Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Jamin Hak Pilih Tidak Terganggu, KPU Buleleng Agendakan PSU di Sejumlah TPS

BALIILU Tayang

:

pemungutan suara ulang di buleleng
PSU: KPU Buleleng bersinergi dengan Bawaslu Buleleng mengagendakan pemungutan suara ulang (PSU) dalam pemilihan Dapil 8 Kab. Buleleng tepatnya di TPS 5 & 6 Desa Pedawa, Kecamatan Banjar. (Foto: bulelengkab.go.id)

Buleleng, baliilu.com – Alami sedikit kendala akibat surat suara yang tertukar, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng bersinergi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Buleleng mengagendakan pemungutan suara ulang (PSU) dalam pemilihan Dapil 8 Kab. Buleleng tepatnya di TPS 5 & 6 Desa Pedawa, Kecamatan Banjar. Surat suara yang tertukar dari Dapil 3 hanya pada tingkatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat II, sementara pemungutan suara untuk DPRD Provinsi, DPR RI, DPD RI, serta Presiden dan Wakil Presiden tetap dilanjutkan.

Tindak lanjut segera dilaksanakan guna menjamin hak pilih masyarakat pada kedua TPS tersebut tidak hilang. Keputusan untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) telah diambil, dan langkah-langkah selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil rapat pleno yang akan digelar nantinya.

Ketua KPU Buleleng, Komang Dudhi Udiyana, dengan tegas menyampaikan keputusan tersebut saat kunjungannya ke TPS 6 Pedawa pada Rabu (14/2). Menurutnya, keputusan tersebut diambil untuk memastikan bahwa hak pilih masyarakat tetap terjaga dan dipenuhi dengan baik.

“Surat suara yang tertukar mengandung risiko serius karena ada yang sudah dicoblos di luar wilayah dapilnya. Kami menemukan bahwa jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 6 sebanyak 273, sedangkan di TPS 5 mencapai 292,” jelas Udiyana dikutip dari bulelengkab.go.id.

Sementara itu, KPU Buleleng mencatat bahwa hingga saat ini belum ada laporan serupa dari TPS di daerah lain di Kabupaten Buleleng. Pihaknya berharap agar proses pengambilan keputusan terkait PSU di TPS 5 dan 6 dapat berjalan lancar dan cepat, sesuai dengan ketentuan yang telah diatur oleh KPU Kabupaten/Kota, yaitu maksimal 10 hari setelah hari pemungutan suara.

Selanjutnya dibantu Bawaslu Buleleng akan mempelajari laporan yang disampaikan Pengawas TPS dan akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menerbitkan rekomendasi PSU.

Baca Juga  Guspardi Gaus: Hak Angket untuk Kecurangan Pemilu Tidak Tepat

“Kita berusaha memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa lembaga pemilihan dan pengawasan Pemilu telah siap untuk bertindak secara efektif demi menjaga integritas dan kepercayaan dalam proses demokrasi,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Bunda Rai Perkuat Sinergi dengan PKK Provinsi Bali Lewat Program Berbelanja dan Berbagi di Klungkung

Published

on

By

bunda rai
PASAR RAKYAT: Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat menghadiri program TP PKK Provinsi Bali melalui kegiatan Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi ke-3 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Ida Dewa Agung Jambe, Kabupaten Klungkung, Jumat (8/5). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya yang akrab disapa Bunda Rai, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program TP PKK Provinsi Bali melalui kegiatan Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi ke-3 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Ida Dewa Agung Jambe, Kabupaten Klungkung, Jumat (8/5). Kehadiran Bunda Rai bersama Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali menjadi bentuk nyata sinergi antardaerah dalam mendukung pemberdayaan UMKM, pelestarian budaya, dan kepedulian sosial kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, didampingi Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali Ny. Seniasih Giri Prasta beserta jajaran pengurus TP PKK Provinsi Bali dan para Kepala Perangkat Daerah terkait. Turut hadir pula Bupati dan Wakil Bupati serta Sekda dan Kepala Perangkat Daerah terkait Pemkab Klungkung, serta undangan terkait lainnya.

Dalam kegiatan pasar rakyat tersebut, TP PKK Kabupaten Klungkung menghadirkan 99 produsen pedagang UMKM yang terdiri atas 22 produsen IKM, 9 produsen pangan segar, 12 produsen olahan, dan 56 produsen kuliner. Beragam produk unggulan khas Klungkung dipamerkan sekaligus dipasarkan kepada masyarakat dan para tamu yang hadir.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menjelaskan bahwa program Berbelanja dan Berbagi, lahir sebagai upaya memperkuat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara TP PKK Provinsi dengan kabupaten/kota di Bali. “Awal mula program berbelanja dan berbagi ini agar para pengurus bisa sering bertemu dan bersilaturahmi sambil berkeliling Bali. Kami ingin menyapa para petani, perajin dan UMKM, sekaligus menghubungkan mereka dengan para pembeli dari kabupaten/kota masing-masing,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, program tersebut tidak hanya mendorong perputaran ekonomi rakyat, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial melalui pembagian paket bantuan kepada masyarakat kurang mampu. Dalam kegiatan itu, masing-masing kabupaten/kota membeli 10 tas belanja untuk dibagikan, sementara Kabupaten Klungkung menyediakan 20 tas belanja bagi penerima manfaat.

Baca Juga  KPU Buleleng Mulai Pengepakan Logistik Pemilu 2024, Optimis Rampung Sesuai Jadwal

Selain itu, TP PKK Provinsi Bali turut menyalurkan bantuan berupa 100 paket bantuan berisi beras, 2 krat telur, dan 1 liter minyak tandusan khas Klungkung. Bantuan tambahan juga diberikan melalui dukungan Gubernur Bali berupa 2 ton beras, 6.000 butir telur, dan 100 botol minyak tandusan guna mendukung potensi lokal daerah. Di mana masing-masing penerima manfaat akan menerima 3 tas bantuan.

Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung, Ny. Eva Satria, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Klungkung sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif dan produk unggulan daerah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua TP PKK Provinsi Bali atas kesempatan dan ruang yang diberikan kepada para produsen untuk menampilkan produk mereka. Kehadiran seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali juga menjadi kebanggaan bagi kami,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi ini, sinergi antara TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kabupaten/Kota diharapkan semakin kuat dalam mendorong pemberdayaan ekonomi kerakyatan, menjaga warisan budaya lokal, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat Bali.

Kehadiran Bunda Rai dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata TP PKK Kabupaten Tabanan terhadap program-program strategis TP PKK Provinsi Bali. Bersama jajaran, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya turut berpartisipasi dalam kegiatan berbelanja produk UMKM lokal sekaligus berbagi bantuan kepada 100 orang masyarakat penerima manfaat yang dihadirkan saat itu.

Bunda Rai menyampaikan apresiasi atas konsistensi TP PKK Provinsi Bali dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung masyarakat dan pelaku UMKM di daerah. “Program ini sangat baik dan positif, karena mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, memperkuat rasa kebersamaan, sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami di Kabupaten Tabanan tentu mendukung penuh dan siap terus bersinergi dalam setiap program unggulan yang dilaksanakan TP PKK Provinsi Bali,” ujar Srikandi Tabanan pagi itu. (gs/bi)

Baca Juga  Guspardi Gaus: Hak Angket untuk Kecurangan Pemilu Tidak Tepat

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Optimalkan Pemilahan Sampah dari Sumber, Wabup Badung Serahkan Mesin Pencacah dan Bag Komposter di Sempidi

Published

on

By

wabup badung
SERAHKAN BANTUAN: Wabup Bagus Alit Sucipta saat menyerahkan bantuan CSR berupa mesin pencacah sampah dan bag komposter kepada masyarakat Desa Adat Sempidi di Wantilan Pura Desa, Desa Adat Sempidi, Jumat (8/5). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Bagus Alit Sucipta menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa mesin pencacah sampah dan bag komposter kepada masyarakat Desa Adat Sempidi. Penyerahan berlangsung di Wantilan Pura Desa, Desa Adat Sempidi, Jumat (8/5).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Setda Badung Agus Aryawan, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung I Wayan Narayana, Lurah Sempidi IGAK Oka Dewi Pertiwi, Bendesa Adat Sempidi I Gusti Ngurah Martana, Bendesa Adat Kwanji I Nyoman Buda Arka, serta para prajuru dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wabup Bagus Alit Sucipta menegaskan bahwa Desa Sempidi merupakan wajah dari Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, sehingga Pemerintah Kabupaten Badung memberikan dukungan penuh terhadap komitmen desa dalam menangani permasalahan sampah di wilayahnya.

Wabup juga mengapresiasi langkah Desa Adat Sempidi yang berinisiatif membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) 3R serta menjalin kerja sama dengan pihak Indotek dalam pengolahan sampah. Menurutnya, terobosan tersebut sangat membantu meringankan beban pengolahan di TPST-3R Mengwitani.

Dalam kesempatan itu, Wabup menyerahkan sebanyak 1.781 unit bag komposter yang diperuntukkan bagi seluruh kepala keluarga di Desa Adat Sempidi. Selain itu, diserahkan pula satu unit mesin pencacah sampah bantuan CSR dari PT Anugrah (PT Wings). Mesin tersebut memiliki kapasitas operasional hingga delapan jam per hari, dengan kemampuan mencacah lebih dari satu ton sampah per jam, sehingga diperkirakan mampu mengolah hingga sembilan ton sampah per hari.

“Kami Pemerintah Kabupaten Badung tidak akan lepas tangan dalam penanganan sampah. Untuk jangka pendek, kami juga berencana mendatangkan tiga unit alat Refuse Derived Fuel (RDF) yang dijadwalkan tiba pada bulan Juli dan akan dioperasikan di TPST-3R Mengwi untuk mengolah sampah organik menjadi bahan bakar alternatif,” ujar Wabup.

Baca Juga  Sukseskan Pemilu 2024, Polda Bali Gelar Temu Netizen

Ia juga mengharapkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah secara rutin dari sumbernya, sehingga RDF yang disiapkan dapat dimanfaatkan secara optimal nantinya.

Sementara itu, Bendesa Adat Sempidi I Gusti Ngurah Martana menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Pihaknya menegaskan komitmen pihak desa adat bersama masyarakat untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Badung dalam mengatasi persoalan sampah, khususnya melalui penguatan pemilahan sampah dari sumbernya.

“Kami bersama masyarakat berkomitmen mendukung penuh upaya pemerintah dalam penanganan sampah, sehingga pemilahan dari sumber dapat terwujud secara berkelanjutan,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Peduli Lingkungan, Pegadaian Kanwil VII Denpasar Dukung Pelestarian Penyu di KPP Jagat Kerthi

Published

on

By

pegadaian denpasar
PELEPASLIARAN PENYU: PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar saat melaksanakan program Pegadaian Peduli melalui kegiatan bantuan pelestarian Penyu di KPP Jagat Kerthi, Jembrana pada Sabtu, 2 Mei 2026. (Foto: Hms Pegadaian)

Jembrana, baliilu.com – Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan laut, PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar melaksanakan program Pegadaian Peduli melalui kegiatan bantuan pelestarian Penyu di KPP Jagat Kerthi, Jembrana pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pemimpin Wilayah VII PT Pegadaian, Edy Purwanto, yang turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan konservasi. Mulai dari peletakan telur penyu di area penetasan hingga pelepasan tukik ke laut lepas.

Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pegadaian terhadap kelestarian ekosistem laut, khususnya dalam mendukung upaya perlindungan satwa Penyu yang saat ini termasuk dalam kategori satwa yang dilindungi. Penyu memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut, sehingga keberadaannya perlu dijaga secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar juga menyerahkan bantuan kepada KPP Jagat Kerthi sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan konservasi yang telah berjalan. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian penyu, mulai dari proses penetasan telur hingga pelepasan tukik ke habitat aslinya.

Edy Purwanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya di bidang lingkungan hidup.

“Pegadaian tidak hanya berfokus pada layanan keuangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi langsung dalam menjaga kelestarian laut dan memastikan bahwa ekosistem tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Edy menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan sosial Pegadaian tidak hanya dilaksanakan di Bali, tetapi juga menjangkau berbagai wilayah di Indonesia dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

“Komitmen kami tidak berhenti di satu lokasi. Sebelumnya, dalam rangka memperingati Hari Buruh pada 1 Mei 2026, PT Pegadaian juga telah menyalurkan bantuan di Masjid Uswatun Hasanah yang berlokasi di Nipa, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh tim Pegadaian Ambalawi dan Pegadaian Bima sebagai wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya di wilayah Bima dan Pulau Sumbawa,” jelas Edy Purwanto.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Nyoblos di TPS 009 Pecatu, Ajak Masyarakat Wujudkan Demokrasi Berkualitas

Ia menambahkan, semangat yang sama juga tercermin dalam kegiatan pelestarian Tukik yang dilaksanakan hari ini.

“Baik melalui kegiatan sosial kemasyarakatan maupun pelestarian lingkungan seperti pelepasan tukik ini, Pegadaian ingin terus hadir memberikan manfaat yang berkelanjutan. Kami berharap setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini, termasuk menjaga keberlangsungan hidup tukik, dapat memberikan dampak besar bagi keseimbangan alam dan kehidupan generasi mendatang,” tutupnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme, di mana peserta turut merasakan pengalaman langsung dalam proses konservasi tukik. Momen pelepasan tukik ke laut menjadi simbol harapan akan keberlanjutan kehidupan laut serta pengingat akan pentingnya menjaga alam.

Melalui program Pegadaian Peduli, Pegadaian berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca