Jembrana, baliilu.com – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-60 Korem 163/Wira Satya berbagai kegiatan bakti sosial dilaksanakan. Di antaranya donor plasma konvalesen yang melibatkan satuan Kodim Jajaran bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali yang dimulai dari Kodim 1617/Jembrana, Selasa (9/2).
Sebelumnya, Sabtu (6/2) Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., telah menyerahkan kunci rumah layak huni kepada Kakek Ketut Suma di Banjar Pabean, Desa Sangsit Kecamatan Sawan, Buleleng.
Hal itu dikatakan Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna kepada awak media saat kegiatan donor darah dan donor plasma konvalesen, Selasa (9/2) bertempat di Gedung Serba Guna Auditorium Jalan Sugianyar, Kelurahan Dauhwaru, Jembrana.
‘’Digelarnya donor darah dan donor plasma konvalesen tersebut sebagai wujud kepedulian TNI untuk kemanusiaan di tengah pandemi Covid -19. Dimana saat ini kebutuhan darah terutama plasma darah terus meningkat,’’ ujar Dandim.
Donor darah dan donor plasma konvalesen diawali oleh Kodim 1617/Jembrana yang dihadiri Dandim Haruna beserta Forkopimda Jembrana, Kasdim 1617/Jembrana, para Danramil dan Perwira Staf Kodim 1617/Jembrana.
Sementara untuk peserta donor berasal dari personil Kodim 1617/Jembrana, personil Yonif Mekanis 741/GN, personil Polres Jembrana, personil Satuan Polisi Pamong Praja Jembrana, personil Pemadam Kebakaran Jembrana serta masyarakat umum. Kegiatan donor darah sudah dilaksanakan dengan mempedomani standar protokol kesehatan.
“Kita secara rutin mengelar kegiatan donor darah sebagai bagian dari kegiatan kemanusiaan, nantinya darah yang terkumpul akan disumbangkan untuk stok darah PMI di Kabupeten Jembrana,” jelas Dandim Haruna.
Sementara untuk donor plasma konvalesen diinisiasi sesuai arahan dari pimpinan. Dimana hal tersebut ditujukan bagi mereka yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan bersedia menyumbangkan plasma darahnya. Plasma darah tersebut nantinya akan digunakan untuk membantu penyembuhan bagi mereka yang masih positif Covid-19 dengan status stadium tinggi atau kategori berat.
“Terapi plasma konvalesen merupakan salah satu cara atau metode mengatasi Covid-19 di luar upaya preventif yang telah dilakukan dan diupayakan oleh pemerintah melalui vaksinasi,” lanjut Dandim Haruna.
Diketahui dari 40 orang calon peserta donor darah konvalesen setelah melalui tahapan screening ketat oleh tim dokter PMI Provinsi Bali dinyatakan hanya sebanyak 2 orang yang memenuhi syarat untuk diambil plasma darahnya. Dari 2 orang tersebut 1 orang berasal dari TNI dan 1 orang dari masyarakat. Sedangkan bagi peserta yang tidak memenuhi syarat selanjutnya diarahkan untuk melaksanakan donor darah biasa.
Sementara itu donor darah biasa diikuti oleh 47 orang peserta. Dari jumlah peserta yang mendonorkan darahnya tim dokter PMI Provinsi Bali berhasil mengumpulkan golongan darah A sebanyak 8 kantong, golongan darah B sebanyak 14 kantong dan golongan darah O sebanyak 20 kantong. Sementara untuk golongan darah AB terkumpul sebanyak 5 kantong.
Kegiatan ini merupakan upaya nyata TNI khususnya Kodim 1617/Jembrana dalam mengatasi pandemi Covid-19, selain upaya penegakan protokol kesehatan pada masyarakat dan pelaku usaha.
Terpisah di Denpasar Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia, S.S., menjelaskan pelaksanaan donor darah dan donor plasma konvalesen akan berlanjut Kamis (11/2) mendatang di Makorem 163/Wira Satya. Kemudian pekan depan Selasa (16/2) di Kodim 1610/Klungkung dan Kamis (18/2) di Kodim 1609/Buleleng.
“Kita alokasikan waktu selama 2 pekan untuk kegiatan donor ini karena berkaitan dengan pelibatan UTD PMI Provinsi harus melakukan screening bagi calon pendonor sehari sebelumnya,” tandas Mayor Bagus. (gs)