Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Jadi Calon Juara Lomba Desa Tingkat Regional, Perbekel Desa Tegal Harum Paparkan Kemajuan Desa

Wawali Arya Wibawa: Jadi Percontohan Pembangunan Desa Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

Loading

BALIILU Tayang

:

FOTO BERSAMA: Perbekel Desa Tegal Harum, I Komang Adi Widiantara berfoto bersama usai menyampaikan pemaparan kemajuan desa dihadapan Tim Nasional yang digelar di Kantor Direktorat Jendral Bina Pemerintahan Desa, Jakarta Selatan, pada Selasa (8/8). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Desa Tegal Harum, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar menjadi satu-satunya wakil Bali, khususnya Kota Denpasar yang berhasil berjaya di tingkat Regional Wilayah II Tahun 2023.

Desa Tegal Harum dinyatakan menenuhi syarat untuk mengikuti Pemaparan Calon Juara Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Regional Tahun 2023. Capaian ini setelah sebelumnya Desa Tegal Harum mengikuti penilaian lapangan oleh Tim Nasional untuk Regional Wilayah II.

Serangkaian tahapan pemaparan tersebut, Perbekel Desa Tegal Harum, I Komang Adi Widiantara menyampaikan pemaparan kemajuan desa dihadapan Tim Nasional yang digelar di Kantor Direktorat Jendral Bina Pemerintahan Desa, Jakarta Selatan, pada Selasa (8/8). Bertindak sebagai pendamping, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar, I Wayan Budha dan Camat Denpasar Barat, IB Purwanasara.

Perbekel Desa Tegal Harum, I Komang Adi Widiantara menjelaskan, berdasarkan Penetapan Hasil Penilaian Pleno Klarifikasi Lapangan Lomba Desa dan Kelurahan Berprestasi Tahun 2023, terpilih 3 Desa dan 3 Kelurahan di setiap Regional, dengan total 12 Desa, dan 12 Kelurahan dari seluruh Indonesia, untuk diseleksi dan ditetapkan sebagai juara regional. Dimana, Desa Tegal Harum menjadi satu-satunya wakil Provinsi Bali di kancah Regional Wilayah II.

Lebih lanjut dijelaskan, dalam pemaparannya, Komang Adi sapaan akrabnya mengaku menyampaikan beberapa hal utama, yakni tentang kemajuan dan perkembangan yang telah dicapai dihadapan Tim Penilai. Dimana kemajuan tersebut merujuk pada beberapa bidang utama, yakni Bidang Pemerintahan Desa, Bidang Kewilayahan Desa, dan Bidang Kemasyarakatan Desa.

Adapun beberapa inovasi yang hingga kini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Untuk bidang pemerintahan terdapat beberapa inovasi yakni Keterbukaan Informasi, Pelayanan Anjungan Dukcapil Mandiri, Peningkatan kualitas UMKM Desa, Pelayanan Sipinter Online, Sistem Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (Sirabi), Anjungan Touchscreen Monitor, Pelayanan OSS, Perpustakaan Sastra Mahotama, Inovasi Rekreasi, Edukasi serta Literasi dan Aplikasi SIPESAT untuk mendukung layanan perpustakaan di desa berbasis digitalisasi.

Baca Juga  Damkar Denpasar Tambah Armada Baru

Selanjutnya pada bidang kewilayahan turut digencarkan Bank Sampah serta CSR dan MoU. Sedangkan pada bidang kemasyarakatan turut diterapkan inovasi Sidawai Cantik (Aplikasi Dasa Wisma Terintegrasi, Canggih, Efektif dan Akurat), Aplikasi Posyandu dan Hatinya PKK.

Meski demikian, pihaknya mengatakan bahwa capaian ini berkat peran serta masyarakat, Pemerintah Kota dan seluruh OPD terkait. Dimana, lomba ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi yang ada sehingga mampu memberikan kemanfaatan optimal bagi masyarakat.

“Keberhasilan suatu pemerintahan dan pembangunan tetap harus ada partisipasi dari masyarakat sehingga apa yang kita programkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” katanya.

Sementara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas prestasi Desa Tegal Harum yang saat ini telah memasuki tahap keempat dari 5 tahapan penetapan juara. Tentunya capaian luar biasa ini harus terus dioptimalkan guna menjadi yang terbaik nantinya.

“Tahap pemaparan yang telah dicapai saat ini merupakan wujud keberhasilan dan konsistensi Desa Tegal Harum dalam menjalankan dan mengembangkan program-program pelayanan publik, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat, guna percepatan peningkatan sosial ekonomi pasca pandemi,” Kata Wawali Arya Wibawa.

Lebih lanjut, pihaknya berharap Lomba Desa ini bukan suatu capaian akhir, namun motivasi dan ajang untuk terus berbenah. Termasuk juga ke depan Desa Tegal Harum dapat menjadi percontohan pembangunan dan inovasi desa dalam mendukung kemajuan daerah serta memberikan kemanfaatan dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Kami sangat mengapresiasi Desa Tegal Harum masuk nominasi evaluasi perkembangan Desa dan Kelurahan Regional II Jawa-bali tahun 2023. Ini merupakan wujud keberhasilan pemerintah Desa Tegal Harum serta warga masyarakat dalam meningkatkan seluruh aspek pembangunan, sarana dan parasaran desa, dan kedepan akan menjadi contoh bagi desa yang lain di Kota Denpasar, bahkan di Provinsi Bali,” ungkapnya. (eka/bi)

Baca Juga  Buka Pemoeda Fest, Ajang Salurkan Kreativitas

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Warga Jaga Kebersihan Lingkungan, Dapat Apresiasi Beras 5 Kg dari TP PKK Provinsi Bali

Published

on

By

Ketua TP PKK Bali Tinjau Kebersihan Saat Car Free Day
MONEV: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD), Minggu (6/9) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Aksi warga menjaga kebersihan lingkungan mendapat apresiasi. TP PKK Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Kota Denpasar, Minggu (6/9) pagi.

Gerakan ini tidak sekadar mengajak masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta budaya gotong-royong di tengah masyarakat.

Menariknya, warga yang aktif melaksanakan kegiatan bersih-bersih di telajakan rumah masing-masing mendapatkan apresiasi berupa beras 5 kilogram dari Tim Monev.

Apresiasi tersebut diserahkan oleh Kadis PMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinsos P3A Provinsi Bali A.A. Sagung Mas Dwipayani, serta Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra.

Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, masyarakat didorong untuk menjadikan kebersihan, gotong-royong, dan solidaritas sosial sebagai kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bukan sekadar bersih-bersih, gerakan ini menjadi upaya menghidupkan kembali semangat gotong-royong, mulai dari lingkungan rumah hingga masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD).

Ia menyoroti masih banyaknya sampah yang berserakan dan belum mendapat perhatian maksimal. Untuk itu, ia mengajak para pedagang dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan, terlebih saat pelaksanaan CFD. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri Puncak Festival Literasi Ke-6 Kota Denpasar 2026
Lanjutkan Membaca

NEWS

I Nengah Senantara Tolak Kadin Jadi Lembaga Negara, Soroti Potensi Dualisme  

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan Kadin disejajarkan dengan lembaga negara
Anggota Komisi VI DPR RI, I Nengah Senantara. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan agar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia disejajarkan atau menjadi bagian dari lembaga negara. Menurutnya, usulan tersebut berpotensi menimbulkan dualisme kewenangan dalam pengambilan keputusan pemerintah.

Nengah menjelaskan, dalam pembahasan terkait Kadin terdapat sejumlah usulan, mulai dari menjadikan Kadin sejajar dengan lembaga negara, sebagai mitra strategis pemerintah, hingga meminta keterlibatan Kadin dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.

“Yang pertama itu, Kadin ingin disejajarkan dengan lembaga negara. Yang kedua, ada keinginan juga Kadin menjadi partner strategis negara. Dan yang ketiga, Kadin menginginkan bahwa setiap keputusan yang diambil, Kadin harus dilibatkan,” kata Nengah melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (5/9/2026).

Politisi Fraksi Partai Nasdem itu menegaskan Komisi VI tidak sepakat jika Kadin masuk ke dalam struktur lembaga pemerintahan. Ia menilai pemerintah telah memiliki kementerian dengan kewenangan masing-masing, termasuk Kementerian Perdagangan yang menangani urusan perdagangan.

“Kita nggak mau Kadin masuk ke lembaga pemerintahan yang justru akan memunculkan dualisme keputusan. Nah, itu kita benar-benar konsen, tidak setuju dengan usulan Kadin itu,” tegasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Meski demikian, ia menyatakan pihaknya tetap memandang Kadin sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, posisi tersebut penting untuk menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah, tanpa mencampurkan kewenangan organisasi usaha dengan kewenangan negara.

Di sisi lain, Legislator dari dapil Bali itu juga menolak apabila Kadin harus dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan pemerintah. Ia menilai keterlibatan tersebut perlu ditempatkan secara proporsional agar tidak menggeser kewenangan lembaga negara, termasuk DPR RI.

“Kalau hal ini harus mengikutsertakan Kadin, apalagi dalam bentuk keputusan, itu tentu sama dengan fungsinya DPR. Saya nggak mau itu terjadi, karena lagi-lagi saya katakan ini ada dualisme keputusan,” ujarnya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Saksikan Laga Final DBL 2025

Menurutnya, kebijakan negara harus tetap berorientasi pada kepentingan publik dan tidak didominasi oleh kepentingan kelompok tertentu. Kadin sebagai representasi dunia usaha, lanjutnya, tetap memiliki ruang strategis untuk memberikan masukan dalam perumusan kebijakan ekonomi.

“Kita nggak mau keputusan negara, keputusan pemerintah justru dimonopoli oleh pihak-pihak tertentu. Kita berharap negara memutuskan sesuatu berdasarkan kepentingan publik. Ada sosialnya di sana, bukan business oriented,” katanya.

Pandangan tersebut, menurutnya, juga mendapat perhatian dari sejumlah pakar dan akademisi yang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Ia menyebut akademisi dari UGM dan Jember turut menyoroti pentingnya menjaga batas antara peran Kadin sebagai organisasi dunia usaha dan kewenangan pemerintahan.

“Jangan sampai Kadin masuk terlalu jauh ke pemerintahan, sehingga memunculkan dualisme. Ada Menteri Kadin, nanti kita khawatir itu. Atau ada DPR Kadin, kita nggak mau,” tuturnya.

Selain mengenai posisi Kadin dalam pemerintahan, Nengah menyebut mekanisme pemilihan Ketua Umum Kadin turut menjadi perhatian dalam pembahasan RUU tersebut. Ia menegaskan Musyawarah Nasional (Munas) harus tetap menjadi forum tertinggi dalam menentukan kepemimpinan organisasi.

“Yang tertinggi itu adalah Munas. Kalau sudah memutuskan, Munas memutuskan bahwa si A ketuanya, tidak ada lagi intervensi lain,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha, Bupati Adi Arnawa Ajak Sekaa Teruna Jaga Adat, Seni dan Budaya

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri HUT ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha Dalung Permai
HADIRI HUT STT: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) menjadi momentum penting bagi Sekaa Teruna Teruni (STT) Yowana Dharma Kertha, Lingkungan Bumi Kertha, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara untuk memperkuat komitmen pelestarian adat di tengah heterogenitas masyarakat.

Puncak perayaan HUT Ke-25 sekaligus serah terima jabatan pengurus baru ini ditandai dengan pemotongan kue oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9).

Dalam arahannya, Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas pemuda setempat. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga akar budaya, khususnya di kawasan perumahan padat yang dihuni oleh warga dari berbagai latar belakang.

“Yang terpenting melalui perayaan ini, STT. Yowana Dharma Kertha bisa lebih semangat dalam menjaga adat, tradisi, seni, dan budaya. Terlebih kalian berada di wilayah perumahan Dalung Permai yang masyarakatnya sangat heterogen,” ujarnya.

Tidak hanya urusan kepemudaan, Bupati Badung juga memanfaatkan momen ini untuk merespons langsung keluhan warga terkait polemik fasilitas publik di Dalung Permai. Mulai dari okupasi badan jalan oleh oknum pedagang dan parkir liar, hingga ancaman banjir musiman. Langkah taktis pun langsung diinstruksikan kepada jajaran camat dan lurah setempat.

“Kita sudah rancang Peraturan Daerah untuk menangani permasalahan parkir dan pedagang yang menggunakan badan jalan. Nantinya Dinas Perhubungan yang akan menindak tegas. Selain itu, Bapak Camat mohon segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk memetakan titik banjir yang harus segera ditangani, apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Made Prana Aditya Karya melaporkan bahwa organisasi pemuda yang kini beranggotakan 195 orang tersebut siap menyalurkan kreativitasnya secara positif berkat dukungan penuh jajaran pemerintah. Ia pun berharap regenerasi pengurus baru ini membuat STT Yowana Dharma Kertha semakin kompak dan inovatif.

Baca Juga  Damkar Denpasar Tambah Armada Baru

“Mulai bulan Desember 2026 ini, kami sudah bersiap menggarap ogoh-ogoh. Kami sangat berterima kasih karena dana kreativitas ini didukung penuh oleh Bapak Bupati melalui Dinas Kebudayaan Badung,” ungkap Prana Aditya.

Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Badung I Wayan Sandra, Kabag Kerja Sama Setda Badung I Made Deddy Sandrawan, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa bersama unsur Tripika, Lurah Kerobokan Kaja I Gusti Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra, Kepala Lingkungan Banjar Bumi Kertha Kadek Udyana Putra, Kaling se-Kelurahan Kerobokan Kaja, serta Ketua STT. I Kadek Aditya Yudi Dharma. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca