Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Himahi UPNVJ dan Himahi Udayana Gelar HI Visit secara Daring

BALIILU Tayang

:

Himahi UPNVJ
Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional UPN Veteran Jawa Timur melaksanakan salah satu program kerja pada 1 Juli 2022. (Foto : Ist)

Denpasar, baliilu.com – Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional UPN Veteran Jawa Timur melaksanakan salah satu program kerja pada 1 Juli 2022, yakni HI Visit. Kegiatan ini dilaksanakan melalui platform zoom meeting.

Acara dimulai dari kedua himpunan melakukan perkenalan divisi, dilanjutkan dengan perkenalan antarprogram kerja yang dimiliki masing-masing divisi. Selain itu, kegiatan HI Visit juga diselingi dengan ice breaking sehingga tercipta acara yang menghibur, tetapi masih memiliki esensi untuk saling bertukar informasi dan menjalin kerja sama ke depannya.

Selama kurang lebih dua jam acara, terlihat bahwa kedua Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (Himahi) ini memiliki perbedaan dari divisi, struktur organisasi, dan sejumlah program kerja. Contohnya pada setiap divisi di Himahi UPNVJ hanya terdiri dari ketua dan anggota, sedangkan pada Himahi Udayana terdapat tambahan wakil di semua divisi. Secara keanggotaan juga UPN Veteran Jawa Timur mempunyai jumlah anak di divisi yang lebih sedikit dibandingkan Himahi Udayana.

Dengan adanya sharing session per divisi, tercermin bahwa kedua Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional ini terdapat beberapa kekurangan serta kelebihannya. HI Visit hadir untuk memberikan wadah diskusi untuk bertukar informasi dan opini sehingga mampu meningkatkan efektivitas dan produktivitas Himahi. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas1320-Hl-Visit-HIMAHI-UPNVJ-dengan-HIMAHI-UDAYANA.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  FEB Unud Raih Predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi

NEWS

Gubernur Koster Terima Kunker Komisi II DPR RI, Terkait Pengawasan Aset BMD dan BUMD

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI terkait pengawasan aset BMD dan BUMD di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (2/9).
TERIMA KUNKER: Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi II DPR RI terkait Pengawasan terhadap Permasalahan Aset Pemerintah Daerah/Barang Milik Daerah (BMD) dan Aset BUMD, Rabu (2/9) siang di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar. (Foto:bi)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi II DPR RI terkait Pengawasan terhadap Permasalahan Aset Pemerintah Daerah/Barang Milik Daerah (BMD) dan Aset BUMD, Rabu (2/9) siang di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar.

Ketua Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi II DPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa, yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, dalam laporannya menyampaikan kunker di Bali dalam rangka melaksanakan pengawasan terhadap permasalahan aset Pemerintah Daerah/Barang Milik Daerah (BMD) serta aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Bali,” ucap Agun Gunandjar Sudarsa seraya mengaku senang karena dapat berjumpa kembali dengan sahabat lama Bapak Gubernur Bali, yang dahulu juga pernah bersama-sama di DPR RI.

Selain melaksanakan kunker spesifik di Bali, pada waktu yang bersamaan Komisi II DPR RI juga melaksanakan kunker spesifik di Provinsi Riau dan Kalimantan Selatan. “Kehadiran kami di daerah diharapkan dapat memberikan manfaat nyata kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa aset daerah bukan sekadar angka, tetapi merupakan kekayaan publik yang harus dijaga dan mampu memberikan nilai tambah. Karena itu, pengawasan terhadap aset daerah tidak cukup hanya dengan melakukan pencatatan, tetapi juga harus memastikan keberadaan fisiknya, status hukum, penguasaan, sertifikasi, serta pemanfaatannya secara optimal.

Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan tidak boleh ada aset yang menganggur dan tidak dimanfaatkan. Aset dapat dimanfaatkan oleh pihak ketiga sepanjang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.

“Kami ingin memperoleh gambaran aktual pada semester pertama tahun 2026 mengenai jumlah dan nilai BMD, status sertifikasi aset, aset yang bermasalah atau dikuasai pihak lain, aset yang belum dimanfaatkan, maupun aset yang telah dimanfaatkan oleh pihak ketiga,“ katanya.

Baca Juga  Unud Selenggarakan Penilaian Prestasi Kerja Jabatan Fungsional Arsiparis

Agun Gunandjar Sudarsa mengungkapkan Komisi II DPR RI tidak datang untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan kekayaan daerah terlindungi dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. “Semoga kunjungan kerja ini dapat memberikan masukan yang konstruktif dalam rangka memperkuat tata kelola aset daerah,“ katanya.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa Provinsi Bali memiliki aset tanah yang cukup banyak, yakni sebanyak 5.436 bidang dengan luas keseluruhan 3.101,309 hektare. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.919 bidang telah bersertifikat, sedangkan 517 bidang belum bersertifikat.

“Mulai tahun 2026, kami merancang inventarisasi barang milik daerah, meliputi gedung dan bangunan serta peralatan dan mesin, termasuk objek berupa alat angkutan. Hal ini untuk mewujudkan data BMD yang akurat, mutakhir, lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar pengamanan aset daerah, penyusunan laporan keuangan daerah, dan pengambilan kebijakan pengelolaan BMD,“ ujar Gubernur.

Gubernur Koster lanjut mengungkapkan pemanfaatan aset daerah akan dilakukan melalui pola sewa dan kerja sama pemanfaatan, sehingga dapat memberikan pendapatan yang lebih optimal bagi daerah.

“Kami melakukan appraisal/penilaian aset untuk mendapatkan nilai atau harga terbaik. Kami telah menerapkan proses penilaian terhadap tarif sewa maupun kerja sama pemanfaatan aset dengan bantuan Tim Penilai Pemerintah dari Kanwil DJKN Bali dan Nusa Tenggara maupun KJPP, guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara optimal,” ujar Koster seraya menegaskan bahwa upaya tersebut dilakukan sebagaimana amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2024.

Gubernur Koster juga menyampaikan bahwa Pemprov Bali memiliki lahan yang sangat strategis di kawasan Nusa Dua dengan luas sekitar 39,89 hektare. “Sebelum saya menjabat sebagai Gubernur Bali, tanah tersebut dikerjasamakan dengan nilai sekitar Rp 7 miliar per tahun. Saat ini, kerja sama tersebut telah diperbarui dan nilai pemanfaatannya jauh lebih tinggi. Setelah dilakukan pembaruan kerja sama, nilai pemanfaatan lahan tersebut kini jauh lebih tinggi yakni Rp 57 miliar per tahun,” tegasnya.

Baca Juga  Prodi TP FTP Unud Gelar Pendampingan Penyusunan RPS

Selain itu, Pemerintah Provinsi Bali memiliki sejumlah BUMD dan perusahaan patungan, yakni: Perumda Kerta Bali Saguna; PT Bank Pembangunan Daerah Bali (BPD Bali); PT Jamkrida Bali Mandara; Perusahaan Patungan RS Puri Raharja; Perusahaan Patungan PT Askrida; PT Jasamarga Bali Tol; Perumda Kerthi Bali Santhi; dan Perseroda Pusat Kebudayaan Bali.

Dari sejumlah BUMD tersebut, BPD Bali merupakan salah satu penyumbang pendapatan terbesar. Perumda Kerthi Bali Santhi diarahkan untuk mengelola sektor pariwisata. Pengelolaan dilakukan melalui sistem satu pintu dengan melibatkan berbagai pihak, khususnya agen perjalanan (travel agent), sehingga dapat meningkatkan pendapatan Provinsi Bali. Perseroda Pusat Kebudayaan Bali bergerak dalam pengelolaan kawasan seni, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Bali. Perseroda PKB ini diperlukan karena Bali membutuhkan wahana atau fasilitas yang memadai sebagai tempat pertunjukan seni dan budaya Bali bertaraf internasional.

“Hal-hal tersebut merupakan upaya yang telah kami lakukan dalam pengelolaan aset dan potensi daerah di Bali. Memang belum maksimal, tetapi sudah berjalan dengan cukup baik. Melalui pertemuan ini, kami berharap agar pengelolaan aset daerah ke depan dapat dilakukan secara lebih matang, optimal, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi daerah,” ucapnya.

Pertemuan diakhiri dengan penyerahan cindera mata berupa kain tenun Endek Bali oleh Gubernur Koster kepada Ketua Tim Kunker DPR RI dan juga anggota.

Hadir juga pada kesempatan ini, Sekda Provinsi Bali, Bupati Buleleng, Bupati Jembrana, Wakil Bupati Karangasem, Wakil Bupati Tabanan, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Bali, instansi vertikal, serta undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dokkes Polresta Denpasar Bersama Dinkes Berikan Bakti Kesehatan bagi Korban Kebakaran di Jalan Nakula

Published

on

By

Petugas Dokkes Polresta Denpasar bersama tenaga kesehatan UPTD Puskesmas 3 Denpasar Barat memeriksa kesehatan warga korban kebakaran di Posko Pengungsian Mushola Al-Ikhlas, Jalan Nakula, Kamis (3/9/2026).
BAKTI KESEHATAN: Polresta Denpasar bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Denpasar melalui UPTD Puskesmas 3 Denpasar Barat melaksanakan kegiatan Bakti Kesehatan bagi warga korban kebakaran, Kamis (3/9/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran kembali ditunjukkan Polresta Denpasar. Melalui Sie Dokkes, Polresta Denpasar bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Denpasar melalui UPTD Puskesmas 3 Denpasar Barat melaksanakan kegiatan Bakti Kesehatan bagi warga korban kebakaran, Kamis (3/9/2026).

Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan di Posko Pengungsian Mushola Al-Ikhlas, Jalan Nakula, Gang Jatayu, Denpasar Barat, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kondisi kesehatan masyarakat yang tengah menghadapi dampak musibah kebakaran.

Bakti kesehatan dari Sie Dokkes Polresta Denpasar dipimpin Plh. Kasi Dokkes Polresta Denpasar Ayu Rini Ariani, A.Md.Keb., S.K.M., bersama lima personel. Sementara dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar UPTD Puskesmas 3 Denpasar Barat dipimpin dr. Mia, dengan melibatkan enam personel tenaga kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, warga terdampak kebakaran mendapatkan sejumlah layanan kesehatan secara bergantian. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, pengobatan sesuai keluhan, pemberian vitamin, serta konseling kesehatan.

Warga yang berada di posko pengungsian tampak mengikuti pemeriksaan dengan tertib. Petugas kesehatan tidak hanya melakukan pemeriksaan kondisi fisik, tetapi juga memberikan pengobatan sesuai keluhan serta konseling sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan warga selama berada di tempat pengungsian.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi saputra Jaya, S.H., M.H. mengatakan, kegiatan bakti kesehatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang mengalami musibah.

“Polresta Denpasar bersama Dinas Kesehatan Kota Denpasar berupaya memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang terdampak kebakaran. Selain memastikan kondisi kesehatan, kami juga memberikan vitamin, pengobatan sesuai keluhan serta konseling agar warga tetap mendapatkan perhatian selama berada di posko pengungsian,” ujar Kasi Humas.

Baca Juga  RSUD Kaimana Papua Barat Siap Terima Penempatan Dokter Residen Senior

Menurutnya, kondisi kesehatan warga pascamusibah perlu mendapat perhatian, terlebih mereka masih berada di lokasi pengungsian dan menghadapi situasi yang tidak seperti biasanya. Karena itu, sinergi antara kepolisian dan tenaga kesehatan menjadi penting untuk memastikan kebutuhan dasar kesehatan masyarakat tetap terpenuhi.

“Kami berharap pelayanan ini dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak musibah. Polri bersama pemerintah dan seluruh pihak terkait akan terus hadir memberikan pelayanan dan dukungan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Bakti kesehatan tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi Polresta Denpasar dengan Pemerintah Kota Denpasar dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana atau musibah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolresta Denpasar Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Kebakaran di Jalan Nakula

Published

on

By

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang menyerahkan bantuan sembako kepada warga korban kebakaran di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Rabu (2/9/2026).
SERAHKAN BANTUAN: Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., secara langsung menyerahkan bantuan sosial kepada warga korban kebakaran di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Rabu (2/9/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran ditunjukkan Polresta Denpasar. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., secara langsung menyerahkan bantuan sosial kepada warga korban kebakaran di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Rabu (2/9/2026).

Penyerahan bantuan yang berlangsung di posko bantuan korban kebakaran tersebut turut didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polresta Denpasar. Bantuan diterima oleh perwakilan warga, di antaranya Bapak Sukambang, Asmuni dan Misbah.

Kehadiran Kapolresta Denpasar tidak hanya sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada warga yang tengah menghadapi musibah, tetapi juga untuk memastikan situasi keamanan di lokasi tetap terjaga selama proses penanganan pascakebakaran berlangsung.

“Kami hadir untuk memberikan sedikit bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran. Mohon disampaikan kepada warga agar tetap menjaga keamanan pascakejadian dan jangan sampai ada keributan,” ujar Kapolresta Denpasar kepada perwakilan korban.

Kapolresta juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Menurutnya, kondisi pascakebakaran membutuhkan perhatian dan kerja sama semua pihak agar proses penanganan dapat berjalan dengan baik.

“Selama proses penanganan yang sedang berlangsung, agar tetap menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” pesan Kombes Pol. Leonardo.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Denpasar secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada perwakilan warga. Bantuan sosial yang diberikan berupa beras, minyak goreng serta mie instan, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga untuk sementara waktu.

Salah seorang perwakilan warga, Bapak Sukambang, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan Polresta Denpasar. “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan yang telah diberikan. Kami akan tetap menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.

Baca Juga  RSUD Kaimana Papua Barat Siap Terima Penempatan Dokter Residen Senior

Diketahui, lokasi yang terdampak kebakaran tersebut dihuni sekitar 300 kepala keluarga (KK). Musibah terjadi pada senin (31/8/2026) dan tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga berdampak terhadap kehidupan warga yang kini membutuhkan dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak.

Polresta Denpasar memastikan akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi yang membutuhkan bantuan dan pengamanan. Selain bantuan sosial, komunikasi dengan warga juga terus dilakukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mendukung kelancaran proses penanganan pascakebakaran. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca