Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Dorong Penguatan Perlindungan Masyarakat Adat, Baleg DPR RI Optimis RUU Tuntas 2026

BALIILU Tayang

:

Gubernur Koster beri masukan RUU Masyarakat Hukum Adat dalam Kunjungan Kerja Badan Legislatif DPR RI
KUNKER: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima Kunjungan Kerja Badan Legislatif DPR RI di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali pada Kamis (7/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memberikan masukan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Masyarakat Hukum Adat dalam Kunjungan Kerja Badan Legislatif DPR RI di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali pada Kamis (7/5).

Usut punya usut RUU tentang Masyarakat Hukum Adat telah dirancang sejak 20 tahun silam namun masih belum bisa terselesaikan karena satu dan lain hal.

Meski demikian Wayan Koster mendukung penuh kelanjutan pembahasan RUU yang mengatur tentang masyarakat adat di Indonesia tersebut.  Menurutnya RUU tentang masyarakat hukum adat sangat penting dan strategis sebagai payung hukum dalam mengakui, melindungi, merawat dan memberdayakan keberadaan masyarakat adat di seluruh daerah di Indonesia.

“RUU ini dapat memberikan kepastian hukum dan jaminan terhadap hak-hak masyarakat adat,” ujarnya.

Koster menjelaskan bahwa di Bali sendiri Desa Adat telah diatur secara spesifik dan rinci melalui Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali. Perda tersebut menjadi strategis untuk memperkuat kedudukan, fungsi dan kewenangan Desa Adat di Bali.

“Desa adat di Bali merupakan warisan secara turun-temurun yang sudah ada sejak awal Masehi. Jadi harus dilestarikan. Saat ini di Bali sudah ada 1.500 Desa Adat, 636 Desa dan 80 Kelurahan,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan Desa Adat di Bali berfungsi untuk menangani, menjaga dan merawat adat-istiadat, seni, budaya serta kearifan lokal Bali serta menyelenggarakan upacara adat yang berkaitan dengan tata-titi/tatanan kehidupan masyarakat Bali.

Kemudian secara umum Koster menyampaikan bahwa substansi yang diatur dalam RUU sudah cukup memadai. Namun ia mengusulkan agar RUU tersebut dikaji menjadi RUU tentang Masyarakat Adat. Menurutnya Masyarakat Hukum Adat lebih bersifat konstitutif terkait kesatuan masyarakat hukum adat sedangkan masyarakat adat bersifat generik dan memiliki makna yang lebih luas.

Baca Juga  WTP 11 Kali Berturut-turut, Gubernur Koster: Administrasi Pemprov Bali Lengkap, Transparan, Akuntabel dan Berkualitas

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Legislatif DPR RI, Ahmad Iman Sukri menyampaikan bahwa RUU tentang Masyarakat Hukum Adat merupakan RUU usulan DPR RI sebagaimana tercantum dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Nasional Tahun 2026.

“Atas arahan pimpinan DPR RI kita akan kebut RUU masyarakat adat ini mudah-mudahan tidak ada hambatan,” jelas Uman Sukri.

Ia optimis RUU tentang Masyarakat Hukum Adat dapat diselesaikan di Tahun 2026 ini sebagai dasar hukum untuk mengakui dan menghormati kesatuan masyarakat hukum adat bersama dengan hak-hak tradisionalnya.

Dalam kesempatan tersebut Badan Legislatif DPR RI juga menerima masukan dan pendapat dari berbagai tokoh adat, akademisi, ketua adat (bendesa) hingga lembaga adat dari Kabupaten/Kota di Bali.(gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Semarak HUT Ke-81 TNI, Kodam IX/Udayana Hadirkan Bazar Pasar Murah untuk Ringankan Beban Masyarakat

Published

on

By

Bazar Murah Kodam IX/Udayana dalam rangka HUT ke-81 TNI di Denpasar.
BAZAR MURAH: Kodam IX/Udayana menggelar Bazar Pasar Murah secara serentak di tiga wilayah, yakni Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Bali; Asmil Gebang Mataram, NTB; dan Lapangan Asten Kuanino, Kupang, NTT, Selasa (22/9/2026). (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, Kodam IX/Udayana menggelar Bazar Pasar Murah secara serentak di tiga wilayah, yakni Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Bali; Asmil Gebang Mataram, NTB; dan Lapangan Asten Kuanino, Kupang, NTT, Selasa (22/9/2026).

Di Bali, kegiatan dipimpin langsung Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ratusan warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh berbagai kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau. Selain bazar, kegiatan juga dirangkaikan dengan Bakti Sosial Kesehatan dan akan berlangsung selama dua hari.

Bazar Pasar Murah tersebut merupakan bagian dari kegiatan serentak yang digelar Mabes TNI bersama seluruh jajaran TNI di Indonesia dalam rangka HUT ke-81 TNI. Pembukaan secara terpusat dilaksanakan melalui Video Conference (Vidcon) dari Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, oleh Wakil Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Susi Tandyo Budi.

Dalam sambutannya, Ny. Susi Tandyo Budi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pasar murah secara serentak di seluruh jajaran TNI. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan dapat dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan dialog dan pemantauan secara langsung melalui Vidcon dengan sejumlah satuan jajaran TNI yang turut menyelenggarakan Bazar Pasar Murah dalam rangka HUT ke-81 TNI.

Bazar Pasar Murah di Kodam IX/Udayana turut dihadiri Gubernur Bali I Wayan Koster bersama sejumlah unsur Forkopimda Provinsi Bali, Kasdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam, para Danrem jajaran Kodam IX/Udayana, para Asisten, para Komandan dan Kabalak jajaran Kodam IX/Udayana, Ketua Dharma Pertiwi Daerah “J”, serta anggota Persit KCK, Jalasenastri dan PIA Ardhya Garini.

Baca Juga  WTP 11 Kali Berturut-turut, Gubernur Koster: Administrasi Pemprov Bali Lengkap, Transparan, Akuntabel dan Berkualitas

Selain menyediakan berbagai kebutuhan pokok, kegiatan juga menampilkan produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari satuan-satuan jajaran Kodam IX/Udayana. Masyarakat juga mendapatkan layanan Bakti Sosial Kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah. Suasana kegiatan semakin semarak dengan hiburan musik yang dipersembahkan Ajendam IX/Udayana.

Pangdam IX/Udayana bersama Gubernur Bali turut meninjau sejumlah stan UMKM, berdialog dengan masyarakat sekaligus berbelanja produk yang tersedia. Pangdam menjelaskan bahwa UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut berasal dari Kodim-Kodim dan Satuan jajaran Kodam IX/Udayana.

“Kita berharap Bazar Pasar Murah ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya ibu-ibu, dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti sembako. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang telah kami siapkan,” ujar Pangdam IX/Udayana.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menambahkan, Bazar Pasar Murah dan Bakti Sosial Kesehatan ini merupakan wujud kepedulian TNI yang dihadirkan secara langsung di tengah masyarakat dalam momentum HUT ke-81 TNI. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan serta mendukung produk UMKM binaan satuan jajaran Kodam IX/Udayana.

“Semangat HUT ke-81 TNI kami maknai dengan menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kami berharap kehadiran Kodam IX/Udayana melalui pasar murah, pelayanan kesehatan dan pemberdayaan UMKM ini dapat semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata,” ujar Kapendam. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Bagus Alit Sucipta Ikuti Prosesi Ngetus Ida Betara Tapakan di Pura Dalem Korya

Published

on

By

Wabup Alit Sucipta mengikuti Prosesi Ngetus Ida Batara Tapakan di Pura Dalem Korya.
NGETUS IDA BATARA TAPAKAN: Wabup Bagus Alit Sucipta bersama anggota DPRD Kabupaten Badung, Putu Yunita Oktarini, hadiri Prosesi Ngetus Ida Batara Tapakan di Pura Dalem Korya, Banjar Kedampal, Desa Adat Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Senin (21/9/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama anggota DPRD Kabupaten Badung, Putu Yunita Oktarini, larut dalam Prosesi Ngetus Ida Batara Tapakan di Pura Dalem Korya, Banjar Kedampal, Desa Adat Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Senin (21/9/2026).

Prosesi sakral ini dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Lebah Banjar Kedampal, Ida Cokorda Mengwi XIII, serta Mangku Pura Prajapati Jero Mangku Joti. Rangkaian upacara juga dihadiri Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan beserta unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Abiansemal Dauh Yeh Cani, Bendesa Adat Abiansemal, tokoh masyarakat I Wayan Muntra dan seluruh krama pengempon pura.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta bersama Putu Yunita Oktarini dan krama melaksanakan persembahyangan bersama demi memohon kelancaran, ketertiban, dan kerahayuan jagat selama rangkaian karya suci berlangsung.

Dalam sambutan singkatnya, Wabup Bagus Alit Sucipta mengapresiasi semangat kebersamaan krama pengempon Pura Dalem Korya. Menurutnya, pelaksanaan karya ini tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga menjadi pilar penting dalam melestarikan adat, seni, dan budaya Bali.

“Melalui pelaksanaan karya seperti ini, kita tidak hanya menjalankan kewajiban keagamaan, tetapi juga turut menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur. Karena itu, semangat kebersamaan dan gotong-royong harus terus dipertahankan,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada krama agar senantiasa menjaga persatuan, keharmonisan, serta semangat menyama braya dalam kehidupan bermasyarakat guna menghadapi perkembangan zaman.

Sementara itu, Manggala Karya Pura Dalem Korya, I Nyoman Tastra, menyampaikan terima kasih atas dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Badung yang telah menggelontorkan anggaran hibah induk tahun 2026 sebesar Rp 777 juta lebih. Bantuan finansial tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk penataan pura serta menyokong rangkaian upacara pemahayu yang puncaknya berlangsung hingga Purnamaning Kanem tanggal 24 November 2026 mendatang.

Baca Juga  Menkumham Berikan Gubernur Koster Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual untuk Buku “Ekonomi Kerthi Bali”

Pihak pengempon juga berterima kasih kepada Pemerintah Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani atas bantuan penataan sarana prasarana dan perbaikan gong. I Nyoman Tastra berharap sinergi kuat antara masyarakat dan pemerintah ini dapat terus berlanjut demi kelestarian adat dan budaya Bali. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wujudkan Masyarakat Sehat dan Bahagia, Pemkab Badung Gelar Gebyar GENTA 2026

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta membuka Gebyar GENTA 2026 di Desa Dalung
BUKA GENTA 2026: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta membuka GENTA Tahun 2026 di Wantilan Pura Dalem Kahyangan, Banjar Tegal Jaya, Desa Dalung, Selasa (22/9/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta resmi membuka Gebyar Gerakan Terpadu Nak Badung Sehat (GENTA) Tahun 2026 di Wantilan Pura Dalem Kahyangan, Banjar Tegal Jaya, Desa Dalung, Selasa (22/9). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan akses layanan sekaligus mengedukasi warga terkait program strategis kesehatan.

Rangkaian pelayanan kesehatan yang dihadirkan dalam Gebyar GENTA mencakup pemeriksaan gratis, konsultasi dokter umum dan gigi, pelayanan kesehatan jiwa oleh spesialis dan psikolog, skrining penyakit dalam, serta edukasi gizi seimbang. Program pencegahan juga diperkuat lewat vaksinasi HPV bagi siswi sekolah dasar (BIAS) serta vaksinasi pneumonia bagi lansia yang memenuhi indikasi.

Sebagai bagian dari program unggulan Mantap Nak Badung, Bupati Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan nutrisi bagi anak terindikasi stunting, penderita penyakit ginjal, serta penyandang disabilitas. Diberikan pula penghargaan Usia Harapan Hidup (UHH) bekerja sama dengan BPD Bali bagi warga berusia 75 tahun ke atas, serta penghargaan bagi dokter dan perawat atas dedikasi mereka saat bencana gempa bumi di NTT.

Pada kesempatan ini, Bupati Adi Arnawa turut menyapa secara daring warga di wilayah Dalung Permai yang sedang menerima pelayanan jompo/sakit di rumah lewat program Home Care Nak Badung Sehat.

Berdasarkan data periode Januari hingga Agustus, tercatat layanan home care telah menjangkau 1.885 layanan, layanan Sigap mencapai 1.796 layanan, serta Gawat Darurat sebanyak 1.606 layanan. Layanan tersebut, termasuk lansia hingga usia 103 tahun, menunjukkan aksi nyata dari visi pemerintah.

“Program ini tentu sangat berguna dan bermanfaat sekali buat masyarakat kita. Oleh karena itulah maka melalui gerakan terpadu ini, saya berharap ini akan tetap secara konsisten akan terus berlanjut. Disamping dalam rangka memberikan pelayanan jemput bola, sekaligus mengedukasi masyarakat kami yang ada di Badung untuk memahami dan mengetahui program kita,” ujar Adi Arnawa.

Baca Juga  Gubernur Koster Buka Bulan Bung Karno VII Tahun 2025: Satukan Semangat Nasionalisme dan Kearifan Lokal Bali

Sementara itu, Kadis Kesehatan Badung Bagus Padma Puspita melaporkan bahwa gebyar ini merupakan wujud misi kedua Pemda untuk meningkatkan kualitas kehidupan krama di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Gebyar ini diisi oleh 25 kegiatan lintas OPD dan melibatkan BPJS.

“Terima kasih untuk Desa Dalung yang telah membantu kegiatan ini dan harapannya ke depan di seluruh 6 kecamatan dan di masing-masing desa kita bisa bergerak seperti ini simultan bersama, berkolaborasi. Mungkin harapan ke depan masyarakat kita hidupnya bisa kualitas tidak hanya kesehatan, masyarakatnya juga, kualitas pendidikan, dan kualitas lainnya,” ucapnya.

Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat memanfaatkan ragam rangkaian acara seperti aktivitas fisik berupa senam Lansia dan pengukuran kebugaran, pemeriksaan kesehatan gratis seperti Cek Kesehatan, EKG Jantung, pemeriksaan mata, gigi dan mulut, kulit, hingga kesehatan jiwa. Tersedia pula layanan ibu dan anak yang mencakup kelas ibu hamil, Posyandu siklus hidup, imunisasi/vaksinasi, konseling gizi, Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer (Yankestradkom) yang melibatkan Gotra Pangusada Bali hingga “Pojok Jamu” yang bermutu. Kegiatan ini juga melibatkan UMKM pangan lokal yang telah mengantongi izin PIRT, serta pelayanan aktivasi JKN dan IKD oleh Disdukcapil serta perlinsos oleh Dinsos.

Turut hadir pimpinan OPD terkait, Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta, Organisasi Kewanitaan, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa, Perbekel Desa Dalung I Gede Putu Arif Wiratya, serta perwakilan siswa SD, SMP, dan SMA se-Kuta Utara. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca