Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ikuti Ajang AI4IMPACT Indonesia, Mahasiswa FEB Unud Berhasil Terpilih sebagai Duta UMKM Provinsi Bali

BALIILU Tayang

:

feb unud
Ni Luh Eka Sevia Agustini. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Salah satu mahasiswa semester 5 Program Studi Sarjana Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) Ni Luh Eka Sevia Agustini atau yang kerap disapa Eka Sevia berhasil menjadi Duta UMKM Provinsi Bali di ajang AI4IMPACT Indonesia dan bersaing dengan lebih dari 100 peserta.

Di kampus, Eka Sevia aktif dalam mengikuti organisasi. Sejak tahun pertama di bangku kuliah, ia telah bergabung menjadi fungsionaris dari Himpunan Mahasiswa Ekonomi Unud, hingga di tahun kedua ia telah menjabat sebagai Sekretaris I Himpunan Mahasiswa Ekonomi FEB Unud.

Selain berorganisasi, ia juga banyak mengikuti ajang dan perlombaan, salah satu ajang yang sukses ia ikuti adalah AI4IMPACT Indonesia pada tahun 2021. AI4IMPACT Indonesia merupakan ajang bergengsi dari sebuah komunitas AI global yang bermisi untuk membantu masyarakat dalam belajar membangun aplikasi AI di dunia nyata.

Rangkaian proses yang dilalui Eka Sevia sampai dapat menjadi Duta UMKM Provinsi Bali AI4IMPACT Indonesia tentu sangat panjang. Terhitung ia telah mengikuti ajang ini sejak bulan Desember–Mei 2021. Ia mengungkapkan bahwa ia memulainya dengan mengikuti tahap administrasi. Setelah ia dinyatakan lolos seleksi tahap satu, selanjutnya ia diminta membuat perkenalan singkat mengenai dirinya. Dalam perkenalan tersebut, ia mengungkapkan bahwa sebagai salah satu putri dari Provinsi Bali harus berperan aktif bagi kelestarian budaya Bali, salah satunya adalah dengan mengembangkan UMKM lokal yang menonjolkan budaya yang dimiliki oleh Bali seperti baju barong, busana adat, kain endek, dan lain sebagainya. Hal ini menjadi fokus utama yang ia tonjolkan dari keunggulan budaya yang ada di Provinsi Bali.

Setelah mengikuti tahapan yang panjang hingga melakukan interview user, ia akhirnya dinyatakan lolos seleksi sebagai Duta UMKM Provinsi Bali AI4IMPACT Indonesia. Salah satu faktor kesuksesan yang diraihnya yaitu UMKM di Bali yang sangat ramah dan bersedia untuk dibantu dalam promosi bisnisnya dengan menonjolkan unsur budaya lokal. Hal ini menyebabkan kerja sama yang mudah untuk dilaksanakan sehingga ia mengungkapkan tidak ada kendala signifikan yang dihadapinya selama mengikuti proses-proses tersebut. Melalui komunikasi dua arah yang asertif disertai dengan penjelasan yang detail mengenai maksud dan tujuan yang dirancangnya menyebabkan para UMKM menyadari pentingnya generasi muda yang mampu membantu memperkenalkan budaya lokal agar dapat dikenal dunia sehingga dapat menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga  Ngobras di Gema Merdeka, Ny. Putri Koster : Cegah Stunting Secara Masif
feb unud
Ni Luh Eka Sevia Agustini. (Foto: ist)

Berdasarkan hasil wawancara online yang telah dilakukan, menurut Eka Sevia, output yang dihasilkan dari ajang ini yaitu literasi digital, dengan melatih kemampuan dalam penggunaan IT untuk dapat mengaplikasikan keterampilan AI dan digital guna membangun produk digital. Selanjutnya adalah entrepreneurship, yaitu melatih keterampilan untuk mengubah problematika nyata menjadi peluang bisnis digital. Kemudian, yang terakhir adalah social impact, yaitu membantu mempercepat transformasi digital UMKM Indonesia khususnya di Bali dengan aplikasi-aplikasi kreatif dan tepat guna yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal.

Ia juga memberikan insight kepada mahasiswa FEB Unud, khususnya yang ingin mengikuti ajang-ajang dengan melibatkan UMKM lokal seperti dirinya. Menurutnya, disrupsi digital menjadi salah satu kendala utama bagi pelaku bisnis di Indonesia khususnya di Bali guna bertahan dan berkembang di era pesatnya persaingan pasar. Sehingga dalam memulai bisnis sangat penting penggunaan teknologi digital dengan tujuan yang tidak hanya untuk meningkatkan omset penjualan dan marketing saja, tetapi juga terkait dengan hubungan dua arah atau relation yang sangat diperlukan serta dapat diimplementasikan melalui keberadaan costumer service lewat jalur online. Dengan menciptakan digital entrepreneurs di masa depan yang salah satunya berbasis pada penggunaan AI, hal itu akan dapat mendorong dan mempercepat transformasi digital bagi UMKM lokal.

Ia merasa senang dan bangga bisa bergabung menjadi bagian dari Duta UMKM Provinsi Bali dan dapat turut serta membantu memberikan dampak sosial, terutama bagi UMKM Indonesia khususnya di Bali untuk membangkitkan masyarakat yang melek teknologi di era saat ini dengan memanfaatkan teknologi digital guna menghasilkan produk berbasis digital. Selain itu, Eka Sevia juga menyampaikan harapannya di akhir wawancara agar pemerintah dapat menggencarkan penggunaan teknologi digital terutama bagi UMKM yang dikelola oleh masyarakat berusia lanjut atau masyarakat yang masih awam dengan keberadaan teknologi agar produk yang dihasilkannya mampu bersaing baik di pasar lokal, nasional, maupun di kancah internasional. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas3443-Mengikuti-Ajang-AI4IMPACT-Indonesia-Mahasiswa-FEB-Unud-Berhasil-Terpilih-sebagai-Duta-UMKM-Provinsi-Bali.html (gs/bi)

Baca Juga  Pengurus Baru HKTI Diminta Fokus Penuhi Kebutuhan Pangan Krama Bali

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Tim SAR Evakuasi Jenasah di Bawah Tebing

Published

on

By

Pantai Savaya
EVAKUASI: Tim SAR evakuasi jenasah tanpa identitas dari Pantai Savaya, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Minggu (19/4/2026) sore. (Foto: Hms SAR)

Pecatu, Badung, baliilu.com – Sesosok tubuh laki-laki ditemukan terdampar di Pantai Savaya, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Minggu (19/4/2026) sore. Info kejadian baru diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 17.10 Wita dari anggota Polsek Kuta Selatan.

Tak berselang lama, 3 personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Proses evakuasi melibatkan unsur SAR lainnya dari Polsek Kuta Selatan, Bhabinsa Desa Pecatu Pecatu, Linmas Desa Pecatu, petugas Ambulance Banser dan masyarakat setempat.

Upaya evakuasi cukup memakan waktu, karena akses ke posisi jenasah harus menuruni medan yang curam dan batu karang tajam. “Jenasah dibawa secara manual dengan melewati medan curam hingga bisa dibawa naik ke atas,” terang I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Selain kondisi yang beresiko tersebut, evakuasi harus dilakukan dengan hati-hati karena situasi gelap, pencahayaan terbatas.

Akhirnya kurang lebih pukul 19.40 Wita, tim SAR gabungan selesai melakukan evakuasi. Jenasah tanpa identitas tersebut dibawa menuju RSUP Prof. Ngoerah menggunakan Ambulance Banser. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ngobras di Gema Merdeka, Ny. Putri Koster : Cegah Stunting Secara Masif
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar, Dongkrak Ekonomi Bali, Libatkan UMKM dan Salurkan Donasi Kemanusiaan

Published

on

By

Kemala Run
PEMBUKAAN AJANG LARI: Pembukaan Wondr Kemala Run 2026 di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Minggu (19/4), berlangsung sukses dan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. (Foto: Hms Polri)

Gianyar, baliilu.com – Pelaksanaan Wondr Kemala Run 2026 di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Minggu (19/4), berlangsung sukses dan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Event lari yang digelar di kawasan Jalan Ida Bagus Mantra hingga Pantai Purnama, Kabupaten Gianyar, itu dinilai tidak hanya berhasil dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberi dampak nyata terhadap perekonomian daerah, masyarakat lokal, hingga aksi sosial kemanusiaan.

Ketua Race Management Kemala Run 2026, Brigjen Pol. Sambodo Purnomo Yogo, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sesuai rencana, dengan total 11.000 peserta mengikuti lomba mulai dari kategori half marathon, 10 kilometer, hingga 5 kilometer.

“Alhamdulillah, hari ini pelaksanaan Kemala Run 2026 dapat berjalan dengan lancar dan baik, sesuai yang kita rencanakan. Hampir seluruh peserta saat ini sudah memasuki area finish, dan semuanya berjalan lancar,” ujar Sambodo usai kegiatan.

Menurut Sambodo, tingginya antusiasme masyarakat dan peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa ajang ini memiliki daya tarik besar dan layak menjadi agenda tahunan.

“Kalau melihat animo yang luar biasa seperti ini, mudah-mudahan acara seperti ini bisa kita laksanakan setiap tahun,” katanya.

Keberhasilan Wondr Kemala Run 2026 juga terlihat dari dampak ekonominya. Pengamat Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, I Gede Nandya Oktora Panasea, menilai event seperti ini menjadi stimulus penting bagi pertumbuhan ekonomi Bali yang saat ini berada di angka 5,82 persen (year on year), lebih tinggi dari rata-rata nasional.

“Ekonomi Bali sangat bergantung pada mobilitas. Ketika kita mampu menarik ribuan orang datang, maka diperkirakan akan terjadi stimulus ekonomi melalui konsumsi pada sektor akomodasi, perdagangan, dan transportasi,” ujar Nandya.

Baca Juga  Kapolda Bali Dampingi Presiden RI Melaksanakan Kunker di Provinsi Bali

Ia menjelaskan, dengan jumlah peserta sekitar 11.000 orang dan pola belanja tertentu, potensi perputaran ekonomi selama acara berlangsung diperkirakan mencapai Rp 110 miliar hingga Rp 140 miliar.

“Untuk peserta luar daerah, rata-rata pengeluaran dapat berada pada kisaran Rp 10 juta per orang. Dengan asumsi sekitar 11.000 peserta dan skenario optimistis, potensi perputaran ekonomi dari kegiatan ini diperkirakan dapat mencapai Rp 110 miliar hingga Rp 140 miliar,” jelasnya.

Selain menggerakkan sektor pariwisata dan jasa, event ini juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal. Puluhan UMKM dilibatkan untuk meramaikan area acara sekaligus melayani kebutuhan peserta dan pengunjung.

Sambodo menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi perhatian utama panitia. Selain personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, pecalang, dan unsur masyarakat, UMKM juga diberikan ruang agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung.

“Kita juga melibatkan UMKM, termasuk juga untuk memberikan cheering semangat kepada para peserta,” ujarnya.

Senada dengan itu, Nandya menekankan pentingnya pelibatan UMKM agar dampak ekonomi tidak hanya terkonsentrasi pada sektor tertentu.

“Pelibatan UMKM lokal menjadi kunci agar manfaat ekonomi tidak hanya terkonsentrasi pada sektor tertentu, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat lokal,” katanya.

Di sisi lain, Wondr Kemala Run 2026 juga membawa misi sosial melalui penggalangan donasi kemanusiaan. Panitia membuka kesempatan berdonasi bagi peserta dan masyarakat, termasuk melalui lelang lukisan karya anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kita bisa berdonasi juga di sini, dan ada lelang lukisan juga dari anak-anak ABK, dan nanti semua dana yang terkumpul kita akan berikan bantuan kepada daerah yang terdampak bencana kemarin, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat,” tutur Sambodo.

Baca Juga  Sekda Wayan Adi Arnawa Sambut Kunjungan Menko Marves di Nusa Dua

Dengan suksesnya pelaksanaan, besarnya antusiasme peserta, dampak ekonomi yang signifikan, keterlibatan masyarakat luas, serta aksi sosial kemanusiaan, Wondr Kemala Run 2026 dinilai menjadi contoh event olahraga yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kepedulian sosial. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemerintah Beri Harapan Palsu, Harga BBM Nonsubsidi Naik Ugal-ugalan Tanpa Empati

Published

on

By

harga bbm
Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam.( Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Langkah Pemerintah yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi secara drastis, mendapatkan kritik tajam dari Komisi VI DPR RI. Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam menyebut langkah tersebut dilakukan secara mendadak tanpa sosialisasi.

“Lagi-lagi Pertamina menaikkan harga BBM tanpa ancang-ancang, dan kenaikannya pun sekarang cukup signifikan. Kebijakan ini pastinya sangat memberatkan rakyat,” kata Mufti Anam, dalam keterangan tertulisnya kepada media, di Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Seperti diketahui, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga BBM nonsubsidi per 18 April ini, untuk jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Kenaikan harga tersebut dilakukan tanpa ada informasi sebelumnya kepada masyarakat.

Berdasarkan informasi harga BBM di situs Mypertamina, harga BBM Pertamax Turbo dengan RON 98 melonjak tajam dari Rp 13.100 per liter menjadi Rp 19.400 per liter. Kenaikan juga dialami Dexlite dari Rp 14.200 per liter menjadi Rp 23.600 per liter.

Hal yang sama juga terjadi pada harga Pertamina DEX yang melesat dari Rp 14.500 per liter menjadi Rp 23.900 per liter. Sementara harga BBM subsidi masih sama.

Mufti pun menilai kenaikan harga BBM nonsubsidi ini menjadi sebuah langkah kemunduran setelah sebelumnya Pemerintah dinilai berani karena tidak menaikkan harga BBM subsidi di tengah gejolak geopolitik global yang memengaruhi harga minyak dunia.

“Kemarin masyarakat ditenangkan dengan narasi bahwa harga BBM tidak akan naik. Rakyat diminta percaya, diminta tenang. Baru saja masyarakat menyambut dengan sukacita,” tutur Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

“Tapi apa yang terjadi? Tiba-tiba hari ini harga BBM melonjak sangat tajam, tanpa kesiapan, tanpa empati, tanpa komunikasi,” imbuh Mufti.

Baca Juga  Sekda Wayan Adi Arnawa Sambut Kunjungan Menko Marves di Nusa Dua

Mufti menyatakan apa yang dilakukan Pertamina saat ini sebenarnya sudah menjadi kekhawatiran sejak lama, di mana Pemerintah tidak menaikkan harga BBM subsidi namun melakukan berbagai langkah substitusi.

Bahkan Mufti sebelumnya sudah mengingatkan agar Pemerintah tidak memberi harapan palsu kepada masyarakat dengan tidak menaikkan harga BBM.

“Ternyata Pemerintah benar PHP (pemberi harapan palsu) kepada rakyat,” ungkapnya.

Karena meskipun yang dinaikkan adalah harga BBM nonsubsidi yang biasanya digunakan oleh kalangan menengah ke atas, kata Mufti, namun dampaknya dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. Termasuk masyarakat dengan tingkat ekonomi bawah.

Belum lagi, fakta sulitnya BBM subsidi ditemukan di sejumlah daerah juga terjadi usai Pemerintah memberi kebijakan tidak ada kenaikan harga BBM subsidi. Ini dinilai sebagai sebuah ironi.

“Pemerintah seolah menutup mata terhadap kenyataan di lapangan bahwa tidak semua rakyat bisa mengakses BBM subsidi,” sebut Mufti.

“Di banyak daerah, rakyat harus antre panjang, bahkan pulang dengan tangan kosong karena stok  BBM subsidi habis. Dalam kondisi seperti itu, mereka dipaksa membeli BBM nonsubsidi. Dan hari ini, justru BBM nonsubsidi harganya dinaikkan secara ugal-ugalan,” imbuhnya.

Mufti memandang, kenaikan harga BBM sekarang tak lagi soal subsidi atau nonsubsidi. Sebab kondisi memaksa masyarakat yang seharusnya berhak memperoleh BBM subsidi terpaksa membeli BBM nonsubsidi yang kini harganya meroket.

“Ini bukan lagi soal subsidi atau nonsubsidi. Ini soal keadilan bagi rakyat. Dan ini soal sensitivitas Pemerintah yang menaikkan harga BBM di saat kondisi ekonomi rakyat sedang tak baik-baik saja,” tegasnya.

Mufti menambahkan, ketika yang berhak tidak bisa mendapatkan subsidi, lalu harga alternatifnya dinaikkan signifikan, maka yang terjadi adalah Pemerintah sedang memindahkan beban langsung ke pundak rakyat.

Baca Juga  Workshop Kampanye Making City Resilient 2030 Provinsi Bali menuju GPDRR 2022

“Yang membuat kita semakin heran, ketika situasi global mulai mereda dan jalur distribusi energi kembali terbuka, justru harga dinaikkan,” ujar Mufti.

Anggota Komisi di DPR yang membidangi urusan kawasan perdagangan dan bermitra dengan Pertamina ini pun meminta Pemerintah dan Pertamina memperbaiki distribusi BBM subsidi. Mufti mendorong agar stok BBM subsidi yang sulit di beberapa daerah segera ditangani.

“Pastikan yang berhak benar-benar bisa mendapatkan BBM subsidi agar tidak perlu membeli BBM nonsubsidi yang harganya melangit tinggi,” kata Legislator dari Dapil Jawa Timur II itu.

Mufti juga mengingatkan agar Pemerintah segera melakukan penyesuaian harga saat kondisi global sudah membaik. Ia meminta Pemerintah memahami dampak turunan yang terjadi saat harga BBM naik.

“Jika harga minyak dunia mulai turun, maka segera turunkan harga. Jangan tunggu tekanan rakyat baru bergerak,” tutup Mufti. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca