Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Hadiri Gemarikan di Karangasem, Pj. Ketua Forikan Provinsi Bali Ajak Orang Tua Jadikan Olahan Ikan Sebagai Hidangan Sehari-hari

BALIILU Tayang

:

gemarikan
Pj. Ketua Forikan Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya saat menghadiri Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kantor Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem, Selasa (25/6). (Foto: Hms Pemprov)

Karangasem, baliilu.com – Dalam rangka mengakselerasikan peningkatan konsumsi ikan dalam rangka pencegahan stunting dan gizi buruk, Pj. Ketua Forikan Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya meminta orang tua mulai aktif menyajikan pangan berbahan ikan, dalam setiap hidangan yang disajikan dalam rumah tangga. Mengingat ikan banyak mengandung protein, mineral, asam amino dan terutama Omega-3 yang sangat berguna untuk mendukung tumbuh kembang otak anak, dan tentunya baik juga dikonsumsi oleh ibu hamil dalam mengembangkan sistem saraf dan otak pada janin yang ada di dalam kandungan. Hal ini disampaikannya dalam Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kantor Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem, Selasa (25/6).

Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) merupakan program pemerintah yang sangat penting dan strategis untuk mengakselerasikan peningkatan konsumsi ikan dalam rangka pencegahan stunting dan gizi buruk. Kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) berupa pemberian paket olahan ikan kepada remaja putri pra nikah, ibu hamil, ibu menyusui dan anak usia 0-59 bulan, bertujuan untuk meningkatkan konsumsi ikan di Provinsi Bali. Seperti yang kita ketahui konsumsi ikan pada tahun 2023 sebesar 47,09 kg/kapita/tahun.

Tingkat konsumsi ikan ini bisa dikatakan masih dibawah tingkat konsumsi ikan nasional sebesar 57,27 kg/kapita/tahun. “Hal ini menjadi tantangan kita bersama untuk meningkatkan tingkat konsumsi ikan masyarakat Bali. Mengingat manfaat makan ikan sangat baik bagi kesehatan tubuh, maka pada kesempatan ini saya mengajak seluruh masyarakat Desa Datah,Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, mulai dari anak-anak hingga yang dewasa untuk membiasakan diri makan ikan setiap hari,” ungkap Ny. Ida Mahendra.

Disampaikannya lagi, bahwa upaya yang paling efektif dilakukan adalah dengan memberikan pemahaman secara dini kepada anak-anak, betapa pentingnya makan ikan sebagai sumber protein hewani yang sangat baik untuk pertumbuhan sel-sel tubuh manusia utamanya pertumbuhan sel-sel otak, sehingga dengan pengenalan dari usia dini dapat tumbuh pola/gaya hidup makan ikan yang akhirnya menjadi budaya makan ikan pada generasi penerus bangsa.

Baca Juga  Peringatan HLUN Ke-28 dan TAGANA Ke-20, Pj Ketua TP PKK Provinsi Bali Semangati Lansia

Mengingat pentingnya peningkatan konsumsi ikan oleh masyarakat, saya harapkan tingkat konsumsi ikan masyarakat Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem dan masyarakat Karangasem akan meningkat, khususnya kepada anak-anak, ibu menyusui dan ibu hamil, dan dianjurkan agar lebih banyak makan ikan untuk kebutuhan gizi tercukupi sehingga dapat mencegah terjadinya stunting.

Dengan dilakukan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) diharapkan dapat menjadi pendorong bagi masyarakat untuk memilih ikan sebagai menu keluarga sehari-hari, sehingga tumbuh generasi muda yang kuat, cerdas, sehat dan berkualitas.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bali, Putu Sumardiana dalam sambutannya menyampaikan kegiatan gerakan Memasyarakatkan makan ikan ini dilaksanakan ngrombo, bersinergi dan berkolaborasi dengan instansi terkait, yakni BKKBN yang menyerahkan atau menyiapkan bantuan telur, PT Bank BPD Bali menyerahkan bantuan beras dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali menyerahkan bantuan berupa olahan ikan, abon ikan, olahan lele segar, ikan kembung segar siap masak kepada 158 penerima yang terdiri dari remaja putri pra-nikah, ibu hamil, ibu menyusui dan balita. Tidak lupa pihaknya mengajak semua warga untuk mulai mengkonsumsi ikan, terutama pada 1.000 hari kehidupan si anak, karena nutrisi yang ada pada ikan sangat penting untuk perkembangan otak. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Sasar Tiga Desa di Jembrana, Aksi Sosial “Bergerak dan Berbagi” TP PKK Provinsi Bali Bawa Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Published

on

By

bergerak dan berbagi
AKSI SOSIAL: Tim Penggerak PKK Provinsi Bali menggelar aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di wilayah Kabupaten Jembrana, Rabu (13/5/2026). (Foto: bi)

Jembrana, baliilu.com – Tim Penggerak PKK Provinsi Bali menggelar aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” di wilayah Kabupaten Jembrana, Rabu (13/5/2026). Aksi sosial (aksos) ini menyasar tiga lokasi, yaitu Desa Tuwed, Kecamatan Melaya; Kelurahan Baler Bale Agung; dan Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara. TP PKK Bali membagikan paket bantuan berupa 30 kg beras, 60 butir telur, dan 2 kotak susu kepada 50 penerima bantuan di setiap lokasi yang terdiri atas lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, balita, dan kader PKK. Total bantuan yang disalurkan TP PKK Bali pada aksos di Jembrana terdiri atas 4.500 kg beras, 9.000 butir telur, dan 300 kotak susu.

Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana, Ny. Ani Setiawarini Kembang Hartawan, menyampaikan terima kasih atas perhatian TP PKK Provinsi Bali kepada krama Bumi Makepung. “Ini bukan kegiatan sosial yang pertama, tetapi sudah beberapa kali dilaksanakan di wilayah kami,” ujarnya. Ia menilai kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Oleh sebab itu, Ani Kembang Hartawan sangat berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dalam lingkup yang lebih luas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMD Dukcapil) Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, dalam sambutannya menginformasikan bahwa aksos ini terlaksana atas sinergi TP PKK Bali dengan sejumlah mitra kerja. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dwi Dewata juga menerangkan beragam kegiatan TP PKK lainnya, seperti “Berbelanja dan Berbagi” hingga gerakan “Kulkul PKK dan Posyandu” yang dilaksanakan di kabupaten/kota se-Bali.

Untuk diketahui, pada aksos kali ini TP PKK Bali menggandeng sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali yang turut menyalurkan bantuan di tiga desa/kelurahan.

Baca Juga  Pagelaran Busana ‘’Wastra Citta Jagadhita’’, Wujud Nyata Kreativitas Desainer Muda Bali Lestarikan Kain Tenun Tradisional Bali

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali membagikan 50 paket Gemarikan yang berisi 1 kg ikan tuna bluefin, 1 kg ikan nila, dan 1 kg ikan kembung. Selanjutnya, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Provinsi Bali membagikan 10 paket sembako berisi 10 kg beras, 2 pcs minyak goreng, 3 kg gula pasir, 2 bungkus kopi bubuk, dan 1 bungkus makanan ringan. IBI Provinsi Bali menyalurkan bantuan berupa 2 kotak susu SGM Explor 150 gram kepada 10 balita dan 2 kotak susu SGM Bunda 150 gram bagi 10 ibu hamil.

Bantuan juga diberikan oleh Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, serta Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali berupa paket multivitamin, telur, bibit cabai, pohon buah-buahan, dan buku resep kuliner olahan kue serta pangan lokal.

Aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” TP PKK Bali di setiap lokasi juga diisi dengan layanan kesehatan gratis, vaksinasi rabies, dan bimbingan teknis olahan kue yang melibatkan kader PKK. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wagub Giri Prasta Tegaskan UMKM Bali Penopang Utama Ekonomi Kerthi Bali

Bersama Tiga Menteri, Gelar Akad Massal 1.000 UMKM di Unud

Loading

Published

on

By

umkm bali
AKAD MASSAL: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri Akad Massal 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif dan Bursa Wirausaha Unggulan di Gedung Auditorium Widya Sabha, Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Rabu (13/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menegaskan UMKM merupakan penopang utama ekonomi Bali dalam transformasi Ekonomi Kerthi Bali yang saat ini tengah dijalankan Pemerintah Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Akad Massal 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif dan Bursa Wirausaha Unggulan di Gedung Auditorium Widya Sabha, Universitas Udayana, Jimbaran, Badung, Rabu (13/5).

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Wakil Menteri UMKM Helfi Nurhasan, Rektor Universitas Udayana, Forkopimda Provinsi Bali, serta sejumlah lembaga penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dalam sambutannya, Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas kementerian dalam memperkuat sektor UMKM dan ekonomi kreatif di Bali. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi rakyat melalui pembangunan kewirausahaan yang inklusif, produktif, dan berdaya saing.

“Perlu kami laporkan kepada Bapak Menteri bahwa Bali saat ini sedang melaksanakan transformasi lewat Ekonomi Kerthi Bali, yang menempatkan UMKM sebagai salah satu penopang utama ekonomi Bali. Kami berkomitmen membangun Bali yang kuat secara ekonomi, berdikari, serta berbasis pada kearifan lokal dan sumber daya manusia Bali itu sendiri,” ujar Giri Prasta.

Ia menegaskan, UMKM tidak hanya berfungsi menggerakkan ekonomi daerah, tetapi juga menjaga identitas budaya, tradisi, dan kreativitas masyarakat Bali. Karena itu, penguatan UMKM diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan omzet usaha, tetapi juga kualitas produk, penguasaan teknologi digital, perluasan akses pasar global, perlindungan hak kekayaan intelektual (HAKI), hingga penguatan jejaring usaha.

“Kita ingin UMKM Bali naik kelas. Mereka bukan hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga menjaga identitas budaya dan kreativitas Bali,” tegasnya.

Baca Juga  Atasi Stunting Dalam Acara ‘‘Berkunjung dan Berbagi‘‘ di Tabanan

Giri Prasta juga memaparkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan I tahun 2026 mencapai 5,58 persen. Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa pembangunan ekonomi Bali membutuhkan transformasi besar yang bertumpu pada sektor riil, penguatan UMKM, dan lahirnya wirausaha baru.

Ia menilai target peningkatan rasio kewirausahaan nasional sebesar 3,60 persen pada 2029 hingga menuju 8 persen pada 2045 membutuhkan kerja sama terintegrasi dan berkelanjutan dari seluruh pihak.

“Oleh sebab itu, kegiatan ini sangat tepat karena menghadirkan ekosistem yang mempertemukan dunia usaha, lembaga pembiayaan, praktisi bisnis, dan para pelaku UMKM dalam satu ruang kolaborasi,” katanya.

Giri Prasta juga mengungkapkan realisasi penyaluran KUR di Bali pada 2025 mencapai 134.549 penerima. Selain itu, pengajuan hak kekayaan intelektual di Bali tercatat mencapai 43.520 permohonan.

Ia menekankan bahwa tantangan ekonomi global yang semakin dinamis hanya dapat dihadapi melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, perguruan tinggi, komunitas kreatif, media, dan masyarakat.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai gerakan bersama untuk membangun UMKM Bali yang kreatif, berbasis inovasi, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Saya yakin Bali mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus kekuatan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengatakan pemerintah terus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif nasional. Ia menyebut penyaluran KUR sektor ekonomi kreatif secara nasional telah mencapai Rp8,9 triliun.

Menurutnya, penguatan sektor ekonomi kreatif membutuhkan pendekatan heksahelix melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, akademisi, komunitas, media, serta pelaku usaha.

“Pemerintah tidak bisa sendiri. Kami terus mendorong akses pembiayaan, perlindungan HAKI, pembinaan, penguatan kapasitas, dan jejaring usaha agar pelaku ekonomi kreatif Indonesia bisa go global,” kata Teuku Riefky.

Baca Juga  HUT Ke-422 Kota Singaraja, Pemkab Buleleng Tebar 30 Ribu Benih Nila dan Gelar Gemarikan untuk Cegah Stunting

Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, menambahkan kehadiran program Sapa UMKM menjadi bentuk nyata pendekatan kementerian kepada pelaku usaha kecil dan menengah.

“Sapa UMKM bukan sekadar aplikasi, tetapi bentuk kehadiran Kementerian UMKM agar bisa berinteraksi dengan pelaku UMKM kapan pun dan di mana pun,” ujarnya.

Sementara itu, Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyebut akad massal tersebut sebagai langkah besar dalam memperkuat ekosistem UMKM Bali agar naik kelas dan semakin kompetitif.

“Saya bangga melihat akad ini. Bali memiliki ekosistem yang memberi kesempatan tumbuh bersama. UMKM adalah pahlawan ekonomi nasional karena menopang 60 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Muhaimin.

Ia juga mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap UMKM dari pungutan liar, hambatan usaha, hingga premanisme agar pelaku usaha dapat berkembang dengan aman dan percaya diri.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Risa Damanik, mengatakan kegiatan akad massal tersebut merupakan yang keempat digelar di Indonesia dan melibatkan sekitar 2.000 pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dari seluruh Bali.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 terkait pengentasan kemiskinan melalui penguatan kewirausahaan, akses pembiayaan KUR, serta pemanfaatan HAKI sebagai alternatif agunan usaha. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Lantik Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemkot Denpasar

Published

on

By

walikota jaya negara
LANTIK: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat resmi melantik dan mengambil Sumpah Jabatan Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Rabu (13/5) siang. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara secara resmi melantik dan mengambil Sumpah Jabatan Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Rabu (13/5) siang.

Hadir pula pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya bersama Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, A.A. Putu Gde Wibawa, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Komang Lestari Kusuma Dewi, Asisten Administrasi Umum, Putu Wisnu Wijaya Kusuma, perwakilan Forkompinda Kota Denpasar, undangan terkait dan juga jajaran OPD Pemkot Denpasar yang mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting.

Pada kesempatan itu, adapun pejabat yang dilantik, meliputi sebanyak 1 orang Pejabat Administrator, 1 orang Pejabat Pengawas, serta 19 orang Pejabat Fungsional melalui mekanisme pengangkatan pertama maupun perpindahan dari jabatan lain.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini merupakan hal yang lumrah dari pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini adalah proses untuk memantapkan dan meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik Kota Denpasar agar tetap berjalan maksimal,“ ungkap Walikota Jaya Negara.

Lebih lanjut, Walikota Jaya Negara berpesan untuk seluruh ASN Kota Denpasar terus meningkatkan kompetensi serta mengasah potensi diri.

Pihaknya juga menekankan pada pejabat yang dilantik dan diambil sumpah jabatan hari ini agar memegang teguh penerapan pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.

Sementara Kepala BKPSDM Kota Denpasar I Wayan Sudiana yang ditemui usai acara mengharapkan pejabat yang dilantik agar amanah dan kepercayaan yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, loyalitas, dan dedikasi tinggi, serta mampu bekerja secara disiplin, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat demi peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga  Pimpin Rapat, Pj. Ketua TP PKK Bali Sosialisasikan Gerakan DELIGI Menuju Bali Bebas Karies 2029

“Melalui spirit Vasudhaiva Kutumbakam mewujudkan Denpasar yang maju, humanis, dan berkelanjutan melalui penguatan profesionalisme aparatur serta budaya kerja yang kolaboratif dan berintegritas, ” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca