Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

HUT Ke-48 PDI Perjuangan Targetkan Pecahkan Rekor MURI, DPD PDIP Bali Gelar Berbagai Lomba

BALIILU Tayang

:

de
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster menyerahkan tumpeng kepada kader partai untuk diteruskan kepada komponen masyarakat pada peringatan HUT ke-48 PDI Perjuangan, di Kantor DPD PDIP Bali, Minggu (10/1).

Denpasar, baliilu.com – Minggu, 10 Januari 2021 adalah hari istimewa bagi keluarga besar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan).  Karena hari ini PDI Perjuangan genap berusia 48 tahun. Di hari jadinya yang ke-48 ini, DPP PDI Perjuangan melaksanakan peringatan dengan tema “Indonesia Berkepribadian dalam Kebudayaan” yang dihadiri secara virtual oleh anggota, kader dan simpatisan partai seluruh Indonesia.

Pada peringatan secara virtual ini mengundang DPD PDI Perjuangan, DPC PDI Perjuangan, PAC PDI Perjuangan, Ranting PDI Perjuangan, Anggota Fraksi DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kader PDI Perjuangan seluruh Indonesia dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting, Minggu (10/1-2021).

Koordinator Umum Ulang Tahun PDI Perjuangan Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya dalam konferensi pers di kantor DPD PDI Perjuangan Bali, Minggu (10/1) menyampaikan dalam peringatan ini, DPP Partai menargetkan meraih rekor MURI terkait jumlah partisipan yang mengikuti peringatan HUT ke-48 secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting dengan menargetkan sejumlah 365.600 partisipan.  Dengan rincian dari partisipan DPP Partai, 34 DPD, 514 DPC, 128 DPR RI, 418 DPRD, 3.232 DPRD Kabupaten/Kota, 14 Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi, serta 274 Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota.

‘’Dari perhitungan di atas dapat diasumsikan apabila tingkat partisipasi sebesar 25% maka diperkirakan yang akan dapat mengikuti Zoom Meeting sejumlah 91.400 partisipan,’’ terang Mahayadnya yang juga menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali.

Sambutan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarno Putri secara virtual

Di samping itu, kata Mahayadnya, peringatan ini ditandai dengan pemotongan dan pembagian tumpeng HUT ke – 48 PDI Perjuangan kepada komponen masyarakat. Jumlah tumpeng yang dibagikan sebanyak 48 tumpeng di DPP Partai, di setiap DPD Partai dan DPC Partai seluruh Indonesia. Pembagian tumpeng ini juga ditargetkan untuk memecahkan rekor MURI Jumlah Tumpeng Terbanyak.

Baca Juga  Ciptakan Kerumunan di Tengah Pandemi, Satpol PP Denpasar Tertibkan Usaha Biliard

Terkait target Rekor MURI Jumlah Partisipan dan Jumlah Tumpeng pada Peringatan HUT ke – 48 PDI Perjuangan, DPD PDI Perjuangan Bali menyatakan siap untuk melaksanakan. Adapun rincian Jumlah Partisipan Zoom Meeting peringatan HUT ke – 48 PDI Perjuangan di Provinsi Bali dari sejumlah 16.000 Partisipan terdiri dari DPD Partai sejumlah 4.000 Partisipan, DPC Denpasar sejumlah 2.000 Partisipan, DPC Badung sejumlah 1.000 Partisipan, DPC Tabanan sejumlah 2.000 Partisipan, DPC Jembrana sejumlah 1.000 Partisipan, DPC Buleleng sejumlah 1.000 Partisipan, DPC Karangasem sejumlah 1.000 Partisipan, DPC Klungkung sejumlah 1.000 Partisipan, DPC Gianyar sejumlah 2.000 Partisipan, dan DPC Bangli sejumlah 1.000 Partisipan.

HUT ke-48 PDI Perjuangan digelar secara virtual. Peserta saat mendengarkan sambutan Presiden RI Joko Widodo

Tumpeng peringatan HUT ke – 48 PDI Perjuangan di Provinsi Bali berbahan beras merah dengan jumlah 480 tumpeng, terdiri dari DPD 48 sejumlah tumpeng, 9 DPC x 48 tumpeng = 432 tumpeng. Teknis pembagian tumpeng di DPD Partai dan DPC Partai dilaksanakan setelah peringatan HUT ke – 48 PDI Perjuangan di Kantor Partai berakhir. Tumpeng tersebut dibagikan kepada komponen masyarakat oleh Petugas Partai. Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster berkesempatan memotong tumpeng dan menyerahkan tumpeng kepada petugas partai untuk dibagikan kepada komponen masyarakat.

Terkait pelaksanaan HUT ke- 48 PDI Perjuangan di Provinsi Bali, Mahayadnya lanjut memaparkan, PDI Perjuangan Bali benar-benar mengikuti secara serius karena berkeinginan untuk mencapai rekor MURI. ‘’Dalam acara Ulang Tahun hari ini yang menerapkan dengan ketat protokol kesehatan Covid-19, dihadiri oleh seluruh struktur DPD PDI Perjuangan, DPR RI dari PDI Perjuangan, dan anggota Fraksi DPRD Provinsi Bali yang berjumlah kurang lebih 50 orang,’’ ujar Mahayadnya.

Dalam proses peringatan yang akan berlangsung sampai 31 Mei mendatang dan disambung dengan bulan Bung Karno pada Bulan Juni, DPD Bali akan melaksanakan sembilan kegiatan dengan sub tema “Memantapkan Implementasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali” yang diharapkan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat, yakni Lomba Cocktail berbahan dasar arak Bali, lomba Barista Kopi Bali, Lomba Cerdas Cermat Susastra Bali yang diinisiasi oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster, Lomba Desain Motif Kreatif Endek Bali, Lomba Desain Busana Adat Pakem Bali, Lomba Website Aksara Bali, Bakti Sosial pembersihan danau, mata air, sungai, dan laut. Bakti Sosial bagi siswa dan mahasiswa yatim piatu yang berprestasi. Tingkat SD dan SMP akan diselenggarakan oleh DPC untuk SMA dan universitas akan dilaksanakan oleh DPD Bali.

Baca Juga  GTPP Covid-19 Denpasar Ikuti Video Conference bersama Satgas Pusat, Fokus Turunkan Kasus dan Angka Kematian

Digelar pula Lomba Pengobatan Tradisional. Mahayadnya menyebut di Bali dikenal dengan adanya dua metode pengobatan yang disebut sekala dan niskala. ‘’Nanti kami akan gali potensi dalam bidang pengobatan yang ada di Bali. Sistem pengobatan tersebut akan kami bagi dalam 3 kategori yaitu mantra, tindakan seperti mengurut, dan herbal seperti loloh. Nanti kami akan atraksikan dan sosialisasikan. Kami juga akan mensosialisasikan dalam bentuk testimoni,’’ kata Mahayadnya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster

Sesuai sub tema HUT ke-48 PDI Perjuangan di Provinsi Bali yakni “Memantapkan Implementasi Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster menegaskan kita akan memantapkan implementasi visi Nangun Sat  Kerthi Loka Bali.

‘’Kita harapkan bisa berjalan dengan baik, mendapat dukungan penuh dari seluruh Rakyat Bali sehingga dengan demikian cita-cita kita bersama untuk menjadikan Bali yang maju berdasarkan kearifan lokal, nilai-nilai budaya yang dimiliki Bali akan solid bergerak ke depan, sehingga masyarakat Bali akan benar-benar memiliki kepribadian, jati diri yang kuat sesuai dengan nilai-nilai kearifan lokal Bali,’’ pungkasnya. (gs/eka)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  GTPP Covid-19 Denpasar Ikuti Video Conference bersama Satgas Pusat, Fokus Turunkan Kasus dan Angka Kematian
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Baca Juga  Gubernur Koster Dukung Pengembangan Pelabuhan Penyeberangan Padangbai Guna Sukseskan Moto GP 2021 di Mandalika

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Baca Juga  Gubernur Koster Dukung Pengembangan Pelabuhan Penyeberangan Padangbai Guna Sukseskan Moto GP 2021 di Mandalika

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca