Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Peringatan HLUN Ke-28 dan TAGANA Ke-20, Pj Ketua TP PKK Provinsi Bali Semangati Lansia

BALIILU Tayang

:

peringatan hari lansia provinsi bali
HADIRI HLUN: Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya saat menghadiri HLUN ke-28 Tahun 2024 di di Panti Sosial Tresna Werdha Jara Marapati, Desa Kaliasem, Rabu (29/5). (Foto: Hms Pemprov)

Buleleng, baliilu.com – Penjabat (Pj.) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya bisa berada dan berbaur di tengah para lansia di Gedung Laksmi Graha Kabupaten Buleleng serangkaian peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-28, dan HUT Taruna Siaga Bencana (Tagana) ke-20 Tahun 2024, Rabu (29/5).

Pada kesempatan ini, Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali yang gencar melaksanakan kegiatan turun ke lapangan secara langsung, juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi Bali yang bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten se-Bali yang memberikan perhatian kepada lansia, mulai dari berbagi keperluan pemenuhan kebutuhan hidup, menyediakan layanan posyandu lansia, pemenuhan hak sipil, pemberian bantuan akses kesehatan dan berperan aktif menjadi pioner penggerak kesejahteraan perekonomian bagi lansia yang masih mampu beraktivitas dan menghasilkan karya (seperti membuat anyaman janur/majejaitan keperluan upakara, membuat sapu lidi, membuat rajutan taplak meja dan lain-lainnya).

“Kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan pasti akan menemukan dan berada pada fase ini, dimana segala fungsi motorik, sensorik dan mental kita akan mulai menurun, sehingga membutuhkan bantuan orang lain (anak-anak dan cucu). Namun jangan putus asa dan patah semangat, mari tetap berkarya, tetap menghibur diri dalam mengarungi sisa hidup ini, agar tetap bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain serta lingkungan sekitar”, ungkapnya.

Dengan mengangkat tema Hari Ulang Tahun kali ini, “Lansia Terawat Indonesia Bermartabat”, saya yakin kita semua akan mampu menjalani sisa hidup dengan baik, dengan tetap menjaga komunikasi yang sehat dengan keluarga dan lingkungan, serta melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat.

Baca Juga  Kunjungi Kabupaten Klungkung, Pj. Ketua TP PKK Bali Minta Orangtua Wajibkan Pangan Ikan untuk Asupan Cegah Stunting

“Menurut saya, posyandu lansia yang tersebar dan aktif di setiap balai banjar seluruh provinsi di Bali merupakan langkah nyata bahwa kita sebagai generasi dan kader Tim Penggerak PKK sudah peduli dan memiliki program dalam membangun kehidupan lansia yang sehat.

Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana menyatakan bahwa sesuai Pasal 34 ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi “Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara”, yang pada dasarnya mengatur tanggung jawab negara dalam memelihara fakir miskin termasuk lansia guna memenuhi kebutuhan dasar yang layak bagi kemanusiaan.

Ditambahkannya, Buleleng yang dikenal masih banyak mencatat data kemiskinan ekstrem (warga yang berpenghasilan di bawah Rp. 366.000/bulan, atau tidak bisa memenuhi kebutuhan sosial dan kebutuhan hidup) mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Buleleng, masuk ke dalam 348 Kader Pembangunan Manusia (KPM) sebagai penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 450.000 selama 12 bulan, sementara yang tercatat sebagai warga stunting (1.551 Kader Pembangunan Manusia/ KPM) juga mendapat Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp. 250.000 selama 12 bulan.

Selain itu, warga yang masuk ke dalam daftar kurang mampu juga diberdayakan atau dipekerjakan pada 62 ribu UMKM yang tersebar di Kabupaten Buleleng.

Pada kesempatan ini, Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya juga menyerahkan bantuan sosial berupa uang (BSU) kemiskinan ekstrem, BSU untuk penyandang disabilitas, bantuan sembako untuk lansia, bantuan pemenuhan hak sipil, melaksanakan serah terima Rumah sejahtera terpadu dari donasi ASN Pemprov Bali kepada 2 penerima bantuan serta alat bantu disabilitas.

Di hari yang sama Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. drg. Ida Mahendra Jaya mengunjungi Peringatan Hari Lansia Nasional ke-28, di Panti Sosial Tresna Werdha Jara Marapati, Desa Kaliasem, Kabupaten Buleleng. Sebanyak 100 orang lansia yang merupakan warga panti dan lansia warga sekitar turut memeriahkan acara yang mengambil Tema “Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat”.

Baca Juga  Lansia Berdaya, 64 Siswa Sekolah Lansia di Buleleng Diwisuda

Mewakili Pj. Gubernur Bali S. M. Mahendra Jaya, I Dewa Gede Mahendra Putra selaku Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali mengajak para lansia untuk tetap bersemangat dan selalu optimis dalam menjalani kehidupan. “Saya harap bapak dan ibu semua tetap menjaga kesehatan dan selalu bersemangat, “ katanya.

Mahendra juga memastikan negara, dalam hal ini Pemerintah Provinsi Bali, akan senantiasa berupaya untuk menjamin kesehatan dan memperhatikan para lansia dengan berbagai program serta aksi sosial.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali, Luh Ayu Aryani mengungkapkan Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) merupakan bentuk apresiasi atas semangat jiwa raga lansia dalam kiprahnya mempertahankan kemerdekaan serta memajukan Bangsa Indonesia. “Peringatan ini dalam rangka menggugah kesadaran masyarakat, akan pentingnya peran lansia dalam membangun negara,” katanya.

Aryani juga menjelaskan dalam kesempatan tersebut dilaksanakan Penyerahan Paket secara Simbolis berupa berupa Makanan Ringan untuk Lansia dalam panti sebanyak 50 paket dan Paket Sembako untuk Lansia luar panti sebanyak 50 paket.

Sebagai puncak acara, Ny. Ida Mahendra Jaya didampingi dua orang lansia warga panti Sosial Tresna Werdha Jara Marapati beserta Asisten Pemerintahan dan Kesra Dewa Mahendra dan Kepala Dinas Sosial P3A Provinsi Bali Luh Ayu Aryani, meniup lilin tanda Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-28 tahun 2024.

Selanjutnya, Pj. Ketua PKK Bali juga berkunjung dan melihat langsung sejumlah lansia berkategori beresiko di Panti Sosial Tresna Werdha Jara Marapati. Ny. Ida Mahendra Jaya nampak berbincang langsung sembari menyemangati sejumlah lansia yang nampak hanya bisa berbaring tersebut. Ia pun berjanji akan memastikan pemenuhan kebutuhan dan fasilitas pendukung agar para lansia senantiasa sehat dan bersemangat menjalani hari-hari senja. (gs/bi)

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Hadiri Musprovlub WHDI, Dorong WHDI Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Wanita Hindu

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Presiden Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas, Pasien Dilayani Tanpa Dibeda-bedakan

Published

on

By

Presiden Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: BPMI Setpres/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang makin baik, dengan waktu antrean yang lebih singkat, dan pelayanan yang optimal bagi setiap pasien. Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 28 September 2026.

“Harapan Bapak Presiden tadi di rapat adalah tolong dipastikan bahwa pelayanan BPJS juga ditingkatkan. Antriannya bisa lebih pendek lagi, kalau misalnya ada pasien yang masuk juga bisa dilayani dengan baik,” ujar Menkes.

Menkes menuturkan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian terhadap kesetaraan pelayanan di rumah sakit. Pemerintah memastikan seluruh rumah sakit memberikan pelayanan yang sama kepada peserta BPJS Kesehatan maupun pasien umum.

“Kemudian dipastikan juga bahwa semua rumah sakit-rumah sakit yang ada itu tidak membeda-bedakan antara pasien BPJS dengan pasien bukan BPJS,” kata Menkes.

Dalam rapat tersebut, aspek keberlanjutan pembiayaan BPJS Kesehatan turut menjadi perhatian. Menkes menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan membutuhkan kepastian dari sisi keuangan, dan Kementerian Keuangan telah memberikan kejelasan mengenai keberlanjutan pembiayaan program tersebut dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Teman-teman dari BPJS juga menanyakan, Pak kita butuh kepastian dari sisi keuangannya terjaga. Kebetulan di sini juga ada Pak Menkeu, Pak Menkeu juga sudah memberikan kejelasan bagaimana ke depannya BPJS ini selama pelayanannya baik, ke masyarakat baik dan masyarakat juga membutuhkan, keuangannya nanti akan dipastikan terjaga,” ujar Budi.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan peningkatan kualitas layanan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah perkembangan dalam sistem kesehatan, seperti inflasi medis, pertumbuhan penduduk, pergeseran penyakit, dan peningkatan utilisasi pelayanan.

Baca Juga  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dampingi Pj. Ketua Dekranasda Bali Sambangi IKM Kediri

“Kemudian beberapa hal kecil kita akan perbaiki, fraud dalam pelayanan dan ini juga penting perilaku yang volume based. Kita akan geser ke value based,” lanjut Prihati.

Prihati menjelaskan, pergeseran dari pendekatan tersebut menjadi salah satu langkah yang akan dilakukan untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada peserta. Pendekatan tersebut diarahkan agar pelayanan yang diberikan makin sesuai dengan kebutuhan peserta.

“Ini kita akan tegakkan ke depan untuk bisa value based dan itu juga yang kita janjikan untuk memperbaiki kualitas layanan kepada peserta yang lebih sesuai dengan kebutuhan yang tepat sasaran,” kata Prihati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

RUU APBN 2027 Resmi Disahkan, Pemerintah Pastikan Fiskal Tetap Ekspansif, Kredibel dan Berkelanjutan

Published

on

By

APBN 2027 Resmi Disahkan DPR RI
SAMPAIKAN APBD 2027: Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan dokumen APBN 2027 kepada Ketua DPRRI Puan Maharani saat rapat paripurna DPR RI pada Selasa (29/9). (Foto: Hms Kemenkeu)

Jakarta, baliilu.com – Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027 secara resmi disahkan menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada Selasa (29/9). Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan APBN 2027 dirancang tetap ekspansif, kolaboratif, terarah, dan terukur untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan tetap mempertahankan keberlanjutan fiskal.

“Fiskal harus hadir untuk menjaga momentum pertumbuhan, melindungi masyarakat dengan tetap menjaga kredibilitasnya. Kebijakan fiskal 2027 dirancang tetap ekspansif secara kolaboratif terarah dan terukur, dengan defisit sebesar 2,4 persen terhadap PDB” ungkap Menkeu Suahasil dikutip dari laman kemenkeu.go.id.

Lebih lanjut, dalam APBN 2027 pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp3.435,1 triliun, belanja negara diperkirakan sebesar Rp4.106,3 triliun, sedangkan pembiayaan sebesar Rp671,2 triliun dilakukan secara inovatif dan terukur.

Arsitektur APBN 2027 difokuskan pada delapan klaster Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN), yakni kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; pendidikan; kesehatan; hilirisasi dan industrialisasi; infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana; ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa; serta penurunan kemiskinan. Selain itu, terdapat program pendukung yang mencakup pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, digitalisasi, dan diplomasi ekonomi.

Selain itu, Menkeu Suahasil menegaskan APBN 2027 akan terus merepresentasikan kehadiran negara dalam setiap denyut kehidupan masyarakat antara lain melalui anggaran pendidikan yang dialokasikan sebesar Rp824 triliun, anggaran perlindungan sosial Rp539,7 triliun, serta anggaran ketahanan pangan Rp195,3 triliun.

“Angka-angka ini bukan sekadar target fiskal. Di baliknya terdapat tanggung jawab pemerintah untuk menjaga momentum pembangunan, sekaligus memastikan setiap rupiah dikelola secara hati-hati dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegas Menkeu.

Baca Juga  Kunjungi Kediaman Lansia dan Disabilitas, Ketua K3S Ny. Antari Jaya Negara Serahkan Kursi Roda

Menkeu Suahasil mewakili Pemerintah menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPR RI atas dukungan selama proses pembahasan APBN 2027. Menurut Menkeu, pembahasan yang dinamis dan konstruktif antara Pemerintah dan DPR RI membuat arsitektur APBN 2027 semakin matang dan akuntabel.

Dengan APBN yang sehat, kredibel, dan berkelanjutan, Pemerintah berharap APBN 2027 mampu menjaga stabilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengakselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hadirkan Rasa Keadilan, Dasco Setujui Komisi XIII Cek Lapas Cibinong

Published

on

By

Komisi XIII Cek Lapas Cibinong
KONFERESI PERS: Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, saat konferensi pers bersama media selepas Rapat Paripurna DPR RI di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa Komisi XIII DPR RI akan melakukan tinjauan langsung atas temuan fasilitas istimewa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Bogor dalam waktu dekat. Pengecekan dilakukan untuk mencocokkan temuan di lapangan dengan data dan informasi yang telah diperoleh DPR dalam rapat bersama pemerintah.

Dasco mengatakan Komisi XIII sebelumnya telah melakukan rapat dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait persoalan yang terjadi di lembaga pemasyarakatan tersebut. Dari rapat itu, Komisi XIII memperoleh informasi yang selanjutnya akan diverifikasi melalui kunjungan lapangan.

Menurut Dasco, pengecekan ke Lapas Cibinong diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara informasi yang disampaikan pemerintah dengan kondisi sebenarnya. Pimpinan DPR pun telah memberikan persetujuan agar Komisi XIII melakukan kunjungan tersebut.

“Komisi XIII sudah rapat, kemudian masalah yang ada di lapas itu kami sudah mendapatkan juga informasi dari Komisi XIII bahwa mereka ingin mencocokkan antara data-data yang diberikan pada saat rapat dengan fakta-fakta di lapangan,” kata Dasco dalam konferensi pers bersama media selepas Rapat Paripurna DPR RI di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Kunjungan tersebut, kata Dasco, akan menjadi tindak lanjut DPR atas temuan fasilitas istimewa di Lapas Cibinong. Dengan pengecekan secara langsung, DPR dapat melihat kondisi fasilitas yang menjadi perhatian tersebut sekaligus mencocokkannya dengan data yang telah disampaikan dalam rapat.

Pengecekan juga dilakukan untuk melihat apakah masih terdapat hal-hal lain yang perlu ditindaklanjuti dari temuan tersebut. Hasil kunjungan dapat menjadi bahan bagi Komisi XIII dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan lembaga pemasyarakatan.

Dasco menegaskan pengecekan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mencocokkan data, tetapi juga untuk memastikan tidak terdapat kondisi yang bertentangan dengan rasa keadilan masyarakat.

Baca Juga  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dampingi Pj. Ketua Dekranasda Bali Sambangi IKM Kediri

“Oleh karena itu kami dari pimpinan DPR sudah juga memberikan persetujuan untuk Komisi XIII mengunjungi Lapas Cibinong untuk mengecek fakta, data serta kemudian kalau perlu mengungkap hal-hal yang mencederai rasa keadilan di masyarakat,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca