Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Jaya Negara Serahkan Tali Kasih kepada Atlet dan Pelatih Peraih Medali

Apresiasi Capaian Kontingen Denpasar pada Porprov Bali XVI

Loading

BALIILU Tayang

:

atlet denpasar
TALI KASIH: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dan Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat menyerahkan Dana Tali Kasih kepada atlet dan pelatih peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI/2025 pada acara Pembubaran Kontingen dan Penyerahan Tali Kasih/Penghargaan di Dharma Negara Alaya Kota Denpasar, Selasa (4/11). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar memberikan Tali Kasih/Penghargaan kepada atlet dan pelatih peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI/2025. Penyerahan dilaksanakan secara simbolis oleh Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa dan Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede pada acara Pembubaran Kontingen dan Penyerahan Tali Kasih/Penghargaan di Dharma Negara Alaya Kota Denpasar, Selasa (4/11).

Atlet berprestasi diberikan tali kasih sebagai berikut. Untuk perorangan peraih medali emas diberikan tali kasih sebesar Rp. 70 juta, medali perak sebesar Rp. 15 juta dan perunggu sebesar Rp. 7 juta. Untuk ganda peraih emas diberikan tali kasih sebesar Rp. 70 juta, medali perak sebesar Rp. 20 juta dan perunggu sebesar Rp. 8 juta.

Selanjutnya, untuk beregu 6 ke bawah, peraih medali emas diberikan tali kasih sebesar Rp. 85 juta, medali perak sebesar Rp. 30 juta dan medali perunggu sebesar Rp. 12 juta. Untuk beregu 7 ke atas, peraih medali emas diberikan tali kasih sebesar Rp. 100 juta, medali perak sebesar Rp. 45 juta dan medali perunggu sebesar Rp. 20 juta.

Sementara itu, juara umum cabang olahraga diberikan tali kasih sebesar Rp. 25 juta dan pelatih juara umum diberikan tali kasih sebesar Rp. 32 juta. Selain itu, untuk pelatih yang meraih Juara II peraih medali emas diberikan tali kasih sebesar Rp. 12 juta, Juara III peraih medali emas sebesar Rp. 6 juta serta Juara IV dan V sebesar Rp. 4 juta.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra dan Made Oka Cahyadi Wiguna, Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, Forkopimda Kota Denpasar, serta undangan lainnya.

Baca Juga  Api Obor Porprov Bali XVI 2025 Tiba di Kota Denpasar

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi tinggi kepada atlet, pelatih, dan official Kontingen Denpasar yang berlaga pada Porprov Bali XVI/2025. Dimana, pihaknya mengaku bangga atas prestasi yang telah diraih oleh para atlet Denpasar, meski belum meraih juara umum.

“Saya sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh para atlet Denpasar pada Porprov Bali XVI/2025. Ini merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi yang tinggi dari para atlet, pelatih, dan official,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, dana tali kasih kepada para atlet dan pelatih ini sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas prestasi yang telah diraih. Ia berharap, dana tali kasih ini dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Denpasar.

“Dana tali kasih ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan kami kepada para atlet, pelatih, dan official yang telah berjuang keras untuk Denpasar,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara juga menekankan pentingnya fokus dalam pembibitan dan peremajaan atlet ke depan. Sehingga, dengan pembibitan dan peremajaan atlet yang baik, Denpasar dapat terus mendulang prestasi di berbagai ajang olahraga.

“Kami akan terus mendukung dan memfasilitasi para atlet muda Denpasar untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka. Kami yakin, dengan kerja keras dan dedikasi yang tinggi, Denpasar dapat menjadi salah satu kota yang berprestasi di bidang olahraga,” ujarnya.

Walikota Jaya Negara juga mengajak semua pihak untuk terus mendukung dan memotivasi para atlet Denpasar. Ia berharap, dengan kerja sama dan dukungan dari semua pihak, Denpasar dapat menjadi kota yang berprestasi dan membanggakan di bidang olahraga.

“Mari kita terus mendukung dan memotivasi para atlet Denpasar untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Denpasar,” ujarnya.

Baca Juga  Sekda Alit Wiradana Support Atlet Denpasar Berlaga di Turnamen KORPRI IV Provinsi Bali

Ketua KONI Kota Denpasar, I Putu Yudi Atmika pada event olahraga dua tahunan ini, kontingen Kota Denpasar mengikuti 48 cabang olahraga dan 4 cabang olahraga eksebisi dengan menerjunkan 838 atlet, dan 200 pelatih, sehingga total keseluruhan Tim Kontingan Kota Denpasar sebanyak 1.038 orang.

Lebih lanjut dikatakan, dalam persiapan hingga pelaksanaan Porprov Bali  XVI yang berlangsung dari 28 Agustus sampai 16 September 2025 ini, seluruh atlet telah mengikuti pemusatan latihan atau TC Desentralisasi. Yudi Atmika mengatakan, pada gelaran Porprov Bali XVI/2025, Kontingen Kota Denpasar keluar sebagai Juara Umum II dengan raihan medali total sebanyak 176 emas, 153 perak dan 162 perunggu.

“Pencapaian kita jauh lebih baik dari Porprov sebelumnya, semoga capaian ini bisa konsisten dan meningkat pada event selanjutnya, pembinaan dan pelatihan akan menjadi fokus KONI Denpasar untuk mewujudkan atlet yang berkualitas dan berprestasi secara berkelanjutan,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

KPU BALI Petakan Pengelolaan dan Distribusi Logistik Sebagai Data Awal SILOG 4.0

Published

on

By

FGD Logistik Pemilu KPU Bali
FGD: KPU Provinsi Bali menggelar Focus Group Discussion (FGD) Peta Pengelolaan dan Distribusi Logistik Provinsi Bali sebagai Data Awal Sistem Informasi Logistik (SILOG) 4.0 di Ruang Rapat Kantor KPU Provinsi Bali, Selasa (20/10/2026). (Foto: Hms KPU Bali)

Denpasar, baliilu.com – Penguatan sistem informasi dan integrasi data menjadi langkah penting dalam mewujudkan pengelolaan logistik pemilu yang lebih akurat, efisien, dan akuntabel. Untuk mendukung upaya tersebut, KPU Provinsi Bali menggelar Focus Group Discussion (FGD) Peta Pengelolaan dan Distribusi Logistik Provinsi Bali sebagai Data Awal Sistem Informasi Logistik (SILOG) 4.0 di Ruang Rapat Kantor KPU Provinsi Bali, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, serta dihadiri Anggota KPU Republik Indonesia, Yulianto Sudrajat, Ketua dan Anggota KPU Provinsi Bali, Sekretaris KPU Provinsi Bali, para Sekretaris KPU Kabupaten/Kota, Kesbangpol Provinsi Bali, serta jajaran sekretariat. Dalam sambutannya, Lidartawan menyampaikan bahwa KPU Bali telah menyiapkan data awal pengelolaan logistik berdasarkan pengalaman Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Data tersebut mencakup penerimaan dan penyimpanan logistik, distribusi, pengembalian, hingga penghapusan logistik.

Selain data pengelolaan, KPU Bali juga menyiapkan pemetaan jalur distribusi logistik di kabupaten/kota, termasuk urutan tujuan pengiriman, kebutuhan kendaraan, perkiraan biaya transportasi, serta kebutuhan penyeberangan antarpulau. Pemetaan ini diharapkan menjadi bahan pendukung dalam pengembangan SILOG 4.0, sekaligus membantu penyusunan perencanaan distribusi yang lebih terukur sesuai kondisi geografis dan kebutuhan masing-masing wilayah. KPU Bali juga mengkaji alternatif penanganan logistik untuk memperoleh pola kerja yang lebih efektif dan efisien dari sisi anggaran.

Anggota KPU RI, Yulianto Sudrajat, mengapresiasi inisiatif KPU Bali dalam menyiapkan data dan pemetaan distribusi sebagai masukan bagi pengembangan SILOG 4.0. Ia menegaskan bahwa pengelolaan logistik pemilu harus memenuhi prinsip tepat jumlah, tepat jenis, dan tepat waktu. Pengalaman Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 perlu menjadi pijakan untuk membangun sistem yang lebih profesional, modern, dan terintegrasi. Dalam diskusi tersebut, Kepala Bagian Dokumentasi dan Pemeliharaan Logistik, Adrian Aditya Nagara, bersama tenaga ahli KPU RI, Ikhwanudin, turut memberikan pembahasan mengenai penguatan perencanaan kebutuhan logistik, pengelolaan persediaan, serta mitigasi risiko distribusi.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Buka Raker KONI Denpasar 2026

Pembahasan juga menyoroti pentingnya validasi data pada setiap tahapan, mulai dari penerimaan logistik, penyortiran, pelipatan, pengepakan, hingga pendistribusian. Setiap selisih jumlah perlu ditelusuri berdasarkan catatan dan hasil pemeriksaan agar penanganan kekurangan logistik dapat dilakukan secara tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, pemetaan rute distribusi perlu didukung data geografis, jarak tempuh, kebutuhan kendaraan, perkiraan waktu perjalanan, serta identifikasi wilayah yang memerlukan penanganan khusus. Penguatan tata kelola gudang, standardisasi prosedur, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam penyempurnaan SILOG 4.0.

Melalui FGD ini, KPU Provinsi Bali berharap data awal dan hasil pemetaan yang telah disiapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan SILOG 4.0. Ke depan, sistem yang terintegrasi diharapkan mampu menjaga kesinambungan pengetahuan kelembagaan, meningkatkan efisiensi pekerjaan, serta memperkuat pengelolaan logistik yang tertib dan akuntabel di seluruh tingkatan KPU. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen KPU Bali untuk mendukung penyelenggaraan pemilu yang semakin profesional dan memastikan kebutuhan pemilih terpenuhi dengan baik. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Legislator Dukung Langkah Kapolri Minta Fatwa MUI Soal Larangan Vape

Published

on

By

Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo
Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo mendukung Langkah Kapolri yang mendorong Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengkaji fatwa terkait penggunaan vape. Menurutnya, vape saat ini kerap disalahgunakan untuk peredaran narkoba.

“Saya mendukung langkah Kapolri yang mendorong MUI mengkaji fatwa terkait vape. Jika benar rokok elektrik disalahgunakan sebagai modus peredaran narkoba, persoalan ini harus ditangani secara serius karena menyangkut keselamatan masyarakat, khususnya generasi muda,” kata Rudianto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Legislator Fraksi Partai NasDem dari Dapil Sulsel I itu mengatakan fatwa MUI perlu dikaji secara mendalam. Ia berharap peredaran vape yang disalahgunakan bisa ditekan bila ada fatwa MUI.

“Namun, kajian fatwa perlu dilakukan secara mendalam dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, sosial, dan hukum. Yang terpenting, kita harus memastikan vape tidak menjadi celah baru bagi peredaran narkoba,” tukas Rudianto dikutip dari laman dpr.go.id.

Ia mengatakan penegakan hukum harus ditingkatkan oleh Polri dalam memberantas peredaran narkotika melalui vape. Ia berharap edukasi hingga pencegahan digencarkan ke masyarakat. “Penegakan hukum terhadap penyalahgunaan vape untuk kejahatan harus diperkuat, disertai edukasi dan pencegahan agar masyarakat terlindungi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua MUI Bidang Fatwa KH Asrorun Niam Sholeh menyambut permintaan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto terkait fatwa haram terhadap rokok elektrik atau vape. Niam mengatakan MUI siap menindaklanjuti usulan dari Kapolri.

“Kapolri saat kunjungan silaturrahim ke MUI, menyampaikan bahaya vape, karenanya MUI akan menindaklanjutinya dalam pembahasan mendalam dengan berbagai pendekatan,” kata Niam, Jumat (16/10).

Permintaan Kapolri itu disampaikan saat bertandang ke kantor MUI Pusat di Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (13/10). Kapolri menyebut angka penyelundupan narkoba menggunakan modus rokok elektrik saat ini semakin tinggi. (gs/bi)

Baca Juga  Api Obor Porprov Bali XVI 2025 Tiba di Kota Denpasar

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ny. Antari Jaya Negara Hadiri Sosialisasi Sadar Hukum dan Registrasi Posyandu Bersama Ketua Umum TP PKK Pusat

Published

on

By

Sosialisasi Sadar Hukum dan Registrasi Posyandu
HADIRI SOSIALISASI: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menghadiri Sosialisasi Sadar Hukum dan Sosialisasi Registrasi Posyandu yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (21/10). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menghadiri Sosialisasi Sadar Hukum dan Sosialisasi Registrasi Posyandu yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Rabu (21/10).

Acara yang diinisiasi TP PKK Pusat ini dihadiri langsung Ketua Umum TP PKK Pusat/Pembina Posyandu Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian, Ketua TP PKK Provinsi Bali/Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, serta Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Provinsi Bali.

Dalam sambutannya, Ketua Umum TP PKK Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian menegaskan pentingnya peran kader PKK dan Posyandu sebagai garda terdepan dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Menurutnya, kader memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan keluarga dan masyarakat.

“Pencegahan kekerasan perlu dilakukan sejak dini melalui edukasi hukum dan peningkatan kesadaran masyarakat. PKK dan Posyandu dinilai memiliki posisi strategis. Jangan diam jika melihat kekerasan, kader harus berani membantu dan mendampingi korban, baik kekerasan fisik maupun verbal,” ujar Ny. Tri Tito Karnavian.

Lebih lanjut dijelaskan, sosialisasi sadar hukum ini bertujuan untuk meningkatkan literasi hukum keluarga, sementara sosialisasi registrasi Posyandu merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh Posyandu terdata dalam Sistem Informasi Posyandu (SIP) nasional, sehingga pembinaan dan bantuan dapat tepat sasaran dalam mendukung transformasi Posyandu menjadi 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal).

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara usai acara menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan Ketua Umum TP PKK Pusat di Kota Denpasar.

“Kami di Kota Denpasar akan terus mendorong kader PKK dan Posyandu untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Melalui sosialisasi dan kepedulian sosial, kita harapkan potensi kekerasan bisa dikenali sejak dini, sehingga korban dapat segera memperoleh dukungan dan pendampingan yang diperlukan,” ujar Ny. Antari Jaya Negara.

Baca Juga  Perisai Diri Tainsiat Cup III Siap Digelar Juli Mendatang, Jadi Wahana Penjaringan Atlet Silat Berprestasi

Dalam acara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sembako kepada kader PKK, layanan perekaman KTP-el bagi pemula, serta penyerahan bantuan sanitasi komunal dari TP PKK Pusat kepada perwakilan penerima. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca