Connect with us

NEWS

Kadis Kominfos Gede Pramana Ikuti Monev KIP Tahapan Pemeringkatan Badan Publik

BALIILU Tayang

:

de
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali (Diskominfos) Gede Pramana mewakili PPID Pemerintah Provinsi Bali mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia secara daring di ruang Vicon Diskominfos, Selasa (6/10-2020).

Denpasar, baliilu.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali (Diskominfos) Gede Pramana mewakili PPID Pemerintah Provinsi Bali mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia secara daring di ruang Vicon Diskominfos, Selasa (6/10-2020).

Kadis Gede Pramana selaku PPID Utama Provinsi Bali tahun ini mempresentasikan terkait Inovasi dan Kolaborasi Keterbukaan Informasi Publik yang telah dilakukan oleh Provinsi Bali. Lebih-lebih pada masa pandemi Covid-19, dalam mendukung upaya Pemprov Bali menekan angka penyebaran wabah melalui penyampaian informasi dan edukasi yang akurat dan cepat.

Masih dalam paparannya, Kadis Gede Pramana menjelaskan Bali yang maju akan sektor pariwisata akhirnya terpuruk akibat penyebaran wabah yang tak hanya menyerang Bali tapi merata seluruh dunia. Pemprov Bali pun melaksanakan upaya-upaya pencegahan dan penanganan. Diskominfos dalam hal ini mendukung upaya pencegahan dengan membangun aplikasi layanan informasi publik Cekdiri; https://cekdiri.baliprov.go.id/ dimana aplikasi ini terkoneksi dengan Satgas Gotong-Royong yang ada di masing-masing desa adat di Bali.

“Di sini setiap masyarakat atau orang luar Bali yang akan masuk ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, yang sebelumnya hanya melewati pemeriksaan kartu identitas penduduk, saat ini diwajibkan memahami aplikasi Cekdiri dan wajib mengisi form di dalamnya. Ini sangat penting, agar bisa dipantau kemana tujuan, dimana posisi, dan bagaimana kondisinya. Apabila terjadi sesuatu, penanganan pun bisa cepat dilaksanakan,” tegasnya sembari menjelaskan satgas juga telah didukung anggaran dan fasilitas yakni wifi gratis di masing-masing desa adat, agar satgas bisa terus bekerja pembaharuan data.

Aplikasi lainnya terkait Covid-19 yang dibangun Diskominfos menurutnya yakni Infocorona :  https://infocorona.baliprov.go.id/ yang menyajikan data perkembangan Covid-19 di Bali per kabupaten/kota melalui sajian infografis, berita-berita penanganan, maupun informasi penting seperti informasi RS rujukan.

Baca Juga  Pimpin Rapat Evaluasi Covid-19, Rai Mantra Ajak Fokus Penanganan sesuai Peta Sebaran

“Adapula aplikasi Lovebali : https://lovebali.baliprov.go.id/ dimana fungsi dari aplikasi ini sebagai media promosi manca negara untuk mengeksplor kekayaan dan keindahan yang dimiliki oleh Provinsi Bali, dimana ke depan juga akan bermanfaat untuk mempercepat pemulihan citra Bali di mata wisatawan dunia. Aplikasi terpenting yakni SiKI (Sistem Keterbukaan Informasi) : http://siki.baliprov.go.id/ sebagai portal pelayanan informasi Publik Provinsi Bali, dimana masyarakat Bali bisa mengakses informasi-informasi yang diharapkan cukup dengan cara online,” rincinya.

Kadis Gede Pramana berkeyakinan nilai dari Indeks Keterbukaan Informasi Publik di tahun 2020 ini akan meningkat dari tahun sebelumnya, mengingat Provinsi Bali pada 2019 mendapat peringkat “Menuju Informatif”.

“Diskominfos tidak bisa bekerja sendiri, untuk itulah kami membangun integrasi dan kerjasama bersama seluruh anggota PPID yang merupakan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Provinsi Bali. Untuk itulah kami berharap dukungan dari seluruh anggota PPID dengan penyampaian data yang cepat dan akurat, tentu saja data-data yang memang bisa dipublish, agar bisa segera disampaikan ke masyarakat,” pungkasnya yang kala itu turut didampingi Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik Diskominfos IB Ketut Agung Ludra.

Pemeringkatan Badan Publik yang telah rutin dilaksanakan setiap tahunnya ini, dilaksanakan berbeda di tahun 2020. Pemeringkatan yang dilakukan secara daring ini diikuti oleh seluruh Pemerintah Provinsi di Indonesia. Provinsi Bali bersama Provinsi Aceh, Provinsi Bangka Belitung, Provinsi Banten dan Provinsi Bengkulu berada dalam satu room, sesi satu yang dimulai pada pukul 09.00 WIB. Dalam room ini, tim penilai dari Komisioner KI Pusat RI adalah Arif Adi Kuswardono, Romanus Ndau dan Prof. R. Siti Zuhro dari peneliti senior LIPI. (gs)

Advertisements
ucapan idul fitri dprd bali

dprd badung
Advertisements
idul fitri pemprov bali

NEWS

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Salat Idul Fitri di Halaman Istana Kepresidenan Bogor

Published

on

By

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Salat Idul Fitri di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Kamis(13/5).

Bogor, baliilu.com – Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, melaksanakan salat Idul Fitri 1442 H di halaman Gedung Induk Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis pagi, 13 Mei 2021.

Tiba sekitar pukul 06.16 WIB, Presiden yang mengenakan baju putih lengan panjang dipadukan dengan sarung bermotif batik dan peci berwarna hitam langsung menempati saf depan. Sementara Ibu Iriana yang mengenakan mukena berwarna coklat muda langsung menuju tempat yang telah disediakan.

Tepat pukul 06.36 WIB, salat Idulfitri dimulai. Adapun yang bertindak selaku imam salat Idulfitri adalah Serda Ridwan Payopo yang dalam kesehariannya bertugas sebagai anggota Tim Pampri Den 1 Grup A Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres).

Dalam khotbahnya, Serda Payopo menyampaikan bahwa menjalankan amalan serta ibadah di rumah dan menerima keadaan dengan adanya wabah seperti saat ini merupakan salah satu ujian yang diberikan Allah SWT.

“Kita harus bersabar menerima kenyataan ini, karena pada dasarnya, apa yang kita lakukan tidak lain yakni dalam rangka menaati Allah, Rasulullah, para ulama, dan pihak berwenang yang pada intinya bertujuan untuk menyelamatkan umat manusia dari ancaman wabah suatu penyakit,” ucap Serda Payopo.

Adapun berkenaan dengan pandemi Covid-19 yang masih berlanjut pada Ramadan dan Idul Fitri kali ini, Serda Payopo juga berharap agar bulan Ramadan kali ini dapat menjadikan kita semua lebih baik dari sebelumnya.

“Oleh sebab itu di tengah tantangan lebih berat ini kita selalu istiqomah dengan mempertahankan rutinitas ibadah yang kita lakukan di bulan Ramadan,” sambung Serda Payopo.

Salat Idul Fitri kali ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dengan melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan menjaga jarak antarjemaah.

Baca Juga  Kapolda Bali Hadiri Silahturahmi Kapolri dengan Ketua Umum PBNU

Tampak mengikuti salat Idulfitri kali ini beberapa perangkat melekat antara lain Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Erlin Suastini, Komandan Grup A Paspampres Kolonel Inf. Anan Nurakhman, Asisten Ajudan Presiden AKP Syarif Muhammad Fitriansyah, dan Pengawal Pribadi Presiden Lettu Inf. Windra Sanur.

Setelah salat Idul Fitri selesai sekitar pukul 07.02 WIB, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana kembali ke Wisma Bayurini Istana Kepresidenan Bogor. (Gs)

Advertisements
ucapan idul fitri dprd bali

dprd badung
Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tinjau Arus Mudik di Bandara Soetta, Kapolri Minta Perketat Pengawasan Warga dari Luar Negeri

Published

on

By

de
TINJAU BANDARA SOETTA: Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit saat meninjau arus mudik di Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (12/5/2021) bersama Ketua DPR RI Puan Maharani, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menhub Budi Karya Sumadi, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BNPB Doni Monardo.

Tangerang, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh petugas di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) untuk memperketat pengawasan bagi WNI dan WNA yang datang masuk ke Indonesia.

Hal itu disampaikan Kapolri saat meninjau arus mudik di Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (12/5/2021) bersama Ketua DPR RI Puan Maharani, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menhub Budi Karya Sumadi, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BNPB Doni Monardo.

“Ada dua tugas pokok, pertama bagaimana mengawasi kuat masyarakat yang datang dari luar negeri dan perketat protokol kesehatan bagi masyarakat dan WNA yang keluar ke Bandara Soetta,” kata Sigit.

Sigit menjelaskan, pengetatan pengawasan dalam rangka implementasi kebijakan pelarangan mudik Lebaran. Hal itu sebagaimana memutus mata rantai penyebaran virus Corona dan melindungi masyarakat dari Covid-19.

Mantan Kapolda Banten ini juga menekankan soal proses karantina bagi seluruh orang yang dari luar negeri masuk ke Indonesia. Pasalnya, mereka yang tiba harus dilakukan karantina mandiri hingga dipastikan tidak terpapar virus Corona.

“Pastikan mereka sudah vaksin atau belum yang dari luar negeri. Proses karantina tidak ada yang lolos, setiap bus ada petugasnya dalam menuju ke hotel yang sudah ditetapkan,” ujar Sigit.

Selain itu, Sigit juga meminta adanya pengawasan ketat di saat masa arus balik Lebaran 2021 nanti. Petugas harus memastikan masyarakat bisa menunjukkan hasil Swab Antigen dan sudah divaksinasi.

“Setelah masuk Bandara tetap protokol kesehatan  dilakukan secara ketat. Maka yang melintas Bandara bisa ditekan potensi penyebaran Covid-19,” ucap Sigit.

Sementara itu, Ketua DPR Puan Maharani mengungkap jumlah penumpang di Bandara Soetta pada Lebaran tahun ini menurun hingga 10 persen. Meski begitu, ia berharap petugas terkait tetap melakukan pengawasan ekstra ketat terkait kebijakan pelarangan mudik.

Baca Juga  Henri Alfiandi Dilantik jadi Kabasarnas

“Jangan sampai penyebaran Covid tidak terkendali. Bagaimana mengantisipasi arus balik pengendalian protokol kesehatan harus dijaga,” tutup Puan. (gs)

Advertisements
ucapan idul fitri dprd bali

dprd badung
Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden akan Salat Id di Istana Bogor

Published

on

By

de
Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana

Bogor, baliilu.com – Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana dijadwalkan untuk menunaikan salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah yang bertepatan dengan hari Kamis, 13 Mei 2021, dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres), Heru Budi Hartono, mengatakan bahwa salat Id tersebut juga akan diikuti oleh perangkat melekat terbatas.

“Presiden akan salat Id di Istana Bogor terbatas dengan keluarga. Ada beberapa perangkat melekat juga,” ujar Kasetpres saat dihubungi di Jakarta, Rabu, 12 Mei 2021.

Salat Id tersebut rencananya akan digelar di halaman depan Gedung Induk Istana Bogor. Ini berbeda dengan tahun lalu di mana Presiden beserta Ibu Negara dan putranya, Kaesang Pangarep, menunaikan salat Id di halaman Wisma Bayurini.

Pada momen Lebaran tahun ini, Presiden dan keluarga juga tidak menggelar gelar griya (open house) guna mencegah penyebaran Covid-19. (gs)

Advertisements
ucapan idul fitri dprd bali

dprd badung
Advertisements
idul fitri pemprov bali
Baca Juga  Kelurahan Penatih Gelar Sidak Gabungan Prokes, 5 Pelanggar Terjaring
Lanjutkan Membaca