Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gubernur Koster Satukan Pejabat Pemprov Bali di Wantilan Pura Samuan Tiga

‘’Stop Santai, Wajib Kerja Keras dan Kreatif Percepat Capaian Program’’

Loading

BALIILU Tayang

:

Gubernur Koster
PENGARAHAN: Gubernur Bali Wayan Koster memberikan pengarahan kepada para pejabat di lingkungan Pemprov Bali tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan dan Program 2025 – 2030 bertempat di Wantilan Pura Samuan Tiga, Bedulu, Gianyar, pada Kamis (10/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Gianyar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster memberikan pengarahan kepada para pejabat di lingkungan Pemprov Bali tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan dan Program 2025 – 2030 bertempat di Wantilan Pura Samuan Tiga, Bedulu, Gianyar, pada Kamis (10/7).

Adapun pejabat yang hadir pada kesempatan pagi itu adalah Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Sekda Prov Bali Dewa Made Indra, Jajaran Pejabat Eselon 2, Eselon 3, Eselon 4 hingga Pejabat Fungsional di lingkungan Pemprov Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur asal Desa Sembiran itu mengungkapkan bahwa pada periode kedua jabatannya ini, ia akan bekerja lebih keras lagi mewujudkan program-program yang telah dicanangkan pada periode sebelumnya maupun program baru untuk kemajuan masyarakat Bali.

“Jangan pikir periode kedua ini saya akan santai, karena sudah tidak akan terpilih lagi di periode berikutnya. Itu salah, saya malah akan lebih ngebut, bekerja lebih keras, cepat dan tajam. Seoptimal mungkin semua yang dicanangkan dari periode pertama dan kedua akan tercapai secara maksimal supaya sesuai dengan haluan Bali 100 tahun, jadi momentum periode 2025 – 2030 ini sangat penting dan strategis,” tegas Gubernur Bali Wayan Koster.

Untuk itu, ia pun mengajak semua jajaran di lingkungan Pemprov Bali untuk mengimbangi kecepatannya dalam bekerja. “Sudah tidak ada lagi ngoyo atau santai apalagi saling menunggu. Semua ambil bagian mengeksekusi program-program ini,” tambah Gubernur dua periode ini.

Untuk mempercepat pelaksanaan program-program itu, ia pun berpesan kepada para pejabat selain bekerja lebih cepat juga harus mempunyai inisiatif. Ia menambahkan bahwa para pejabat harus mempunyai skema yang baik dalam setiap menjalankan program-program Gubernur Bali.

Baca Juga  Gubernur Koster Uraikan Capaian Pembangunan Bali Masa Kini

“Saya sudah kasih kepercayaan berupa jabatan, saya yakin dengan kemampuan saudara semua, jadi mari kita bekerja dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Koster mengungkapkan jika program pembangunan pada periode pertamanya sudah tercapai meskipun di tengah Pandemi Covid-19 selama dua tahun. Hal itu ditandai dengan 48 peraturan strategis yang ditandai dengan 48 Penanda Bali Era Baru. 48 peraturan tersebut terdiri dari 21 Peraturan Daerah dan 27 Peraturan Gubernur dilengkapi dengan 5 Surat Edaran Gubernur Bali.

“Periode sebelumnya kita telah berhasil mencapai 48 tonggak pembangunan tersebut, saat ini kita baru berada di titik mulainya 48 peradaban tersebut. Jadi kita memang harus ngebut periode ini karena kita sudah punya landasan,” ujarnya.

Adapun pada periode kedua ini, ia membeberkan beberapa program super prioritas mendesak yang memang membutuhkan penanganan bersama dan secara cepat. Permasalahan yang menjadi super prioritas mendesak yaitu masalah sampah, kemacetan, air, turis nakal termasuk perilaku pariwisata yang nakal.

Masalah sampah plastik menurutnya harus selesai secepatnya. Ia mengatakan Bali sudah mempunyai landasan dalam penanganan sampah yaitu Pergub Bali No 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai serta Pergub Bali No 47 tahun 2019 tentang pengelolaan Sampah Berbasis Sumber. ‘’Jadi kita tinggal mengimplementasikan dengan baik,’’ tegas Gubernur Koster.

Untuk menggairahkan masyarakat dalam mewujudkan program tersebut, Gubernur Koster pun merencanakan akan memberikan insentif sebesar Rp. 500 juta hingga Rp 1 milyar rupiah bagi desa/desa adat yang berhasil mengeksekusi program penanggulangan sampah plastik. Sementara bagi hotel, restoran, mall, serta tempat publik lainnya akan diberikan penghargaan.

Program berikutnya yaitu menanggulangi masalah kemacetan di Bali. Ia mengaku sudah menginstruksikan Kepala Dinas Perhubungan untuk membuat rencana jangka pendek dan jangka panjang. Rencana jangka pendek diungkapkannya adalah koordinasi dengan kabupaten/kota untuk mengidentifikasi titik-titik kemacetan serta membuat skenario lalu lintas baik berupa pengalihan arus. Sedangkan skema jangka panjang harus diselesaikan dengan rencana fundamental berupa pembangunan infrastruktur dan transportasi yang tepat.

Baca Juga  Pesan Tegas Gubernur Koster di Jambore Pramuka Bali 2025: Pramuka Jadi Benteng Karakter Generasi Muda Bali dari Bahaya Judi Online dan Budaya Asing

“Untuk pembangunan infrastruktur berupa pembangunan underpass hingga jalan-jalan baru di titik-titik kemacetan. Sementara transportasi, kita akan percepat pembangunan transportasi massal yang telah dicanangkan oleh Bapak Pj. Gubernur sebelumnya,” ungkapnya.

Adapun program prioritas lainnya seperti Penertiban Transportasi dan Usaha Transportasi Pariwisata hingga Penertiban Wisatawan Asing menurutnya terus dilakukan hingga saat ini. Ia mengungkapkan jika pemerintah telah mendeportasi ratusan wisatawan asing nakal pada periode pertama kepemimpinannya. Ini merupakan bentuk komitmen dan ketegasannya dalam menegakkan peraturan. Hal yang sama menurutnya juga akan diberlakukan bagi pengusaha transportasi yang nakal.

Gubernur Koster pun mengungkapkan semua hal yang dilakukannya ini adalah bagian kecintaannya pada Pulau Bali, serta bentuk tanggung jawabnya kepada masyarakat Bali dan konstitusi. Apalagi Bali selalu menjadi perhatian dunia internasional, sehingga setiap masalah yang ada di Bali perlu penanganan intensif dan segara sehingga tidak terlanjur tersebar hingga mencoreng citra pariwisata Bali.

“Jadi saya bertanggung jawab menjaga kepercayaan masyarakat Bali, masyarakat Bali telah mempercayakan saya bertanggung jawab dengan penuh dalam membangun pulau ini. Jadi ini saatnya kita bekerja dengan fokus, lurus dan tulus serta jauhi perbuatan tercela dalam bekerja,” tandasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Perkuat Kesiapsiagaan, 1.040 Warga Seririt Ikuti Simulasi Bencana HKB 2026

Published

on

By

simulasi bencana seririt
SIMULASI: Kegiatan Simulasi Bencana dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang dilaksanakan pada Minggu (26/04) bertempat di Lapangan Umum Seririt, Kecamatan Seririt. (Foro: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Program Ketangguhan Masyarakat Terhadap Bencana dan Perubahan Iklim (KANAL) yang diinisiasi oleh LPBI NU kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui kegiatan Simulasi Bencana dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB). Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (26/04) bertempat di Lapangan Umum Seririt, Kecamatan Seririt.

Simulasi ini melibatkan total 1.040 peserta yang berasal dari delapan desa dan kelurahan di Kecamatan Seririt, yakni Desa Pengastulan, Patemon, Bubunan, Sulanyah, Ularan, Ringdikit, Lokapaksa, serta Kelurahan Seririt. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran langsung bagi masyarakat untuk memahami langkah-langkah mitigasi dan respon cepat saat menghadapi potensi bencana.

Perwakilan LPBI NU, Bapak Affan Asirozi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi dari LPBI NU, BNPB, BPBD, Kesiapsiagaan Pemkab Buleleng, serta seluruh unsur yang terlibat seperti Kedutaan Besar Australia. Kegiatan ini dilakukan agar masyarakat memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan terhadap bencana. Ke depan, bukan hanya bencana alam, namun juga bencana non-alam, bencana nasional, hingga kerentanan sosial yang perlu kita antisipasi bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng, Bapak Gede Supriatna, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat berdasarkan kondisi wilayah.

“Sesuai Peraturan Bupati Buleleng Nomor 59 Tahun 2022 tentang Kajian Risiko Bencana Kabupaten Buleleng Tahun 2022–2026, Kabupaten Buleleng memiliki sembilan potensi bencana seperti gempa, tsunami, banjir, tanah longsor, kekeringan, abrasi, cuaca ekstrem, kebakaran hutan, hingga banjir bandang, belum lagi termasuk potensi bencana sosial. Tentunya terjadinya suatu bencana tidak pernah kita harapkan. Oleh karena itu, peningkatan kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat di daerah rawan bencana sangat penting dilakukan. Semoga kita semakin bertumbuh dan tangguh dalam kesiapan menghadapi bencana,” ungkapnya.

Baca Juga  Wujudkan Kenyamanan dan Kelancaran Pelaksanaan Karya IBTK di Pura Agung Besakih, Gubernur Koster Terbitkan SE No. 08 Tahun 2025

Apresiasi juga datang dari salah satu peserta simulasi, Satya Dharma Arta dari Desa Sulanyah. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Harapannya, ke depan masyarakat semakin mawas diri, serta peran pemerintah, akademisi, hingga lembaga-lembaga terkait dapat terus berkolaborasi secara utuh dan kuat,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Seririt semakin memiliki kesadaran, pengetahuan, serta kesiapan dalam menghadapi berbagai potensi bencana, sehingga mampu membangun ketangguhan bersama di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika sosial yang terus berkembang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa Nobatkan Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026, Dorong Inovasi Tanpa Meninggalkan Jati Diri

Published

on

By

Jegeg Bagus Badung
HADIRI GRAND FINAL: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat hadir di Malam puncak Grand Final Pemilihan Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Sabtu (25/4). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Malam puncak Grand Final Pemilihan Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2026 sukses digelar di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Sabtu (25/4). Ajang tahunan ini membuahkan hasil dengan terpilihnya Ni Putu Haura Ratnaduhita Prastuti sebagai Jegeg Badung 2026 dan Putu Abhidhamma Dharmika Putra sebagai Bagus Badung 2026.

Penobatan dilakukan langsung oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Acara ini juga dihadiri oleh Plt. Kadis Pariwisata Badung Ni Kadek Ari Armaeni, jajaran Badan Promosi Pariwisata Daerah, Komite Ekraf, serta perwakilan Jegeg Bagus se-Bali.

Tahun ini, Jegeg Bagus Badung mengusung tema “Kalakasa” yang bermakna ruang dan waktu tanpa batas. Tema tersebut diterjemahkan oleh para finalis melalui berbagai program inovatif berbasis solusi, seperti Loka Krida (Revitalisasi Permainan Tradisional), Swadaya Gita (Seni Gender Wayang) hingga program Digitalisasi UMKM dan pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menekankan bahwa pemilihan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menyiapkan generasi muda menghadapi arus modernisasi tanpa kehilangan akar budaya.

“Ajang ini bukan sekadar kontestasi penampilan, tetapi wahana strategis untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter, cerdas, dan berbudaya,” ucapnya.

Bupati dan Nyonya Rasniathi Adi Arnawa juga terlibat aktif dalam menguji kapasitas berpikir kritis para finalis. Hal ini dilakukan untuk memastikan para duta terpilih memiliki ketahanan mental dan intelektual yang kuat dalam mempromosikan pariwisata Badung di era digital.

“Tentu saya sangat mengapresiasi kegiatan Pemilihan Duta Pariwisata Tahun 2026 ini. Ajang ini tidak hanya sekedar menampilkan kontestasi dari segi penampilan, kecantikan, dan performa semata, tetapi yang paling penting merupakan wahana dalam membangun generasi muda Kabupaten Badung yang berkarakter, berkepribadian, cerdas, dan berbudaya, sekaligus menjadi representasi sebagai Duta Pariwisata Badung,” ujar Adi Arnawa.

Baca Juga  Gubernur Koster Tepati Janji, Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk yang Amblas di Bajera Kembali Berfungsi

Bupati menyatakan rasa optimisnya terhadap kualitas para peserta tahun ini yang dinilai mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

“Saya melihat penampilan para peserta sangat luar biasa. Oleh karena itu, saya optimis para duta yang terpilih nantinya akan mampu berprestasi dan berjaya pada ajang Pemilihan Duta Pariwisata tingkat Provinsi Bali,” lanjutnya.

Adi Arnawa juga menegaskan bahwa program-program tersebut harus sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana sebagai fondasi utama pariwisata Bali.

“Melalui ajang ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat generasi muda untuk terus berkembang mengikuti kemajuan zaman, tanpa meninggalkan jati diri, karakter, dan nilai-nilai budaya yang kita miliki. Hal ini sejalan dengan konsep Tri Hita Karana sebagai landasan budaya kita,” tegasnya.

Bupati berharap para pemenang tidak hanya menjadi simbol promosi, tetapi menjadi penggerak perubahan yang mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Badung.

“Kami mendorong Duta Pariwisata menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi nyata, bukan sekadar simbol. Keberhasilan ajang ini terletak pada lahirnya duta yang mampu merepresentasikan Badung secara profesional dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Bagus Alit Sucipta Tegaskan Dukungan untuk Generasi Muda di HUT Ke-56 STT Tri Amerta

Published

on

By

alit sucipta
HADIRI HUT: Wabup Bagus Alit Sucipta saat menghadiri perayaan HUT. Ke-56 STT. Tri Amerta di Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (25/4) (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-56 Sekaa Teruna Teruni (STT) Tri Amerta di Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (25/4). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengawal kreativitas pemuda di tingkat desa.

Acara turut dihadiri Anggota DPD RI Dapil Bali I Komang Merta Jiwa, perwakilan DPR RI Dapil Bali I Wayan Sudirta, anggota DPRD Badung Putu Yunita Oktarini, Camat Abiansemal IB. Putu Mas Arimbawa beserta Tripika Kecamatan, tokoh masyarakat I Wayan Muntra, serta warga setempat.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan bantuan sebesar Rp 20 juta yang diserahkan langsung Wabup Bagus Alit Sucipta. Dukungan dana juga mengalir dari Putu Yunita Oktarini (Rp 20 juta), I Komang Merta Jiwa (Rp 5 juta), I Wayan Sudirta (Rp 5 juta), serta I Wayan Muntra (Rp 5 juta) dan diterima langsung oleh Ketua STT yang baru, I Nyoman Sudarmayasa.

Wabup Bagus Alit Sucipta dalam sambutannya menyatakan bahwa kehadirannya merupakan wujud nyata pemerintah daerah mendukung kegiatan kepemudaan. Ia berharap STT Tri Amerta semakin solid dan jaya.

“Pemerintah Kabupaten Badung terus berupaya memberikan dukungan nyata seperti peningkatan dana ogoh-ogoh dari Rp 20 juta menjadi Rp 40 juta, serta dana HUT STT dari Rp 10 juta menjadi Rp 20 juta. Ini merupakan bentuk motivasi agar generasi muda terus melestarikan seni, adat, dan budaya Bali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup menegaskan pemerintah akan selalu hadir di tengah masyarakat dan berpesan agar seluruh anggota STT Tri Amerta terus menjaga kebersamaan dalam berorganisasi.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT, I Made Adi Jonatan, melaporkan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema “Sahitya Ananta”. Tema ini bermakna upaya meningkatkan solidaritas untuk bergerak menuju kemajuan serta mempererat keharmonisan antar- anggota.

Baca Juga  Pesan Tegas Gubernur Koster di Jambore Pramuka Bali 2025: Pramuka Jadi Benteng Karakter Generasi Muda Bali dari Bahaya Judi Online dan Budaya Asing

Ia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan merupakan hasil kerja sama terstruktur seluruh pemuda-pemudi STT Tri Amerta, yang terbagi dalam berbagai seksi mulai dari acara hingga upakara. Momentum ini sekaligus menjadi bukti semangat generasi muda dalam menjaga tradisi dan memperkuat peran STT sebagai generasi penerus. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca