Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Institut Karate-Do Indonesia Anugerahi Gubernur Koster Tanda Kehormatan Sabuk Hitam

Ribuan Atlet Karate Se-Indonesia Berlaga di Bali, Rebutkan Piala Gubernur Bali Tahun 2023

Loading

BALIILU Tayang

:

koster
SABUK HITAM: Gubernur Bali Wayan Koster dianugerahi Sabuk Hitam oleh INKAI yang diserahkan Ketua Umum Pengurus Pusat INKAI, Laksda TNI Dr. Irvan Yulivan bersama Dewan Guru, Abdul Kadir pada, Jumat (Sukra Umanis, Langkir) 18 Agustus 2023 di GOR Lila Bhuana, Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster dianugerahi Sabuk Hitam oleh Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) sebagai wujud tanda kehormatan INKAI kepada Murdaning Jagat Bali asal Desa Sembiran, Buleleng, atas jasanya di dalam mendukung kemajuan INKAI di Provinsi Bali.

Penghargaan kehormatan INKAI yang diberikan kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali diserahkan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat INKAI yang sekaligus menjabat sebagai Presiden DAN 7 INKAI, Laksda TNI Dr. Irvan Yulivan bersama Dewan Guru, Abdul Kadir pada, Jumat (Sukra Umanis, Langkir) 18 Agustus 2023 di GOR Lila Bhuana, Denpasar.

Anugerah kehormatan yang diterima Gubernur Wayan Koster dengan tingkatan DAN 6 dari perguruan karate tertua dan terbanyak di Indonesia disaksikan langsung oleh perwakilan dari Kodam IX/Udayana, Polda Bali, Kadisdikpora Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, Ketua Umum KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, Ketua Umum Pengprov INKAI Bali, IGB Alit Putra, serta seluruh atlet Karate-Do Indonesia yang hadir dalam Kejuaraan Karate Tingkat Nasional Terbuka INKAI dengan memperebutkan Piala Gubernur Bali 2023.

Gubernur  Wayan Koster mengucapkan terimakasih kepada INKAI yang menganugerahi penghargaan tanda kehormatan Sabuk Hitam. Saya atas nama pribadi dan mewakili masyarakat Bali juga menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada INKAI Bali atas diselenggarakannya Kejuaraan Karate Tingkat Nasional INKAI Terbuka dengan memperebutkan Piala Gubernur Bali Tahun 2023. ‘’Saya berharap mudah – mudahan melalui kegiatan ini dapat memberikan vibrasi positif bagi INKAI dalam rangka menunjang peningkatan prestasi cabang olahraga Karate di Indonesia secara umum dan khususnya di Bali,’’ ujar Gubernur.

‘’Saya juga mengucapkan selamat datang kepada para peserta dari berbagai daerah se-Indonesia, mudah-mudahan suasana dan kondisi daerah Bali yang nyaman dan damai dapat memberikan kesejukan, kesegaran, dan kesehatan, sehingga seluruh peserta lomba dapat mengikuti kejuaraan nasional ini dengan baik, lancar dan maksimal,’’ imbuhnya lagi.

Baca Juga  Penghargaan Khusus Pembangunan Daerah di Bidang Ekonomi Hijau dan Rendah Karbon Wujud Apresiasi Pemerintah RI terhadap Kebijakan Gubernur Koster

Selain mengikuti kejuaraan ini, Saya harapkan kepada para seluruh peserta bersama keluarga yang mendampingi para atlet dapat meluangkan waktu untuk menikmati panorama alam, seni budaya, adat-istiadat dan tentunya berbelanja hasil-hasil kerajinan lokal Bali, sehingga secara langsung dapat membantu memutar roda perekonomian masyarakat Bali.

Di akhir sambutannya, Gubernur Wayan Koster berpesan agar kejuaraan ini dijadikan suatu indikator untuk melihat eksistensi, perkembangan dan kemajuan hasil latihan para atlet, selain dapat dipergunakan untuk melakukan evaluasi terhadap hasil latihan yang telah dilaksanakan oleh pelatih dan atlet didasari dengan komitmen, semangat, kerja keras, motivasi tinggi, kerjasama yang baik untuk kemajuan prestasi di masa yang akan datang. Semoga kejuaraan Karate Tingkat Nasional INKAI Terbuka dengan memperebutkan Piala Gubernur Bali Tahun 2023 dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Ketua Umum Pengurus Pusat INKAI, Laksda TNI. Dr. Irvan Yulivan menyampaikan Karate INKAI sejak berdiri pada tahun 1971 sampai saat ini tercatat memiliki data base keanggotaan kurang lebih mencapai 2,6 juta. Sebagai perguruan tertua di Indonesia, Kami menyampaikan banyak terimakasih kepada Gubernur Bali, Bapak Wayan Koster yang telah mendukung terselenggaranya Kejuaraan Karate Tingkat Nasional Terbuka INKAI dengan memperebutkan Piala Gubernur Bali 2023. Kami doakan, semoga kepemimpinan Bapak Wayan Koster terus berlanjut di periode kedua sebagai Gubernur Bali.

Ketua Panitia Kejuaraan Karate Tingkat Nasional INKAI Terbuka, IB Kesawa Narayana melaporkan kejuaraan ini digelar dari tanggal 18 – 20 Agustus 2023, selain untuk mengakomodir dahaga para atlet junior karate di Bali dan mencari bibit atlet muda yang akan menjadi pewaris atlet-atlet karate Bali yang kini sudah berlaga di level dunia, namun kejuaraan nasional yang memperebutkan Piala Gubernur Bali ini dilaksanakan juga untuk mendukung proses pembentukan karakter sumber daya manusia Bali yang unggul.

Baca Juga  Hadiri Pelantikan Pengurus GPEI, Gubernur Koster Ingin Bali Jadi Hub Ekspor Produk Nusantara

‘‘Kami laporkan, Bali sudah menghasilkan atlet karate tingkat dunia, Cokorda Istri Agung Sanistyarani. Untuk melanjutkan regenerasi atlet yang berprestasi, Kami dari panitia memberikan ruang sebesar – besarnya kepada para peserta untuk berlaga dengan menghadirkan 1.000 lebih atlet karate dan penataran wasit juri lebih dari 120 orang, baik dari Bali maupun dari Papua, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Maluku, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan NTB,‘‘ ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Cetak 4 Gol, Bali United Amankan Kemenangan Atas Isenmulang Kalteng FC

Published

on

By

Bali United Menang 4-1 atas Isenmulang Kalteng FC
MENANG: Bali United FC berhasil mengalahkan tamunya, Isenmulang Kalteng FC dengan skor telak 4-1 pada pekan kedua BRI Super League 2026/27 hari Sabtu (12/9) malam. (Foto: baliutd.com)

Gianyar, baliilu.com – Bali United FC sukses mengalahkan tamunya, Isenmulang Kalteng FC dengan skor telak 4-1 pada pekan kedua BRI Super League 2026/27 hari Sabtu (12/9) malam.

Laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta itu bergemuruh karena empat gol berhasil dicetak oleh brace Thijmen Goppel, Teppei Yachida, dan Irfan Jaya. Sementara gol tim tamu terjadi melalui sepakan penalti Douglas Oliveira di penghujung laga.

Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen menyambut baik hasil positif malam ini mengingat anak asuhnya telah mengoleksi 6 poin di awal kompetisi kali ini.

“Kami bisa mencetak 4 gol adalah hal yang luar biasa dan seharusnya bisa lebih. Kemenangan yang indah dan kami memulai pertandingan dengan cukup baik, mengontrol jalannya pertandingan dan bermain bola yang baik,” ungkap Coach Johnny dikutip dari laman baliutd.com.

Kemenangan besar dengan 4 gol ini belum terlihat sempurna karena Serdadu Tridatu harus kebobolan di menit akhir.

Itu pun melalui penalti yang diberikan oleh wasit Agung Setiyawan karena pelanggaran Thijmen Goppel di tambahan waktu babak kedua.

Sang pelatih asal Belanda ini pun turut memberikan komentarnya. “Soal pelanggaran yang menyebabkan kami kebobolan seharusnya hal itu tidak terjadi dan kami bisa cleansheet juga malam ini. Tapi saya tetap bangga dengan tim yang sudah bekerja keras dan berjuang malam ini,” ungkap Coach Johnny.

Dengan hasil ini, Bali United memiliki 6 poin dari dua pekan hasil kemenangan penting yang diraih pada partai kandang awal musim ini. Pekan depan, pasukan Serdadu Tridatu bakal melakoni laga tandang ke markas Borneo FC di Samarinda. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Guru dan Siswa SMA/SMK di Karangasem Antusias Sambut Gubernur Koster di SMKN 1 Amlapura
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Buleleng Gelar Pra-Porprov 2026, Bidik Target Juara di Porprov Bali 2027

Published

on

By

Pembukaan Pra-Porprov Buleleng 2026
PRA-PORPROV: Bupati Buleleng saat menghadiri pembukaan gelaran Pra-Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov) Bali di Lapangan Tenis GOR Bhuana Patra Singaraja, Rabu, 9 September 2026. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng resmi membuka gelaran Pra-Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov) Bali di Lapangan Tenis GOR Bhuana Patra Singaraja, Rabu, 9 September 2026. Ajang pemanasan ini digelar sebagai langkah awal persiapan Buleleng yang akan bertindak sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027 mendatang.

Pembukaan acara dihadiri oleh jajaran Pengurus Kabupaten (Pengkab) cabang olahraga se-Buleleng, pengurus KONI Buleleng, pejabat Pemkab Buleleng, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Wakil Bupati Buleleng yang juga menjabat Ketua KONI Buleleng Gede Supriatna, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyambut positif pelaksanaan Pra-Porprov yang baru pertama kali diadakan ini. Menurutnya, ajang ini menjadi instrumen penting untuk menyeleksi aset atlet potensial sebelum diterjunkan ke Porprov Bali 2027.

Sutjidra menekankan pentingnya kedisiplinan, stamina, keterampilan, hingga kesiapan mental para atlet. “Dengan adanya Pra-Porprov ini, pengurus bisa memproyeksikan target medali yang bisa diraih. Ada gambaran jelas siapa saja yang berpotensi mendulang medali untuk Kabupaten Buleleng,” ujar Sutjidra di lokasi acara.

Untuk meningkatkan kualitas atlet, Pemkab Buleleng menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Kerja sama ini mencakup pengujian ilmiah kondisi fisik atlet, mulai dari saturasi, ketahanan (endurance), hingga kelenturan otot.

“FOK Undiksha fasilitasnya sangat lengkap. Kita manfaatkan agar atlet yang bertanding benar-benar dalam kondisi prima,” kata Sutjidra. Ia juga memastikan Pemkab Buleleng tetap menyiapkan stimulus berupa bonus bagi atlet peraih medali emas, perak, maupun perunggu.

Terkait kesiapan infrastruktur olahraga sebagai tuan rumah, Sutjidra menjelaskan bahwa perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) akan dimulai secara bertahap pada APBD Perubahan tahun ini, lalu dilanjutkan pada APBD Induk 2027.

Baca Juga  Penghargaan Khusus Pembangunan Daerah di Bidang Ekonomi Hijau dan Rendah Karbon Wujud Apresiasi Pemerintah RI terhadap Kebijakan Gubernur Koster

Sementara itu, Ketua KONI Buleleng sekaligus Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengungkapkan bahwa Pra-Porprov ini berlangsung mulai 9 September hingga 15 Desember 2026. Ajang ini dirancang khusus untuk memetakan kekuatan serta mengejar target juara pada Porprov Bali 2027.

“Pra-Porprov ini bertujuan memproyeksikan dan menyeleksi atlet. Kami membagi kriteria atlet menjadi dua: atlet elite yang sudah meraih medali pada Porprov 2025, serta atlet bayangan hasil Pra-Porprov ini yang akan melapisi atlet utama,” jelas Supriatna.

Selain seleksi, KONI Buleleng juga menggerakkan sejumlah program pembinaan terintegrasi, seperti talent scouting untuk pemetaan bakat atlet, pelatih fisik bersertifikasi nasional, hingga penerapan sport intelligence.

“Penerapan sport intelligence ini penting untuk memberikan informasi strategi bagi kami terkait peta kekuatan kompetitor,” tutur Supriatna.

Mengenai estimasi kontingen, Buleleng diproyeksikan akan menurunkan sekitar 900 personel pada Porprov Bali 2027. Supriatna menambahkan, usai Pra-Porprov, persiapan tidak berhenti begitu saja. Seluruh cabang olahraga akan dilanjutkan dengan pemusatan latihan (training center/TC) intensif menjelang hari pertandingan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Presiden Prabowo Lepas Kontingen Indonesia Menuju Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026

Peraih Medali Emas pada Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 akan Memperoleh Bonus Sebesar Rp 3 Miliar

Loading

Published

on

By

Presiden Prabowo Lepas Kontingen Indonesia
LEPAS KONTINGEN: Presiden Prabowo Subianto secara resmi melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 9 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 9 September 2026. Pelepasan tersebut menjadi momentum bagi para atlet Merah Putih untuk membawa semangat, sportivitas, dan kebanggaan Indonesia ke ajang olahraga terbesar di Asia.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama, dilanjutkan dengan laporan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengenai kesiapan Kontingen Indonesia menghadapi Asian Games 2026. Dalam laporannya, Menpora menyebutkan bahwa pada Asian Games kali ini, Indonesia akan mengirimkan 432 atlet dari 35 cabang olahraga.

“Tadi pagi kami telah mengukuhkan 432 atlet, Bapak yang terdiri dari 35 cabang olahraga yang akan mewakili kontingen Indonesia untuk berjuang mengibarkan bendera Merah Putih sebanyak-banyaknya. Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mereka siap menjalankan tugas sebagai duta bangsa dan berjuang menunjukkan kedigdayaan Indonesia di depan negara-negara Asia,” ujar Menpora.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangganya dapat bertemu dengan para atlet yang akan mewakili Indonesia. Kepala Negara menegaskan bahwa olahraga memiliki posisi penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena kekuatan sebuah bangsa juga ditentukan oleh kualitas rakyatnya.

“Saya merasa bangga hari ini bisa berjumpa dengan saudara-saudara sekalian. Saya ingin menyampaikan bahwa olahraga adalah sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena bangsa yang berhasil, bangsa yang kuat adalah bangsa di mana rakyatnya kuat. Kalau rakyatnya kuat, berarti bangsanya kuat. Rakyatnya kuat fisik, kuat keterampilan, kuat semangat, bangsanya itu berarti semangat kuat, bangsa itu terampil, dan bangsa itu berhasil,” ujar Presiden.

Baca Juga  Guru dan Siswa SMA/SMK di Karangasem Antusias Sambut Gubernur Koster di SMKN 1 Amlapura

Presiden juga mengingatkan bahwa kemampuan yang dimiliki para atlet merupakan anugerah sekaligus kehormatan yang tidak dimiliki semua orang. Karena itu, kesempatan untuk mewakili ratusan juta rakyat Indonesia harus dimaknai sebagai sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar.

“Pemberian Yang Maha Kuasa itu adalah sesuatu yang harus kita syukuri. Tidak semua rakyat Indonesia diberi kemampuan yang kalian miliki. Dari ratusan juta rakyat Indonesia, hanya 432 orang atlet yang dikirim, yang memenuhi syarat, yang lolos kualifikasi, yang mewakili 287 juta, 432. Ini kehormatan yang sangat besar,” tegas Presiden.

Salah satu momen utama dalam acara pelepasan adalah penyerahan Bendera Merah Putih oleh Presiden Prabowo kepada perwakilan Kontingen Indonesia. Bendera tersebut diterima oleh atlet panjat tebing Veddriq Leonardo, peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 dan medali emas IFSC Climbing World Series di Prancis pada 2026.

Penyerahan bendera menjadi simbol kepercayaan sekaligus amanah bangsa yang dibawa para atlet ke arena pertandingan. Seluruh anggota kontingen diharapkan mampu bertanding dengan penuh semangat, menjunjung sportivitas, serta memberikan penampilan terbaik bagi Indonesia.

Asian Games XX akan berlangsung di Prefektur Aichi, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Mengusung slogan “Imagine One Asia”, penyelenggaraan tahun ini diperkirakan melibatkan sekitar 15 ribu atlet dari 45 negara yang akan bertanding dalam 41 cabang olahraga.

Dengan persiapan yang telah dilakukan, kontingen Indonesia membawa harapan besar masyarakat untuk kembali menghadirkan prestasi terbaik. Pelepasan di Istana Negara sekaligus menjadi bentuk dukungan dan kepercayaan negara kepada para atlet yang akan berjuang membawa Merah Putih di panggung Asia.

Peraih Medali Emas Bonur Rp 3 Miliar

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa atlet Indonesia peraih medali emas pada Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 akan memperoleh bonus sebesar Rp 3 miliar. Besaran tersebut lebih tinggi dibandingkan bonus medali emas pada SEA Games sebelumnya yang mencapai Rp 1 miliar.

Baca Juga  Gubernur Koster Dorong Nusa Dua Eco Market Jadi Ruang Ekonomi yang Hidup

“Untuk SEA Games, medali emas dapat 1 miliar. Tapi ini Asian Games. Medali emas 3 miliar,” ujar Presiden.

Selain bonus bagi peraih emas, Presiden menegaskan bahwa perhatian pemerintah juga diberikan kepada atlet peraih medali perak dan perunggu, termasuk para pelatih. Kepala Negara meminta agar pengembangan karier mereka turut diperhatikan dan dipercepat.

“Medali perak, medali perunggu pun karier-kariernya kita semua percepat. Ada yang, ‘Pak, saya sudah sekian tahun belum naik pangkat.’ Termasuk pelatih-pelatih,” ucap Presiden.

Menurut Presiden, prestasi dan pengabdian harus mendapatkan penghargaan yang layak. Ia menekankan agar negara tidak ragu memberikan penghormatan kepada mereka yang telah berbuat baik dan mengharumkan nama bangsa.

“Kita jangan pelit. Kalau baik, kita beri penghormatan,” tegas Presiden. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca