Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Lakukan Groundbreaking Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali

Mahakarya Ini Dipersembahkan Sebagai Warisan Nan-Abadi Sepanjang Jaman kepada Generasi Penerus Bali

Loading

BALIILU Tayang

:

gubernur
Gubernur Bali Wayan Koster (tengah) secara bersama-sama dari kiri Kapolda Bali, Ketua DPRD Bali, Wakil Ketua DPRD Bali dan Danrem IX Wirasatya menekan tombol tanda dimulainya pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali. (Foto: gs)

Buleleng, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster melaksanakaan peletakan batu pertama groundbreaking pembangunan Taman Teknologi Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali di ketinggian 1.521 meter dari permukaan laut atau total ketinggian tower menjadi  1.636 meter, pada Sabtu (Saniscara Kliwon Krulut) 23 Juli 2022 di Desa Adat Amerta Sari, Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada, Buleleng-Bali.

Pelaksanaan peletakan batu pertama hari ini sebagai tanda dimulainya pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali. Upakara niskala peletakan batu pertama dipuput oleh Ida Sri Bhagawan Putra Natawangsa Pemayun. Sebelum acara peletakan batu pertama terlebih dahulu dilakukan upacara matur piuning dan memohon restu agar pembangunan tower berjalan dengan lancar aman dan sukses. Matur piuning dilaksanakan di 15 pura yaitu Pura Yeh Ketipat, Pura Ulundanu Beratan, Pura Ulundanu Buyan, Pura Ulundanu Tamblingan , Pura Segara Penimbangan, Pura Meduwe Karang, Pura Penegil Dharma, Pura Puncak Sinunggal, Pura Indra Kila, Pura Ulundanu Batur, Pura Puncak Penulisan, Pura Puncak Mangu, dan Pura Khayangan Desa Amerta Sari.

Hadir pada peletakan batu pertama ini Ratu Sri Bhagawan Natawangsa Pemayun, Pimpinan DPRD Provinsi Bali yakni Ketua Dewan Adi Wiryatama, Wakil Ketua Nyoman Sugawa Korry, pimpinan komisi dan fraksi DPRD Provinsi Bali, Kapolda Bali Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, Danrem IX Wirasatya, Kajati Bali, Kepala PT Bali, para rektor di antaranya Rektor Unud Prof. Gde Antara, direksi BPD, walikota/bupati se-Bali atau yang mewakili, Bupati Jembrana, Bupati Gianyar, Bupati Karangasem, Wakil Bupati Buleleng, Ketua DPRD Kabupaten kota se-Bali, dan para undangan.

Gubernur Bali Wayan Koster saat memberikan sambutan. (Foto: gs)

Dalam sambutannya, Gubernur asal Desa Sembiran Buleleng ini mengatakan pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali ini merupakan pemenuhan janji politik titiang pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bali tahun 2018 kepada masyarakat Buleleng. ‘’Yang menjadi janji politik sesungguhnya adalah pembangunan tower biasa yang berfungsi untuk mengatasi terbatasnya jangkauan siaran televisi atau blankspot khususnya di wilayah Buleleng. Namun yang titiang bangun bukan tower biasa, tetapi tower dalam satu kawasan terpadu berupa taman teknologi komunikasi Bali Smart,’’ papar Koster.

Baca Juga  Bupati Badung Dampingi Gubernur Bali, Jajaki Obligasi Daerah ke Pemprov DKI Jakarta

Dikatakan, tower dalam filosofi kearifan lokal Bali disebut Turyapada yang melambangkan hubungan antara akasa-pertiwi, purusa-pradana yang menjadi sumber kekuatan kehidupan masyarakat dunia. ‘’Sebenarnya tadinya ada yang mengusulkan namanya tower Koster, saya bilang tidak boleh mengabadikan nama orang masih hidup, itu pantang nanti cepat mati saya. Jadi tidak boleh,’’ bebernya yang disambut tepuk tangan para undangan.

Turyapada Tower dikatakan, merupakan analogi bentuk orti dan bale kulkul sebagai media komunikasi masyarakat Bali secara tradisional dalam aktivitas adat agama, tradisi, seni dan budaya. Rancangan tower merupakan karya yang memadukan nilai-nilai kearifan lokal sad kerthi dengan kemajuan teknologi global menjadi karya iconic monumental yaitu loka samasta sakino bhawana, yang memiliki makna sebagai sumber kesejahteraan dan kehidupan manusia yang mendunia. ‘’Berdasarkan pendekatan nilai-nilai kearifan lokal sad kerthi dan kemajuan teknologi global kawasan terpadu ini diberi nama Taman Teknologi Turyapada Tower Komunikasi Bali Smart 6.0 Kerthi Bali, disingkat Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali,’’ ujarnya.

Gubernur Bali Wayan Koster (tengah) foto bersama dari kiri Kapolda Bali, Ketua DPRD Bali, Wakil Ketua DPRD Bali dan Danrem IX Wirasatya.

Gubernur Koster menegaskan 6.0 Kerthi Bali bukan merupakan tingkatan dari digit 5.0 dan digit 4.0. Jadi revolusi industri itu 4.0 basisnya adalah revolusi teknologi, 5.0 adalah perkembangan society, kemasyarakatan, basisnya masyarakat, kalau 6.0 basisnya budaya. ‘’Jadi saya mengeluarkan jurus sendiri, selama ini kita terbawa arus 4.0, sebenarnya ini apa sih 4.0 ini, kok ikut semua kita 4.0, supaya kita tidak ikut arus, sekali-sekali kita bikin arus supaya menjadi mainstream baru masyarakat dunia sebagai penanda bahwa Bali merupakan pusat peradaban dunia,’’ ujarnya seraya menegaskan basis 6.0 ini adalah budaya. Kalau sudah budaya dengan sad kerthi sing ade lawan karena ada cuma di Bali. Gagasan Gubernur Koster membangun Turyapada Tower ini merupakan pengejawantahan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru.

Baca Juga  Pertemuan GNPIP Bali-Nusra 2023, Gubernur Koster: Sinergi Pemerintah Pusat, Daerah dan BI Kawal Pengurangan Inflasi di Bali

Untuk menjabarkan secara teknokratis, Gubernur yang mantan anggota DPRRI tiga periode dari PDI Perjuangan ini menugaskan tim dari Fakultas Teknik Universitas Udayana. Adapun susunan tim terdiri dari 9 orang yaitu Ketua Dr. Ir. I Made Oka Widyantara, ST, MT, IPU, ASEAN Eng, dengan anggota, Dr. Eng. Ir. I Wayan Kastawan, ST, MA, Dr. Ir. Ngakan Ketut Acwin Dwijendra, ST, SDs, MA, IPU, Dr. Ir. I Dewa Gede Agung Diasana Putra, ST, MT,  IPU, Dr. Ir. AA Gede Agung Yana, ST, MT, Ir. I Gede Adi Susila, ST, M.Sc, Ph.D, Ir. I Made Dodiek Wirya Ardana, ST, MT, Nyoman Pramaita, ST, MT, Ph.D, dan  I Gusti Agung Komang Diafari Djuni H, ST, MT.

Gubernur Koster membeberkan Turyapada Tower yang diberi nama oleh Ida Sri Bagawan Natawangsa Pemayun, memiliki ketinggian 115 meter dibangun pada lokasi dengan ketinggian 1.521 meter dari permukaan laut sehingga total ketinggian tower menjadi  1.636 meter.  Tower ini meliputi puncak tower sebagai pemancar siaran TV digital terrestrial, telekomunikasi seluler, internet dan telekomunikasi radio komunitas. Badan tower sebagai edukasi berupa planetarium, skywalk, restaurant putar 260 derajat dan jembatan kaca, pedestal tower sebagai wahana penunjang berupa wisata konvensi, laboratorium pendidikan, dan museum keunggulan budaya komunikasi dengan menampilkan teknologi yang diciptakan diadopsi pada masing-masing era peradaban. Kawasan Turyapada Tower bersifat terpadu, ramah lingkungan indah dan sangat keren, berisi kebun bunga, kebuh buah, arena bermain anak, glamping, flying fox, UMKM dan restaurant.

Untuk kenyamanan pengunjung disiapkan area parkir seluas 1 hektar dan disiapkan gondola yang bergerak sepanjang 1,4 km dari area parkir menuju Turyapada Tower. Dilihat dari lokasi, ketinggian dan fasilitas yang dimiliki, Turyapada Tower adalah tower iconic monumental pertama di Indonesia.

Tidak kalah dengan 5 tower terkenal di dunia yakni, menara Eiffel, Tokyo Tower, Toronto Tower, Macau Tower, dan Fernsehturm Tower. Menara Eiffel hanya ada restaurant dan anjung pandang, Tokyo Tower ada restaurant tapi statis, Macau Tower ada restaurant. Tapi dari sekian tower tidak ada planetarium, tidak ada restaurant putar.

Baca Juga  <strong>DPRD Bali Sampaikan Raperda Inisiatif Dewan Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah</strong>
gubernur
Para undangan yang hadir saat peletakan batu pertama Turyapada Tower. (Foto: gs)

‘’Perbedaan yang mencolok adalah Turyapada Tower berada di perbukitan desa, berbeda dengan tower lain yang berada di pusat kota. Turyapada Tower memiliki ketinggian 1.636 meter di atas permukaan laut, lebih tinggi dari 5 tower terkenal di dunia. Untuk menjamin keandalan bangunan, Turyapada Tower didesain secara khusus, dengan ketahanan gempa, kekuatan struktur minimal 500 tahun dan dibangun dengan sistem struktur ganda. Sehingga tahan terhadap beban angin dan gempa menjadi bangunan yang andal nyaman dan aman,’’ ujarnya.

‘’Para pakar dari Udayana ini hebat betul, kalau kita berdayakan tenaga kita itu akan menjadi kebanggan tersendiri, dan ini akan menajdi legacy Udayana juga karena punya tim yang mampu merumuskan konsep yang saya idekan dalam Turyapada Tower ini,’’ ujarnya.

Turyapada Tower dikatakan akan memberi manfaat dan dampak nomor 1 mengoptimalkan siaran tv digital dengan jangkauan mencapai 80 % wilayah Buleleng, Jembrana dan Karangasem, bahkan sampai ke Banyuwangi. Kemudian yang kedua, sebagai daya tarik pariwisata baru berkelas dunia. Ini akan menjadi daya Tarik. Menara Eiffel itu tiap hari pengunjungnya ribuan, di Bali sebagai destinasi pariwisata dunia memang harus punya produk atau daya tarik yang berkelas dunia. Yang ketiga, akan menjadi pusat perekonomian baru dari kawasan Candi Kuning sampai ke bawah. Keempat, menyeimbangkan perekonomian antara wilayah Bali Utara, Selatan, Timur dan Barat. Kelima, menjadi sumber baru pendapatan asli daerah Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Buleleng dan Pemerintah Kabupaten Tabanan. ‘’Saya yakin nanti restaurant akan bergerak penuh ke sini,’’ ujarnya.

Gubernur menyampaikan Turyapada Tower ini sebagai penanda kemajuan peradaban Bali era baru. Mahakarya ini dipersembahkan sebagai warisan nan abadi sepanjang jaman kepada generasi penerus Bali. Pembanguan kawasan terpadu Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali ini memerlukan anggaran sebesar 418 miliar rupiah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ketua TP PKK Denpasar Hadiri “Soft Opening” Haidilao Bali di Living World

Published

on

By

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara menghadiri Soft Opening Haidilao Bali di Mall Living World Denpasar, LG Floor, Senin (31/8).
SOFT OPENING: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, saat menghadiri Soft Opening Haidilao Bali yang berlokasi di Mall Living World Denpasar, LG Floor, Senin (31/8). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, menghadiri Soft Opening Haidilao Bali yang berlokasi di Mall Living World Denpasar, LG Floor, Senin (31/8). Kehadiran restoran hotpot asal Tiongkok ini diharapkan dapat menambah pilihan kuliner sekaligus memberikan pengalaman bersantap baru bagi masyarakat Kota Denpasar dan wisatawan.

Soft Opening Haidilao Bali tersebut turut dihadiri Kabag Prokopim Setda Kota Denpasar Ni Putu Ayu Yuni Sugiantari, General Manager Living World Denpasar, Maria Lucia Murti Dewi Lazuardi, Leasing Associate Dewi Arya Wati, Manager Regional Haidilao Mi Xue Zheng, Outlet Manager Lidya, Manager Haidilao Bali Ryan Tancya Liputra, General Manager Haidilao Mi Xuez, Jajaran Konsulay Jendral Republik Rakyat China dan Jajaran Perhimpunan Tionghoa.

Dalam rangkaian soft opening tersebut, Ny. Sagung Antari Jaya Negara turut mengikuti prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur sekaligus atas dibukanya gerai Haidilao Bali.

Selanjutnya, Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama jajaran manajemen turut melakukan prosesi pembukaan gerai Haidilao Bali sebagai tanda resmi dimulainya operasional gerai tersebut untuk menyambut masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas hadirnya Haidilao Bali di Mall Living World Denpasar. Menurutnya, kehadiran restoran tersebut turut memperkaya pilihan kuliner yang dapat dinikmati masyarakat.

“Semoga kehadiran Haidilao Bali dapat menambah warna dan pilihan makanan bagi masyarakat Kota Denpasar. Mudah-mudahan ke depannya dapat berkembang dan memberikan pengalaman kuliner yang menarik bagi masyarakat maupun wisatawan,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Haidilao Bali, Ryan Tancya Liputra, mengatakan Haidilao merupakan restoran yang menyajikan konsep hotpot atau steamboat, yakni hidangan rebusan yang memungkinkan pelanggan memasak sendiri berbagai bahan makanan seperti daging, makanan laut, dan sayuran ke dalam panci berisi kuah kaldu yang mendidih.

Baca Juga  Pertemuan GNPIP Bali-Nusra 2023, Gubernur Koster: Sinergi Pemerintah Pusat, Daerah dan BI Kawal Pengurangan Inflasi di Bali

Ia menjelaskan, Soft Opening Haidilao Bali menjadi langkah awal sebelum memasuki periode operasional baru pada September mendatang. Pihaknya berharap Haidilao Bali dapat menjadi salah satu ikon kuliner sekaligus destinasi kuliner yang menarik di Bali.

“Melalui soft opening ini kami ingin memperkenalkan pengalaman Haidilao kepada masyarakat. Kami ingin menghadirkan makanan yang enak, ekonomis, mengenyangkan, serta mengutamakan kebersihan dan pelayanan,” ungkapnya.

Selain menawarkan sajian hotpot, Haidilao Bali juga menghadirkan berbagai fasilitas dan hiburan untuk memberikan pengalaman berbeda kepada para pengunjung. Salah satunya adalah pertunjukan Bian Lian, seni pertunjukan tradisional Tiongkok yang dikenal dengan aksi pergantian topeng secara cepat. Pertunjukan tersebut menjadi salah satu hiburan yang menarik perhatian para tamu undangan dan pengunjung.

Suasana Soft Opening Haidilao Bali juga semakin meriah dengan penampilan dancer anak-anak. Para penari cilik tampil dengan penuh semangat melalui gerakan koreografi yang enerjik dan menghibur. Penampilan tersebut turut memberikan suasana ceria, khususnya bagi pengunjung yang datang bersama keluarga dan anak-anak.

Tak hanya itu, Haidilao Bali juga dilengkapi hiburan lainnya. Beragam fasilitas tersebut dihadirkan untuk memberikan kenyamanan dan pengalaman bersantap yang lebih lengkap bagi para pengunjung.

Dengan konsep tersebut, Haidilao Bali tidak hanya menawarkan sajian hotpot, tetapi juga menghadirkan perpaduan kuliner, pelayanan, fasilitas, dan hiburan dalam satu tempat.

Kehadiran Haidilao Bali di Mall Living World Denpasar diharapkan semakin memperkaya ragam destinasi kuliner di Kota Denpasar sekaligus mendukung pertumbuhan sektor usaha dan ekonomi kreatif di daerah. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Deklarasi Damai Calon Perbekel, Wujudkan Pilkel yang Aman dan Demokratis

Published

on

By

Deklarasi Damai Calon Perbekel Gianyar
DEKLARASI DAMAI: Sebanyak 61 calon perbekel dari 26 desa mengikuti Deklarasi Damai Calon Perbekel dalam rangka Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak Tahun 2026 di Balai Budaya Gianyar, Senin (31/8). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Sebanyak 61 calon perbekel dari 26 desa mengikuti Deklarasi Damai Calon Perbekel dalam rangka Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak Tahun 2026 di Balai Budaya Gianyar, Senin (31/8).

Mengusung semangat Abhipraya Nayaka Dharma Rakshaka Desa, yang bermakna tekad mulia untuk mencari pemimpin yang mampu menjaga kebenaran, melindungi, serta memajukan desa. Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh calon perbekel untuk menyatakan komitmen bersama dalam mengikuti seluruh tahapan Pilkel secara damai, tertib, jujur, dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan bahwa Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak Tahun 2026 menjadi bagian penting dalam proses demokrasi di tingkat paling bawah. Pemilihan langsung di tingkat desa menjadi bukti bahwa demokrasi telah berjalan dan diuji mulai dari tingkat paling bawah. “Pemilihan langsung itu meniru pemilihan perbekel. Artinya, demokrasi sudah diuji dari paling bawah,” ujar Mahayastra.

Menurutnya, desa memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah. Kemajuan desa akan memberikan dampak langsung terhadap kemajuan Kabupaten Gianyar secara keseluruhan. “Karena desa atau siapa pun yang memimpin, kalau desanya maju, kabupatennya juga maju,” ungkapnya.

Mahayastra berharap pesta demokrasi di tingkat desa dapat melahirkan pemimpin yang handal, mampu bekerja dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat. Pemimpin terpilih nantinya diharapkan dapat berjalan sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Gianyar, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Bagaimana bisa melayani masyarakat, bisa mengabdikan dirinya, totalitas waktu, pikiran dan tenaga. Siapa pun yang menang, saya akan dorong visi dan misinya,” tegasnya.

Ia menekankan, perbekel terpilih nantinya memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pembangunan Kabupaten Gianyar, termasuk dalam bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Baca Juga  Gala Dinner FKPTPKI di Jayasabha, Gubernur Koster Tegaskan Bali Konsisten Jalankan Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal

Terkait pelaksanaan tahapan kampanye, Mahayastra mengingatkan seluruh calon agar mematuhi regulasi yang telah ditetapkan. Para calon diharapkan menyampaikan program dan visi-misinya secara baik kepada masyarakat tanpa melakukan kampanye di luar ketentuan. “Kampanye harus sesuai dengan regulasi. Jangan ada black campaign. Kampanyekan program sebaik-baiknya dan pelajari pengelolaan fiskal desa,” pesannya.

Bupati juga mengingatkan seluruh pihak agar menjaga suasana Pilkel tetap aman, tertib dan kondusif. Perbedaan pilihan hendaknya tidak mengganggu hubungan sosial maupun kenyamanan masyarakat. “Proses Pilkel ini jangan sampai mengganggu ketertiban, keamanan dan kenyamanan. Mari kita jaga bersama agar pesta demokrasi di desa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Lantik Anggota BPSK Kota Denpasar Periode 2026-2031

Published

on

By

Gubernur Koster Lantik Anggota BPSK Denpasar
LANTIK: Gubernur Bali Wayan Koster melantik dan mengambil sumpah jabatan Anggota Badan Penyelesaian Sengketa (BPSK) Kota Denpasar Periode 2026-2031 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (31/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster melantik dan mengambil sumpah jabatan Anggota Badan Penyelesaian Sengketa (BPSK) Kota Denpasar Periode 2026-2031 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (31/8/2026).

Mereka yang duduk dalam keanggotaan BPSK Kota Denpasar periode lima tahun ke depan terdiri dari tiga unsur yaitu pemerintah, konsumen dan pelaku usaha. Anggota yang mewakili unsur pemerintah adalah Luh Hety Veronika, I Made Era Naya Supatha dan Ni Luh Putu Darwati. Berikutnya, Nur Harianto, Ketut Udi Prayudi dan I Made Agus Wirajaya mewakili unsur konsumen. Sementara unsur pelaku usaha diwakili I Gede Jelantik Purwaka, I Wayan Indra Adhi Suputra dan Budiman Antonius Sinaga.

Gubernur Koster dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada sembilan anggota BPSK Kota Denpasar yang baru dilantik. Seluruh anggota BPSK diminta bekerja dengan penuh dedikasi karena lembaga ini punya peran penting di tengah dinamisnya perkembangan interaksi antara pelaku usaha dan konsumen.

Dalam pengamatannya, interaksi antara pelaku usaha dan konsumen tak jarang menimbulkan konflik baik yang timbul akibat sistem maupun karena kasus yang menimpa konsumen. Menurut dia, dalam situasi inilah kehadiran BPSK sangat dibutuhkan untuk memberikan solusi berimbang yang tak merugikan konsumen, namun tak memberatkan pelaku usaha.

“Harus diatur agar berimbang, tak boleh berat ke konsumen sehingga pelaku usaha menjadi korban. Disinilah pentingnya regulator,” ungkapnya sembari mengatakan bahwa Bali sebagai daerah tujuan wisata sangat membutuhkan lembaga ini.

Mengingat strategisnya peran lembaga ini, Gubernur Koster berkomitmen untuk memberi perhatian berupa peningkatan honor bagi anggota BPSK. “Ini institusi penting yang bertugas melakukan pengawasan dan penyelesaian sengketa yang muncul karena interaksi pelaku usaha dan konsumen. Kita patut apresiasi supaya mampu menjalankan tugas dengan baik,” imbuhnya.

Baca Juga  Tulus Membangun Infrastruktur secara Merata, Gubernur Koster Dapat ‘Applause’ Tepuk Tangan dari Bupati/Walikota Se-Bali

Masih dalam sambutannya, Gubernur Bali dua periode ini berpesan agar BSPK segera membuat rancangan program kerja dalam lima tahun ke depan. Selain itu, lembaga ini juga diminta memetakan potensi permasalahan yang melibatkan pelaku usaha dan konsumen sehingga ke depannya punya manajemen antisipatif untuk menjaga Bali dari berbagai aspek. Sebagai penutup, Gubernur Koster berharap lembaga ini bisa terbentuk di seluruh kabupaten.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali I Gusti Ngurah Wiryanata menambahkan, keberadaan tiga unsur dalam wadah BPSK diharapkan dapat menciptakan keseimbangan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi BPSK serta menghadirkan proses penyelesaian sengketa konsumen yang objektif, adil, dan berintegritas.

“BPSK diharapkan tidak hanya hadir ketika terjadi sengketa, tetapi juga mampu membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem perlindungan konsumen. Anggota BPSK harus menjalankan tugas secara profesional, independen, objektif, dan menjunjung tinggi rasa keadilan. Serta memetakan potensi masalah serta menyusun program kerja selama 5 tahun ke depan dalam rangka pelindungan konsumen di Provinsi Bali,” urainya.

Ditambahkan olehnya, dengan dilantiknya anggota BPSK ini, masyarakat akan memperoleh akses terhadap mekanisme penyelesaian sengketa konsumen yang efektif, sederhana, cepat, dan berkeadilan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca