Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

HUT Ke-70 MGPSSR, Giri Prasta Ajak Semeton Pasek Tanamkan Konsep Vasudhaiva Kutumbakam dan Trilogi Kepasekan

BALIILU Tayang

:

de
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat menghadiri perayaan HUT Ke-70 MGPSSR di Gedung Ksirarnawa Art Center Denpasar, Minggu (17/4). (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Selaku Ketua Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta merasa bangga dengan perayaan HUT ke-70 MGPSSR, dengan tema Solid dan Tumbuh Dalam Pasemetonan Organisasi MGPSSR.

“Ini yang perlu selalu ditanamkan sesuai konsep Vasudhaiva Kutumbakam, kita adalah bersaudara termasuk dengan semua klan yang ada. Di hari jadi yang ke-70 ini MGPSSR melakukan evaluasi dengan mulat sarira sehingga hal-hal yang baik akan kita lestarikan dan yang tidak baik akan ditinggalkan,” demikian ditegaskan Giri Prasta saat menghadiri perayaan HUT Ke-70 MGPSSR di Gedung Ksirarnawa Art Center Denpasar, Minggu (17/4).

Untuk itu Giri Prasta mengajak semeton MGPSSR untuk bangkit bergerak berjuang bersama membangun Bali dengan selalu memegang teguh Trilogi Kepasekan, yaitu bakti ring kawitan, tindih ring bhisama dan guyub ring semeton. Pihaknya juga menyebut sudah menjalankan program kerja dengan melakukan pendataan terhadap sulinggih, pemangku dadia dan jumlah semeton di 57 kecamatan di Bali, dan sudah terbentuk juga Sabha Pandita, Sabha Walaka dan Sabha Yowana secara lengkap.

“Bahkan saat ini MGPSSR sudah bergerak di sisi ekonomi, seperti yang dilakukan semeton Pasek di Bangli yang sudah memiliki BLK yang digerakkan semeton Pasek yang menjabat sebagai DPR RI Ketut Kariyasa Adnyana,” paparnya.

Gubernur Koster saat menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua Umum MGPSSR Pusat. (Foto: Ist)

Sementara itu Gubernur Wayan Koster dalam sambutannya merasa bangga karena telah diundang dalam perayaan HUT Ke-70 MGPSSR, mengingat semeton Pasek selama ini telah ikut andil dalam pembangunan di Provinsi Bali.  “Terkait HUT Ke-70 MGPSSR kita fasilitasi sepenuhnya sebagai wujud bhakti kita kepada semeton Pasek,” ucapnya.

Ketua MGPSSR Pusat Wayan Wita mengungkapkan, saat ini sudah ada 13 Provinsi di Indonesia yang memiliki Maha Gotra Pasek. Dikatakan pada waktu yang lalu Menteri Agama RI sempat berpesan kalau nanti 2024 sudah 80% Provinsi di Indonesia memiliki Maha Gotra maka pelaksanaan Maha Sabha Pasek akan mengundang Presiden. Untuk itu pihaknya mengajak semeton Pasek di luar Bali untuk semangat membentuk Maha Gotra.  “Ini juga sebagai momentum untuk mewujudkan organisasi yang modern di era 4.0,” ujarnya.

Baca Juga  Wakil Gubernur Giri Prasta Hadiri Upacara ‘’Tawur Balik Sumpah’’ di Pura Desa Wanasari Tabanan

Sedangkan Ketua Panitia HUT Ke-70 MGPSSR, Ari Budi melaporkan organisasi MGPSSR berdiri sejak 17 April 1952 dan saat ini telah berusia 70 tahun yang merupakan usia yang sangat dewasa dan matang sebagai sebuah organisasi. “MGPSSR adalah organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Betara kawitan dan mewujudkan masyarakat yang unggul dan sejahtera sekaligus melakukan pengabdian kepada agama bangsa dan negara yang berlandaskan Pancasila dan UUD 45,” ungkapnya.

Turut hadir saat Perayaan HUT Ke-70 MGPSSR, jajaran Forkopimda Bali, Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama, anggota DPD RI perwakilan Bali Arya Wedakarna, Bupati/Walikota se-Bali, PHDI Pusat dan Provinsi Bali dan tamu undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Angkat Inovasi Sembagi Arutala, Sekda Eddy Mulya Jadi Narasumber Webinar Nasional KORPRI Berbagi

Published

on

By

Sekda Kota Denpasar IGN Eddy Mulya menjadi narasumber Webinar Nasional KORPRI membahas Inovasi Sembagi Arutala.
NARASUMBER: Sekda Kota Denpasar IGN Eddy Mulya saat menjadi salah satu narasumber dalam Webinar Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan jajaran KORPRI dan ASN dari berbagai daerah di Indonesia pada Kamis (13/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar IGN Eddy Mulya, menjadi salah satu narasumber dalam Webinar Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) bertema “KORPRI Peduli KORPRI Berbagi: Aksi Nyata ASN untuk Kemanusiaan dan Perlindungan Sosial”. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan jajaran KORPRI dan ASN dari berbagai daerah di Indonesia pada Kamis (13/8).

Webinar nasional tersebut menghadirkan Keynote Speaker Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh.

Dalam kesempatan tersebut, IGN Eddy Mulya didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Denpasar, Adventus Edison Souhuwat mengangkat topik “Sembagi Arutala: Inovasi Perlindungan Pekerja Rentan dari Kebesaran Hati ASN Kota Denpasar”. Ia memaparkan praktik baik dan inovasi yang dikembangkan di Kota Denpasar dalam memberikan perlindungan sosial kepada pekerja rentan.

IGN Eddy Mulya menjelaskan, semangat KORPRI Peduli KORPRI Berbagi merupakan bentuk nyata kepedulian ASN yang tidak hanya berperan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik, tetapi juga hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya kelompok pekerja rentan.

Menurutnya, inovasi Arutala menjadi salah satu bentuk kepedulian dan gotong royong ASN Kota Denpasar. Melalui kebesaran hati dan semangat berbagi, ASN dapat mengambil peran dalam memberikan perlindungan sekaligus membantu meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Semangat berbagi ini lahir dari kepedulian. Ketika ASN memiliki kebesaran hati untuk berbagi, maka akan muncul kekuatan bersama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar IGN Eddy Mulya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa perlindungan pekerja rentan merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif. Karena itu, kolaborasi dan kepedulian seluruh ASN menjadi kekuatan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Baca Juga  Bagus Wirata Sepenuh Hati Dukung Paslon Nomor 2 Koster-Giri

Webinar nasional ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai praktik baik yang telah dilakukan di daerah, sekaligus membuka ruang pertukaran pengalaman antarpengurus KORPRI di seluruh Indonesia.

Semangat KORPRI Berbagi selanjutnya diproyeksikan menjadi sebuah gerakan nasional yang dapat direplikasi oleh pengurus KORPRI di seluruh Indonesia. Dengan adanya gerakan bersama tersebut, inovasi perlindungan sosial dan aksi kemanusiaan yang telah berjalan di berbagai daerah diharapkan dapat diperluas sehingga memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.

IGN Eddy Mulya berharap, semangat KORPRI Berbagi tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan, tetapi dapat tumbuh menjadi budaya ASN dalam mengabdi dan memberikan manfaat bagi sesama.

“Harapan kami, apa yang telah dilakukan di Kota Denpasar dapat menjadi inspirasi dan direplikasi oleh KORPRI di seluruh Indonesia. Dengan semangat kebersamaan, kepedulian dan gotong-royong, ASN dapat hadir lebih dekat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Webinar tersebut sekaligus memperkuat komitmen KORPRI untuk terus menghadirkan aksi nyata ASN dalam bidang kemanusiaan dan perlindungan sosial, sekaligus membangun solidaritas dan kepedulian sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Hadiri Evaluasi Lapangan Usul Pembukaan FK UNBI

Published

on

By

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Evaluasi Lapangan Usul Pembukaan Fakultas Kedokteran UNBI.
HADIRI EVALUASI LAPANGAN: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Evaluasi Lapangan Usul Pembukaan Fakultas Kedokteran yang diadakan oleh Universitas Bali Internasional (UNBI), Kamis (13/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Evaluasi Lapangan Usul Pembukaan Fakultas Kedokteran (FK) yang diadakan oleh Universitas Bali Internasional (UNBI), Kamis (13/8).

Evaluasi lapangan usul pembukaan Fakultas Kedokteran UNBI merupakan tahapan visitasi oleh tim evaluator Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi secara daring (online) untuk meninjau kesiapan fasilitas, dosen, kurikulum, serta rumah sakit jejaring sebelum izin operasional dan program studi resmi dibuka.

Rektor Universitas Bali Internasional, Prof. Dr. dr. I Made Bakta, menyampaikan Universitas Bali Internasional (UNBI) hari ini resmi menjalani visitasi penting dalam rangka pemenuhan syarat pembukaan Fakultas Kedokteran baru. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melaksanakan Evaluasi Lapangan Usul Pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi secara daring melalui platform Zoom Meeting.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa seluruh civitas akademika UNBI telah melakukan persiapan matang untuk menyambut momentum besar ini.

“Kami berkomitmen penuh untuk menghadirkan pendidikan kedokteran yang berkualitas tinggi di Bali. Evaluasi lapangan ini menjadi ruang krusial bagi kami untuk membuktikan kesiapan kurikulum, kompetensi SDM calon dosen, serta keandalan sarana prasarana yang kami miliki,” ujarnya saat memberikan sambutan pembuka.

Proses asesmen akan berlangsung dari pagi hingga sore hari ini dibagi ke dalam beberapa ruang virtual khusus (breakout room) guna memeriksa tiga aspek fundamental yakni Aspek Kurikulum dan SDM, Aspek Wahana Pendidikan serta Aspek Sarana dan Prasarana.

Rangkaian visitasi daring ini dijadwalkan akan ditutup sore ini dengan agenda pembacaan serta penandatanganan Berita Acara Evaluasi Lapangan antara Tim Evaluator Kementerian dan pihak pengusul dari Universitas Bali Internasional. Melalui evaluasi ini, UNBI berharap dapat segera mendapatkan rekomendasi resmi publikasi izin pembukaan prodi, guna menjawab kebutuhan nasional akan pemenuhan tenaga dokter spesialis dan dokter umum yang unggul di Indonesia, khususnya di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Baca Juga  Wakil Gubernur Giri Prasta Hadiri Upacara ‘’Tawur Balik Sumpah’’ di Pura Desa Wanasari Tabanan

Sementara Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah strategis UNBI. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat.

“Pemerintah Kota Denpasar mendukung penuh usulan pembukaan Fakultas Kedokteran di UNBI. Kehadiran FK baru ini sangat strategis untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter, mengoptimalkan jaringan rumah sakit serta puskesmas daerah sebagai wahana pendidikan, sekaligus memperkokoh Denpasar sebagai pusat edukasi yang unggul,” tegasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

70 Paskibraka Badung Intensif Berlatih, Siap Jalankan Tugas HUT Ke-81 RI

Published

on

By

Sebanyak 70 anggota Paskibraka Kabupaten Badung mengikuti latihan intensif jelang tugas HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.
LATIHAN: Sebanyak 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung melakukan sesi latihan untuk persiapan menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang yang berlangsung Kamis (13/8/2026). (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Sebanyak 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung terus mematangkan kesiapan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, S.Sos., mengatakan, persiapan Paskibraka Badung telah dimulai sejak Juni 2026. Setelah mengikuti tahapan latihan awal, para calon Paskibraka menjalani pendidikan dan pelatihan melalui program Desa Bahagia.

Selanjutnya, para anggota mengikuti latihan secara intensif yang mencakup kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, serta kemampuan menghadapi berbagai situasi di lapangan. Seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum mereka dikukuhkan sebagai Paskibraka Kabupaten Badung.

“Pada tanggal 14 Agustus itu mereka sudah harus masuk proses pengukuhan. Proses pengukuhan ini sebagai sebuah lambang, mereka tidak lagi calon, tapi sudah menjadi Paskibraka Kabupaten Badung,” ujar Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, pada Kamis (13/8/2026).

Setelah prosesi pengukuhan, rangkaian persiapan dilanjutkan dengan renungan suci pada 15 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum para Paskibraka melaksanakan tugas pada upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

Pada pelaksanaan upacara 17 Agustus, Paskibraka Badung akan mengemban dua tugas utama, yakni melaksanakan pengibaran bendera pada pagi hari dan penurunan bendera pada sore hari. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan malam syukuran.

Ida Bagus Putu Mas Arimbawa menyampaikan, kesiapan Paskibraka Badung tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perangkat daerah. Dalam menjalani latihan, para anggota mendapatkan pendampingan dari pelatih yang berasal dari unsur Polresta, Kodim, serta DPPI.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Karya Pitra Yadnya Atma Wedana Desa Adat Legian

Tahun ini, terdapat sejumlah penyesuaian pada tata letak dan formasi barisan Paskibraka. Formasi utama tetap mengacu pada pola 17-8-45, namun terdapat beberapa variasi gerakan dan komposisi yang disesuaikan dengan tata upacara yang berlaku.

“Beberapa gerakan mencerminkan angka 81 dan sebagainya. Tentunya juga di sini harus memiliki skill tersendiri. Itulah maka latihannya sangat intens,” jelasnya.

Selain kesiapan personel, Pemerintah Kabupaten Badung juga melakukan penyesuaian tata tempat pelaksanaan upacara berdasarkan edaran terbaru. Dalam rangkaian upacara tertentu, para undangan akan mengikuti prosesi dengan berdiri, mulai dari pemasangan hingga pelepasan sangkur.

Lebih lanjut, Pemkab Badung berencana memberikan wadah bagi para Paskibraka Badung sebagai ruang untuk mengembangkan kapasitas, kompetensi, kepemimpinan, dan kemampuan berorganisasi setelah menyelesaikan tugasnya.

Wadah tersebut diharapkan dapat mendorong para anggota Paskibraka untuk tetap aktif dalam berbagai kegiatan positif serta memberikan kontribusi bagi lingkungan dan masyarakat.

“Anak-anak muda yang berbakat, pilihan dari sebuah sekolah. Saya kira perlu didukung kegiatan-kegiatan positif,” katanya.

Ida Bagus Putu Mas Arimbawa menegaskan, seluruh proses persiapan Paskibraka Badung merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak di bawah arahan pimpinan daerah serta dukungan perangkat daerah terkait. Dengan proses latihan yang telah berlangsung sejak Juni, para Paskibraka diharapkan mampu menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dengan penuh disiplin, tanggung jawab, dan kebanggaan pada 17 Agustus 2026. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca