Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Kejurda VII PPS Kertha Wisesa Resmi Ditutup

BALIILU Tayang

:

kejurda Kertha Wisesa
PENUTUPAN KEJURDA: Wabup Ketut Suiasa menghadiri Penutupan Kejurda VII Perguruan Pencak Silat Kertha Wisesa di Padepokan PPS Pusat Kertha Wisesa Jln. Bedugul No. 68 Lingk. Banjar Gadon, Kerobokan, Kuta Utara, Minggu (3/12). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku Ketua IPSI Provinsi Bali, menghadiri acara Penutupan Kejurda VII serangkaian dengan Peringatan HUT ke-73 Perguruan Pencak Silat (PPS) Kertha Wisesa bertempat di Padepokan PPS Pusat Kertha Wisesa Jln. Bedugul No. 68 Lingkungan Banjar Gadon, Kerobokan, Kuta Utara, Minggu (3/12).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Yang Mulia Dewan Guru Pusat PPS Kertha Wisesa l Made Arta, Guru Besar Pusat PPS Kertha Wisesa Ketut Yuta Mana Selamat, Ketua Dewan Pendekar Pusat PPS Kertha Wisesa AA Oka Budatama, Ketua Dewan Pimpinan Pusat PPS Kertha Wisesa Ketut Widiana Karya, Sekjen DPP PPS Kertha Wisesa Made Juwana, Ketua DPD Wilayah Bali PPS Kertha Wisesa AA Ngurah Gede Widiada, Ketua DPC PPS Kertha Wisesa Kab/Kota se-Bali, Wasit Juri Kadek Sudiarta, Pelatih Wayan Sulantara, Ketua Harian DPD Wilayah Bali PPS Kertha Wisesa Komang Merta, Anggota DPRD Kabupaten Badung AA Bagus Adi Mahendra, Perwakilan Camat Kuta Utara, Lurah Kerobokan Kaja lGAN Marhaena Yasana Putra, Kelihan Adat/Dinas Banjar Gadon beserta Atlet PPS Kertha Wisesa seluruh Bali.

Pada kegiatan yang bertemakan “Junjung Tinggi Sportivitas” tersebut dilaksanakan pemotongan tumpeng oleh Wabup Suiasa. Sebagai bentuk dukungan dan motivasi pemerintah, Wabup Suiasa juga menyerahkan bantuan dana kegiatan kesra sebesar Rp. 30 juta yang diterima Ketua Panitia Penyelenggara I Putu Ari Purnawan serta disaksikan langsung oleh seluruh hadirin.

Wabup Suiasa sekaligus Ketua IPSI Bali dalam sambutannya mengatakan sebagai ketua IPSI Bali merasa senang dan berbahagia serta sangat mengapresiasi terlaksananya Kejurda VII yang dilaksanakan PPS Kertha Wisesa Bali yang telah memberikan kontribusi positif dan produktif dalam pengembangan kemajuan IPSI di Bali. Lebih lanjut dikatakan bahwa PPS Kertha Wisesa selalu tumbuh hidup dan berkembang serta selalu mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. “Sebagai komponen keluarga besar di silat, ini menjadi kewajiban dan keharusan kita untuk mendorong dan mendukung terhadap pertumbuhan dan perkembangan silat di Bali,“ ujarnya.

Baca Juga  Awali Sebagai Plt. Bupati Badung, Ketut Suiasa Beri Pengarahan Kepala OPD Pemkab Badung

Perguruan Kertha Wisesa merupakan salah satu organisasi perguruan silat yang menjadi inisiator juga berdirinya IPSI di Bali, dengan demikian dalam kedudukannya PPS Kertha Wisesa ini telah dikukuhkan sebagai anggota luar biasa IPSI Bali bersama lima perguruan lainnya. IPSI Bali telah membuat tatanan baru berkenaan dengan bagaimana tatanan dan mekanisme untuk menjadi anggota IPSI Bali.

“Karena perjalanan IPSI Bali sejak lahirnya sampai dengan sebelum saya diberikan kepercayaan menjadi Ketua IPSI Bali, keberadaan dan kedudukan itu tidak jelas, hanya dapat pengakuan-pengakuan secara tertulis/lisan tetapi dalam ketetapan tidak ada. Atas dasar pengalaman pengetahuan dan keilmuan saya berorganisasi, seluruh perguruan silat yang menjadi anggota IPSI Bali itu secara the facto, the jure telah kami tetapkan berdasarkan surat keputusan serta kami kukuhkan dengan memberikan piagam pengukuhan. Tujuannya kita semua harus mengakomodir semua perguruan silat yang ada di Bali, sehingga dapat dipertanggung jawabkan secara moral formal kepada masyarakat. Karena itulah pengukuhan itu sangat penting untuk memperkuat kokohnya keberadaan organisasi IPSI di Bali,” jelas Suiasa.

Sementara itu, Ketua DPD Wilayah Bali PPS Kertha Wisesa AA Ngurah Gede Widiada menyampaikan ucapan terimakasih dan selamat datang kepada Wabup Suiasa yang sekaligus Ketua IPSI Bali karena telah hadir pada acara Penutupan Kejurda VII serangkaian dengan Peringatan HUT Ke-73 PPS Kertha Wisesa.

“Dengan usia 73 tahun PPS Kertha Wisesa yang merupakan cikal bakal organisasi ini adalah kaum pergerakan yang dideklarasikan oleh bapak Made Regog Gunung, sehingga dalam prosesnya telah terbangun tonggak sejarah dalam mengisi kemerdekaan. Dalam jiwa dan raga yang sehat, kita berpikir ikhlas sehat sportif untuk menjadi kader-kader bangsa yang berguna untuk negara. Jadi PPS Kertha Wisesa menjadi centre point kekuatan dalam dinamika perbedaan yang ada sehingga dalam proses sejarah perjalanan berkehidupan berbangsa dan bernegara Kertha Wisesa selalu ambil bagian dalam kepengurusan selanjutnya,” ucapnya.

Baca Juga  Rakor Lintas Sektor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN

Ketua Dewan Pimpinan Pusat PPS Kertha Wisesa Ketut Widiana Karya menambahkan bahwa PPS Kertha Wisesa selalu dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan yang ada di IPSI baik dari kejuaraan di tingkat kabupaten maupun di tingkat provinsi.

“Saya berharap melalui kegiatan Kejurda ini, adik-adik bisa mengikuti kegiatan-kegiatan di tingkat provinsi serta di tingkat kejuaraan pelajar dan kejuaraan lainnya. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini juga, kepada panitia kami sampaikan terimakasih karena penjaringan atlet-atlet itu akan dilanjutkan untuk kejuaraan-kejuaraan dimasa yang akan datang,” harapnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng Gelar Mola-Mola Cup II, Ratusan Atlet Buleleng dan Karangasem Turun Berlomba

Published

on

By

Atlet Berlomba di Mola-Mola Cup II Buleleng
MOLA-MOLA CUP: Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng melalui Mola-Mola Swimming Club saat menggelar kejuaraan renang Mola-Mola Cup II di Kolam Renang Tirta Asih Mumbul, Singaraja, Minggu (20/9/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Akuatik Indonesia Buleleng melalui Mola-Mola Swimming Club kembali menggelar kejuaraan renang Mola-Mola Cup II di Kolam Renang Tirta Asih Mumbul, Singaraja, Minggu (20/9/2026). Kejuaraan ini diikuti 303 atlet dari kelompok yunior hingga senior asal Buleleng dan Karangasem.

Mola-Mola Cup II mempertandingkan 143 nomor dalam lomba yang berlangsung sehari penuh. Jumlah peserta meningkat sekitar 50 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Peserta berasal dari delapan klub renang di Buleleng dan satu klub dari Kabupaten Karangasem.

Penanggung jawab pelaksanaan, Wayan Setaya yang sekaligus Ketua Club Mola-Mola, mengatakan kejuaraan tersebut digelar sebagai wadah bagi perenang, mulai dari pemula hingga senior, untuk memperoleh pengalaman bertanding sekaligus mengukur perkembangan kemampuan mereka. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menemukan bibit-bibit perenang potensial.

“Kami konsisten melaksanakan kegiatan seperti ini untuk memfasilitasi perenang mulai dari pemula hingga senior. Selain memberikan pengalaman berlomba, kegiatan ini juga menjadi salah satu cara mencari bibit-bibit perenang berbakat untuk nantinya bisa berlomba di tingkat yang lebih tinggi,” kata Wayan Setaya.

Menurut Wayan, Mola-Mola Cup akan dilaksanakan secara berkala sebagai bahan evaluasi program pembinaan masing-masing klub. Kompetisi juga diharapkan mendorong atlet untuk terus mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang diselenggarakan Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng dengan tingkatan lebih tinggi.

Ditambahkan, berbeda dari tahun sebelumnya yang digelar di Kolam Nirmala Asri dengan panjang standar, Mola-Mola Cup II menggunakan Kolam Tirta Asih Mumbul yang memiliki panjang 25 meter. Pemilihan lokasi tersebut sengaja dilakukan untuk memberikan pengalaman kepada atlet agar mampu beradaptasi dengan karakter kolam yang berbeda.

Baca Juga  Wabup Suiasa Apresiasi Konsistensi Yowana Jimbaran Gelar Lomba Layang-layang Menega Kite Festival III

“Semata-mata kami memberi pengalaman bagi atlet untuk mencoba dan mengetahui karakter kolam yang digunakan. Atlet perlu memahami kondisi masing-masing kolam ketika mengikuti perlombaan,” imbuh Wayan.

Sementara itu Ketua Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng Made Sumarga Jaya menyambut positif pelaksanaan Mola-Mola Cup II. Ia menilai kompetisi di tingkat klub menjadi salah satu bagian penting dalam pembinaan atlet.

“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Jika setiap klub mampu menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkala, tentunya akan semakin banyak perenang berbakat yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan klasifikasinya,” kata Made.

Untuk diketahui Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng selanjutnya dijadwalkan menggelar kejuaraan bertaraf nasional Den Bukit Cup II pada Desember 2026. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Cetak 4 Gol, Bali United Amankan Kemenangan Atas Isenmulang Kalteng FC

Published

on

By

Bali United Menang 4-1 atas Isenmulang Kalteng FC
MENANG: Bali United FC berhasil mengalahkan tamunya, Isenmulang Kalteng FC dengan skor telak 4-1 pada pekan kedua BRI Super League 2026/27 hari Sabtu (12/9) malam. (Foto: baliutd.com)

Gianyar, baliilu.com – Bali United FC sukses mengalahkan tamunya, Isenmulang Kalteng FC dengan skor telak 4-1 pada pekan kedua BRI Super League 2026/27 hari Sabtu (12/9) malam.

Laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta itu bergemuruh karena empat gol berhasil dicetak oleh brace Thijmen Goppel, Teppei Yachida, dan Irfan Jaya. Sementara gol tim tamu terjadi melalui sepakan penalti Douglas Oliveira di penghujung laga.

Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen menyambut baik hasil positif malam ini mengingat anak asuhnya telah mengoleksi 6 poin di awal kompetisi kali ini.

“Kami bisa mencetak 4 gol adalah hal yang luar biasa dan seharusnya bisa lebih. Kemenangan yang indah dan kami memulai pertandingan dengan cukup baik, mengontrol jalannya pertandingan dan bermain bola yang baik,” ungkap Coach Johnny dikutip dari laman baliutd.com.

Kemenangan besar dengan 4 gol ini belum terlihat sempurna karena Serdadu Tridatu harus kebobolan di menit akhir.

Itu pun melalui penalti yang diberikan oleh wasit Agung Setiyawan karena pelanggaran Thijmen Goppel di tambahan waktu babak kedua.

Sang pelatih asal Belanda ini pun turut memberikan komentarnya. “Soal pelanggaran yang menyebabkan kami kebobolan seharusnya hal itu tidak terjadi dan kami bisa cleansheet juga malam ini. Tapi saya tetap bangga dengan tim yang sudah bekerja keras dan berjuang malam ini,” ungkap Coach Johnny.

Dengan hasil ini, Bali United memiliki 6 poin dari dua pekan hasil kemenangan penting yang diraih pada partai kandang awal musim ini. Pekan depan, pasukan Serdadu Tridatu bakal melakoni laga tandang ke markas Borneo FC di Samarinda. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wabup Suiasa Terima Kunjungan Bupati Musi Rawas Utara Sumsel
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Buleleng Gelar Pra-Porprov 2026, Bidik Target Juara di Porprov Bali 2027

Published

on

By

Pembukaan Pra-Porprov Buleleng 2026
PRA-PORPROV: Bupati Buleleng saat menghadiri pembukaan gelaran Pra-Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov) Bali di Lapangan Tenis GOR Bhuana Patra Singaraja, Rabu, 9 September 2026. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng resmi membuka gelaran Pra-Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov) Bali di Lapangan Tenis GOR Bhuana Patra Singaraja, Rabu, 9 September 2026. Ajang pemanasan ini digelar sebagai langkah awal persiapan Buleleng yang akan bertindak sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027 mendatang.

Pembukaan acara dihadiri oleh jajaran Pengurus Kabupaten (Pengkab) cabang olahraga se-Buleleng, pengurus KONI Buleleng, pejabat Pemkab Buleleng, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Wakil Bupati Buleleng yang juga menjabat Ketua KONI Buleleng Gede Supriatna, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyambut positif pelaksanaan Pra-Porprov yang baru pertama kali diadakan ini. Menurutnya, ajang ini menjadi instrumen penting untuk menyeleksi aset atlet potensial sebelum diterjunkan ke Porprov Bali 2027.

Sutjidra menekankan pentingnya kedisiplinan, stamina, keterampilan, hingga kesiapan mental para atlet. “Dengan adanya Pra-Porprov ini, pengurus bisa memproyeksikan target medali yang bisa diraih. Ada gambaran jelas siapa saja yang berpotensi mendulang medali untuk Kabupaten Buleleng,” ujar Sutjidra di lokasi acara.

Untuk meningkatkan kualitas atlet, Pemkab Buleleng menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Kerja sama ini mencakup pengujian ilmiah kondisi fisik atlet, mulai dari saturasi, ketahanan (endurance), hingga kelenturan otot.

“FOK Undiksha fasilitasnya sangat lengkap. Kita manfaatkan agar atlet yang bertanding benar-benar dalam kondisi prima,” kata Sutjidra. Ia juga memastikan Pemkab Buleleng tetap menyiapkan stimulus berupa bonus bagi atlet peraih medali emas, perak, maupun perunggu.

Terkait kesiapan infrastruktur olahraga sebagai tuan rumah, Sutjidra menjelaskan bahwa perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) akan dimulai secara bertahap pada APBD Perubahan tahun ini, lalu dilanjutkan pada APBD Induk 2027.

Baca Juga  Dukung Pelaku UMKM Berkontribusi terhadap Perkembangan Ekonomi Bali, Wabup Suiasa Hadiri ‘’Bali Great Sale’’

Sementara itu, Ketua KONI Buleleng sekaligus Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengungkapkan bahwa Pra-Porprov ini berlangsung mulai 9 September hingga 15 Desember 2026. Ajang ini dirancang khusus untuk memetakan kekuatan serta mengejar target juara pada Porprov Bali 2027.

“Pra-Porprov ini bertujuan memproyeksikan dan menyeleksi atlet. Kami membagi kriteria atlet menjadi dua: atlet elite yang sudah meraih medali pada Porprov 2025, serta atlet bayangan hasil Pra-Porprov ini yang akan melapisi atlet utama,” jelas Supriatna.

Selain seleksi, KONI Buleleng juga menggerakkan sejumlah program pembinaan terintegrasi, seperti talent scouting untuk pemetaan bakat atlet, pelatih fisik bersertifikasi nasional, hingga penerapan sport intelligence.

“Penerapan sport intelligence ini penting untuk memberikan informasi strategi bagi kami terkait peta kekuatan kompetitor,” tutur Supriatna.

Mengenai estimasi kontingen, Buleleng diproyeksikan akan menurunkan sekitar 900 personel pada Porprov Bali 2027. Supriatna menambahkan, usai Pra-Porprov, persiapan tidak berhenti begitu saja. Seluruh cabang olahraga akan dilanjutkan dengan pemusatan latihan (training center/TC) intensif menjelang hari pertandingan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca