Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Hari Ke-2 Aksi Sosial ‘‘Menyapa dan Berbagi‘‘ Ny. Putri Koster di Badung

Serahkan Bantuan dan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, Pencegahan Stunting hingga Pengembangan Bibit Gumitir Sudamala

Loading

BALIILU Tayang

:

ny putri koster
SERAHKAN BANTUAN: Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster saat melaksanakan Aksi Sosial ‘‘Menyapa dan Berbagi‘‘ di Kabupaten Badung pada tanggal 25-26 Agustus 2023 di 8 lokasi berbeda di Kabupaten Badung. (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster melaksanakan Aksi Sosial ‘‘Menyapa dan Berbagi‘‘ di Kabupaten Badung selama 2 (dua) hari, 25-26 Agustus 2023 di 8 lokasi berbeda di Kabupaten Badung.

Kabupaten Badung sendiri merupakan kabupaten penutup pelaksanaan Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi yang sebelumnya telah dilaksanakan secara berkesinambungan di 8 Kabupaten/Kota lainnya di Bali. Pada hari ke-2 pelaksanaannya Sabtu (26/8), Ketua TP PKK Provinsi Bali menyambangi 4 desa di Kecamatan Petang yaitu Desa Sulangai, Desa Petang, Desa Pangsan dan Desa Carangsari.

Di setiap lokasi, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menyerahkan bantuan kepada 50 warga sasaran. Bantuan yang diserahkan berupa 1 ton beras, 50 krat telur 80 kotak susu untuk balita, 80 kotak susu untuk lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas dan Kader PKK. Selain itu, diserahkan pula bantuan berupa bibit tanaman produktif dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bali, bantuan bibit ayam beserta pakan dan bibit sayur mayur dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Bali, paket makanan tambahan dan susu dari Dinas Kesehatan dan IBI Provinsi Bali. Selain juga dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian kaca mata baca gratis serta operasi katarak gratis yang dipusatkan di Puskesmas Abiansemal I Kabupaten Badung. Khusus di lokasi ke-3 di Desa Pangsan diserahkan bantuan tambahan berupa 2 buah kursi roda kepada penyandang disabilitas oleh Dinas Sosial P3A Provinsi Bali.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster dalam sambutannya menyoroti implementasi Peraturan Gubernur Bali No. 47 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber yang selanjutnya diturunkan dalam Instruksi Gubernur Bali Nomor 8324 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Desa/Kelurahan dan Desa Adat serta Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Menurutnya hingga saat ini kebijakan tersebut belum secara optimal dilaksanakan oleh seluruh masyarakat Bali. “Ini harus dilaksanakan dengan baik kalau tidak akan menjadi masalah kedepannya,” ungkap wanita yang sering disapa Bunda Putri itu.

Baca Juga  Bupati Badung Mohon Pertimbangan Hukum ke Kejari Badung

Di samping itu Bunda Putri juga memberikan perhatian serius mengenai pencegahan stunting di Provinsi Bali. Menurutnya, stunting harus dicegah sedini mungkin karena berdampak pada masa depan generasi penerus. “Kita ingin memiliki anak-anak yang cerdas, berdaya saing dan berbudi pekerti,” ungkapnya. Ditambahkan olehnya, pencegahan stunting mesti dilakukan sedini mungkin, mulai dari calon ibu memasuki usia remaja. Selain memperhatikan asupan gizi, orang tua diminta memperhatikan kebiasaan remaja putri. “Orang tua harus mengingatkan kalau putri mereka terlalu banyak bermain gadget atau begadang. Karena radiasi gadget itu sangat berpengaruh pada kesehatan, khususnya alat reproduksi,” jelasnya. Walaupun bisa dicegah dengan memperhatikan asupan gizi pada ibu hamil. Selain itu ia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Bali termasuk kader PKK hingga tingkat desa yang telah mendukung upaya pencegahan stunting yang menyebabkan jumlah prevalensi stunting di Bali mencapai angka terendah di Indonesia. Menurutnya hasil yang baik ini tidak terlepas dari peran PKK yang turut membantu dan menyosialisasikan kepada masyarakat mengenai bahaya stunting dan cara pencegahannya.

ny putri koster
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster berfoto bersama saat melaksanakan Aksi Sosial ‘‘Menyapa dan Berbagi‘‘ di Kabupaten Badung selama 2 (dua) hari, 25-26 Agustus 2023 di 8 lokasi berbeda di Kabupaten Badung. (Foto: ist)

Di samping itu, Ny. Putri Koster juga menyampaikan program-program kerja yang telah berhasil dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Koster. Salah satunya yang menarik yang sedang dikembangkan oleh Gubernur Koster adalah pengembangan bibit Gumitir Sudamala yang merupakan varietas Gumitir asli Bali. Bunda Putri menyampaikan bahwa saat ini bibit bunga Gumitir yang marak ditanam di Bali merupakan import dari Thailand yang dibeli dengan harga yang cukup mahal. Dengan pengembangan bibit Gumitir Sudamala yang bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam pengembangannya dapat memberikan dampak yang baik terhadap petani Gumitir di Bali. Sementara terdapat 5 (lima) varietas yang telah diresmikan antara lain Bungan Gumitir Sudamala Orange, Sudamala Kuning, Sudamala Emas, Sudamala Putih dan Sudamala Barak.

Baca Juga  TP PKK Buleleng Gelar Aksi Menyapa dan Berbagi untuk Veteran dan Petugas Kebersihan Sambut Hari Raya Kuningan

Selain dari ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, sosialisasi di masing-masing lokasi juga diisi oleh Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali serta Mitra Kerja PKK. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Nyoman Gede Anom memberikan edukasi mengenai penyakit Rabies dan Meningitis Streptococcus Suis (MSS). Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada menyosialisasikan upaya Pemerintah Provinsi Bali meningkatkan kesejahteraan para petani Gumitir dengan mengembangkan varietas Gumitir asli Bali yang tidak kalah bagus dengan kualitas Gumitir impor. Harapannya dengan dikembangkannya bibit Gumitir asli bali tersebut, para petani Gumitir tidak perlu lagi membeli bibit Gumitir impor yang tentu akan memberikan dampak lebih baik kepada petani serta masyarakat Bali.

Sementara Kepala Dinas Sosial dan P3A Provinsi Bali, Luh Ayu Aryani menyampaikan mengenai perlindungan anak dan perempuan. Menurutnya memperoleh perlindungan merupakan hak setiap manusia termasuk wanita dan anak-anak. Ia menyampaikan bahwa kesetaraan gender dan perlindungan anak merupakan salah satu modal untuk mewujudkan SDM Bali yang unggul, berkualitas dan berdaya saing. Di sisi lain Ketua IBI Bali, Luh Putu Sukarini menyampaikan pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil paling tidak 6 kali dalam satu kali kehamilan serta pentingnya pemenuhan asupan gizi agar anak yang dikandung tidak terjadi stunting.

Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, Putu Anom Agustina menyampaikan mengenai capaian kinerja Pemerintah Provinsi Bali. Seperti yang kita ketahui di bawah kepemimpinan Gubernur Koster banyak telah dilaksanakan pembangunan fisik di Bali. Namun perlu ditekankan bahwa pembangunan fisik ini tidak seluruhnya menggunakan APBD namun sebagian besar menggunakan anggaran pusat (APBN) berkat lobi ciamik dari Gubernur Koster. Di sisi lain, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, I Made Teja menyoroti mengenai implementasi kebijakan-kebijakan Pemerintah Provinsi Bali yang belum maksimal serta sosialisasi dari Direktur RS Mata Bali Mandara, Ni Made Yuniti mengenai penyakit katarak serta cara mencegahnya. (gs/bi)

Baca Juga  Ketua TP PKK dan Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster Mengucapkan Rahajeng Rahina Tumpek Landep

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pansus TRAP DPRD Bali Bakal Evaluasi Total Aset Pemprov Bali Buat ICCB Renon Mangkrak 22 Tahun

Published

on

By

iccb
Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali Dr. (C) I Made Supartha, S.H., M.H., saat diwawancarai awak media di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Rabu, 3 Juni 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mulai menyoroti serius aset-aset milik Pemerintah Provinsi Bali di kawasan Renon, Denpasar. Salah satunya, proyek India Cultural Centre Bali (ICCB) yang diketahui mangkrak selama lebih dari 22 tahun.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha, menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aset strategis Pemprov Bali yang dinilai bermasalah maupun belum dimanfaatkan secara optimal.

Sorotan aset Pemprov Bali untuk ICCB Renon, muncul setelah aset daerah tersebut diketahui mangkrak selama lebih dari dua dekade tanpa kepastian penyelesaian. Bahkan, kini Pansus TRAP DPRD Bali mulai mendalami berbagai laporan masyarakat terkait dugaan penguasaan aset yang tidak sesuai regulasi.

“Nanti evaluasi, banyak aset-aset kita yang kemudian dikuasai dengan cara tidak benar. Ya, seluruhnya dievaluasi wilayah Renon ke depan akan diperdalam. Itu banyak Dumas dan banyak laporan,” kata Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali Dr. (C) I Made Supartha, S.H.,.M.H., saat diwawancarai awak media di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Rabu, 3 Juni 2026.

Hal itu disampaikan usai menerima Forum Pemerhati Pembangunan (FOR HATI) Bali mendatangi Kantor DPRD Provinsi Bali. Dari unsur tokoh agama hadir Ida Shri Bhagawan Yogananda, sementara dari kalangan tokoh masyarakat tampak mantan anggota MPR RI utusan Bali Jro Gede Sudibya. Turut hadir Ketua Prajaniti Hindu Indonesia Provinsi Bali dr. Wayan Sayoga, akademisi Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si.

Dukungan generasi muda terhadap upaya pengawasan pembangunan Bali juga tampak kuat. Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi hadir dalam audiensi tersebut, di antaranya BEM Universitas Udayana, Universitas Warmadewa, Universitas Mahasaraswati, Universitas Dwijendra, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa, Universitas Hindu Indonesia, Universitas Mahadewa Indonesia, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, hingga Universitas Saraswati.

Baca Juga  Percepat Pemulihan Ekonomi Bali, Ny. Putri Koster Apresiasi Miss Global Digelar di Bali

Made Supartha menilai persoalan aset daerah di Bali tidak bisa lagi dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, pengelolaan aset pemerintah harus memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat, bukan justru terbengkalai selama puluhan tahun. Namun, aset tersebut diketahui belum dimanfaatkan secara optimal dan masih berstatus belum tuntas sejak awal perencanaan pada 2004.

Keberadaan aset mangkrak tersebut kini menjadi perhatian serius DPRD Bali, terutama setelah Pansus TRAP melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik aset daerah dan menemukan berbagai persoalan tata ruang, aset, serta perizinan.

Made Supartha memastikan evaluasi tidak hanya menyasar satu lokasi, tetapi seluruh aset strategis Pemprov Bali yang dinilai bermasalah atau belum dimanfaatkan secara optimal. “Selain melakukan pendalaman terhadap laporan masyarakat, kami juga mendorong adanya kepastian kebijakan dari pihak eksekutif terkait status aset yang hingga kini masih menggantung,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya yang akrab disapa Dewa Jack mengaku baru mengetahui soal tersebut. Untuk itu, pihaknya akan menelusuri permasalahan tersebut.

“Baru juga tau.”..!! Ayo nanti sama-sama telusuri,” jawab Dewa Jack secara singkat di Denpasar, Rabu, 3 Juni 2026.

Untuk diketahui, rencana pembangunan proyek ICCB atau Pusat Kebudayaan India tersebut sempat diresmikan Gubernur Bali (1998-2008), Dewa Beratha, Dubes India, Hemant Krishan Singh dan DG ICCR, Rakesh Kumar, hingga saat ini justru diketahui proyek tersebut mangkrak dan tidak ada tanda-tanda progress keberlanjutan, sehingga menjadi kewajaran publik mempertanyakan nasib aset Pemprov Bali yang dipergunakan untuk proyek tersebut.

Ketua Fraksi Partai Demokrat-NasDem DPRD Provinsi Bali, Dr. Somvir menilai persoalan aset tersebut perlu segera mendapatkan kepastian hukum dan kebijakan agar tidak terus terbengkalai selama puluhan tahun.

Baca Juga  Segenap Pimpinan DPRD Badung Hadiri Pelantikan Sekda Badung

Dr. Somvir yang juga selaku Wakil Sekretaris Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali menegaskan bahwa penggunaan aset daerah harus memberikan kejelasan bagi semua pihak. Ia juga mendukung penuh Ketua Pansus TRAP DPRD Bali melakukan evaluasi di Kawasan Renon.

Pansus TRAP DPRD Bali akan membuka aset Pemprov Bali secara transparan baik yang sudah atau terbengkalai. Evaluasi mulai dilakukan dari pusat kota atau jantung pemerintahan. Upaya itu agar aset jelas dan tata kota tertib. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, PHDI dan Bakesbangpol Denpasar Bagikan 300 Paket Daging Babi kepada Masyarakat

Published

on

By

phdi denpasar
BAGIKAN DAGING BABI: Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat membagikan daging babi kepada para pecalang, bendesa adat, dan masyarakat, di halaman Kantor Bakesbangpol Kota Denpasar, Senin (15/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Jelang hari Raya Galungan dan Kuningan, Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), membagikan 300 paket daging babi kepada para pecalang, bendesa adat, dan masyarakat, di halaman Kantor Bakesbangpol Kota Denpasar, Senin (15/6).

Hadir saat itu, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Kepala Bakesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka, dan pihak terkait lainnya.

Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka mengatakan, kegiatan pembagian daging babi ini diharapkan akan dapat memberikan kemanfaatan bagi umat yang akan merayakan hari Raya Galungan dan Kuningan.

“Tentu harapannya ini akan membawa kemanfaatan bagi umat yang akan menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, menyampaikan, program ini merupakan implementasi dari spirit Vasudhaiva Kutumbhakam yang bermakna kita semua bersaudara atau menyama braya.

Sehingga diharapkan mampu menghadirkan semangat sagilik, saguluk, salunglung subayantaka dalam menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan di tengah masyarakat.

“Pembagian daging babi ini juga merupakan salah satu implementasi dari semangat Vasudhaiva Kutumbhakam,” katanya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ketua TP PKK dan Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster Mengucapkan Rahajeng Rahina Tumpek Landep
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dorong Percepatan Penguatan Aksesibilitas Transportasi Keluar Masuk Bandara Ngurah Rai

Published

on

By

aksesibilitas Bandara Ngurah Rai
FGD: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Senin (15/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendukung dan mendorong percepatan upaya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Menurutnya, penguatan aksesibilitas merupakan kebutuhan mendesak mengingat strategisnya posisi Bandara Ngurah Rai sebagai gerbang utama masuk ke Pulau Dewata.

Dukungan Gubernur Wayan Koster disampaikan dalam arahan saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Senin (15/6).

Mengawali paparannya, Gubernur Koster menyambut baik pelaksanaan FGD sebagai bagian penting dari upaya penguatan aksesibilitas transportasi kaluar masuk bandara. Ia berpendapat, penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara menjadi perhatian urgen karena berkaitan dengan isu kemacetan. Jika tidak diantisipasi, ia khawatir persoalan ini dapat mempengaruhi citra pariwisata Bali.

Selanjutnya, Gubernur Koster memberi gambaran tentang strategisnya posisi Bandara Ngurah Rai dalam pembangunan bidang kepariwisataan.

“Pada tahun 2025, wisatawan manca negara yang masuk ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai tercatat sebanyak 7 juta 50 ribu orang. Ditambah wisatawan domestik yang mencapai 9,2 juta. Jadi kalau ditotal, mencapai 16 juta lebih,” urainya.

Mencermati data tersebut, menurutnya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara dan kawasan sekitarnya menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

Ia berharap, FGD menghasilkan rumusan yang komprehensif dalam upaya mengantisipasi kemacetan keluar masuk bandara dan kawasan sekitar khususnya Badung dan Denpasar.

“Petakan betul setiap titiknya. Ini tak bisa fokus di satu titik saja, alur kendaraan harus benar-benar dipetakan,” pintanya.

Ia berharap, seluruh komponen mendukung upaya ini agar segera bisa dikerjakan. Jika tidak ada hal yang sangat krusial, ia berharap FGD kali ini menghasilkan hal yang konkrit agar bisa segera dikerjakan. Masih dalam arahannya, Gubernur Bali dua periode ini juga menyinggung rencana perluasan parkir dan terminal. Ia berharap, pihak pengelola bandara segera merealiasikan rencana tersebut.

Baca Juga  Segenap Pimpinan DPRD Badung Hadiri Pelantikan Sekda Badung

Sementara itu, Direktur Strategi dan Pengembangan Teknologi PT. Angkasa Pura Indonesia Ferry Kusnowo mengatakan, kegiatan kali ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan FGD tahun lalu. Ia menyampaikan, kegiatan kali ini bertujuan untuk memperoleh masukan dari berbagai komponen sehingga menghasilkan kajian yang lebih komprehensif. Menurutnya, upaya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara membutuhkan pendekatan integrasi, bertahap dan kolaboratif. FGD diisi penyampaian kajian dari akademisi Universitas Udayana Prof. Ir. Putu Alit Suthanaya yang mendapat masukan dari sejumlah pihak untuk penyempurnaan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca