Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Info Terkini Covid-19 Kota Denpasar, Kasus Positif Bertambah 8 Orang

BALIILU Tayang

:

de
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Meski kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih menunjukkan tren peningkatan, kasus sembuh juga mulai bertambah. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Senin (24/1), kasus meninggal dunia bertambah 1 orang dan kasus sembuh bertambah 6 orang. Sementara itu, kasus positif Covid-19 bertambah 8 orang.

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 38.060 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai 36.979 orang  (97,16 persen), meninggal dunia 1.005 orang (2,64 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 76 orang (0,20 persen).  

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus Covid-19 di Kota Denpasar mulai mengalami tren peningkatan. Karenanya, diimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

“Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus Covid akan terus  meningkat, sehingga diperlukan kerja sama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” ujar Dewa Rai.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat. Jadi intinya kapan pun dan dimana pun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, optimalisasi isoter serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak-anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai. 

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.   

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas. Selain itu mari bersama terapkan 3M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (eka/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Dorong Peringkat KLA Karangasem, Seniasih Giri Prasta: Intensifkan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Usia Dini

Published

on

By

Dorong Peringkat KLA Karangasem, Seniasih Giri Prasta: Intensifkan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Usia Dini
HADIRI SOSIALISASI: Ketua Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Provinsi Bali Ny. Seniasih Giri Prasta saat menghadiri kegiatan sosialisasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) yang berlangsung di Wantilan Sabha Kerti, Kantor Bupati Karangasem, Selasa (28/4). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Karangasem, baliilu.com – Ny. Seniasih Giri Prasta selaku Ketua Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Provinsi Bali turun ke Kabupaten Karangasem dalam kegiatan sosialisasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA). Dalam kegiatan yang berlangsung di Wantilan Sabha Kerti, Kantor Bupati Karangasem, Selasa (28/4), Seniasih Giri Prasta menekankan pentingnya upaya pencegahan pernikahan usia dini yang dinilai menjadi salah satu faktor pemicu munculnya tindak kekerasan terhadap anak.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pernikahan pasangan yang belum cukup umur rentan menimbulkan tindak kekerasan dalam keluarga karena kondisi mental pasangan suami istri masih labil. “Mereka masih labil karena masa remaja tiba-tiba harus berakhir. Sementara teman-teman seangkatan masih kuliah atau lajang, mereka sudah harus mengurus anak dan keluarga. Belum lagi jika kepala keluarga tidak memiliki penghasilan tetap,” ujarnya.

Dalam situasi demikian, menurutnya, sangat mungkin terjadi tindak kekerasan terhadap anak. “Kita tidak bisa menutup mata terhadap hal ini. Saya sudah turun ke sejumlah kabupaten dan faktanya memang demikian. Oleh sebab itu, gugus tugas KLA di wilayah Karangasem saya minta lebih mengintensifkan sosialisasi untuk mencegah pernikahan usia dini,” pintanya.

Dalam kesempatan tersebut, istri Wakil Gubernur Bali ini juga menyinggung posisi Karangasem yang mengantongi nilai terendah dalam evaluasi mandiri KLA Provinsi Bali. Seniasih Giri Prasta meminta jajaran terkait di Pemerintah Kabupaten Karangasem untuk tidak berkecil hati dengan hasil tersebut.

“Jangan minder dan hanya mengejar peringkat. Saya mengetahui bahwa Pemerintah Kabupaten Karangasem telah menunjukkan keseriusan dengan mengalokasikan anggaran yang cukup dalam upaya meningkatkan penilaian KLA,” imbuhnya.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa upaya tersebut membutuhkan dukungan dari berbagai komponen. “Tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah semata, tetapi juga melibatkan keluarga dan unsur lainnya. Kewajiban gugus tugas KLA adalah melakukan koordinasi dan gotong-royong,” ungkapnya.

Menutup arahannya, perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua BKOW Provinsi Bali ini memuji kiprah Forum PUSPA Karangasem karena telah banyak membantu masyarakat dengan menggandeng dunia usaha.

Ketua Forum PUSPA Karangasem, Ny. Anggreni Pandu Lagosa, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ny. Seniasih Giri Prasta dalam sosialisasi KLA di wilayahnya.

“Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan, sekaligus menjadi suntikan semangat bagi kami, khususnya Forum PUSPA di Karangasem,” ucapnya.

Anggreni berpendapat bahwa penilaian KLA bukan sekadar pemenuhan target administrasi. Menurutnya, yang lebih penting adalah tanggung jawab dalam pemenuhan hak anak serta perlindungan dari tindak kekerasan dan diskriminasi.

Senada dengan Seniasih Giri Prasta, ia menegaskan bahwa pemerintah sangat membutuhkan dukungan dari berbagai komponen dalam upaya mewujudkan KLA. “Di sinilah PUSPA mengambil peran, yaitu mensinergikan seluruh komponen agar berpartisipasi aktif,” ujarnya.

Menurut Anggreni, sejauh ini Forum PUSPA Karangasem telah bergerak memberikan bantuan bagi warga yang membutuhkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani, dalam paparannya mengingatkan bahwa penilaian KLA bukan semata bertujuan mengejar peringkat.

“Yang paling penting adalah bagaimana konsep KLA ini diterapkan dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak di Karangasem,” ucapnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan penyampaian materi oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Karangasem, Ni Made Laba Dwikarini. Dalam paparannya, ia mengungkapkan berbagai program inovasi pengembangan KLA di Karangasem.

Sosialisasi ditutup dengan penandatanganan deklarasi “Karangasem Menuju Kabupaten Layak Anak”. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Disdikpora Badung Ajak Generasi Muda Melek Bisnis Lewat Pelatihan Wirausaha Pemula 2026

Published

on

By

disdikpora badung
PELATIHAN WIRAUSAHA: Disdikpora Kabupaten Badung saat menggelar kegiatan Pelatihan Wirausaha Muda Pemula Tahun 2026 yang resmi dibuka di Gedung Kwarcab Badung, Selasa (28/4/2026). (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung terus mendorong generasi muda agar semakin melek bisnis dan mandiri secara ekonomi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Wirausaha Muda Pemula Tahun 2026 yang resmi dibuka di Gedung Kwarcab Badung, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Jiwa Wirausaha Muda yang Kreatif, Mandiri, dan Berdaya Saing di Era Digital”, sebagai langkah nyata menghadapi tantangan tingginya angka pengangguran, khususnya di kalangan pemuda terdidik.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kabid Kepemudaan dan Olahraga, Gede Suarjaya, SE, M.Si, mewakili Kepala Disdikpora Badung.

Gede Suarjaya menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi tahap awal bagi para pemuda yang ingin mulai merintis usaha, namun belum memiliki bisnis yang berjalan.

“Ini merupakan pelatihan tahap awal bagi calon wirausaha muda pemula. Peserta yang ikut masih dalam tahap merintis, usahanya belum berdiri. Melalui kegiatan ini, mereka akan dibekali pengetahuan tentang peluang usaha yang potensial di Badung, sehingga mereka nantinya mampu membangun usaha sesuai kemampuan dan minat masing-masing,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Badung ingin mendorong lahirnya lebih banyak anak muda yang berani menciptakan usaha sendiri, sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat luas.

“Kami ingin mencari dan membina pemuda Badung yang mampu menciptakan bisnis, bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Badung,” tambahnya.

Pelatihan ini diikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari perguruan tinggi, siswa SMA/SMK, serta organisasi kepemudaan se-Kabupaten Badung. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 April 2026, dengan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi usaha.

“Melalui program ini, kami berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki mindset entrepreneur, adaptif terhadap perkembangan digital, serta siap menjadi motor penggerak ekonomi daerah di masa depan,” tutup Gede. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sejalan Visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali“, Gubernur Koster Apresiasi Doa Puasa Ester Nasional 2026

Published

on

By

gubernur koster
BUKA DOPEN 2026: Gubernur Bali Wayan Koster membuka secara resmi acara Doa Puasa Ester Nasional (DOPEN) Tahun 2026 yang bertajuk Excellent Spirit bertempat di Hotel Infinity, Jimbaran, Badung, Selasa (28/4/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster membuka secara resmi acara Doa Puasa Ester Nasional (DOPEN) Tahun 2026 yang bertajuk Excellent Spirit bertempat di Hotel Infinity, Jimbaran, Badung, Selasa (28/4/2026).

“Acara ini sungguh luar biasa diisi dengan berpuasa selama 3 hari oleh seluruh peserta dengan tujuan mulia mendoakan Pulau Bali termasuk Pemerintah Provinsi Bali dan seluruh masyarakat Bali agar hidup aman sejahtera sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang menjaga kesucian serta keharmonisan alam, manusia, dan kebudayaan Bali untuk kesejahteraan lahir dan batin masyarakat Bali,” ucap Koster.

Gubernur Koster menilai kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan nyata dalam mendoakan Bali agar senantiasa berada dalam keadaan aman, damai, dan dijauhkan dari berbagai pengaruh negatif.

Menurutnya, semangat doa bersama tersebut sejalan dengan visi pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yaitu menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta seluruh isinya demi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali, saya menyampaikan terima kasih serta apresiasi setinggi-tingginya atas doa yang luar biasa ini. Mari kita bersama-sama menjaga Bali agar Bali semakin maju, harmonis, dan sejahtera,” ujar Gubernur Koster.

Gubernur juga menyampaikan penghargaan atas deklarasi doa yang dipersembahkan sebagai representasi dukungan kepada masyarakat Bali. Ia sekaligus memohon maaf apabila dalam penyelenggaraan pemerintahan masih terdapat kekurangan.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa apabila seluruh elemen masyarakat terus menjaga persatuan, keharmonisan sosial, serta kelestarian budaya dan lingkungan, maka Bali akan selalu mendapat tempat istimewa di hati masyarakat dunia sebagai destinasi yang damai, suci, indah, dan berbudaya.

Pemerintah Provinsi Bali berharap semangat kebersamaan lintas umat dan nilai-nilai toleransi yang tercermin dalam kegiatan tersebut dapat terus dipelihara sebagai fondasi memperkuat Bali ke depan.

Kegiatan spiritual berskala nasional tersebut diikuti sebanyak 402 peserta dari 24 provinsi di Indonesia. Rangkaian kegiatan berlangsung dari tanggal 28 April hingga 1 Mei 2026, berdasarkan laporan Ketua Panitia Pelaksana DOPEN 2026, Pdt. Noni Helda.

Lebih jauh Helda menjelaskan, dalam pelaksanaannya, peserta menjalani doa puasa selama 24 jam penuh selama tiga hari, tanpa makan dan minum, sebagai bentuk pengabdian spiritual dan doa bersama bagi bangsa serta Pulau Bali.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Bali yang berkenan hadir sekaligus membuka secara resmi kegiatan Doa Puasa Ester Nasional 2026 serta menyampaikan ucapan selamat menjalankan puasa kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca