Ibu silahkan pakai tempat ini tanpa biaya. Itu sinergi yang luar biasa dan menandakan managemen GWK memiliki kepedulian dengan talenta-talenta muda di Bali, tidak hanya talenta desainernya, top modelnya, tetapi juga senimannya.

“Pagelaran fashion show Adi Warna Wastra Loka ini tiada lain agar kedepannya para desainer mempunyai wadah yang cukup untuk menuangkan ekspresi kreativitas mereka dengan harapan menjadi trendsetter untuk dunia mode, khususnya yang ada di Bali, nusantara, bahkan suatu saat kelak menjadi salah provinsi di Indonesia menjadi Pusat Mode Dunia,” ujar Ny. Putri Koster.

Baca Juga  Jalan Panjang Dunia Seni Ny. Putri Koster, Peduli Keseimbangan Seni Tradisional dan Modern di Bali

Pada kesempatan ini juga hadir pengurus Dekranas Pusat yang kebetulan kemarin hadir menemani Ibu Negara. Terima kasih Ibu – ibu dari OASE-KIM yang telah berkenan hadir dan memberikan semangat kepada anak – anak Kami. Tidak lupa juga Saya mengucapkan terimakasih kepada mentor dari anak-anak desainer Bali, Bung Samuel Watimena yang sudah begitu dengan ikhlas membagikan ilmu dan pengalaman beliau, karena ilmu pengalaman adalah guru yang terbaik. Semoga dengan kehadiran kita bersama, Bapak Ibu menyaksikan karya – karya mereka bersama, walaupun belum dapat dikatakan adi luhung karya mereka, tetapi paling tidak sudah membangkitkan semangat Kita untuk memantaskan diri dengan busana-busana yang pantas.

Di akhir sambutannya, Ny. Putri Koster mengajak masyarakat Bali, mari Kita bikin busana – busana seperti para penglingsir Kita dulu. Karena tubuh Kita adalah karunia Tuhan, mari berikan dia busana-busana yang terindah semasih hayat di kandung badan. “Fashion show Adi Warna Wastra Loka ini menghadirkan 9 busana tradisional payas pengantin yang akan dihadirkan oleh Tu Rah Mayun penata rias Kita, serta menghadirkan hasil karya busana modern,” tutup pendamping Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Fashion Show Adi Warna Wastra Loka menampilkan Body & Mind dari Dayu Karang dengan karya Dewangga, Vinaya Boutique dari Jung Sas dengan karya Nila Angsana, Looka Swarna dari Devi Indah Bestari dengan karya Fairytale from The West, Lusi Damai dari Lusi Damayanti dengan karya Seroja Dahayu, Jineng dari Aditya Wahyudi dengan karya Tridatu Jayaning Singasana, Tude Togog dengan karya Ayana, SA.GA.RA dari Toni Megantara dengan karya Pangoh Taji, Gede Yudi Design dengan karya Ratna Kanta, Wastara BPD dari Dode Moneko dengan karya Ganika Bina Diksha, Dewi Anyar dengan karya The Earthsian, WIKS BENS dari Subena Putra dengan karya Wana Loka, Shima dari Ni Wayan Sumiati dengan karya Palm & Tropical, Ipong Design dari Ni Made Wirathi dengan karya Bumandhala Dakara, dan Taksu dari I Ketut Adi Mariana dengan karya Sekar Jagat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo Ingin Salurkan Rp 400 Triliun pada 2027: Gerakkan Ekonomi Rakyat dari Daerah

Published

on

By

Presiden Prabowo Sampaikan Sambutan di Rakornas TPAKD
RAKOR: Presiden Prabowo Subianto pada Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada Kamis, 22 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keinginannya untuk meningkatkan penyaluran kredit rakyat hingga Rp 400 triliun pada 2027 guna menggerakkan ekonomi dari daerah. Pembiayaan tersebut menyasar petani, nelayan, masyarakat pedesaan, daerah terpencil dan tertinggal, serta kelompok berpenghasilan rendah di perkotaan.

“Di tahun yang akan datang, rencana kita, sasaran kita insyaallah terwujud, saya ingin menyalurkan Rp 400 triliun kepada para petani, nelayan, dan mereka-mereka yang berada di pedesaan, dan di daerah-daerah terpencil, dan daerah-daerah yang tertinggal, juga di daerah-daerah perkotaan yang mereka yang berpenghasilan rendah,” ujar Presiden dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Presiden Prabowo mengapresiasi penyaluran kredit yang mencapai sekitar Rp 53 triliun dengan penerima manfaat sekitar dua juta warga. Presiden menginginkan agar jangkauan pembiayaan tersebut terus diperluas untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa perluasan kredit merupakan bagian dari upaya memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat di seluruh daerah. “Kita akan fokus sekarang untuk menggerakkan ekonomi. Tidak hanya di atas, kita mau menggerakkan ekonomi dari bawah, dari daerah-daerah. Dan semua daerah akan kita bangun,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa kekuatan ekonomi nasional harus dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk mereka yang bekerja dan menjalankan usaha untuk menopang penghasilan keluarga.

“Kekuatan ekonomi bangsa yang sesungguhnya harus dirasakan oleh rakyat secara nyata, oleh petani di desa-desa, oleh nelayan di pesisir, oleh pedagang di pasar-pasar, oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, oleh ibu-ibu yang berjuang membantu ekonomi keluarganya,” ucapnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Bertemu Manajemen Rumah Mode Christian Dior

Presiden Prabowo menekankan bahwa kesejahteraan harus tercermin dalam peningkatan penghasilan riil masyarakat dan daya beli setiap keluarga. Hal tersebut menjadi arah kebijakan ekonomi yang diperjuangkan pemerintah.

“Kesejahteraan tidak boleh hanya menjadi kata-kata slogan. Arti sesungguhnya dari kesejahteraan adalah bahwa penghasilan rakyat secara riil, secara nyata harus meningkat, harus meningkat. Bahwa setiap keluarga harus memiliki daya beli yang nyata,” tegas Presiden dikutip dari laman presidenri.go.id.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Presiden mengingatkan tanggung jawab pemerintah pusat hingga daerah dalam menjaga dan mengelola kekayaan Indonesia. Menurutnya, pengamanan sumber daya alam dapat memperbesar kemampuan negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sumber alam Indonesia harus dijaga, harus dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat kita,” ujarnya.

Presiden juga mengingatkan para kepala daerah bahwa kesejahteraan rakyat merupakan kebanggaan dalam menjalankan kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa seluruh potensi bangsa harus diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut.

“Seluruh potensi kita adalah untuk memperkuat tujuan kita, rakyat kita sejahtera. Saya mau jadi presiden untuk lihat rakyat saya sejahtera,” kata Presiden Prabowo.

Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas arah kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo yang menempatkan ekonomi rakyat sebagai fondasi kekuatan nasional. Melalui perluasan pembiayaan hingga Rp400 triliun pada 2027, pemerintah ingin membuka lebih banyak kesempatan usaha, memperkuat ekonomi keluarga, dan memastikan pembangunan menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

Bagi Presiden Prabowo, ekonomi yang kuat bukan hanya ekonomi yang tumbuh tinggi, tetapi ekonomi yang membuat rakyat semakin sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jambore KSPAN 2026, Pemkab Buleleng Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan dalam Pencegahan HIV/AIDS

Published

on

By

Jambore KSPAN Buleleng 2026 di Pancasari
JAMBORE: Pelaksanaan Jambore Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) Kabupaten Buleleng Tahun 2026 yang dilaksanakan di Wisma Nangun Kerti, Desa Pancasari, Rabu-Kamis (21-22 Oktober 2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mendorong peran generasi muda dalam meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan serta pencegahan HIV/AIDS. Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Jambore Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) Kabupaten Buleleng Tahun 2026 yang dilaksanakan di Wisma Nangun Kerti, Desa Pancasari, Rabu-Kamis (21-22 Oktober 2026).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi para siswa untuk menambah wawasan, bertukar pengalaman, serta memperkuat kepedulian terhadap isu HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan informasi yang benar dan membangun lingkungan pergaulan yang sehat di sekolah maupun masyarakat.

Mewakili Wakil Bupati Buleleng selaku Ketua Pelaksana Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Buleleng, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, S.Pd., M.A.P., menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menjauhi perilaku berisiko.

“Melalui Jambore KSPAN ini, saya berharap seluruh peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat secara sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan tidak berhenti belajar. Manfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengetahuan, memperluas pertemanan, serta membangun keberanian dalam menyampaikan informasi yang benar kepada teman sebaya. Jadilah generasi muda yang cerdas, berkarakter, peduli terhadap sesama, dan mampu menjadi contoh positif di lingkungan masing-masing,” pesannya.

Ia juga berharap semangat yang diperoleh selama jambore tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa diharapkan mampu menjadi pelopor edukasi kesehatan remaja serta ikut menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas stigma terhadap orang yang hidup dengan HIV.

Baca Juga  Sambangi Pulau Samosir, Ny. Putri Koster Disambut Hangat Warga dengan Tari Tor-Tor

Salah seorang peserta, Komang Nila Handayani, mengaku senang dapat mengikuti Jambore KSPAN Kabupaten Buleleng Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperoleh pengetahuan baru sekaligus bertemu dengan siswa dari sekolah lain yang memiliki kepedulian serupa.

“Senang sekali bisa ikut jambore ini karena kami tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga bisa bertukar pengalaman dengan teman-teman dari sekolah lain. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar semakin banyak siswa yang memahami pentingnya menjaga kesehatan, menjauhi narkoba, dan tidak memberikan stigma kepada orang yang hidup dengan HIV,” ungkapnya.

Sementara itu, peserta lainnya, Kadek Indra Kresna Yudistira, berharap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama jambore dapat dibagikan kembali kepada teman-teman di sekolahnya. Ia juga berharap semakin banyak generasi muda yang berani mengambil peran dalam menyebarkan edukasi kesehatan secara positif.

“Harapan saya, setelah mengikuti kegiatan ini, kami bisa menerapkan ilmu yang didapat dan membagikannya kepada teman-teman di sekolah. Saya juga ingin semakin banyak siswa yang peduli, saling mendukung, dan berani menyampaikan informasi yang benar tentang HIV/AIDS dan bahaya narkoba. Semoga kegiatan ini membuat kami semakin semangat untuk belajar dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar,” tuturnya.

Melalui pelaksanaan Jambore KSPAN Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap kesadaran dan partisipasi generasi muda dalam upaya pencegahan HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba semakin meningkat. Keterlibatan aktif para siswa diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun generasi muda yang sehat, berpengetahuan, serta memiliki kepedulian sosial yang kuat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Padukan Seni dan Kelestarian Alam, Pemkab Badung dan PPBI Sukses Gelar Kontes Bonsai Skala Nasional

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Buka Kontes Bonsai dan Suiseki Badung 2026
PAMERAN BONSAI: Bupati Wayan Adi Arnawa bersiap menancapkan tanda pemenang usai membuka Kontes dan Pameran Nasional Pesona Bonsai dan Suiseki Badung 2026 di Lapangan Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Kabupaten Badung, Rabu (21/10). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Kontes dan Pameran Nasional Pesona Bonsai dan Suiseki Badung 2026 menjadi langkah nyata dalam memadukan pelestarian lingkungan, pengembangan seni, sekaligus penguatan daya tarik pariwisata daerah. Kegiatan yang mengusung tema “Seni Alam dan Tradisi” ini dibuka secara resmi oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Lapangan Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Rabu (21/10).

Pameran berskala nasional ini menghadirkan daya tarik luar biasa dengan melibatkan sedikitnya 850 peserta yang datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Kehadiran ratusan penghobi dan kolektor ini menjadikan Puspem Badung sebagai pusat perhatian para pecinta seni tanaman kerdil tingkat nasional sepanjang pekan ini.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi penyelenggaraan pameran tersebut. Menurutnya, pameran ini tidak sekedar menjadi ajang perlombaan keindahan tanaman, namun memiliki nilai edukasi lingkungan yang tinggi serta potensi ekonomi kreatif yang menjanjikan lewat kehadiran peserta dari berbagai wilayah Nusantara. Seni bonsai dinilai sebagai medium pelestarian yang efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kekayaan hayati.

“Bapak dan Ibu yang selama ini merawat pohon-pohon ini merupakan pahlawan lingkungan. Bonsai menjadi bagian dari pelestarian sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal berbagai jenis pohon yang ada di alam kita,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Badung melaporkan bahwa partisipasi 850 peserta pada tahun ini mencerminkan tingginya antusiasme komunitas bonsai dan suiseki di tanah air. Kunjungan para peserta dari luar daerah ini diyakini memberikan dampak positif (multiplier effect) terhadap sektor pariwisata lokal, terutama dalam meningkatkan tingkat hunian akomodasi perhotelan serta menggerakkan aktivitas ekonomi UMKM di Kabupaten Badung.

Baca Juga  Gubernur Koster Kembali Tata Perangkat Daerah Guna Wujudkan Reformasi Birokrasi yang Efektif, Efisiensi dan Akuntabel

Pameran yang dihadiri Ketua umum PBBI Pusat dan Korwil PBBI Bali ini diharapkan menjadi ruang apresiasi, edukasi, dan pertukaran pengetahuan antar-penggemar sekaligus memperkuat citra pariwisata Badung yang berbasis seni alam dan kebudayaan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca