Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Jadi Narasumber Dialog Interaktif, Ny. Putri Koster Sosialisasikan Upaya Pemprov Bali Wujudkan Kemandirian Energi

BALIILU Tayang

:

ny koster
NARASUMBER: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster saat menjadi narasumber pada Dialog Interaktif yang disiarkan langsung dari Studio RRI Denpasar, Senin (10/7/2023). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster secara intensif menyosialisasikan capaian program Pemprov Bali yang terangkum dalam “44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru”. Mengangkat tema ‘Bali Mandiri Energi dengan Energi Bersih’, Ny. Putri Koster hadir menjadi narasumber pada Dialog Interaktif yang disiarkan langsung dari Studio RRI Denpasar, Senin (10/7/2023). Acara dialog juga menghadirkan dua narasumber lain yaitu Koordinator Kelompok Ahli Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali Prof. I Made Damriyasa dan Kelompok Ahli Pembangunan Bidang Infrastruktur Prof. Ida Ayu Dwi Giri Antari.

Memulai paparannya, Ny. Putri Koster menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat agar mengetahui dan memahami program yang tengah dilaksanakan oleh Pemprov Bali sebagai penjabaran dari Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. “TP PKK sebagai partner pemerintah mengambil bagian dalam menggerakkan partisipasi aktif masyarakat. Agar tergerak, mereka harus paham terlebih dahulu. Ya, salah satu caranya adalah sosialisasi melalui media,” ucapnya.

Kali ini, TP PKK Bali secara khusus membahas program Pemprov Bali dalam upaya mewujudkan kemandirian energi dengan kebijakan energi bersih. Menurutnya, ini merupakan kebijakan yang sangat positif agar secara bertahap Bali mampu melepaskan ketergantungan dari daerah lain. “Kemandirian sangat dibutuhkan. Kalau tergantung dan suatu saat ada masalah atau diputus, kita kelimpungan. Apalagi Bali sebagai daerah tujuan wisata membutuhkan pasokan energi listrik yang besar,” urainya.

Untuk itu, perempuan yang dikenal memiliki multitalenta di bidang seni ini mengajak masyarakat merubah mindset agar berpikir optimis tentang program pemerintah. “Jangan di awal sudah pesimis dan menganggap sulit untuk diwujudkan. Ini penting, karena dalam melaksanakan program, pemerintah sangat membutuhkan kepercayaan dan rasa optimis masyarakat,” urainya.

Baca Juga  Bali Jadi Pionir Industri Kendaraan Listrik dan Energi Bersih, Gubernur Koster Dorong Percepatan Ekosistem e-Mobility
ny koster
Ny. Putri Koster didampingi dua narasumber yakni Koordinator Kelompok Ahli Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali Prof. I Made Damriyasa dan Kelompok Ahli Pembangunan Bidang Infrastruktur Prof. Ida Ayu Dwi Giri Antari. (Foto: ist)

Sementara itu, Prof. Damriyasa dalam paparannya menerangkan bahwa saat ini Pemprov Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster tengah mengupayakan terwujudnya kemandirian energi. Ia berpendapat, langkah Gubernur Koster ini patut mendapat acungan jempol karena Bali sangat membutuhkan kemandirian dalam pemenuhan energi. “Sangat urgen, karena saat ini 70 persen kebutuhan energi kita tergantung dari luar,” cetusnya.

Posisi Bali makin rawan karena support listrik dari Jawa disuplai melalui kabel bawah laut. “Posisi Bali sangat rentan. Kalau kabelnya ada masalah atau bahkan putus, maka akan gelap,” sebutnya.

Bertolak dari fakta itu, Gubernur Koster memberi atensi serius dan mengambil langkah yang tepat dalam upaya mewujudkan kemandirian energi. Tak hanya memikirkan tentang kemandirian, Gubernur Koster sekaligus juga merancang kebijakan pemanfaatan sumber energi ramah lingkungan. “Beliau sangat paham, energi yang kita manfaatkan selama ini dan sebagian besar dipasok dari luar itu tak ramah lingkungan karena memanfaatkan fosil dan batubara,” urainya.

Masih dalam paparannya, Prof. Damriyasa menginformasikan sejumlah kebijakan yang dikeluarkan Pemprov Bali seperti Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2029 tentang Bali Energi Bersih, Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai serta Surat Edaran SE Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya PLTS Atap. Damriyasa menegaskan, seluruh upaya itu diarahkan untuk mencapai target zero emission pada tahun 2045. Untuk mencapai target tersebut, ia sangat berharap dukungan masyarakat terhadap program di bidang energi yang saat ini tengah dilaksanakan Pemprov Bali. “Masyarakat harus paham, energi yang kita gunakan jangan sampai merusak lingkungan karena sebagai daerah tujuan wisata, Bali sangat membutuhkan alam yang indah dan bersih,” bebernya.

Baca Juga  <strong>Ny. Putri Koster Buka Festival Karya Seni Disabilitas Bali</strong>

Menambahkan penjelasan Prof. Damriyasa, Prof. Giri Antari mengedukasi masyarakat tentang dampak pemanfaatan energi yang bersumber dari bahan baku seperti fosil dan batubara. Selain jumlahnya terbatas, sumber energi ini juga berdampak serius bagi lingkungan. Mengingat besarnya energi yang dibutuhkan Daerah Bali, ia sangat mengapresiasi Gubernur Koster yang telah mengambil langkah tepat untuk mewujudkan kemandirian Bali dalam pemenuhan energi bersih. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

TP PKK Denpasar Berbelanja dan Berbagi di Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali

Published

on

By

Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyerahkan bingkisan saat menghadiri Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Candra Buana, Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9/2026).
PASAR RAKYAT: Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyerahkan bingkisan saat menghadiri Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” yang digelar TP. PKK Provinsi Bali di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Candra Buana, Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9). (Foto: bi)

Karangasem, baliilu.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Denpasar turut berpartisipasi dalam Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” yang digelar TP. PKK Provinsi Bali di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Candra Buana, Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9).

Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, didampingi Sekretaris II TP PKK Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, hadir bersama Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, Bupati Klungkung I Made Satria, serta jajaran TP PKK kabupaten/kota se-Bali.

Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” menjadi ruang untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial. Kegiatan ini melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Industri Kecil dan Menengah (IKM), petani, peternak, hingga nelayan lokal yang memasarkan beragam produk, mulai dari kebutuhan pokok, hasil pertanian, hingga berbagai produk olahan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa turut menyerahkan bantuan berupa 10 tas belanja kepada 10 penerima dari masyarakat Kabupaten Karangasem. Bantuan tersebut berisi berbagai kebutuhan yang dibeli dari produk UMKM dan pedagang lokal yang berpartisipasi dalam Pasar Rakyat.

Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, konsep “Berbelanja dan Berbagi” memiliki nilai ganda karena tidak hanya memberikan ruang bagi masyarakat untuk memasarkan produknya, tetapi juga menghadirkan manfaat secara langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya berbelanja dan mendukung produk masyarakat lokal, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Semangat kebersamaan seperti ini sangat penting untuk terus kita jaga, karena dari belanja produk masyarakat, manfaatnya dapat kembali dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Minta Semua ASN Bali Bersatu dan Progresif Jalankan Visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali“

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan yang mempertemukan TP PKK dari seluruh kabupaten/kota se-Bali tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

“Kami tentu senang dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selain mempererat kebersamaan antar-TP PKK kabupaten/kota, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dan dukungan terhadap UMKM serta pelaku usaha lokal,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mengatakan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” tidak sekadar menjadi kegiatan transaksi jual beli, tetapi merupakan gerakan bersama untuk memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus membangun kepedulian sosial.

“Berbelanja dan Berbagi ini bukan hanya tentang transaksi jual beli. Kita ingin menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial. Apa yang kita belanjakan hari ini berasal dari masyarakat dan kemudian kita bagikan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ny. Putri Koster menjelaskan, konsep kegiatan tersebut mengedepankan perputaran ekonomi secara langsung. Pengurus TP PKK Provinsi Bali bersama TP PKK kabupaten/kota berbelanja berbagai hasil panen dan produk usaha milik pedagang lokal. Selanjutnya, hasil belanja tersebut disalurkan kembali dalam bentuk paket bantuan pangan kepada masyarakat prasejahtera dan balita di Kabupaten Karangasem.

Menurut Ny. Putri Koster, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi dan tatap muka bagi jajaran TP PKK se-Bali. Melalui pertemuan tersebut, koordinasi dan kolaborasi antardaerah dapat terus diperkuat, termasuk dalam menyosialisasikan berbagai program prioritas pembangunan hingga ke tingkat masyarakat.

“TP PKK harus hadir di tengah masyarakat dan memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat kebersamaan, membangun kepedulian, sekaligus memastikan program-program yang dijalankan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di tingkat akar rumput,” jelasnya.

Baca Juga  Hadiri IIC 2026, Gubernur Koster Harapkan Kualitas Kepastian Hukum Investasi Semakin Meningkat

Lebih lanjut, dikatakan, gerakan “Berbelanja dan Berbagi” menjadi salah satu bentuk kehadiran TP PKK dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Selain membantu menggerakkan roda perekonomian, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas manfaat sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kolaborasi TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK kabupaten/kota, Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” diharapkan dapat terus menjadi wadah untuk memperkuat ekonomi masyarakat, mendukung produk lokal, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pasar Rakyat di Karangasem, Putri Koster Dorong Produk Lokal dan Bunga Kasna Temukus Makin Berdaya

Published

on

By

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster menyerahkan bingkisan kepada warga saat menghadiri Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Candra Buana, Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9/2026).
SERAHKAN BINGKISAN: Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menyerahkan bingkisan kepada warga saat menghadiri Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Candra Buana, Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Karangasem, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, mendorong Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi menjadi ruang yang mempertemukan secara langsung pelaku IKM/UMKM dan petani dengan masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu memperpendek rantai pemasaran sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal Bali.

Hal tersebut disampaikan Ibu Putri Koster saat menghadiri Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Candra Buana, Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9).

Dalam kegiatan tersebut, Ibu Putri Koster didampingi Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, bersama para Ketua TP PKK Kabupaten se-Bali dan kepala perangkat daerah terkait.

Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi merupakan program TP PKK yang dilaksanakan setiap bulan secara bergilir di sembilan kabupaten/kota se-Bali. Selain mendukung pelaku IKM/UMKM dan petani, kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan dan kolaborasi TP PKK se-Bali agar semakin aktif hadir di tengah masyarakat.

Menurut Ibu Putri Koster, keberadaan Pasar Rakyat harus memberikan manfaat nyata bagi produsen lokal. Karena itu, petani didorong untuk hadir dan menjual hasil pertaniannya secara langsung kepada masyarakat sehingga rantai distribusi menjadi lebih pendek dan konsumen dapat memperoleh produk dengan harga yang lebih baik.

“Kesempatan ini saya harapkan dapat digunakan langsung oleh para petani kita untuk menjual produknya. Petani, ya, bukan pedagang di pasar,” tegas Ibu Putri Koster.

Dorong Bunga Kasna Temukus Masuk Pasar yang Lebih Luas

Pada kesempatan tersebut, Ibu Putri Koster juga menaruh perhatian terhadap potensi bunga kasna (edelweis) yang tumbuh di wilayah Temukus, Kabupaten Karangasem. Ia mendorong Pemerintah Kabupaten Karangasem memberikan perhatian terhadap pengembangan bunga kasna agar memiliki pasar yang lebih luas dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Tinjau Lokasi Musibah Lift Jatuh di Ubud

Salah satu potensi yang didorong adalah pemanfaatan bunga kasna sebagai salah satu jenis bunga untuk mempercantik canang sebagai sarana persembahyangan umat Hindu di Bali.

Menurut Ibu Putri Koster, tingginya kebutuhan canang di Bali membuka peluang pasar bagi bunga kasna. Pemanfaatannya diharapkan tidak terbatas pada momentum tertentu, seperti rahina Galungan, tetapi dapat diperluas untuk kebutuhan sehari-hari.

“Mari kita lakukan MoU atau kerja sama untuk masyarakat Temukus agar bunga kasna dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bunga pada canang. Apalagi kebutuhan canang cukup tinggi karena digunakan hampir setiap hari. Saya berharap penggunaan bunga kasna tidak hanya saat rahina Galungan,” ujarnya.

Ia juga mendorong pengembangan bunga kasna dilakukan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir, mulai dari produksi, pemberdayaan masyarakat, hingga pemasarannya. Dengan demikian, bunga kasna tidak hanya menjadi salah satu kekayaan khas Karangasem, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat Temukus.

124 IKM Terlibat, Bantuan Diserahkan kepada 100 Warga

Dalam laporannya, Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem Ny. Mas Parwata menyampaikan bahwa sebanyak 124 IKM berpartisipasi dalam Pasar Rakyat kali ini. Jumlah tersebut terdiri atas 19 IKM kain tenun tradisional endek, termasuk tenun geringsing; 66 IKM kuliner; serta 39 IKM hasil pertanian dan produk olahan.

Ny. Mas Parwata menyampaikan apresiasi dan rasa bahagia atas kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Bali beserta rombongan yang datang membawa perhatian sekaligus berbagi dengan masyarakat Karangasem.

“Kegiatan ini sangat menginspirasi kader TP PKK Kabupaten Karangasem untuk terus peduli terhadap warga yang membutuhkan. Kami tentu akan berupaya melaksanakan kegiatan serupa secara berkesinambungan,” ungkapnya.

Kegiatan Pasar Rakyat juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada 100 orang penerima. Bantuan yang diserahkan Ketua TP PKK Provinsi Bali berupa 2.000 kilogram beras, 200 krat telur atau 6.000 butir, serta 100 liter minyak tanusan.

Baca Juga  Pemprov Bali Distribusikan 782.900 Liter Air Bersih Ke 117 Dusun di Bali

Selain itu, TP PKK kabupaten se-Bali masing-masing menyerahkan 10 paket bingkisan yang merupakan hasil berbelanja di Pasar Rakyat. Konsep berbelanja sekaligus berbagi tersebut diharapkan menciptakan manfaat ganda, yakni membantu pemasaran produk IKM/UMKM dan petani sekaligus berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Karangasem didampingi Wakil Bupati Karangasem serta jajaran terkait. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Koster Sambut Penerbangan Langsung Taipei–Bali, Optimistis Wisatawan Taiwan Meningkat

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan Direktur Jenderal baru Taipei Economic and Trade Office (TETO) Surabaya David Wen-Chiun Lin di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar, Kamis (3/9/2026).
TERIMA KUNJUNGAN: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima kunjungan Direktur Jenderal baru Taipei Economic and Trade Office (TETO) Surabaya, David Wen-Chiun Lin yang berlangsung Kamis (3/9) pagi di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan Direktur Jenderal baru Taipei Economic and Trade Office (TETO) Surabaya, David Wen-Chiun Lin. Pertemuan berlangsung Kamis (3/9) pagi di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar. Agenda utama berupa kunjungan perkenalan David Lin sebagai Dirjen TETO Surabaya yang baru.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan warga Taiwan yang berkunjung maupun menetap di Bali. Koster dan David Lin melihat peluang memperkuat hubungan Bali dan Taiwan. Pariwisata menjadi salah satu sektor strategis dalam penguatan hubungan tersebut.

Dihadapan Gubernur Koster, David Lin menyampaikan rencana pembukaan kembali konektivitas langsung Taipei–Bali. Maskapai Starlux dijadwalkan meresmikan penerbangan perdana Taipei (TPE)–Denpasar (DPS) pada 1 Oktober 2026. Penerbangan langsung diharapkan memberikan kemudahan bagi masyarakat Taiwan untuk berwisata ke Bali. Konektivitas baru ini dinilai berpotensi mendorong peningkatan kunjungan wisatawan Taiwan.

Sementara Gubernur Koster menyambut baik rencana penerbangan langsung Taipei–Bali. Koster menyatakan ketertarikannya untuk menghadiri acara penyambutan penerbangan perdana Starlux pada 1 Oktober. Koster mengharapkan pembukaan rute langsung ini akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan pariwisata Bali. Ia mengungkapkan konektivitas udara menjadi faktor penting dalam membuka dan memperkuat pasar wisatawan mancanegara.

David Lin optimistis jumlah wisatawan Taiwan ke Bali akan terus bertambah. Tingginya minat masyarakat Taiwan melakukan perjalanan ke luar negeri menjadi peluang bagi Bali. Penerbangan langsung diharapkan dapat memperkuat posisi Bali sebagai salah satu destinasi pilihan wisatawan Taiwan.

“Dengan penerbangan langsung (direct flight) dari Taiwan ke Bali, diharapkan kunjungan wisatawan asal Taiwan ke Bali bisa terus meningkat,” ujar David.

Pertemuan menjadi momentum awal bagi Gubernur Bali dan Dirjen TETO Surabaya yang baru untuk memperkuat komunikasi dan hubungan Bali–Taiwan. Penerbangan langsung Taipei–Bali menjadi momentum strategis untuk membuka peluang peningkatan kunjungan wisatawan Taiwan ke Bali.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Tinjau Lokasi Musibah Lift Jatuh di Ubud

Pertemuan ditutup dengan pertukaran cendera mata antara kedua pihak. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca