Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Hadiri Pengukuhan Pengurus KADIN Denpasar, Walikota Jaya Negara Ajak Perkuat Sinergi

BALIILU Tayang

:

KADIN Denpasar
HADIRI PELANTIKAN: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, serta Dewan Pengurus KADIN Kota Denpasar masa bakti 2025–2030, Selasa (24/2), bertempat di Ruang Taksu Dharma Negara Alaya. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, serta Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Denpasar masa bakti 2025–2030, Selasa (24/2), bertempat di Ruang Taksu Dharma Negara Alaya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI, Timothy Ivan Triyono, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, Ketua Umum KADIN Bali I Made Ariandi, pimpinan OPD Pemkot Denpasar, perwakilan konsulat negara sahabat, serta undangan lainnya.

Prosesi pengukuhan diawali pembacaan Surat Keputusan KADIN Kota Denpasar masa bakti 2025–2030 dari KADIN Provinsi Bali. Dalam kesempatan itu, I Putu Arnawa dikukuhkan sebagai Ketua KADIN Kota Denpasar, didampingi jajaran pengurus, di antaranya I Putu Miasta sebagai Koordinator Wakil Ketua, Setiya Wibawa selaku Ketua OKK sekaligus Ketua Steering Committee, serta Yusuf Ali sebagai Wakil Ketua Bidang Infrastruktur.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara juga menerima Anugerah Stabilisator Budaya dan Ekonomi Daerah atas konsistensinya menjaga keseimbangan pembangunan dan identitas budaya Bali di tengah dinamika ekonomi.

Dalam sambutannya, Walikota Jaya Negara menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara KADIN dan Pemerintah Kota Denpasar. Jaya Negara menyebut Denpasar sebagai kota yang didominasi sektor perdagangan dan jasa, sehingga kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci menjembatani pelaku usaha, mulai dari UMKM, IKM, hingga pengusaha besar.

“Sinergitas ini sangat diperlukan untuk mendorong pelaku usaha agar semakin kreatif dan inovatif di era revolusi industri 4.0. KADIN memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan daya saing kota, kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan sektor-sektor strategis,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga  Jaya Negara Serahkan Hadiah Lomba Literasi

Lebih lanjut disampaikan, sektor perdagangan dan industri masing-masing berkontribusi signifikan terhadap PDRB Kota Denpasar. Salah satu program prioritas Pemkot Denpasar adalah pengembangan produk berstandar ekspor. Di era digital saat ini, keterbukaan informasi menjadi peluang besar bagi dunia usaha untuk terus menggali potensi, termasuk memasarkan produk unggulan Denpasar ke pasar global serta menarik kunjungan business tourist melalui kerja sama ekonomi.

Walikota juga menekankan pentingnya peran KADIN yang bersinergi, inovatif, solid, dan adaptif. Menurutnya, kolaborasi yang kuat, ide-ide kreatif, organisasi yang kompak, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman akan mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum KADIN Bali I Made Ariandi mengapresiasi sinergitas KADIN Denpasar dengan Pemkot Denpasar yang dinilai sangat baik. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah kota terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya dalam penguatan UMKM.

“Selamat kepada seluruh pengurus KADIN Kota Denpasar yang telah dikukuhkan. Semoga sinergi bersama Pemkot Denpasar terus terjalin dalam setiap program peningkatan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ketua KADIN Kota Denpasar, I Putu Arnawa, menyampaikan bahwa pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet perjalanan organisasi. Ia menegaskan, amanah yang diterima merupakan tanggung jawab bersama untuk memperkuat pondasi kelembagaan sekaligus membawa KADIN Denpasar ke tingkat yang lebih tinggi.

“Amanah ini kami terima sebagai tanggung jawab untuk memperkuat pondasi dan mendorong kemajuan KADIN Denpasar. Melalui tema ‘Bisa! Bangkitkan Inovasi, Sinergikan Aksi’, kami mengajak seluruh insan usaha untuk bergerak bersama, berinovasi, dan bersinergi demi pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan

NEWS

Jaga Stabilisasi Pasokan dan Harga, DKPKP Gianyar Gelar GPM

Published

on

By

Pangan Murah gianyar
GPM: Pemerintah Kabupaten Gianyar, melalui Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Jumat (13/3). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar, melalui Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Jumat (13/3). Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Gerakan tersebut melibatkan Bulog, Agen LPG , dan pelaku UMKM  lainnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gianyar I Gusti Agung Sri Widyawati, mengatakan bahwa gerakan pangan murah  dilaksanakan guna menstabilkan harga pangan pokok di masyarakat menjelang hari raya, serta memastikan ketersediaan pangan.

“Melalui GPM ini, masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih murah dari harga pasar,  sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. Gerakan ini juga menjadi langkah nyata pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah,” terangnya.

Berbagai bahan pokok tersedia dalam kegiatan ini meliputi beras, minyak goreng, gula, telur, gas LPG 3Kg, buah-buahan, serta berbagai produk UMKM. Dimana harga yang ditawarkan tentunya  di bawah harga  pasar, namun tidak pula merugikan peternak dan UMKM masyarakat sehingga mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Selain memastikan harga yang terjangkau, kegiatan ini juga mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung, sehingga distribusi pangan menjadi lebih efektif. “Harga murah terjadi karena bertemunya produsen dengan konsumen sehingga marginnya kecil, karena tidak lewat perantara atau pengepul,” jelasnya.

Ketersediaan beras dan berbagai bahan pokok lainnya, yang terjual dengan cepat menunjukkan tingginya minat masyarakat. Di sisi lain, kegiatan ini berfungsi untuk menjaga inflasi di daerah agar tetap rendah dan stabil. Dengan adanya Gerakan Pangan Murah, pemerintah dapat memantau, serta memastikan pasokan dan harga di pasar tetap seimbang.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri ‘’Pamelaspasan’’ Gedong dan Tajuk di Banjar Gunung Penatih

“Dengan diadakannya Gerakan Pangan Murah, Pemkab Gianyar berharap kestabilan pasokan dan harga pangan di wilayah ini bisa terjaga, sambil juga memperkuat ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan,” tutup Sri Widiawati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkab Buleleng Gelar Gotong-royong Bersih Pantai dan Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Banjar

Published

on

By

banjir di buleleng
BERSIH PANTAI: Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar kegiatan gotong-royong pembersihan pantai pasca-bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Banjar pada Jumat (13/3). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar kegiatan gotong-royong pembersihan pantai pasca-bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Banjar. Kegiatan ini melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Buleleng, BUMD, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat setempat pada Jumat (13/3).

Apel pagi sebagai tanda dimulainya kegiatan dipusatkan di Pantai Banjar. Selanjutnya, kegiatan gotong-royong dilaksanakan serentak di delapan titik pantai yang berada di wilayah Kecamatan Banjar. Aksi bersih pantai ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan sekaligus upaya percepatan pemulihan kawasan pesisir yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Selain kegiatan bersih-bersih pantai, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak. Bantuan berupa beras sebanyak 20 kilogram per keluarga diberikan kepada 437 Kepala Keluarga (KK). Beras tersebut berasal dari Cadangan Pangan Pemerintah Kabupaten Buleleng yang dikelola oleh Dinas Pertanian, dengan pendanaan dari APBD Kabupaten Buleleng.

Tidak hanya itu, bantuan lainnya juga turut disalurkan berupa kompor gas lengkap dengan regulator, paket sembako, serta family kit yang merupakan kontribusi dari berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, S.POG menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Jadi kita dari APBD Kabupaten Buleleng memberikan bantuan 20 kilogram beras selain biaya-biaya operasional lainnya. Ada juga bantuan kompor gas beserta regulatornya hingga paket sembako. Diharapkan ini dapat membantu menjawab penanggulangan dampak dari bencana yang terjadi kemarin,” ujarnya.

Salah satu warga penerima bantuan, Ketut Masning, mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Baca Juga  Jadi Duta Denpasar di PKB XLVI, Walikota Apresiasi Semangat Sekaa GKD Puspa Gita

“Saya sangat senang dan bersyukur bisa menerima bantuan ini. Kami merasa benar-benar diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Bantuan ini sangat membantu kami yang terdampak banjir. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli dengan masyarakat,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh warga lainnya, Putu Areni. Ia berharap ke depan upaya penanggulangan bencana dapat semakin ditingkatkan, sekaligus menyampaikan apresiasi atas langkah cepat pemerintah daerah dalam membantu masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng atas bantuan yang sudah diberikan kepada kami. Harapan kami ke depan, penanggulangan bencana bisa semakin cepat dan sigap sehingga masyarakat yang terdampak bisa segera mendapatkan bantuan,” ujarnya.

Melalui kegiatan gotong-royong serta penyaluran bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap proses pemulihan pasca bencana di Kecamatan Banjar dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Hadiri Musker PMI, Gaungkan Jiwa Sukarela dan Ketulusan Hati

Published

on

By

bupati sanjaya
MUSKER PMI: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat menghadiri Musyawarah Kerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabanan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Tabanan, Kamis (12/3), sekaligus menyaksikan pelantikan 115 pengurus PMI dari seluruh Kecamatan se-Kabupaten Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Semangat kemanusiaan kembali ditegaskan dalam Musyawarah Kerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabanan yang dirangkaikan dengan Penggalangan Donasi Kemanusiaan Tahun 2026. Pada kesempatan tersebut, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya turut menghadiri kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Tabanan, Kamis (12/3), sekaligus menyaksikan pelantikan 115 pengurus PMI dari seluruh Kecamatan se-Kabupaten Tabanan.

Ratusan relawan tersebut dilantik secara langsung oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, selaku Ketua PMI Kabupaten Tabanan. Turut hadir, jajaran Forkopimda atau yang mewakili, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Perangkat Daerah terkait, Wakil Ketua PMI Provinsi Bali dan pengurus PMI Kabupaten Tabanan. Diharapkan seluruh pengurus yang baru dilantik untuk terus menumbuhkan jiwa kerelawanan dan pengabdian kepada sesama.

“Saya yakin saudara-saudara yang baru dilantik ini memiliki jiwa sukarela yang tulus dari sisi kemanusiaan,” ujar Sanjaya dalam sambutannya saat itu. Ia juga mengulas kembali sejarah berdirinya PMI yang resmi dibentuk pada 17 September 1945, tidak lama setelah kemerdekaan RI. Pembentukan PMI kala itu merupakan amanat Presiden Soekarno kepada Menteri Kesehatan dr. Boentaran dan dipimpin oleh Wapres Mohammad Hatta, sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak membantu korban perang kemerdekaan.

“Teman-teman PMI selalu sigap turun ke lapangan bersama TNI, Kepolisian, dan tokoh masyarakat ketika terjadi bencana. Kehadiran mereka secara sukarela di tengah masyarakat adalah bentuk nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan yang patut kita apresiasi,” imbuh Sanjaya. Seraya mengingatkan, PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah, terutama dalam bidang pelayanan sosial, kesehatan, serta penanggulangan bencana yang ditegaskannya harus dilaksanakan dengan penuh ketulusan. (gs/bi)

Baca Juga  Jaya Negara Serahkan Hadiah Lomba Literasi

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
DPRD Badung Ucapan Imlek
Advertisements
Nataru Pemkot
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca