Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Raih ‘’People of The Year 2021’’, ‘’Best Governor for Healthcare and Action Against Pandemic’’

BALIILU Tayang

:

eka
RAIH PENGHARGAAN: Gubernur Bali Wayan Koster meraih penghargaan People of The Year 2021 untuk kategori Best Governor for Healthcare and Action Against Pandemic dari Metro TV pada, Rabu (Buda Wage, Langkir), 24 November 2021 malam di Jakarta. (Foto : Ist)

Jakarta, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster meraih penghargaan People of The Year 2021 untuk kategori Best Governor for Healthcare and Action Against Pandemic dari Metro TV pada, Rabu (Buda Wage, Langkir), 24 November 2021 malam di Jakarta.

Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali, I Wayan Wiasthana Ika Putra dan Kadis Kominfos Bali, I Gede Pramana turut serta mendampingi orang nomor satu di Pemprov Bali ini saat menerima penghargaan dari Televisi Swasta Nasional tersebut.

Penghargaan yang diterima Gubernur Bali Wayan Koster merupakan hasil seleksi yang ketat dilakukan oleh 7 Dewan Juri yang terdiri dari: 1). Presiden Direktur Metro TV, Don Bosco Selamun; 2). Pemimpin Redaksi Metro TV, Arief Suditomo; 3). CEO Medcom.id, Kania Sutisnawinata; 4). Guru Besar FISIP UI Jakarta, Prof. Dr. Eko Prasojo; 5). Rektor IPB Bogor, Prof. Dr. Arif Satria; 6). Epidemiolog UGM Yogyakarta, Prof. Dr. dr. Hari Kusnanto; dan 7). Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani.

Dalam siaran LIVE Metro TV yang berlangsung di Grand Studio Metro TV Jakarta disampaikan bahwa, di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster, Bali telah menjadi provinsi pertama dan tertinggi yang melakukan vaksinasi Covid-19, tertinggi dalam penerapan protokol kesehatan, dan terbaik dalam penerapan PPKM Mikro. Kemudian melaksanakan sertifikasi CHSE (Cleanlinnes, Health, Safety, dan Environment Sustainability) kepada hotel di Bali untuk melayani wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Pulau Dewata. Selanjutnya, Gubernur Koster dinilai tegas memberikan sanksi kepada warga asing, jika ditemukan melanggar protokol kesehatan yang berujung pada tindakan deportasi.

Atas penghargaan tersebut, Gubernur Koster dalam pidato singkatnya menyampaikan penghargaan People of The Year 2021 Best Governor for Healthcare and Action Against Pandemic yang diterimanya dari Metro TV merupakan hasil kerjasama, sinergi, dan kolaborasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten/Kota di Bali, sampai jajaran di tingkat Desa dan Desa Adat di Bali, hingga kerjasama yang baik dengan seluruh komponen masyarakat Bali di dalam penanganan pandemi Covid-19, dengan harapan agar pemulihan pariwisata, dan pemulihan ekonomi bisa dilakukan lebih cepat. Sehingga ekonomi Bali bisa bangkit kembali.

Baca Juga  Buka Resmi Bali DigiFest, Gubernur Koster: Digitalisasi dan Kearifan Lokal Tumbuh Bersama

“Atas penghargaan ini, saya menyampaikan ucapan terimakasih kepada  Bapak Pangdam IX/Udayana, Bapak Kapolda Bali, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Ketua Pengadilan Tinggi Bali, Bupati/Walikota se-Bali, Kepala Desa, Lurah,  dan Bandesa se-Bali, serta berbagai komponen masyarakat Bali yang terus bekerja keras dengan berbagai upaya di dalam menangani pandemi Covid-19, sesuai arahan kebijakan Pemerintah Pusat,” jelas Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Wayan Koster adalah salah satu Gubernur di Indonesia yang meraih People of The Year 2021 bersama 8 gubernur yaitu (Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan; Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi; Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad; Gubernur Jambi, Al Haris; Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, red) yang mendapatkan penghargaan dengan berbagai kategori, seperti Best Governor for Inclusive Economic Growth, Best Governor for Empowerment & Education, Best Governor for Healthcare and Action Against Pandemic, dan Best Governor for E-Gov & Digital Innovation.

Selain 9 gubernur yang mendapatkan penghargaan bergengsi ini, tercatat ada juga penghargaan Innovative Governmental Organization, yang diterima Menteri Kesehatan, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid- 19, dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi; Patron of Development Partnership yang diterima oleh Gusdurian, Kawal Covid-19, dan Rumah Zakat; Kemudian PT Kalbe Farma Tbk, TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), dan Grahasari Suryajaya menerima penghargaan Corporation Participation Against Pandemic; Selanjutnya, Scientific Breakthrough Against Pandemic diterima oleh salah satu pemilik hak paten vaksin Astra Zeneca, Carina Citra Dewi Joe; Penggagas ventilator portable Vent-I, Syarief Hidayat dan tim; serta PeduliLindungi yang mencakup Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Telkom; dan terakhir penghargaan Lifetime Achievement dianugerahkan kepada almarhum mantan Hakim Agung Artidjo Alkostar.

Baca Juga  Terima Kunjungan Calon Duta Besar LBBP RI, Gubernur Koster Paparkan Konsep Ekonomi Kerthi Bali

Sementara itu, Presiden Direktur Metro TV yang sekaligus menjadi Ketua Dewan Juri People of The Year 2021, Don Bosco Selamun dalam sambutannya mengatakan 20 bulan lamanya bangsa ini berjuang melawan Covid-19. Dalam kurun 20 bulan ini, kita dilanda cemas, dibalut rasa takut, dan penuh dengan rasa ketidakpastian tentang kapan Covid-19 berakhir, ketidakpastian kapan kekebalan komunal akan tercapai, hingga ketidakpastian tentang situasi ekonomi kita dan ketidakpastian tentang obat apa yang paling tepat untuk menyelamatkan jiwa kita untuk memerangi Covid.

“Di tengah-tengah situasi seperti itulah, seleksi People of The Year Metro TV 2021 berlangsung, dan dengan demikian para penerima penghargaan tersebut di tahun ini adalah figur-figur yang telah berjuang untuk orang lain. Mereka adalah tokoh yang bekerja keras, bekerja di atas rata-rata, bekerja cerdas tanpa lelah untuk menyelamatkan anak-anak bangsa,” kata Don Bosco seraya mengatakan mereka ditemukan melalui penelusuran yang tidak mudah. Atas hal itulah, Metro TV memberikan penghargaan kepada sosok-sosok tangguh yang memerangi Covid-19 dalam People of The Year 2021 dan figur-figur ini merupakan penentu kebijakan dan pelaksana kebijakan yang pengaruhnya dapat langsung terasa dalam kehidupan nyata kita semua, entah tidak sadar atau tidak sadar sama sekali. Bila negeri ini dianggap cukup berhasil mengatasi pandemi Covid-19, tangan dan kebijakan merekalah yang ikut mewarnai sukses tersebut.

Sebelum Gubernur Bali jebolan ITB ini dinobatkan sebagai Best Governor for Healthcare and Action Against Pandemic, tercatat di bawah kepemimpinan Wayan Koster, Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo juga memberikan piagam penghargaan kepada mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini, karena memiliki strategi paling efektif dalam menerapkan PPKM Mikro untuk penanganan Covid-19. Penghargaan serupa juga diberikan oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahyanto kepada Gubernur Koster.

Perjuangan Gubernur Koster yang juga merupakan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali di masa Pandemi Covid-19 tidak saja mengenjot pelaksanaan vaksinasi dan penerapan disiplin protokol kesehatan. Namun di bidang ekonomi, orang nomor satu di Pemprov Bali ini melakukan 5 gebrakan nyata untuk membangkitkan sektor ekonomi Bali di bidang pertanian, kelautan dan industri yang terpuruk akibat pandemi, mulai dari: 1). Membantu peningkatan produksi minuman fermentasi khas Bali yang dihasilkan oleh para petani arak Bali dengan terbitnya Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali; 2). Melaksanakan Pasar Gotong-royong Krama Bali dengan melibatkan peran aktif pegawai di Pemprov Bali hingga Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Bali dengan keluarnya Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 15036 Tahun 2020 tentang Program Pasar Gotong-royong Krama Bali yang sejalan dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali; 3). Membantu perajin tenun meningkatkan produksi Kain Tenun Endek Bali melalui terbitnya Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 4
Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali / Kain Tenun Tradisional Bali; 4). Gubenur Bali, Wayan Koster bekerjasama dengan Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster menggelar pameran IKM Bali Bangkit yang dilaksanakan sejak tahun 2020 sampai sekarang di tahun 2021, dengan tujuan memberikan ruang secara gratis kepada para IKM dan UMKM di Bali untuk memasarkan produk lokalnya baik secara online melalui e-marketplace Balimall.id dan penjualan secara konvensional di Taman Budaya Provinsi Bali; dan gebrakan yang terbaru 5). Memberikan dukungan penuh terhadap produk Garam Tradisional Lokal Bali melalui terbitnya Surat Edaran (SE) Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pemanfaatan Produk Garam Tradisional Lokal Bali, sehingga manfaat ekonominya dirasakan secara penuh oleh para petani garam yang tersebar di pesisir pantai Pulau Dewata. (gs)

Baca Juga  Gubernur Bali Terus Kerja Keras Bangkitkan Pariwisata dan Perekonomian Bali

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Pertahankan Transparansi, Pemkab Tabanan Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut atas LKPD

Published

on

By

WTP tabanan
TERIMA LHP LKPD 2025: Bupati Tabanan, I Komang Sanjaya menerima LHP LKPD TA 2025 dari BPK RI Perwakilan Bali pada Senin (8/6/2026) di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Bali. (Foto: bi)

Tabanan, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan kembali mengukir prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan daerah. Pemkab Tabanan sukses mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bali atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Pencapaian yang diserahkan pada Senin (8/6) ini menjadi sangat spesial karena menandai keberhasilan Pemkab Tabanan dalam menjaga predikat tertinggi tersebut, 12 kali berturut-turut sejak LKPD TA 2014. Bupati Tabanan, I Komang Sanjaya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta masyarakat Tabanan atas kerja keras dan sinergi yang terus terjaga.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP secara konsisten ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan di lingkungan Pemkab Tabanan berjalan dengan sangat baik. Pemeriksaan yang dilakukan BPK terhadap LKPD TA 2025 meliputi kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, dan efektivitas sistem pengawasan.

Meskipun kembali meraih predikat terbaik, Sanjaya menegaskan, bahwa Pemkab Tabanan tidak boleh berpuas diri. Segala rekomendasi dan catatan kecil yang diberikan oleh BPK akan segera ditindaklanjuti demi penyempurnaan kualitas tata kelola keuangan ke depan. Disamping itu, dikatakan pihaknya dan jajaran selalu fokus pada Akuntabilitas dan Efisiensi serta mempertegas komitmen untuk kesejahteraan Masyarakat.

“Ke depan, Pemkab Tabanan berkomitmen untuk menyelaraskan opini WTP ini dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di lapangan. Dengan diraihnya penghargaan ke-13 kalinya di tahun 2026 ini, Pemkab Tabanan kembali membuktikan posisinya sebagai salah satu daerah di Bali yang paling konsisten dalam menjaga integritas dan profesionalisme tata kelola birokrasi,” imbuh Sanjaya. (gs/bi)

Baca Juga  Pimpinan KPK dan Gubernur Bali Buka Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia Tahun 2022

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kodam IX/Udayana Gelar “Melaspas” Wantilan Pura Agung Udayana Dipimpin Langsung Pangdam

Published

on

By

Pura Agung Udayana
MELASPAS: Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, saat memimpin upacara Melaspas (pemelaspasan) Wantilan Pura Agung Udayana, Markas Komando Daerah Militer (Makodam) IX/Udayana, Jalan Udayana No. 1, Denpasar, pada Senin (8/6/2026). (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Suasana khidmat dan penuh nuansa spiritual menyelimuti Markas Komando Daerah Militer (Makodam) IX/Udayana, Jalan Udayana No. 1, Denpasar, pada Senin (8/6/2026). Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, secara langsung memimpin upacara Melaspas (pemelaspasan) Wantilan Pura Agung Udayana.

Kehadiran Pangdam di tengah-tengah umat Hindu jajaran Kodam IX/Udayana ini menegaskan komitmen TNI tidak hanya sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga sebagai pelindung dan pemelihara nilai-nilai kearifan lokal serta kerukunan beragama di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Upacara Melaspas merupakan ritual suci dalam tradisi Hindu Bali yang bertujuan untuk “menghidupkan” atau memberikan jiwa (prana) pada sebuah bangunan. Dalam sambutannya, Pangdam menjelaskan bahwa proses ini memiliki makna mendalam secara niskala (spiritual).

“Ritual ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah wujud pembersihan rohaniah untuk menghilangkan energi negatif sisa proses pembangunan. Lebih dari itu, Melaspas adalah penyatuan unsur alam agar material bangunan dapat berfungsi harmonis, serta pemberian ‘jiwa’ agar Wantilan ini mampu membawa ketenangan, keselamatan, dan kerahayuan bagi setiap prajurit dan PNS yang beraktivitas di dalamnya,” ujar Pangdam.

Wantilan atau bale pesandekan yang baru diresmikan ini didesain sebagai bangunan terbuka yang multifungsi. Pangdam menekankan peran strategis bangunan ini sebagai pusat aktivitas sosial-spiritual di lingkungan Makodam.

“Keberadaan Wantilan ini sangat strategis. Selain menjadi tempat persembahyangan yang nyaman bagi umat Hindu di lingkungan Kodam, bangunan ini juga berfungsi sebagai ruang musyawarah. Di sinilah kita bisa duduk bersama, bermusyawarah mufakat, dan mempererat silaturahmi antar sesama prajurit” terang Mayjen TNI Piek Budyakto.

Ia berharap, Wantilan Pura Agung Udayana ini senantiasa mendatangkan manfaat sebesar-besarnya, menjadi sumber kedamaian, dan memperkuat keimanan seluruh personel Kodam IX/Udayana kepada Sang Pencipta.

Baca Juga  Gubernur Koster Tegaskan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan Merupakan Implementasi Nilai-nilai Ideologi Pancasila

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, mulai dari panitia pembangunan, tenaga ahli, hingga para donatur dan sukarelawan yang telah mendukung kelancaran pembangunan Wantilan hingga tuntas.

Puncak acara ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti Wantilan Pura Agung Udayana oleh Mayjen TNI Piek Budyakto, sebagai simbol resmi beroperasinya fasilitas ibadah baru tersebut.

Kegiatan berlangsung lancar dan hikmat, dihadiri oleh Pejabat Utama Kodam IX/Udayana, antara lain Kasdam, Irdam, Kapok Sahli, Danrem 163/Wira Satya, Asrendam, Para Asisten Kasdam, Liaison Officer (LO) AU dan AL, serta para Dan/Kabalak Satuan Jajaran.

Dengan diresmikannya Wantilan ini, Kodam IX/Udayana kembali membuktikan bahwa keberagaman adalah kekuatan. Melalui fasilitas yang inklusif dan bernuansa spiritual, TNI hadir melindungi hak-hak dasar prajurit dalam beribadah, sekaligus memperkuat kohesi sosial internal organisasi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Badung Tutup Pelatihan Sensus Ekonomi dan Canangkan “Desa Cantik” 2026

Published

on

By

sekda surya suamba
TUTUP PELATIHAN: Sekda Surya Suamba secara resmi menutup Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026, sekaligus mencanangkan program pembinaan Desa Cinta Statistik tahun 2026 di Aston Kuta Hotel & Residence, Minggu (7/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung diwakili Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba secara resmi menutup Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026, sekaligus mencanangkan program pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2026 di Aston Kuta Hotel & Residence, Minggu (7/6).

Ada tiga Desa yang dicanangkan sebagai Desa Cantik Kabupaten Badung 2026 yaitu Desa Bongkasa Pertiwi, Desa Gulingan dan Desa Pererenan. Acara tersebut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali diwakili Kabag Umum Komang Bagus Pawastra, Kepala BPS Badung, Made Bimbo Abdi Suardika, Kadis PMD Badung Komang Budi Argawa, Kadis Kominfo Ketut Gede Arta, perwakilan Camat Abiansemal dan Mengwi, para Perbekel serta Petugas Sensus Ekonomi 2026.

Dalam sambutannya Sekda Surya Suamba mengapresiasi BPS Badung yang terus memperkuat kualitas data sebagai pondasi pembangunan. Menurutnya, keberhasilan sensus ekonomi memiliki arti yang sangat penting. Data yang akurat dan mutakhir sangat dibutuhkan agar pemerintah dapat menyusun kebijakan yang tepat sasaran, efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia usaha. Dijelaskan, pelaksanaan sensus ekonomi 2026 yang diintegrasikan dengan pengumpulan informasi atau data sosial ekonomi keluarga menjadi momentum penting untuk ikut berkontribusi mendukung pemutakhiran data tunggal sosial ekonomi nasional. Data ini nantinya menjadi salah satu landasan dalam penyusunan berbagai program perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan sehingga bantuan dan intervensi pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kepada para petugas sensus, Sekda mengajak agar bertugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, jujur dan menjunjung tinggi integritas.

Selain itu, pencanangan program Desa Cantik merupakan langkah tepat dan strategis. Program Desa Cantik tidak hanya bertujuan meningkatkan literasi statistik dan kualitas pengelolaan data di desa, tetapi juga mendorong pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga  Terima Kunjungan Calon Duta Besar LBBP RI, Gubernur Koster Paparkan Konsep Ekonomi Kerthi Bali

“Desa yang memiliki kemampuan mengelola data dengan baik akan lebih mudah mengidentifikasi potensi wilayah, memetakan permasalahan masyarakat serta menyusun program pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Sementara, Kepala BPS Badung Made Bimbo Abdi Suardika menjelaskan bahwa pelaksanaan sensus ekonomi 2026 merupakan agenda strategis nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Tujuannya untuk memperoleh gambaran utuh kondisi dan struktur perekonomian Indonesia, termasuk perkembangan ekonomi digital, ekonomi lingkungan serta karakteristik usaha yang ada di masyarakat. Ditambahkan, pelatihan diikuti sebanyak 461 petugas yang dimulai 30 Mei-7 Juni. Petugas sensus terdiri dari 452 petugas untuk sensus door to door ke UKM dan 9 petugas mensensus usaha besar. Sensus ekonomi akan dimulai 8 Juni-31 Agustus dengan objek pendataan yaitu ekonomi usaha dan sosial ekonomi keluarga. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca