Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kabag Ops Polresta Denpasar Briefing Personil Sebelum Laksanakan Pengamanan Imlek

BALIILU Tayang

:

Polresta Denpasar
BRIEFING: Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Nyoman Wiranata, S.H. saat memberikan briefing kepada personil yang akan melaksanakan pengamanan ibadah perayaan Imlek di halaman Vihara Satya Dharma Jl. Pelabuhan Benoa pada Rabu (29/1/2025). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Nyoman Wiranata, S.H. bersama Kapolsek Benoa Kompol I Ketut Budiana, S.H., M.H. memberikan briefing atau arahan kepada personil yang akan melaksanakan pengamanan ibadah perayaan Imlek di halaman Vihara Satya Dharma Jl. Pelabuhan Benoa pada Rabu (29/1/2025).

Pengamanan ini dilaksanakan untuk memberikan rasa aman dan kelancaran terhadap umat yang akan melaksanakan persembahyangan di Vihara Satya Dharma yang dilaksanakan pada Rabu ini 29 Januari 2029 yang akan dimulai pagi hari sampai malam nanti. Dimana umat akan melaksanakan sembahyang secara bergiliran.

Arahan Kabag Ops Kompol Wiranata agar personil diatur oleh padal masing-masing dalam melaksanakan tugas dan peran masing-masing, mengetahui objek yang akan diamankan, cara bertindak dalam pengamanan serta atensi para pimpinan yang akan melakukan kunjungan ke tempat-tempat ibadah.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kapolsek Benoa Kompol Budiana, agar diatur dalam pelaksanaan tugasnya. Karena pengamanan ini sampai tengah malam nanti untuk itu agar personil dilaksanakan pembagian tugasnya sehingga pengamanan bisa berjalan lancar dan situasi tetap bisa kondusif.

Adapun personil yang dilibatkan dalam pengamanan ini berjumlah 39 orang terdiri dari personil Polsek Benoa 14 orang, Dit Polairiud 17 orang dan dari Pokresta Denpasar sebanyak 8 orang.

Untuk diketahui, Vihara Satya Dharma salah satu vihara terbesar di Denpasar dan mempunyai umat yang cukup banyak yang akan melaksanakan persembahyangan. Untuk itu perlu pengamanan yang maksimal dan terencana dengan baik.

“Kami berharap pengamanan ini dapat berjalan dengan baik dan tidak ada gangguan sekecil apapun yang dapat mengganggu kegiatan ibadah para umat. Untuk itu kami akan all out untuk memberikan pelayanan pengamanan selama kegiatan berlangsung,” tambah Kapolsek Kompol Budiana. (gs/bi)

Baca Juga  Sebanyak 14 Anak Punk di Kota Denpasar Diganjar Tipiring

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Telan Anggaran 1,7 Miliar Lebih, 3 Ruas Jalan Desa Candikusuma Diperbaiki

Published

on

By

jalan Desa Candikusuma
TINJAU PROYEK: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan saat meninjau proyek pengerjaan jalan, Rabu (15/4). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Sebanyak tiga ruas jalan Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya diperbaiki dengan menelan anggaran Rp. 1,7 miliar lebih yang bersumber dari BKK Provinsi Bali tahun 2026.

Ketiga ruas tersebut memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga dan aktivitas ekonomi. Tiga ruas jalan tersebut yakni, akses jalan Pura Dalem & Setra menuju Pantai Desa Candikusuma panjang 0,255 km dengan anggaran Rp. 520 juta. Kemudian akses jalan Banjar Candikusuma – Banjar Candikusuma II (Kampung Madura) dengan panjang 0,202 km anggaran Rp. 404 juta dan akses jalan Banjar Candikusuma – Banjar Candikusuma III (Kampung Madura) dengan panjang 0,425 km, anggaran Rp. 850 juta.

“Jadi total keseluruhan 3 paket ruas jalan ini menelan anggaran, Rp. 1,774 M dengan panjang keseluhan 0,882 km,” kata Kabid Bina Marga, Dinas PUPRP Jembrana, Gede Soni Indrawan saat dihubungi, Jumat (17/4).

Sementara itu, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan saat meninjau proyek pengerjaan jalan, Rabu (15/4) yang lalu menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kualitas pembangunan infrastruktur jalan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar distribusi hasil ekonomi, serta mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya ingin memastikan pengerjaan proyek jalan ini sesuai spesifikasi dan nantinya selesai tepat waktu. Ini pengerjaan sudah 40% nanti kita juga akan cek 2 ruas jalan yang lain,’’ ungkapnya.

Bupati Kembang juga mangajak peran aktif masyarakat dalam pengawasan atas proyek pemerintah, yang sangat diperlukan dalam memastikan kualitas pengerjaan sesuai dengan standar yang ditentukan.

Sementara itu, Kepala Desa (Perbekel) Candikusuma, I Wayan Suardana mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas pembangunan yang telah dilaksanakan di Desa Candikusuma.

Baca Juga  Kapolresta Denpasar Lakukan Safari Kunjungan Kerja ke Polsek Benoa

“Tentunya kami bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati Jembrana, atas pembangunan yang telah dilakukan di Desa Candikusuma. Karena ini sangat membantu masyarakat untuk memperlancar transportasi dan juga meningkatkan perekonomian,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Puncak Pekan Budaya Gianyar, Seniman Se-Kabupaten Gianyar Tampilkan Karya Terbaik

Published

on

By

Pekan Budaya Gianyar
PAWAI BUDAYA: Gemuruh gambelan berpadu dengan riuh tepuk tangan penonton mengiringi langkah demi langkah peserta Pawai Budaya sebagai puncak rangkaian Pekan Budaya Gianyar dalam peringatan HUT ke-255 Kota Gianyar, Jumat (17/4). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Gemuruh gambelan berpadu dengan riuh tepuk tangan penonton mengiringi langkah demi langkah peserta Pawai Budaya sebagai puncak rangkaian Pekan Budaya Gianyar dalam peringatan HUT ke-255 Kota Gianyar, Jumat (17/4). Pertunjukan yang sarat nilai seni tersebut menampilkan garapan matang, inovatif, serta kolaborasi apik dan dilanjutkan kemegahan Pawai Ogoh-ogoh dari seluruh kecamatan di Kabupaten Gianyar.

Pawai Budaya dibuka secara meriah oleh Duta Kecamatan Payangan melalui garapan Buana Purnaning Jiwa yang bermakna penyempurnaan jiwa dalam pemuliaan alam. Selanjutnya, Duta Kecamatan Sukawati menampilkan garapan tematik Dukuh Pengubengan, yang terinspirasi dari cerita rakyat tentang ritual pengingat atas perang di Banjar Negari, Desa Singapadu Tengah.

Duta Kecamatan Tampaksiring menghadirkan garapan Sastra Winaya Tirtha, yang dimaknai sebagai tuntunan suci yang mengalir laksana air, menyucikan raga dan menuntun jiwa menuju kemuliaan.

Sementara itu, Duta Kecamatan Tegallalang menampilkan garapan bertajuk Atma Kerti Ning Tegallalang yang mengisahkan krisis spiriual dan ekologi yang melanda Desa Tegallalang, di mana kemarau panjang mengakibatkan flora dan fauna layu, serta memicu kegaduhan ditengah masyarakat.

Duta Kecamatan Ubud turut memukau dengan konsep mobile performance yang mengangkat perjalanan spiritual Rsi Markandeya. Pertunjukan tersebut memanfaatkan ruang jalan sebagai simbol tahapan transformasi jiwa.

Penampilan berlanjut dari Duta Kecamatan Blahbatuh dengan garapan Bebed Poleng yang mengisahkan perjalanan Ni Luh Ayu Sekarini mengandung putra Maha Patih Gajah Mada. Bebed Poleng, adalah pengingat yang diberikan oleh Patih Gajah Mada agar kelak putranya datang dan menemuinya ke Majapahit dengan membawa Bebed Poleng.

Penampilan Duta Kecamatan Gianyar menjadi pagelaran terakhir dengan garapan Sudhamala, yang bermakna penyucian atau pelepasan dari segala dosa, sebelum dilanjutkan dengan Pawai Ogoh-ogoh 7 kecamatan se-Kabupaten Gianyar.

Baca Juga  Kapolresta Denpasar Lakukan Safari Kunjungan Kerja ke Polsek Benoa

Pawai Ogoh-ogoh menampilkan ogoh-ogoh Mecaru garapan STT. Sekar Jaya Banjar Serongga Tengah sebagai juara Harapan IV. Dilanjutkan dengan ST. Abdi Pertiwi Mandala, Banjar Gelgel, Blahbatuh sebagai juara Harapan III yang bertajuk Bhuta Cuil. Juara Harapan II diraih ST. Satria Pajarakan, Banjar Triwangsa, Keliki, Tegallalang dengan ogoh-ogoh berjudul Mlempeh.

Juara Harapan I diraih oleh ST. Rama Sita, Banjar Sanding, Bitera, Tampaksiring dengan ogoh-ogoh berjudul Dadap Wong. Selanjutnya, penampilan memukau dari juara III oleh ST. Giri Manila Sari, Banjar Susut, Payangan dengan judul Bhuta Sigug. Kemeriahan berlanjut, penampilan ST. Eka Susila dengan ogoh-ogoh bertajuk Bhauma Suara yang berhasil menyabet juara II. Dan, perhelatan Pekan Budaya Gianyar ditutup oleh penampilan spektakuler dari ST. Pandawa, Banjar Tarukan, Mas Ubud, yang bertajuk Tugu Mayang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Prananda Prabowo, Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta dan Bupati/Walikota se-Bali yang turut membuka Pawai Budaya dengan memanah anyaman patung yang bermakna menuju Gianyar ke arah yang sejahtera, aman, dan nyaman.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra menyampaikan bahwa Pawai Budaya tersebut bukan sekadar tontonan, melainkan sebuah tuntunan nilai, sebuah manifestasi bhakti dan rasa hormat kepada warisan leluhur yang adi luhung. Gianyar sebagai jantung seni dan budaya Bali memikul tanggung jawab historis dan kultural untuk menjaga kesinambungan tradisi, sekaligus menumbuhkan kreativitas dalam bingkai kearifan lokal.

“Oleh karena itu, apa yang kita hadirkan hari ini sejatinya merupakan pengejawantahan dari ajaran luhur Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Di sinilah budaya menjadi penyangga utama jati diri bangsa, bukan sekadar simbol, tetapi menjadi roh yang menghidupkan peradaban,” jelasnya.

Baca Juga  Kapolresta Denpasar Tinjau Langsung TPA Suwung, Pastikan Situasi Kondusif Pasca Viral di Medsos

Lebih lanjut, Bupati Mahayastra mengungkapkan bahwa partisipasi 7 kecamatan se-Kabupaten Gianyar, serta parade ogoh-ogoh terbaik, adalah cerminan dari daya cipta, rasa, dan karsa masyarakat Gianyar yang tidak pernah padam. Hal tersebut merupakan bukti bahwa budaya di Gianyar hidup, tumbuh, dan diwariskan dengan penuh kesadaran dan kebanggaan.

“Momentum peringatan HUT ke-255 Kota Gianyar ini hendaknya kita jadikan sebagai refleksi sekaligus pijakan untuk melangkah ke depan. Saya mengajak seluruh masyarakat Gianyar untuk terus memperkuat persatuan, menjaga semangat gotong-royong, meningkatkan kualitas kreativitas, serta tidak henti-hentinya menjaga kelestarian lingkungan, sebagai bagian dari tanggung jawab kita kepada generasi mendatang,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buleleng Terima Bantuan Traktor dan Perbaikan Irigasi, Dorong Produktivitas Pertanian Menuju Kemandirian Pangan

Published

on

By

Bupati Buleleng
SERAHKAN BANTUAN: Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG saat memberikan bantuan traktor gratis dan bantuan dana rehab irigasi tersier kepada kelompok Subak yang diterima di Kantor Bupati Buleleng pada Jumat (17/4). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG resmi memberikan bantuan traktor gratis dan bantuan dana rehab irigasi tersier kepada kelompok Subak yang secara langsung diterima di Kantor Bupati Buleleng pada Jumat (17/04). Ia menegaskan dedikasinya untuk terus memfokuskan perhatiannya terhadap perbaikan sektor pertanian di Buleleng.

“Selain bantuan traktor dan perbaikan saluran irigasi, tahun ini kami akan merehabilitasi 40 saluran irigasi pula agar nantinya subak-subak yang memerlukan air tidak akan kekurangan lagi. Kami berharap produksi dari masing-masing subak sawah ini bisa meningkat sehingga kemandirian pangan di Kabupaten Buleleng dapat kita capai. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk meringankan beban para petani.” ungkap Bupati Sutjidra.

Sejalan dengan itu, Gede Melandrat selaku Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buleleng mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah sebagai ujung tombak yang telah merealisasikan pemberian bantuan traktor ini kepada para petani di Kabupaten Buleleng. Ia menjelaskan bahwa dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat mengurangi biaya tenaga kerja dan meminimalisir kebocoran saluran irigasi.

“Kami berharap bantuan ini dapat mempermudah para petani di tengah kendala keterbatasan tenaga kerja. Nanti setiap kelompok subak diharapkan dapat mempertanggung jawabkan penggunaan bantuan yang telah diberikan,” ujarnya.

Salah satu perwakilan kelompok dari subak-subak tersebut, Made Arina menyambut baik dan bersyukur atas bantuan ini. Bantuan yang bila dirupiahkan total mencapai Rp. 1 miliar tentu akan membantu pengolahan tanah sehingga dapat meningkatkan hasil dari produksi pertanian.

“Sebelumnya sebagian dari kami sudah menggunakan traktor namun alatnya masih terbatas. Dengan adanya bantuan traktor ini, biaya pengelolaan tanah bisa ditekan dan pada akhirnya bisa untuk meningkatkan hasil dari para petani,” pungkasnya.

Baca Juga  Kurang 12 Jam, Polisi Amankan Pembunuh Mr. X di Jalan Taman Pancing Densel

Untuk diketahui adapun lima kelompok subak penerima bantuan traktor tersebut meliputi Subak Yeh Lembu di Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan; Subak Menagung di Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar; Subak Rangdu di Desa Rangdu, Kecamatan Seririt; Subak Anyar Petemon di Desa Petemon, Kecamatan Seririt; serta Subak Bengkel di Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu.

Selain bantuan alsintan, pemerintah juga mengalokasikan program pemeliharaan jaringan irigasi tersier sebanyak 10 unit kegiatan. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan distribusi air irigasi ke lahan pertanian, sehingga mendukung peningkatan produktivitas petani.

Pemeliharaan jaringan irigasi dilakukan melalui peningkatan saluran dari tanah menjadi konstruksi permanen seperti pasangan batu atau beton, serta rehabilitasi jaringan yang rusak agar kembali berfungsi secara optimal. Kegiatan ini juga melibatkan peran aktif kelompok tani atau subak melalui pola padat karya.

Setiap unit kegiatan irigasi tersier mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 100 juta. Program ini dilaksanakan dengan memperhatikan lokasi prioritas di Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) serta luas dampak terhadap lahan pertanian.

Sepuluh subak penerima program irigasi tersebut antara lain Subak Lebah Mantung (Desa Sari Mekar, Kecamatan Buleleng), Subak Lapang Bedauh (Desa Panji, Kecamatan Sukasada), Subak Dalem dan Subak Bongkang (Desa Bungkulan dan Menyali, Kecamatan Sawan), hingga Subak Kekeran di Kecamatan Busungbiu. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca