Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

PARIWISATA

Gubernur Koster Tinjau Kedatangan Singapore Airlines Bawa 156 Penumpang di Bandara Ngurah Rai

BALIILU Tayang

:

de
Gubernur Bali Wayan Koster saat konferensi pers usai menyambut kedatangan penerbangan Singapure Airlines di Bali. (Foto: Ist)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati meninjau langsung kedatangan maskapai Singapore Airlines untuk pertama kali sejak pandemi Covid-19. Singapore Airlines terbang menuju
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai membawa wisatawan ke Bali,
pada Rabu (Buda Pon Bala), 16 Februari 2022.

Kedatangan pesawat berjenis Boeing B787-10s Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ938 yang landing di Bandara Internasional Ngurah Rai pada pukul 11.50 Wita ini, turut juga disaksikan oleh Kadishub Bali, I Gede Wayan Samsi Gunarta, Kadis Pariwisata Bali, Tjok Bagus Pemayun, Kepala Otoritas Bandara I Gusti Ngurah Rai, Putu Eka Cahyadi, Ketua PHRI Kabupaten Badung, I Gusti Agung Rai Suryawijaya, Ketua Bali Tourism Board Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana, dan jajaran PT Angkasa Pura I, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Gubernur Bali menyampaikan pesawat Boeing B787-10s Singapore Airlines membawa 156 penumpang, yang terdiri dari Warga Negara Asing (WNA) sebanyak 109 orang, dan Warga Negara Indonesia (WNI) sebanyak 47 orang. “Saya menyaksikan langsung prosesnya mulai dari kedatangan, kemudian pemeriksaan suhu, tes PCR dan pemeriksaan dokumen, paspor, dan mengamati langsung sirkulasinya berjalan lancar dan sesuai protokol kesehatan Covid-19, serta saya lihat tidak ada kelambatan di setiap titik-titik pelayanan,” jelas Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Kedatangan internasional ke Pulau Bali sudah mulai berjalan sejak Januari 2022, dimana yang pertama datang ialah pesawat dari Bandara Narita, Jepang ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan membawa 12 penumpang, dan semuanya berjalan lancar. “Sehingga penerbangan dari Narita, Jepang dijadwalkan satu minggu sekali. Sedangkan untuk Singapore Airlines rencana akan berjalan sekali setiap hari,” kata Wayan Koster.

Baca Juga  Gubernur Koster Surati Menkes, Mohon Penetapan Status Endemi untuk Bali

Gubernur Wayan Koster telah menyetujui permohonan surat dari manajemen Jetstar (Airlines, red) yang juga menyatakan akan melakukan penerbangan dengan sejumlah penumpang menggunakan pesawat airbus A320 dari Singapura langsung ke Denpasar. “Konfirmasi terakhir kedatangan adalah tanggal 16 Maret 2022. Kita usahakan lebih cepat lagi dari tanggal itu,” kata orang nomor satu di Pemprov Bali ini.

Orang nomor satu di Pemprov Bali ini terus melakukan koordinasi dengan Direktur Utama Garuda Indonesia untuk segera melakukan penerbangan dari Sydney, Australia ke Denpasar langsung. “Saya bisa intens terus minta tolong, agar Garuda Indonesia segera buka penerbangan dari Australia, dan itu dimulai dari Sydney. Beliau (Dirut Garuda Indonesia, red) sudah approve dan rencanakan 4 Maret 2022 akan terlaksana,” jelas Gubernur Koster seraya mengatakan saya juga terus melakukan koordinasi dengan Menteri Perhubungan RI dan Menteri Pariwisata untuk memperbanyak penerbangan langsung ke Bali, agar WNA bisa segera berkunjung dan berwisata ke Bali.

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini kemudian menegaskan telah mengupayakan masa karantina untuk bisa berkurang dari (sebelumnya, red) 7 hari, menjadi 5 hari dan per hari ini sudah menjadi 3 hari. Rencana Gubernur Bali di awal Maret (kedatangan WNA, red) bisa tanpa karantina, sepanjang wisatawan memenuhi protokol kesehatan dan Negatif Swab PCR.

“Untuk itulah, saya berharap penerbangan dari berbagai negara yang dibuka ini akan menjadi suatu promosi yang baik, membangun citra yang baik bahwa Bali mampu mengelola pelaku perjalanan luar negeri dengan protokol kesehatan yang sangat baik,” ujarnya.

Untuk penumpang Singapore Airlines, hari ini sedang menjalani masa karantina yang tersebar di hotel yang berlokasi di Sanur, Kota Denpasar, Ubud, Kabupaten Gianyar, Kuta dan Nusa Dua di Kabupaten Badung dengan sistem hotel non-bubble dan bubble.

Baca Juga  Gubernur Koster dan Walikota Jaya Negara Tinjau Pelabuhan Sanur

Gubernur Bali yang sekaligus menjadi Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali lebih lanjut menyampaikan saat ini sedang menangani varian Omicron, agar bisa terkendali dengan baik dan wisatawan dari berbagai negara yang ingin ke Bali secara psikologis mendapatkan keamanan dan kenyaman selama berwisata di Bali.

“Hari ini dan kedepan akan jadi bukti bagi berbagai pihak di dalam dan luar negeri. Untuk itu saya bersama Pak Wagub dan pengelola wisata akan berupaya membangun pengelolaan pariwisata yang baik, sehingga Bali akan semakin banyak dikunjungi wisatawan mancanegara (wisman),” jelasnya.

Selain dikunjungi wisatawan, Bali juga akan menjadi tempat pertemuan-pertemuan internasional dalam waktu dekat ini, seperti: 1) Bulan Maret 2022 ada pertemuan parlemen sedunia dengan melibatkan 170 negara dan 1200 orang; 2) Konvensi Minamata dengan melibatkan 130 negara dan 1000 orang lebih; 3) Bulan Mei 2022 ada pertemuan terkait pengurangan resiko kebencanaan dunia dengan peserta lebih dari 190 negara dan 4000 lebih peserta.

“Bulan November juga akan dimulai rangkaian pertemuan G20, dan Presiden RI, Bapak Joko Widodo berpesan agar pandemi di Bali bisa dikelola dengan baik, tidak menimbulkan cluster baru dan agenda Pemerintah Pusat tentang pertemuan internasional bisa berjalan baik,” tambahnya sembari berdoa apa yang kita lakukan hari ini mudah-mudahan berjalan baik ke depan dalam rangka pemulihan pariwisata di Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

PARIWISATA

Hadiri BBTF Ke-12, Gubernur Koster Dorong Penguatan Pariwisata Indonesia di Tengah Tantangan Global

Published

on

By

buka bbtf
BUKA BBTF: Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus turut membuka secara resmi gelaran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-12 yang berlangsung di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, pada Kamis (28/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus turut membuka secara resmi gelaran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-12 yang berlangsung di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, pada Kamis (28/5). Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana, perwakilan Menteri Luar Negeri RI yang diwakili Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ketua BBTF 2026 sekaligus Ketua ASITA Bali, I Putu Winastra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BBTF tahun ini mengusung tema Redefining Indonesia’s Gastronomy Journey: A Celebration of Taste, Culture, and Sustainable Heritage. Ia menegaskan BBTF bukan sekadar ajang business matching antara buyer dan seller, melainkan platform strategis untuk membangun kepercayaan pasar, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan membuka peluang bisnis nyata bagi industri pariwisata Indonesia.

Tahun ini, BBTF diikuti 407 buyers dari 44 negara dan 286 sellers, yang menjadi bukti tingginya kepercayaan dunia internasional terhadap Bali dan Indonesia sebagai destinasi unggulan di tengah dinamika global.

Sementara itu, Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan BBTF sebagai salah satu travel fair terbesar dan paling strategis di Indonesia. Menurutnya, penyelenggaraan BBTF merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah bersama seluruh pelaku industri pariwisata untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara di tengah tantangan krisis global, ketidakpastian geopolitik, serta perubahan tren perjalanan dunia.

Ia menegaskan, ajang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia, memperluas jejaring pasar internasional, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional. (gs/bi)

Baca Juga  Pariwisata Bali Sumbang 500 Ton Sampah Tambahan, Menteri LHK Desak Solusi Mandiri

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

PARIWISATA

Dorong Bali Jadi Pusat MICE Dunia, Gubernur Koster Tekankan Standar Berbasis Budaya dan UMKM Lokal

Published

on

By

gubernur koster
AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi jajaran pelaku pariwisata yang tergabung dalam Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan Bali telah memiliki posisi kuat sebagai pusat pertemuan internasional dunia atau meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE). Untuk itu, ia mendorong pelaku industri pariwisata dan pemangku kepentingan MICE di Bali membangun standar penyelenggaraan yang berkarakter, berbasis budaya Bali, sekaligus memberi dampak nyata bagi pelaku ekonomi lokal.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat menerima audiensi jajaran pelaku pariwisata yang tergabung dalam Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5).

“Bali sudah secara de facto menjadi pusat meeting internasional. Selama ini begitu banyak pertemuan dunia diselenggarakan di Bali karena fasilitas kita kuat, SDM siap, keamanan dan kenyamanan VVIP terjaga,” ujar Koster.

Menurutnya, kekuatan utama Bali bukan hanya pada fasilitas ballroom, convention center, dan hotel berstandar internasional, melainkan budaya Bali yang unik dan tidak dapat ditiru daerah lain secara instan.

Ia mencontohkan keberhasilan Bali menjadi tuan rumah berbagai agenda dunia seperti G20 dan World Water Forum yang menghadirkan puluhan ribu delegasi dari ratusan negara. Dalam forum internasional tersebut, khususnya World Water Forum, Bali dinilai unggul karena mampu memadukan fasilitas modern dengan konsep budaya dan filosofi lokal seperti Sad Kerthi, Danu Kerthi, serta sistem subak.

“Kita jangan terlalu terbawa arus luar karena branding Bali sudah sangat kuat. Yang menjadi nilai jual utama adalah budaya Bali,” katanya.

Koster meminta BaliCEB merumuskan standar MICE khas Bali agar memiliki identitas dan karakter berbeda dibanding destinasi lain di dunia.

“Organisasi silakan rumuskan standar MICE di Bali yang unik supaya punya identitas. Kontennya harus orisinal, dipikirkan dan diurus dengan benar sehingga semua penyelenggara punya acuan,” ujarnya.

Baca Juga  Atas Dasar Kemanusiaan, F-PDIP Bali Dukung Gubernur Koster Tolak Timnas Israel Berlaga di Piala Dunia U-20

Selain memperkuat identitas budaya, Koster juga menekankan pentingnya keterlibatan UMKM lokal dalam setiap kegiatan MICE di Bali, mulai dari transportasi, dekorasi hingga souvenir.

“MICE harus mampu mendukung UMKM lokal Bali. Bangkitkan spirit kelokalan agar dampaknya lebih optimal terhadap pelaku ekonomi Bali,” tegasnya.

Ia juga memastikan persoalan sampah dan kemacetan yang selama ini menjadi sorotan wisatawan akan terus dibenahi secara bertahap guna memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi global.

Ratusan Pelaku Industri Gabung BaliCEB

Sementara itu, Ketua Umum Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) Ketut Jaman mengungkapkan minat pelaku industri pariwisata Bali untuk bergabung dalam organisasi tersebut sangat tinggi.

“Sudah ratusan yang ancang-ancang bergabung dengan MICE ini. Kita ingin Bali menjadi pusat MICE dunia,” ujarnya.

Menurut Ketut Jaman, Bali memiliki ratusan fasilitas MICE dengan sekitar 30 ballroom berkapasitas di atas 200 orang yang tersebar di berbagai kawasan pariwisata.

Pelantikan pengurus BaliCEB dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni mendatang di kawasan The Meru, Sanur. Organisasi tersebut menargetkan Bali menjadi destinasi utama penyelenggaraan meeting internasional yang jumlahnya mencapai ribuan agenda setiap tahun di berbagai negara.

Selain itu, BaliCEB juga menyatakan komitmennya mendukung program pungutan wisatawan asing melalui sosialisasi kepada peserta dan penyelenggara event MICE di Bali.

“MICE sangat membantu tingkat hunian hotel maupun kunjungan ke daya tarik wisata di Bali,” kata Ketut Jaman. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

PARIWISATA

Peringkat Satu Top Destinasi Pariwisata Dunia, Gubernur Koster: Bali Tetap Kuat Meski Digoyang Isu Sampah, Macet dan Sepi

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster mengalungkan bunga menyambut wisatawan yang datang ke Bali saat Tahun Baru 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster gembira dan berterima kasih kepada semua stakeholders dan masyarakat yang terus aktif menjaga kualitas pariwisata Bali. Kerja keras semua pihak diapresiasi dunia. Bali Indonesia baru saja meraih peringkat 1 World’s Best Destination 2026, dalam ajang bergengsi Travelers’ Choice Awards: Best of the Best oleh TripAdvisor. Bali di posisi teratas, melampaui sembilan destinasi kenamaan dunia lainnya seperti London, Roma, Hanoi, Paris, New York (NY) hingga Dubai. 

Penghargaan dunia ini diakui Koster bahwa Bali tetap kuat dengan pariwisata berbasis budaya, tradisi, seni dan alam meskipun sering digoyang dengan isu sampah, macet dan sepi.

“Bali di posisi nomor 1 dari 10 Top Destinasi Pariwisata Dunia. Bali menempati posisi tertinggi di dunia sepanjang sejarah. Digoyang dengan isu sampah, macet, sepi dan lain ternyata tak bisa menggoyahkan posisi Bali,” kata Gubernur Koster, Jumat, 16 Januari 2026.

Tak hanya dianugerahi peringkat satu Top Destinasi Pariwisata Dunia oleh TripAdvisor, Bali juga diakui global dalam berbagai kategori lainnya seperti diakui sebagai peringkat pertama Honeymoon Destination. kemudian masuk Top 10 Cultural Destination, Top 10 Solo Travel Destination, Top 20 Trending Cities. 

Berikut ini data dan fakta Top 10 World’s Best Destinations Travelers’ Choice Awards Trip Advisor dan Bali Indonesia berada di posisi pertama. Setelah itu disusul urutan kedua London, Britania Raya, dan ketiga Dubai, Uni Emirat Arab, keempat Hanoi, Vietnam, kelima Paris, Prancis, keenam Roma, Italia, ketujuh Marrakesh, Maroko, kedelapan Bangkok, Thailand, kesembilan Kreta, Yunani dan sepuluh New York, Amerika Serikat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ny. Putri Koster Tutup Pameran IKM Bali Bangkit Tahap I 2023
Lanjutkan Membaca