Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Wawali Arya Wibawa Pimpin Upacara Pembukaan Lomba Serangkaian Hari Pramuka Ke-65 Kwartir Denpasar

BALIILU Tayang

:

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Denpasar membuka rangkaian Bulan Bakti Hari Pramuka Ke-65 Tahun 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya, Selasa (1/9).
BULAN BAKTI: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa yang juga selaku Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Denpasar saat secara resmi membuka rangkaian kegiatan Bulan Bakti dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, bertempat di Gedung Dharma Negara Alaya, Selasa (1/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa yang juga selaku Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Denpasar secara resmi membuka rangkaian kegiatan Bulan Bakti dalam rangka memperingati Hari Pramuka Ke-65 Tahun 2026, bertempat di Gedung Dharma Negara Alaya, Selasa (1/9).

Pembukaan rangkaian kegiatan sosial dan kepemudaan ini ditandai dengan pelaksanaan aksi kemanusiaan “Gedor” (Gebyar Donor Darah) serta Lomba Budaya dan Keterampilan Kepramukaan yang melibatkan ribuan anggota dari taraf Siaga, Penggalang, Penegak, hingga Pandega se-Kota Denpasar.

Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Denpasar Arya Wibawa menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran panitia, pembina, pelatih, serta pengurus Kwartir Ranting atas dedikasi dan kerja keras dalam mempersiapkan seluruh rangkaian Bulan Bakti Pramuka ke-65 ini.

“Rangkaian kegiatan peringatan Hari Pramuka ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sebuah gerakan nyata untuk menanamkan nilai-nilai ketakwaan, kepedulian sosial, gotong-royong, pelestarian budaya, serta pengabdian tanpa batas kepada masyarakat,” tegasnya.

Dalam arahan khusus kepada seluruh peserta lomba dan adik-adik Pramuka, Ketua Kwarcab menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan. Kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan keberanian untuk tampil, mencoba, dan memberikan usaha terbaik adalah sebuah pencapaian yang patut diacungi jempol.

“Di dalam Pramuka kita boleh berbeda gugus depan, berbeda kwartir ranting, berbeda sekolah, maupun berbeda kemampuan. Namun, kita tetap satu keluarga besar Gerakan Pramuka. Jangan sampai persaingan membuat kita kehilangan tali persaudaraan,” ujarnya.

Arya Wibawa juga berpesan agar anggota Pramuka bangga mengenakan seragam Pramuka. Seragam tersebut bukan sekadar pakaian biasa, melainkan simbol tanggung jawab. Setangan leher merupakan pengingat untuk terus berbuat kebaikan, sedangkan kode kehormatan Tri Satya dan Dasa Darma harus senantiasa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar dihafalkan.

Baca Juga  Kunjungi Kediaman Lansia dan Disabilitas, Ketua K3S Ny. Antari Jaya Negara Serahkan Kursi Roda

Sementara Ketua Penyelenggara, I Putu Ariek Putra Wijaya Kusuma dalam laporannya mengatakan, Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi, Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”.

Dimana sebelumnya Kwarcab Kota Denpasar telah mengawali rangkaian Bulan Bakti melalui beberapa agenda strategis seperti Tirta Yatra di Pura Agung Jagatnatha, Kebel (Gerakan Bersih-Bersih Serentak) yang Aksi kepedulian lingkungan yang dipusatkan di 4 (empat) titik lokasi dengan melibatkan kolaborasi Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka se-Kota Denpasar. Kemudian Bakti Sosial di Panti Asuhan Tunas Nation Asih.

Kegiatan Gedor (Gebyar Donor Darah) dengan aksi kemanusiaan donor darah yang menargetkan terkumpulnya 350 kantong darah untuk mendukung pasokan darah medis bagi masyarakat Kota Denpasar, dan Lomba Budaya dan Keterampilan Kepramukaan.

Adapun sebanyak 74 tim peserta dari berbagai tingkatan Pramuka turut ambil bagian dalam perlombaan yang bertempat di Selasar Lantai 1, Selasar Lantai 2, serta Lapangan Lumintang Denpasar.

Berikut adalah rincian kategori lomba yang dilaksanakan Lomba Majalah Dinding (Mading) yang diikuti 17 tim golongan Siaga SD dari seluruh Kwartir Ranting se-Kwarcab Denpasar. Kemudian, Lomba Miniatur Meja Makan yang diikuti 14 tim golongan Penggalang SD. Selanjutnya, Lomba Ketangkasan Baris-berbaris (LKBB) yang diikuti 13 tim golongan Penggalang Putra SMP (berlokasi di Lapangan Lumintang).

Setelah itu, ada Lomba Semapur (Semafore) Dua yang diikuti 17 tim golongan Penggalang Putri SMP. Lomba Kreasi Dekorasi Janur yang diikuti 5 tim golongan Penegak SMA, dan Lomba Membuat Cerita Pendek (Cerpen) yang diikuti 8 tim golongan Pandega dari perguruan tinggi. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bawa 243 Orang, Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Area Masalembo

Published

on

By

Infografis Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Masalembo
Infografis Kapal Virgo Transport 8. (Foto: SAR)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya memberangkatkan KN SAR 249 Permadi dan Helikopter HR-3601 dalam rangka mendukung pencarian kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak saat dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin, Minggu (13/9).

Kapal Virgo Transport 8 dengan data penumpang 243 orang tersebut diketahui hilang kontak sekitar pukul 01.00 WIB setelah sebelumnya dilaporkan sedang menghadapi kondisi cuaca buruk dalam perjalanan menuju Banjarmasin.

Kantor SAR Banjarmasin yang menerima informasi ini langsung memberangkatkan satu tim rescue menuju Dermaga SAR Basirih pada pukul 04.30 WITA untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju lokasi perkiraan posisi terakhir menggunakan KN SAR Laksmana 241, dengan estimasi waktu tempuh sekitar lima jam.

Guna mendukung upaya pencarian tersebut, Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M. memberangkatkan KN SAR 249 Permadi dari Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak pada Minggu (13/9) pukul 08.30 WIB untuk menuju area pencarian Kapal Virgo Transport 8.

“KN SAR 249 Permadi berangkat diawaki oleh 11 orang kru kapal dan membawa 4 orang rescuer Kantor SAR Surabaya juga 2 orang Polairud Polda Jatim” jelas Nanang.

Tidak hanya KN SAR 249 Permadi, Helikopter HR 3601 juga diberangkatkan dari Skuadron 400 Lanudal Juanda pada pukul 08.22 WIB untuk mendukung Kantor SAR Banjarmasin dalam pencarian Kapal Virgo Transport 8. Helikopter dengan lima kru dan 2 rescuer Kantor SAR Surabaya diperkirakan tiba di Banjarmasin sekitar pukul 10.31 WIB dan akan berkoordinasi dengan SAR Mission Coordinator (SMC) operasi SAR ini yakni I Putu Sudayana, S.E., M.A.P., Kepala Kantor SAR Banjarmasin.

Sementara itu, update KM Virgo Transport 8 pada Minggu, 13 September 2026 pukul 11.35 WIB,

Baca Juga  Putu Maheswari Asal Peguyangan Terima Bantuan Kursi Roda Adaptif

Kapal KM Virgo Transport 8 (RORO) tersebut melakukan perjalanan rute Surabaya ke Banjarmasin yang berangkat Sabtu, 12 September 2026 pukul 10.13 WIB. Kemudian hilang kontak Minggu, 13 September 2026 pukul 02.00 WITA / 01.00 WIB.

Dari informasi SAR bahwa kapal terbalik karena dihantam cuaca buruk yang mengakibatkan kapal miring ekstrem, lalu terbalik. Posisi terakhir kapal: 4°31’51.82″S 114°02’06.88″E — ±80 mil laut dari Banjarmasin (area Masalembo). Total di atas kapal: 243 orang (penumpang + ABK).

Data terkini jumlah korban dan berhasil dievakuasi yakni selamat dievakuasi 115 orang, ditemukan meninggal dunia 1 orang, dan masih dalam pencarian ±127 orang. Masih diverifikasi/diproses 70 orang (data awal).

SAR menginformasikan bahwa angka masih berkembang karena pendataan belum final. Perbedaan angka berasal dari proses verifikasi yang masih berlangsung di lapangan.

Sedangkan kapal yang membantu evakuasi di antaranya TB TCP sebanyak 38 orang, TB Majuhan IX sebanyak 16 orang (15 selamat + 1 meninggal) dan MV Handa sebanyak 32 orang.

Tim SAR Gabungan yang dikerahkan yakni KN SAR Laksmana 241 (Banjarmasin), KN SAR 249 Permadi + helikopter (Surabaya), Helikopter Dauphin AS 365 N3+ dari Lanudal Juanda, dan Posko keluarga: Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya & Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin melalui SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana menyampaikan bahwa pencarian akan dilakukan secara optimal dengan melibatkan seluruh unsur terkait. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Buka Pangkung Karung Kite Festival III, Dorong Tabanan Jadi Titik Kumpul Komunitas

Published

on

By

Bupati Sanjaya Buka Pangkung Karung Kite Festival III
BUKA PKKF 2026: Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat membuka Pangkung Karung Kite Festival III Tahun 2026 di Area Subak Serongga, Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan, Minggu (13/9). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mendukung pelestarian adat, budaya, dan kreativitas masyarakat kembali diwujudkan melalui kehadiran Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya sekaligus membuka Pangkung Karung Kite Festival III Tahun 2026 di Area Subak Serongga, Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan, Minggu (13/9). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan permainan tradisional sekaligus mendorong aktivitas positif yang mampu menggerakkan masyarakat dan perekonomian lokal.

Pembukaan festival turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta anggota, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, para kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat Kerambitan bersama unsur Forkopimcam, Perbekel Desa Pangkung Karung, Ketua Pelangi Tabanan, serta para peserta festival. Sejak pagi, Area Subak Serongga telah dipadati antusiasme masyarakat dan peserta yang datang untuk mengikuti maupun menyaksikan festival layang-layang yang telah memasuki penyelenggaraan tahun ketiga.

Tahun ini, sebanyak 920 peserta dari Kabupaten Tabanan, Badung, Gianyar, Jembrana, dan Kota Denpasar turut ambil bagian dalam perlombaan. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah tersebut menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat Bali terhadap permainan tradisional layang-layang, sekaligus memperlihatkan bahwa kegiatan budaya di tingkat desa mampu menjadi ruang berkumpul bagi berbagai komunitas.

Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia, tokoh masyarakat, serta para pemekas di Desa Dinas dan Desa Adat Pangkung Karung yang telah konsisten menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, jumlah peserta yang hampir mencapai seribu orang menjadi bukti bahwa festival ini memiliki daya tarik yang kuat dan mampu menghadirkan masyarakat dari berbagai kabupaten/kota ke Tabanan.

“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia, para tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah menggagas dan menyelenggarakan Pangkung Karung Kite Festival ini. Kehadiran peserta dari berbagai kabupaten dan kota menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki daya tarik yang luar biasa. Ribuan masyarakat datang ke Desa Pangkung Karung, dan tentu ini menjadi kebanggaan bagi kita sebagai masyarakat Tabanan,” ujar Bupati Sanjaya.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa Ucapkan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2024

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan terus membuka ruang bagi berbagai komunitas untuk menjadikan Tabanan sebagai tempat berkumpul dan melaksanakan kegiatan positif. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan karakter masyarakat Tabanan yang terbuka dan ramah terhadap masyarakat dari berbagai daerah.

“Kami ingin Tabanan menjadi salah satu titik berkumpul bagi berbagai komunitas, baik komunitas layang-layang, mancing, otomotif, maupun komunitas lainnya. Silakan datang dan berkegiatan di Tabanan. Pemerintah bersama masyarakat Tabanan tentu sangat terbuka dan menyambut kehadiran masyarakat dari berbagai daerah. Inilah bagian dari keramahan dan semangat kebersamaan yang kita miliki,” ungkapnya.

Menurut Bupati Sanjaya, kegiatan yang mampu menghadirkan masyarakat dari berbagai daerah tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan. Lebih dari itu, festival layang-layang menjadi ruang untuk mempertahankan hobi, budaya, kearifan lokal, serta nilai gotong royong yang diwariskan secara turun-temurun.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga mampu menghidupkan perekonomian masyarakat, terutama UMKM di sekitar lokasi. Membuat sebuah layang-layang hingga dapat diterbangkan tinggi membutuhkan proses yang panjang, kreativitas, kerja sama, dan gotong royong. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga,” jelasnya.

Bupati Sanjaya berharap Pangkung Karung Kite Festival dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun dan berkembang menjadi event yang mampu menarik lebih banyak pecinta layang-layang, bahkan hingga tingkat dunia. Ia juga mengapresiasi pemanfaatan hamparan persawahan sebagai lokasi kegiatan yang sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Pangkung Karung Kite Festival III, I Wayan Arjawa, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, khususnya Bupati Sanjaya, terhadap pelestarian permainan tradisional layang-layang. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai wadah pelestarian permainan tradisional, mempererat tali silaturahmi antarwarga, serta menumbuhkan kreativitas dan sportivitas generasi muda.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Hadiri Upacara “Pemelaspasan” Balai Banjar Sanga Agung

Dalam festival ini, terdapat 17 kategori layangan yang dilombakan dengan penilaian secara objektif oleh dewan juri. Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga menyiapkan dua piala bergilir Desa Pangkung Karung, piagam penghargaan bagi para juara, satu piala bagi pengirim peserta terbanyak, serta enam piala untuk masing-masing kategori dan penghargaan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-47 STT Widya Dharma Banjar Sayan, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pendidikan dan SDM Unggul

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Hadiri HUT Ke-47 STT Widya Dharma
HADIRI HUT STT: Bupati Adi Arnawa saat menghadiri puncak HUT Ke-47 STT. Widya Dharma, Banjar Sayan Baleran, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Sayan, Desa Werdi Bhuwana, Mengwi, Sabtu (12/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan pembangunan daerah tidak boleh hanya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi dan fisik. Kemajuan harus beriringan dengan penguatan sumber daya manusia (SDM) serta pelestarian adat dan budaya Bali.

Hal itu disampaikan Bupati Adi Arnawa saat menghadiri puncak HUT Ke-47 Sekaa Teruna Teruni (STT) Widya Dharma, Banjar Sayan Baleran, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Sayan, Desa Werdi Bhuwana, Mengwi, Sabtu (12/9). Acara dihadiri Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Perbekel Werdi Bhuwana I Ketut Sadia Wijaya, Bendesa Adat I Made Bangur, serta tokoh masyarakat setempat.

Di hadapan generasi muda, Bupati menempatkan pendidikan sebagai investasi strategis agar masyarakat Badung mampu menjadi pelaku utama pembangunan di tengah berkembangnya pariwisata. “Buat apa infrastruktur kita hebat, tetapi kita tidak menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri. Untuk mewujudkannya, satu-satunya jalan adalah menyiapkan SDM unggul,” tegas Adi Arnawa.

Guna mendukung hal itu, Pemerintah Kabupaten Badung memperkuat akses pendidikan lewat sekolah gratis jenjang SD hingga SMA/SMK, termasuk swasta. Langkah konkret ini diperluas dengan penyediaan beasiswa S1 hingga wisuda bagi kelompok prioritas.

“Mulai tahun 2026 ini, kami memberikan bantuan beasiswa S1 gratis selama 4 tahun sampai wisuda bagi anak petani, warga kurang mampu, hingga anak ketiga dan keempat,” ujarnya.

Kebijakan ini memiliki dimensi sosial dan kultural. Melalui organisasi Sekaa Teruna, ia mengingatkan pemuda agar tidak sekadar mengejar orientasi ekonomi, melainkan memanfaatkannya sebagai ruang belajar kepemimpinan dan pengabdian.

“Mumpung masih ada kesempatan, belajar! Jangan cepat-cepat berpikir hanya mencari uang. Berorganisasi di Sekaa Teruna adalah tempat belajar mempersiapkan diri menjadi generasi penerus adat dan budaya Bali,” ucap Bupati.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa Ucapkan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2024

Lebih lanjut, Adi Arnawa memaparkan bahwa pariwisata Badung tidak terpisahkan dari budaya Bali. Penguatan generasi muda krusial untuk menjaga keberlanjutan tersebut di tengah tantangan daerah saat ini.

“Seperti diketahui, saya saat ini sedang fokus ke infrastruktur untuk memperkuat konektivitas sekaligus menjawab persoalan kemacetan yang berpotensi mempengaruhi daya saing pariwisata. Kita semua tahu bahwa Kabupaten Badung ini hidup dari sektor pariwisata, dan tantangan di depan mata adalah isu kemacetan tersebut,” jelasnya.

Selain fisik, Pemkab Badung memperkuat program sosial yang humanis, mulai dari perhatian terhadap penyandang disabilitas, lansia, hingga penguatan desa adat. “Pembangunan tidak hanya berbicara tentang jalan dan infrastruktur, tetapi bagaimana pemerintah hadir memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua STT Widya Dharma I Made Untung Wistika mengapresiasi dukungan dari pemerintah. Ia berharap organisasi pemuda ini bisa terus menjadi wadah kreativitas, inovasi, dan pengabdian generasi muda. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca