Friday, 1 March 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Hari Raya Imlek, 2 Narapidana Lapas Kerobokan Terima Remisi

BALIILU Tayang

:

remisi narapidana lapas kerobokan
REMISI: Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan, RM. Kristyo Nugroho saat menyerahkan remisi kepada dua narapidana Lapas Kelas IIA Kerobokan, yang beragama Konghucu. (Foto: Hms Kanwilkemenkumham)

Badung, baliilu.com – Menyambut Hari Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili, narapidana Lapas Kelas IIA Kerobokan, Kanwil Kemenkumham Bali yang beragama Konghucu menerima Remisi Khusus (RK) Hari Raya Imlek. Kegiatan penyerahan remisi dipimpin langsung oleh Kalapas, didampingi pejabat struktural beserta staf dan perwakilan narapidana.

Pada peringatan Hari Raya Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili di Lapas Kerobokan tahun 2024 ini, terdapat 2 orang narapidana yang beragama Konghucu dan telah memenuhi syarat, sehingga mereka berhak untuk mendapatkan pengurangan masa hukuman sebesar 15 hari.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan, RM. Kristyo Nugroho dalam sambutannya menyampaikan, “Remisi yang diterima hendaknya membuat warga binaan lebih bersemangat dalam mengikuti program pembinaan yang telah ditetapkan. Pemberian Remisi Khusus Imlek ini, diharapkan bukan sekedar pengurangan masa pidana, namun harus dipandang sebagai perenungan diri untuk mengingat kesalahan yang telah diperbuat.”

“Selamat menyambut Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili bagi narapidana yang merayakan dan selamat telah mendapat RK Imlek Tahun 2024. Semoga dengan mendapatkan pengurangan masa pidana ini dapat meningkatkan semangat untuk menjalani program pembinaan dan menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya,” sambung Kalapas.

Berkaitan dengan hal tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Romi Yudianto menyampaikan Hari Raya Imlek 2575 Kongzili menjadi momen istimewa bagi dua narapidana beragama Konghucu di Lapas Kelas IIA Kerobokan. Mereka menerima Remisi Khusus (RK) Imlek sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan perubahan perilakunya selama menjalani masa pembinaan. “Pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan negara kepada narapidana yang telah menunjukkan perubahan perilaku dan kemauan untuk memperbaiki diri,” ujar Romi.

Baca Juga  Gubernur Koster Serahkan Remisi Narapidana di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-76

Meskipun hanya dua narapidana yang menerima RK Imlek tahun ini, Romi menegaskan bahwa hal ini merupakan wujud komitmen Kemenkumham dalam memberikan hak-hak narapidana yang telah memenuhi syarat. “Diharapkan remisi ini dapat menjadi motivasi bagi narapidana lainnya untuk terus berbenah diri dan meningkatkan kualitas diri selama menjalani masa pembinaan,” imbuhnya.

Romi juga mengingatkan kepada narapidana yang menerima remisi untuk tetap taat pada aturan dan disiplin selama menjalani sisa masa hukumannya. “Gunakan kesempatan ini untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan kembali ke masyarakat dengan penuh semangat untuk berkontribusi positif,” pesannya.

Pemberian RK Imlek di Lapas Kerobokan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Kemenkumham Bali dalam memberikan pelayanan terbaik bagi narapidana, termasuk pembinaan dan pemberian hak-haknya. (eka/bi)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan

NEWS

Toleransi Saat Selebrasi, Bali United Selalu Berikan Warna Keindahan Sepak Bola Indonesia

Published

on

By

selebrasi bali united
SELEBRASI: Momentum perayaan gol atau selebrasi yang dilakukan oleh sejumlah pemain Bali United dari sudut garis lapangan setelah unggul dari Persis Solo hari Kamis (29/2) malam. (Foto: Hms baliutd)

Gianyar, baliilu.com – Bali United selalu memberikan warna dalam keindahan sepak bola Indonesia dan menjadi salah satu klub modern yang terus mengalami perkembangan.

Hal terbaru yang terjadi adalah saat momentum perayaan gol atau selebrasi yang dilakukan oleh sejumlah pemain Bali United dari sudut garis lapangan setelah unggul dari Persis Solo hari Kamis (29/2) malam seperti dikutip dari laman baliutd.com.

Beberapa pemain melakukan ucap syukur sesuai kepercayaan atau agama yang dianut mereka tanpa membawa kepentingan pribadi dalam lapangan.

Beberapa pemain tersebut tertangkap kamera dari sudut lapangan dengan kepercayaan masing-masing, ada yang bersujud, menengadah ke langit, dan mengatup kedua tangan yang disejajarkan di atas dahi mereka.

Sontak kedamaian terlihat dari cara mengucap syukur beberapa pemain Bali United tersebut setelah unggul dari tamunya.

Selebrasi ini bukan kali pertama dan sudah sering dilakukan dalam beberapa kali momentum ketika suatu pertandingan dilakoni oleh Serdadu Tridatu. Tentu khalayak pecinta sepak bola Indonesia masih ingat bagaimana selebrasi toleransi ini terjadi saat tahun 2017 silam.

Terlihat Miftahul Hamdi, Yabes Roni dan Ngurah Nanak tertangkap kamera saat mengucap syukur atas gol yang berhasil tercipta ke gawang Perseru Serui kala itu.

Pasca-selebrasi toleransi itu mendunia, beberapa momentum lainnya juga kerap terjadi baik di musim 2018 hingga musim 2023/24 kali ini.

Toleransi sendiri memiliki makna adalah sikap saling menghargai satu sama lain dengan saling pengertian tanpa menaruh stigma buruk terhadap SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar-golongan).

Melalui selebrasi toleransi ini mengingatkan kita bahwa sepak bola bukan hanya sarana hiburan tetapi menjadi wadah mempersatukan sebagai sesama manusia yang saling menghargai.

Baca Juga  Evaluasi Kinerja 2023: Kakanwil Kemenkumham Bali Sampaikan Capaian Optimal

Mudah-mudahan bukan hanya melalui selebrasi sepak bola saja, dalam kehidupan bersosialisasi nilai toleransi ini mampu dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus yang akan datang. (gs/bi)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

United in Diversity Bali Campus, Sebuah Learning Hub, Katalisator dan Ruang Kolaborasi di Bali

Published

on

By

UID bali campus
MEDIA GATHERING: Tantowi Yahya - Presiden United in Diversity (tengah), Robi Kurnia – Marketing Communication Manager UID Bali Campus (kiri), dan Bunga Sri Hidayat - Program dan Event Manager UID Bali Campus (kanan) saat acara media gathering di UID Bali Campus, Kura Kura Bali, Jumat (1/3/2024). (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – United in Diversity (UID) pada Jumat, 1 Maret 2024 menggelar media gathering di UID Bali Campus, Kura Kura Bali. Media gathering ini dilakukan untuk memperkenalkan United in Diversity, dan inisiatif-inisiatif yang dilakukannya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Tantowi Yahya – Presiden United in Diversity, Robi Kurnia – Marketing Communication Manager UID Bali Campus, dan Bunga Sri Hidayat – Program dan Event Manager UID Bali Campus.

Nimas Mega, Direktur UID Bali Campus di kesempatan terpisah menjelaskan bahwa United in Diversity merupakan sebuah yayasan yang misinya untuk menjadi platform pendidikan yang menghubungkan tri-sector, yakni pemerintah, sektor privat dan masyarakat, karena UID percaya bahwa kolaborasi antar 3 sektor itu mampu untuk menciptakan Indonesia yang damai dan bersatu. United In Diversity sendiri hadir di Indonesia pada tahun 2003 sebagai respons terhadap turunnya kepercayaan masyarakat pada saat itu terhadap pemerintah dan berbagai stakeholder, UID hadir untuk mewujudkan kolaborasi-kolaborasi, menggandeng para leader, untuk menciptakan aksi konkret demi Indonesia dengan tujuan yang sama.

Pada saat memberikan opening remarks, Presiden United in Diversity, Tantowi Yahya mengatakan, “Secara garis besar, United in Diversity hadir untuk menjadi jembatan tiga sektor tersebut selama 20 tahun terakhir. Indonesia butuh sebuah platform yang berani dan berkualitas untuk menjadi penghubungnya, makanya UID ada, menggandeng MIT, Tsinghua University, Universitas Indonesia, dan stakeholder lainnya, dan berpegang pada orientasi Solusi.”

Ia juga menambahkan, “Hari ini, UID pun hadir di Bali, di Kura Kura Bali, menganut sebuah paham yang menurut saya sangat baik, yaitu Tri Hita Karana, menjadikan UID lebih secara utuh membantu untuk menciptakan Indonesia damai dan Bersatu.”

Baca Juga  Sehari Setelah Pemilu, Kakanwil Kemenkumham Bali: Pelaksanaan Proses Pemilihan Berjalan Damai dan Kondusif

Di Bali sendiri, UID Bali Campus ada di Kura Kura Bali, Pulau Serangan, dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo tahun 2022 saat pelaksanaan G20 di Bali. Gedung UID Bali Campus dibuat untuk menjadi Center of Future Knowledge, yang membuka seluas-luasnya kolaborasi sebagai pondasi utama setiap kegiatannya, menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan menyebarluaskan SDG’s. Lokasinya berada sangat strategis karena berada tidak jauh dari pusat kota Denpasar, Sanur, Nusa Dua, dan lokasi-lokasi penting seperti bandara, pelabuhan dan lokasi-lokasi wisata yang ramai di Bali.

‘’Di sini, kami juga memiliki beberapa center seperti Tsinghua Southeast Asia Center, Center of G20 Bali Global Blended Finance Alliance, UN-SDSN (United Nations- Sustainable Development Solutions Network), Rocky Mountain Institute Southeast Asia, TUS GBA, TiE (The IndUS Entrepreneurs) Indonesia Chapter, dan lainnya,” jelas Nimas Mega.

“Dalam proses mewujudkan tujuan-tujuan UID, UID memiliki beberapa program unggulan yang saat ini menjadi program-program yang sukses menciptakan dampak keberlanjutan atau sustainable impact, antara lain kelas Public Speaking, co-class, IDEAS, Bekal Pemimpin, dan kepemimpinan Theory-U yang memberikan jiwa UID di dalamnya. Beberapa kegiatan berbayar, dan banyak juga yang bisa diikuti dengan cuma-Cuma,” jelas Nimas Mega.

“Selain program-program tersebut, di UID Bali Campus sendiri, kami melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat rutin, berkolaborasi dengan berbagai stakeholder di Bali, dengan harapan kami bisa terus memberikan manfaat untuk masyarakat. Kami sangat aktif untuk hal ini,” tambah Nimas Mega.

Koleksi Bali Abode Art Gallery yang berada di lantai dasar UID Bali Campus. (Foto: gs)

Hal lainnya yang menarik dari UID Bali Campus adalah sustainable building atau gedung yang ramah lingkungan, yang terbuat hampir 80% dari material daur ulang. Di sini para pengunjung dapat melihat langsung bagaimana arsitektur gedung yang menarik dengan konsep yang dibuat dengan memanfaatkan waste material. “Dalam setiap kegiatan yang dilakukan di sini, kita juga mengajak panitia pelaksana, EO, peserta untuk tidak menggunakan plastik satu kali pakai. Dalam seluruh aspek kegiatan di sini, kami sebisa mungkin terus mempromosikan kesadaran terhadap lingkungan,” ujar Bunga di sesi tanya jawab pada kegiatan ini.

Baca Juga  Evaluasi Kinerja 2023: Kakanwil Kemenkumham Bali Sampaikan Capaian Optimal

“Ke depannya UID Bali Campus ingin mengajak lebih banyak stakeholder, baik pemerintah, perusahaan atau privat untuk bersama-sama berkolaborasi untuk melakukan sesuatu, menciptakan solusi untuk Indonesia, dan untuk masyarakat, kami juga mengundang keikutsertaannya dalam kegiatan-kegiatan yang akan ada di UID Bali Campus. UID ada sebagai katalisatornya, tugas kami untuk memfasilitasinya,” sebut Robi.

Dalam beberapa kegiatan yang sudah dilakukan, UID Bali Campus pernah berkolaborasi dengan Basa Bali, Universitas Udayana, NCPI, Bali Investment Club, dan masih banyak lainnya. Di skala yang nasional dan internasional, kolaborasi juga terjalin dengan berbagai pihak seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN, British Council, dan beberapa organisasi internasional lainnya, dengan total lebih dari 190 kerja sama dengan partner dan organisasi.

Di akhir acara, Tantowi Yahya mengatakan, “Di sini selain ada kegiatan-kegiatan yang sudah disebutkan tadi, di sini ada Starbucks, anda bisa membeli oleh-oleh di Bali Abode Shop dan bisa berkunjung juga ke Bali Abode Art Gallery, dimana anda bisa melihat koleksi-koleksi bersejarah tentang Bali dan hubungannya dengan Majapahit”. (gs/bi)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bali dan Rumania Ingin Perkuat Kerja Sama di Berbagai Bidang

Published

on

By

kerja sama bali rumania
TUKAR MENUKAR CINDERAMATA: Pj. Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya tukar menukar cinderamata saat menerima kunjungan Duta Besar Rumania untuk Indonesia H.E. Mr. Dan Adrian Balanescu bertempat di Ruang Tamu Kediaman Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar, pada Jumat (1/3).  (Foto: Hms Pemprov)

Denpasar, baliilu.com – Pj. Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya menerima kunjungan Duta Besar Rumania untuk Indonesia H.E. Mr. Dan Adrian Balanescu yang saat itu didampingi oleh Konsul Jenderal Kehormatan untuk Rumania di Bali Dr. Yoga Iswara bertempat di Ruang Tamu Kediaman Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar, pada Jumat (1/3).

Tujuan kunjungan tersebut adalah untuk mendiskusikan kemungkinan penguatan kerja sama di berbagai bidang antara Bali dan Rumania, serta mendiskusikan kerja sama Sister Province antara Bali dan Arges di Rumania.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Dan Adrian Balanescu menjelaskan bahwa Bali sangat terkenal di kalangan masyarakat Rumania, dan menjadikan pulau kecil ini sebagai destinasi liburan favorit oleh warganya. “Kami juga ingin mengundang masyarakat Bali untuk mengunjungi Rumania terutama Arges yang terletak di pegunungan serta memiliki kekayaan alam yang unik. Untuk itu kami ingin memperkuat kerja sama di bidang travel agent,” jelasnya dalam kesempatan yang turut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Gede Arya Sugiartha, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali I Ketut Sukra Negara, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Sunada, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga Provinsi Bali Dr. KN Boy Jayawibawa dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Tjok. Bagus Pemayun.

Selain itu, ia juga menawarkan berbagai kerja sama seperti kerja sama bidang pertanian. Dengan tekstur tanah yang berlereng di kota Arges, Rumania juga terkenal sebagai salah satu penghasil anggur terbaik di Eropa. Sehingga ia pun ingin membangun kerja sama ekspor impor dengan hasil pertanian di Bali. Sementara di bidang pendidikan, pihaknya mengaku ingin mengembangkan kerja sama antara Universitas Udayana dengan Universitas di Arges.

Baca Juga  Kemenkumham Bali Pastikan Hak Pilih WBP Terpenuhi

“Mungkin dalam bentuk pertukaran SDM seperti dosen dan profesor serta pertukaran mahasiswa,” imbuhnya. Ke depan ia juga ingin mengajak masyarakat Bali untuk bekerja di Rumania, begitu juga sebaliknya, karena pertukaran keterampilan dari kedua belah pihak juga dipandang penting.

“Terakhir saya ingin mengundang Bapak Pj. Gubernur beserta jajaran untuk berkunjung ke Arges beserta menandatangani MoU Sister Province, untuk keberlanjutan kerja sama kita,” tutupnya.

Pj. Mahendra Jaya pun menanggapi seraya mengapresiasi berbagai dukungan yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Rumania untuk Bali. Ia mengatakan bahwa Bali merupakan pulau kecil yang tidak memiliki Sumber Daya Alam seperti mineral maupun batubara, namun Bali memiliki keunikan budaya dan alam yang mempesona serta masyarakat yang ramah, sehingga menjadi salah satu destinasi wisata favorit dunia.

Ia pun mengutarakan ketertarikannya untuk memperkuat kerja sama ini, terutama memperkuat SDM Bali melalui pertukaran keterampilan antara masyarakat dari negara masing-masing. Selain itu menurutnya Bali mempunyai bonus demografi, dimana warga berusia produktif yang cukup banyak. “Sehingga kami akan upayakan langkah-langkah konkret agar anak-anak kami bisa bekerja di Rumania,” tutupnya. (gs/bi)

galungan
Advertisements
galungan dprd badung
Advertisements
galungan dprd bali
Advertisements
pln ucapan
Advertisements
stikom
Advertisements
pemprov bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca