Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Inovasi Penanganan Stunting, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Beri Penilaian Final Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten di Kerambitan

BALIILU Tayang

:

penanganan stunting tabanan
SUAPI BAYI: TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, S.H.,M.M. menyuapi bayi saat lomba posyandu yang dilangsungkan di Banjar Langan, Desa Blumbang, Kecamatan Kerambitan, Jumat (13/10). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Dalam menekan pertumbuhan angka stunting di Kabupaten Tabanan, berbagai cara dilakukan oleh TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, S.H., M.M. dalam kolaborasinya menjalankan program-program Bupati Tabanan, salah satunya melalui inovasi di posyandu. Penilaian final terhadap kinerja dan pelayanan yang dilombakan posyandu-posyandu di desa-desa di Tabanan ini dilangsungkan di Banjar Langan, Desa Blumbang, Kecamatan Kerambitan, Jumat (13/10).

Kedatangannya beserta jajaran yang juga ditujukan untuk bertemu dan melihat kondisi anak-anak di posyandu tersebut, dikhususkan untuk memantau anak-anak yang beresiko stunting. Sebab, sesuai dengan program Pemerintah Tabanan, yakni bersinergi dengan semua lini untuk menurunkan jumlah stunting di seluruh Tabanan. Nampak hadir saat itu, Camat Kerambitan, Perbekel beserta jajaran, para pengurus TP PKK Desa dan bendesa adat serta orang tua dan anak-anak yang nampak memadati Posyandu Banjar Langan mulai pagi hari tersebut. 

Posyandu merupakan sebuah lembaga kemasyarakatan yang menjadi wadah partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya ibu dan anak. Sebagai lembaga kemasyarakatan yang pada komunitas setingkat banjar/dusun, posyandu telah menunjukkan kiprahnya dengan mengembangkan program kesehatan ibu hamil, program kesehatan anak, keluarga berencana, imunisasi, pemantauan status gizi, pencegahan dan penanggulangan diare, ditambah dengan penurunan angka stunting atau gizi buruk. Hal ini merupakan upaya pemerintah untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan. 

Lomba yang diinisiasi langsung oleh Bunda Rai, mendapat sambutan yang sangat baik dari seluruh desa, termasuk inovasi dari Desa Blumbang, yang mana desa ini telah menyediakan posyandu yang dikhususkan untuk remaja. Tentunya apresiasi yang baik diberikan oleh Bunda Rai. Baginya, perlombaan ini merupakan pacuan semangat bagi desa-desa di Tabanan untuk semakin berperan aktif dalam menurunkan kasus stunting. 

Baca Juga  Upaya Turunkan Angka Stunting, Walikota Jaya Negara Lantik TPPS Se-Kota Denpasar

‘’Saya membuat lomba ini bukan sekedar mencari juara, akan tetapi melalui lomba ini, saya ingin menambah dan mengembalikan lagi semangat untuk posyandu. Kita fokus menangani gizi anak-anak kita, bagaimana nantinya kita bisa mencetak anak-anak yang berkualitas, terutama kita mencegah jangan sampai anak-anak kita menjadi stunting,’’ ucap Ny. Rai Sanjaya di hadapan warga Desa Blumbang pagi itu. Penanganan stunting merupakan salah satu program prioritas baik Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Kabupaten. Penanganan stunting juga salah satu indikator pengukuran kinerja Pemerintah Daerah serta merupakan program kerja prioritas dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan. Lomba posyandu sebagai salah satu aksi nyata dalam upaya penanganan stunting. 

Bunda Rai juga mengucapkan rasa bangganya, terhadap keberhasilan Kabupaten Tabanan terhadap penurunan stunting yang telah mencapai angka 8,2% dari yang sebelumnya 9,2%. 

‘’Jadi melalui kegiatan ini dan sinergi PKK dengan semua stakeholder yang terkait dengan kesehatan anak, saya ingin sinergi ini untuk lebih ditingkatkan lagi, tujuannya agar angka stunting semakin menurun. Bunda Rai juga menyampaikan, berkat kolaborasi dan sinergi di semua pihak, Kabupaten Tabanan sudah memperoleh peringkat terbaik atas audit status stunting tingkat nasional di seluruh Indonesia,’’ ujarnya. 

Oleh sebab itu, gelora berinovasi juga ditunjukkan oleh Desa Belumbang, terlebih dengan kehadiran dan perhatian langsung dari Ketua TP PKK yang memberikan harapan dan menambah semangat warga Desa. Seperti yang diungkapkan oleh Drh. I Ketut Dhyana Putera selaku Perbekel Desa, yang mengharapkan masukan dan evaluasi dari Bunda Rai terhadap inovasi posyandu yang dilakukan.

‘’Kami sangat mengharapkan masukan-masukan dari Ibu Ketua TP PKK, nantinya setelah mengevaluasi kegiatan kami yang ada di Posyandu, kedepannya bisa kami perbaiki, sekaligus memberikan wawasan kembali kepada kader-kader kami yang ada di Desa Belumbang. Sehingga tujuan kita dalam menjaga kesehatan masyarakat dan pencegahan stunting sesuai program Pemerintah bisa berjalan,’’ ujar Dhyana Putera. (gs/bi)

Baca Juga  Pj. Ketua TP. PKK Bali Apresiasi Kinerja Kader Posyandu Kecubung Desa Patas Buleleng

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang, Tim Gabungan Sisir Pesisir Gianyar hingga Sukawati

Published

on

By

Nelayan Hilang Pantai Saba, Pencarian SAR Gianyar, Polres Gianyar, Pantai Sukawati
Polisi saat melakukan pencarian hari ketiga nelayan yang hilang. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Memasuki hari ketiga pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Lebih yang dilaporkan hilang saat melaut, tim gabungan melaksanakan penyisiran melalui jalur laut dan darat pada Minggu (19/7/2026). Kegiatan pencarian dipusatkan di kawasan Pantai Rangkan, Banjar Rangkan, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, dengan area penyisiran meliputi Pantai Purnama, Pantai Rangkan, Pantai Pabean, Pantai Gumicik, hingga Pantai Lembeng.

Operasi pencarian melibatkan personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar, Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Gianyar, Polsek Sukawati, Brimob Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, TNI, serta unsur terkait lainnya.

Korban diketahui bernama I Nyoman Darin (51), seorang nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kabupaten Gianyar. Korban dilaporkan hilang pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 15.00 WITA di perairan Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh.

Sebelum pencarian dimulai, seluruh personel mengikuti apel gabungan, kemudian dibagi menjadi dua tim. Tim laut melakukan pencarian menggunakan dua unit rubber boat milik Ditpolairud Polda Bali dan Basarnas Denpasar, serta didukung satu unit drone untuk pemantauan udara. Sementara itu, tim darat melaksanakan penyisiran secara menyeluruh di sepanjang garis pantai guna mencari keberadaan korban maupun petunjuk yang dapat mendukung proses pencarian.

Kasat Polairud Polres Gianyar, AKP I Gede Budarasa, mengatakan bahwa pencarian dilakukan secara terpadu dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.

“Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian secara maksimal melalui jalur laut maupun darat. Setiap sektor pencarian disisir secara sistematis dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh instansi yang terlibat agar proses pencarian berjalan efektif dan aman,” ujar AKP I Gede Budarasa.

Baca Juga  Cegah Stunting, Pemkot Denpasar Kembali Bagikan PMT Bagi Ratusan Balita di Denut dan Denbar

Hingga laporan ini disampaikan, operasi pencarian masih terus berlangsung dan tim gabungan tetap melakukan penyisiran di sejumlah titik yang menjadi prioritas berdasarkan hasil evaluasi di lapangan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera menyampaikannya kepada petugas guna mendukung proses pencarian. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PUPR Gianyar – Rekanan Tanda Tangani Kontrak Perbaikan Jalan 2026

Bupati Mahayastra Targetkan Seluruh Jalan Kabupaten Gianyar Tuntas dalam Tiga Tahun

Loading

Published

on

By

Bupati Gianyar I Made Mahayastra hadiri Kick Off Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng
KICK OFF: Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). Kegiatan menjadi penanda dimulainya pelaksanaan pekerjaan perbaikan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Gianyar sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar Ir. I Dewa Gede Putra Hartawan K, ST., MT. menyampaikan, pada Tahun Anggaran 2026 Pemerintah Kabupaten Gianyar melaksanakan 36 paket pekerjaan penanganan jalan. Program ini merupakan bagian dari percepatan peningkatan kualitas jalan kabupaten yang telah menjadi prioritas pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, berdasarkan data kondisi di Kabupaten Gianyar tahun 2026, persentase jalan mantap di Kabupaten Gianyar telah mencapai sekitar 80,66 persen. Melalui pelaksanaan paket-paket pekerjaan tahun 2026, angka tersebut ditargetkan terus meningkat secara signifikan. Disebutkan, dari 36 paket pekerjaan penanganan jalan, 5 paket telah dikerjakan, 10 paket sedang dikerjakan, sisanya segera dikerjakan.

Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gianyar mengalokasikan anggaran sekitar Rp 189,875 miliar untuk menangani 36 paket pekerjaan di berbagai wilayah Kabupaten Gianyar.

Keto seriusne bupati membangun infrastruktur. Kami memasang target waktu tiga tahun seluruh jalan kabupaten dapat dituntaskan,” tegas Bupati Mahayastra.

Bupati Mahayastra menjelaskan, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Gianyar telah melaksanakan 55 paket pekerjaan jalan dengan total anggaran mencapai Rp 191.513.938.800. Selanjutnya pada tahun 2026 dilanjutkan dengan 36 paket pekerjaan senilai Rp 189.875.000.000, sehingga pada akhir tahun 2026 tingkat kemantapan yang ditargetkan telah mencapai sekitar 85 persen.

Baca Juga  Cegah Stunting Ny. Sagung Antari Jaya Negara Serahkan Bantuan PMT kepada Ibu Hamil dan Balita Kurang Gizi

Menurutnya, kegiatan  kick off  menjadi simbol dimulainya pekerjaan fisik yang akan segera dilaksanakan di lapangan sekaligus memastikan seluruh proses pengadaan telah selesai sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal.

Memasuki tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Gianyar akan memfokuskan pembangunan pada jalan-jalan lingkungan, setelah sebagian besar ruas jalan kabupaten dalam kondisi mantap. “Astungkara, saat saya selesai menjabat sebagai Bupati, tidak ada lagi jalan kabupaten yang rusak,” ungkapnya.

Bupati Mahayastra juga menyampaikan bahwa pencapaian pembangunan infrastruktur Kabupaten Gianyar saat ini telah melampaui berbagai target yang ditetapkan dan mendapat perhatian sebagai salah satu daerah yang menjadi contoh dalam pembangunan infrastruktur.

“Membangun bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun untuk kepentingan rakyat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan perekonomian, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gianyar,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi Tim Gabungan Diperkuat, Pemadaman Kebakaran Hutan di Pemuteran Terus Berlangsung

Published

on

By

Tim gabungan lintas instansi melakukan penanganan kebakaran hutan di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Buleleng
KEBAKARAN: Sinergi lintas instansi saat melakukan penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Sinergi lintas instansi kembali ditunjukkan dalam penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Buleleng, BPBD Provinsi Bali, TNI, Polri, Polisi Kehutanan (Polhut), pemerintah kecamatan dan desa, Satpol PP, LPHD, serta unsur terkait lainnya bahu-membahu melakukan upaya pemadaman di medan yang sulit dijangkau, Sabtu (18/7/2026).

Sejak pagi, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali melaksanakan pendakian menuju titik kebakaran. Kondisi medan yang terjal serta akses yang terbatas membuat proses pemadaman tidak memungkinkan menggunakan kendaraan maupun peralatan pemadam berukuran besar.

Sebagai alternatif, personel membawa kantong air (water bag) dan memanfaatkan dahan pohon untuk memukul serta mengendalikan kobaran api yang terus menyala di sejumlah titik. Untuk meningkatkan efektivitas penanganan, tim dibagi menjadi dua regu sehingga pemadaman dapat dilakukan dari beberapa arah sekaligus guna menahan laju penyebaran api.

Hingga pukul 15.00 Wita, api masih terlihat membakar kawasan hutan. Cuaca kering yang disertai embusan angin di kawasan perbukitan menyebabkan api terus merambat ke area vegetasi di sekitarnya. Meski demikian, seluruh personel gabungan tetap bertahan di lapangan dengan mengutamakan keselamatan selama proses pemadaman berlangsung.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Dharma Sudana, mengatakan bahwa penanganan kebakaran mengedepankan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat mengingat tantangan medan di lokasi cukup berat.

“Penanganan dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur terkait. Medan yang curam dan sulit diakses membuat pemadaman hanya dapat dilakukan secara manual menggunakan water bag dan peralatan sederhana. Meski menghadapi kendala di lapangan, seluruh personel tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan api dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas,” ujar Dharma Sudana.

Baca Juga  Fokuskan Layanan Kesehatan Warga, Posyandu Paripurna Kecamatan Denut Digelar

Ia menambahkan, hingga sore hari TRC Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali masih berada di lokasi untuk melanjutkan upaya pemadaman dan pemantauan perkembangan kebakaran.

“Tim masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan. Perkembangan kondisi di lapangan akan terus kami pantau dan dilaporkan secara berkala,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca