Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ketua DPRD Klungkung: Terima Kasih, Gubernur Koster Tepati Janji Terbitkan Sertifikat IG Garam Kusamba

BALIILU Tayang

:

de
Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom, S.H. (Foto: Ist)

Klungkung, baliilu.com – Keluarnya Sertifikat Indikasi Geografis (IG) Garam Kusamba Bali dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia yang dipimpin oleh Menkumham RI, Yasonna H Laoly melalui perjuangan Gubernur Bali Wayan Koster sangat kita apresiasi dan ucapkan banyak terima kasih. Demikian pernyataan resmi yang disampaikan Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom, S.H.

“Atas terbitnya IG Garam Kusamba Bali ini, maka garam tradisional lokal Bali di Kusamba resmi mendapatkan pengakuan dari pemerintah, sehingga ini merupakan langkah yang bagus guna meningkatkan pemasaran garam Kusamba di pasar tradisional dan pasar modern atau toko swalayan pada khususnya,” kata Anak Agung Gde Anom.

Lebih lanjut Anak Agung Gde Anom menyatakan dengan adanya semangat dari Bapak Gubernur Bali bersama Bupati Klungkung yang terus memberikan keberpihakan terhadap para petani garam dengan berperan aktif melindungi, melestarikan, memberdayakan, dan terus mengampanyekan pemanfaatan Produk Garam Tradisional Lokal Bali, maka semangat ini harus disambut oleh pemerintah di Kabupaten Klungkung untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat. Karena keluarnya Sertifikat IG Garam Kusamba, adalah sebagai wujud nyata dalam mengimplementasikan konsep Trisakti Bung Karno, yakni Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan.

“Untuk itu, saya mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di pemerintah di Kabupaten Klungkung baik di legislatif maupun eksekutif untuk bersama-sama seluruh masyarakat Klungkung memanfaatkan produk garam tradisional lokal Bali khas Kusamba ini, supaya para petani kita merasakan manfaatnya. Begitu juga pasar tradisional, pasar modern, atau toko dan swalayan di Klungkung agar mulai menjual garam Kusamba,” jelasnya sembari menegaskan apabila ada pasar modern atau toko dan swalayan di Klungkung tidak menjual produk lokal ini, maka saya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung agar segera menerbitkan Peraturan Bupati Klungkung yang berpihak kepada produk lokal di Kabupaten Klungkung. Jadi, hanya dengan cara seperti inilah ekonomi Kabupaten Klungkung akan bangkit perlahan-lahan, pascapandemi Covid-19.

Ajakan pemanfaatan garam Kusamba dan produk lokal Klungkung yang digaungkan oleh pria asal Puri Akah ini pula sebagai bukti keseriusan untuk secara bersama-sama menjalankan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pemanfaatan Produk Garam Tradisional Lokal Bali dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali, hingga konsep Ekonomi Kerthi Bali, salah satunya di sektor Kelautan/Perikanan dan Industri Kecil Menengah (IKM), Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Koperasi.

“Saya juga mengajak Pemkab Klungkung agar kembali berinovasi dengan terbitnya IG Garam Kusamba dari Kemenkumham RI ini, dimana diharapkan ada gebrakan untuk pemanfaatan garam Kusamba ini, seperti membranding garam Kusamba dengan kemasan yang ramah lingkungan untuk dipasarkan di pasar modern atau swalayan. Kemudian agar citarasa garam Kusamba terjaga kekhasannya, maka Pemkab Klungkung agar berpartisipasi memberikan bantuan palung garam, serta menjembatani kerja sama antara petani garam melalui koperasinya dengan pengusaha kuliner, restaurant dan hotel yang ada di Klungkung,” ajaknya dengan nada positif.

Di akhir pandangannya, Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gde Anom menegaskan bahwa Pimpinan dan Anggota DPRD Klungkung saat ini sedang berjuang melalui Bapemperda DPRD Kabupaten Klungkung dengan Tim Produk Hukum Daerah (TPHD) Kabupaten Klungkung untuk melindungi kawasan pesisir Kabupaten Klungkung yang memiliki potensi di dalam mengembangkan produksi garam, agar kawasan pesisir ini tidak habis dimanfaatkan sebagai fasilitas pariwisata semata.

“Kami sedang membuat Ranperda RTRW melalui Bapemperda DPRD Klungkung, dimana dalam Ranperda itu kita sudah menekankan untuk melindungi wilayah atau tempat masyarakat mencari nafkah salah satunya seperti di Pesisir Pantai Kusamba, selain juga melindungi radius kesucian pura,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

TP PKK Denpasar Tampil Maksimal di Seluruh Lomba HKG PKK Ke-54 Provinsi Bali

Published

on

By

tp pkk denpasar
HKG PKK KE-54: Sekretaris I TP PKK Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mendampingi Ketua TP. PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster dalam kesempatan perlombaan rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Provinsi Bali yang berlangsung di Gedung Wanita Narigraha, Denpasar, Rabu (1/7). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar turut ambil bagian dalam seluruh cabang lomba pada rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Provinsi Bali yang berlangsung di Gedung Wanita Narigraha, Denpasar, Rabu (1/7). Pembukaan perlombaan dipimpin langsung Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, dan dihadiri Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Sekretaris II TP. PKK Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari yang mendampingi kontingen Kota Denpasar.

Adapun cabang lomba yang diikuti meliputi Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Lomba Memasak Menu Pangan Lokal Nonberas dan Olahan Ikan, serta Lomba Paduan Suara. Seluruh perlombaan diikuti perwakilan TP PKK dari sembilan kabupaten/kota se-Bali sebagai bagian dari rangkaian peringatan HKG PKK ke-54 Provinsi Bali.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mengatakan bahwa pelaksanaan lomba tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter, kreativitas, dan semangat kebersamaan generasi muda melalui kegiatan yang edukatif. “Puncak peringatan HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali akan digelar pada 24 Juli 2026 di Ardha Candra dengan melibatkan sekitar 15.000 kader PKK dari seluruh Bali, sebelum mengikuti puncak peringatan tingkat nasional di Makassar,” jelas Ny. Putri Koster.

Lebih lanjut Ny. Putri Koster mengatakan, Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali menjadi media untuk meningkatkan kebugaran jasmani sekaligus melestarikan seni budaya Bali sesuai filosofi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Sementara Lomba Paduan Suara diharapkan mampu menumbuhkan keharmonisan, kekompakan, disiplin, dan karakter generasi muda yang berkepribadian dalam kebudayaan. Adapun Lomba Memasak menjadi wadah mengasah kreativitas sekaligus mengedukasi pentingnya penyajian pangan lokal bergizi sebagai upaya mendukung kesehatan keluarga dan percepatan terwujudnya Bali Zero Stunting.

Ny. Putri Koster juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan. “Generasi muda diharapkan terus menjaga kesehatan, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang berkualitas dan berkarakter,” ujar Ny. Putri Koster.

Sementara itu, Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, mengapresiasi semangat dan kekompakan seluruh peserta yang mewakili Kota Denpasar. Pada ajang tersebut, Kota Denpasar diwakili oleh SMAN 4 Denpasar pada Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, SMKN 4 Denpasar pada Lomba Memasak Menu Pangan Lokal Nonberas dan Olahan Ikan, serta tim perwakilan Kota Denpasar pada Lomba Paduan Suara.

Menurut Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, keikutsertaan dalam HKG PKK bukan semata-mata untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, bertukar pengalaman, sekaligus meningkatkan kapasitas kader dan generasi muda dalam mendukung berbagai program pemberdayaan keluarga.

“Melalui ajang ini kami berharap para peserta dapat terus meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, serta saling bertukar pengalaman dengan peserta dari kabupaten/kota lain. Lebih dari itu, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan dan sportivitas sehingga nilai-nilai yang diperoleh dari setiap perlombaan dapat diterapkan dalam mendukung program pemberdayaan keluarga, pelestarian budaya, ketahanan pangan, serta peningkatan kesehatan masyarakat di Kota Denpasar,” ujar Ayu Kristi Arya Wibawa.

Ayu Kristi berharap, semangat yang dibangun melalui HKG PKK ke-54 ini semakin memperkuat peran TP PKK Kota Denpasar sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing melalui kolaborasi serta semangat gotong-royong. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Rayakan Kreativitas Generasi Muda Lewat “Feel the Growth”, D’Youth Fest 6.0 Siap Digelar 11-12 Juli

Jadi Festival Ramah Lingkungan, Dimeriahkan Hiburan Artis Lokal dan Nasional

Loading

Published

on

By

D'Youth Fest
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri konferensi pers D'Youth Fest 6.0 pada Rabu (1/7). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar kembali menghadirkan ruang ekspresi bagi generasi muda melalui penyelenggaraan Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 6.0 Tahun 2026. Mengusung tema Feel the Growth, rangkaian festival yang telah berlangsung sejak Juni ini akan mencapai malam puncaknya pada 11–12 Juli 2026 dengan beragam kolaborasi lintas komunitas kreatif, pelaku ekonomi kreatif, hingga hiburan dari musisi lokal dan nasional.

Festival ini menjadi wadah bagi anak muda untuk berkarya, berkolaborasi, sekaligus memperkuat identitas kreatif Kota Denpasar sebagai kota yang inklusif dan inovatif.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat memberikan keterangan pada Rabu (1/7) mengatakan bahwa D’Youth Fest telah berkembang menjadi salah satu ruang strategis bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Festival ini tidak hanya menghadirkan hiburan, namun juga menjadi ruang bertemunya kreativitas, inovasi, budaya, dan semangat kolaborasi yang menjadi kekuatan utama pembangunan Kota Denpasar.

Lebih lanjut dijelaskan, tema besar Regrow yang diusung dimaknai sebagai upaya menghidupkan kembali potensi yang sesungguhnya telah dimiliki masyarakat melalui pendekatan nguripang rasa. Konsep tersebut menekankan pentingnya membangun kembali rasa memiliki, kepedulian, serta keterhubungan masyarakat terhadap ruang, karya, budaya, dan ekosistem kreatif yang dimiliki. Dari proses tersebut diharapkan lahir pertumbuhan yang organik, berakar kuat, dan berkelanjutan.

Sementara itu, subtema Feel The Growth menjadi representasi dari fase ketika pertumbuhan tersebut tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga mampu dirasakan bersama oleh seluruh pelaku ekonomi kreatif, komunitas, maupun masyarakat.

Melalui D’Youth Fest, semangat pertumbuhan diwujudkan dalam berbagai bentuk kolaborasi, keberanian berekspresi, serta terciptanya ruang yang mendorong lahirnya ide-ide kreatif baru. Dengan demikian, pertumbuhan tidak lagi menjadi sesuatu yang dipaksakan, melainkan hadir secara alami sebagai pengalaman kolektif yang memberi dampak nyata.

“D’Youth Fest merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk terus tumbuh dan berkembang. Kami ingin menghadirkan ekosistem yang mampu mendorong lahirnya kreativitas, memperkuat kolaborasi antarkomunitas, sekaligus memberikan ruang bagi ekonomi kreatif agar semakin berkembang. Anak-anak muda Denpasar memiliki potensi luar biasa yang harus terus difasilitasi sehingga mampu menjadi motor penggerak pembangunan kota di masa depan,” ujar Arya Wibawa.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Luh Putu Ryatiti, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, AA Ngurah Mahendra, menjelaskan bahwa malam puncak D’Youth Fest 6.0 akan menghadirkan berbagai atraksi unggulan yang memadukan seni tradisi, kreativitas modern, ekonomi kreatif, hingga hiburan musik.

“Melalui D’Youth Fest kami ingin menunjukkan bahwa kreativitas anak muda Denpasar memiliki ruang yang sangat luas. Festival ini bukan hanya menjadi panggung pertunjukan, tetapi juga ruang tumbuh bagi komunitas kreatif, pelaku UMKM, hingga kolaborasi lintas sektor yang memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Kota Denpasar. Tahun ini masyarakat akan disuguhkan berbagai penampilan yang lebih beragam dan kolaboratif,” ujar Luh Putu Riyastiti.

Selain pertunjukan seni dan budaya, malam puncak D’Youth Fest juga akan dimeriahkan penampilan sederet musisi lokal dan nasional, di antaranya Ari Lesmana, Tika Pagraky, Bagus Wirata, Dialog Dini Hari, Ary Kencana, Harmonia, Leeyonk Sinatra, Skoozy, hingga Wet Project. Festival ini juga menghadirkan sedikitnya 20 UMKM kuliner dan 5 food truck yang memberikan ruang promosi sekaligus memperkuat geliat ekonomi masyarakat selama penyelenggaraan festival.

Secara keseluruhan, D’Youth Fest 6.0 menghadirkan rangkaian kegiatan kreatif yang berlangsung sejak pertengahan Juni hingga Juli 2026, meliputi Operet This Week, Bimbingan Teknis Penyiaran, Heritage Ride, Glory of Youth, Earthsy Day, Bali Fashion Bike, Mural Exhibition, Area Creator, Makin Dekat Film Fest, Community Paradise, Bali Screen Printing Community, hingga malam puncak D’Youth Fest.

Berbagai kegiatan tersebut melibatkan puluhan komunitas kreatif seperti HIPMI, HDII, Djamur, Inkdonesia Movement, ESI Denpasar, IAI, Cre, Agro, GBCI, Tekiber, Sanur Creative, Perseden, HIMSI, Eling Ring Pertiwi, Petani Muda Keren, Lowrider, dan Bali Screen Printing Community.

Melalui D’Youth Fest 6.0, Pemerintah Kota Denpasar berharap lahir semakin banyak ruang kolaborasi yang mampu mempertemukan kreativitas, budaya, inovasi, serta semangat kewirausahaan generasi muda.

“Festival ini sekaligus memperkuat posisi Denpasar sebagai kota kreatif yang memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi anak muda untuk menjadi pelaku utama pembangunan, menghadirkan karya yang berdampak, dan menumbuhkan ekonomi kreatif yang berkelanjutan menuju Denpasar yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing,” ujarnya.

Ketua Harian Bkraf Denpasar, Ari Setiya Wibawa mengatakan, selain menghadirkan ruang kreativitas, D’Youth Fest 6.0 tahun ini juga memperkuat komitmen terhadap penyelenggaraan festival yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Inovasi pengelolaan sampah terintegrasi dilaksanakan selama pelaksanaan festival sebagai bagian dari edukasi budaya sadar lingkungan bagi generasi muda.

“Kami ingin D’Youth tidak hanya meninggalkan kesan sebagai festival yang meriah, tetapi juga festival yang bertanggung jawab. Bkraf Denpasar mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terstruktur, sehingga kami ingin mengajak generasi muda belajar bahwa event besar pun bisa tetap tertib, bersih, dan berkelanjutan,” tutup Ari. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

ABK Hilang Sejak Kemarin, Tim SAR Upayakan Pencarian

Published

on

By

abk hilang
LAKUKAN PENCARIAN: Tim SAR saat melakukan pencarian seorang ABK yang hilang di Pantai Pasir Putih Banyu Wedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Selasa (30/6/2026). (Foto: Hms SAR)

Buleleng, baliilu.com – Seorang ABK Kapal Turmalin 384310 terjatuh ke laut di Pantai Pasir Putih Banyu Wedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Selasa (30/6/2026) pukul 00.30 Wita. Dari informasi yang diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, diketahui identitas korban atas nama Rafles Tafa Kusuma (17), beralamat Jalan Murai, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Kronologisnya, sesaat sebelum kejadian pada hari Senin, sekitar pukul 21.00 Wita korban terlihat turun dari kapal Turmalin 384310 menuju Pantai Pasir Putih Banyu Wedang dengan menggunakan speed boat warna orange dalam keadaan pengaruh minuman alkohol. Malam harinya, korban hendak balik kembali menuju kapal, namun sampai hari Selasa siang korban belum berada di kapal. Speed boat-nya ditemukan terdampar di pesisir pantai oleh warga. Telah diupayakan untuk pencarian namun korban belum ditemukan, kemudian kejadian itu dilaporkan ke pihak terkait.

“Informasinya kami terima hari ini pada pukul 06.40 Wita dan segera diberangkatkan 7 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng menuju lokasi kejadian,” jelas I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Pencarian sorti 1 dilaksanakan kurang lebih pukul 07.50 Wita dengan menggunakan 1 unit rubber boat. Hingga 3 jam pencarian hasilnya masih nihil.

Penyisiran di perairan kembali dilakukan pada pukul 13.20 Wita menggunakan 1 unit rubber boat (6 personel) dan 1 unit sekoci kapal (4 personel). Mereka sempat melakukan pencarian di bawah laut dengan cara snorkling dan diving. Dengan jarak pandang kurang lebih 2 meter, 2 orang menyelam sedalam 10 meter. Sementara itu SRU darat berjalan menyusuri sepanjang bibir pantai. Hingga saat ini hasilnya masih nihil.

Unsur SAR yang terlibat upaya pencarian korban diantaranya dari Pos Pencarian dan Pertolongan Denpasar, TNI AL, Polairud, KPLP Pos Pengamatan, Polsek Gerogak, BPBD Buleleng, Satpol PP Grogak, Babinsa Pejarakan Babinkamtibmas Grogak dan pihak rekan/keluarga korban. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca