Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kembangkan Aplikasi Modrescript, IW Santiyasa Raih Gelar Doktor Ilmu Kedokteran

BALIILU Tayang

:

Kedokteran
Berhasil mengembangkan aplikasi untuk menurunkan kelelahan dan meningkatkan produktivitas pembelajaran penulisan aksara Modre, I Wayan Santiyasa meraih gelar Doktor Ilmu Kedokteran. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Dengan mengembangkan aplikasi modrescript berbasis pendekatan ergonomi total meningkatkan kualitas kesehatan dan produktivitas pembelajaran penulisan Aksara Modre pada Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Udayana, promovendus Drs. I Wayan Santiyasa, M.Si. berhasil meraih gelar Doktor dalam bidang Ilmu Kedokteran. Promovendus berhasil mempertahankan disertasinya melalui ujian Promosi Doktor di ruang sidang Pascasarjana Lt III, Gedung Pascasarjana Denpasar, pada Senin (6/3/2023). 

Pola penulisan aksara Modre yang tidak hanya berbaris, tetapi juga ada yang ditulis dalam posisi horizontal (ngandang), terbalik (nyungsang) dan menyudut, tidak mungkin untuk diketik menggunakan keyboard dan harus ditulis langsung dengan goresan tangan dengan bantuan aplikasi SmoothDraw. Sayangnya perintah yang tersedia bersifat berlapis dalam menu dan sub-menu sehingga membutuhkan adaptasi dalam menghafalkannya.

Secara kognitif manusia mempunyai keterbatasan dalam menghafalkan perintah yang bersifat berlapis, sehingga kondisi ini menimbulkan beban kognitif terutama beban kognitif extraneous. Pencarian perintah yang berlapis juga membutuhkan fokus penglihatan yang lebih sehingga dapat menimbulkan kelelahan mata. Di samping itu, pekerjaan menulis tangan memberikan tekanan secara statis pada otot tangan sehingga menimbulkan keluhan otot tangan pada penulis aksara Modre.

Dalam penelitian ini permasalahan yang terjadi dalam menulis aksara Modre diintervensi menggunakan aplikasi ModreScript dengan pendekatan ergonomi total.

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini melalui uji statistik menggunakan uji independent sample t-test beban kognitif kumulatif sebelum bekerja baik pada Kelompok Kontrol maupun Kelompok Perlakuan tidak berbeda signifikan. Sedangkan setelah bekerja selama 150 menit menggunakan aplikasi SmoothDraw untuk Kelompok Kontrol dan aplikasi ModreScript untuk Kelompok Perlakuan, terjadi penurunan beban kognitif kumulatif sebesar 14,60%. Dengan menggunakan kuesioner 26 Keluhan Otot Tangan Dengan Skala Likert, diperoleh bahwa secara signifikan terjadi penurunan keluhan otot tangan sebesar 48,29% pada penggunaan aplikasi ModreScript. Sedangkan kelelahan mata yang dialami oleh subjek setelah bekerja menulis aksara Modre secara signifikan menurun sebesar 43,43%.

Baca Juga  FK Unud dan FK Unram Pererat Kerja Sama

Pengembangan ilmu baru (novelty) dari penelitian ini adalah aplikasi baru yaitu ModreScript berbasis pendekatan ergonomi total yang mampu menurunkan beban kognitif, keluhan otot tangan dan kelelahan mata dalam menulis aksara Modre pada pembuatan ulap-ulap. Sepanjang pengetahuan peneliti, belum ada penelitian yang penelitian pengembangan aplikasi menulis menggunakan pendekatan ergonomi total agar ENASE digunakan sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan produktivitas penggunanya.

Implikasi dari pengimplementasian aplikasi ModreScript dalam penulisan aksara Modre menjadikan menulis aksara Modre menjadi menarik sehingga meningkatkan minat generasi muda untuk menekuni pekerjaan menulis aksara Modre guna melestarikan budaya yang sangat vital dalam keyakinan masyarakat Bali. Penelitian ini dapat membuktikan bahwa pengimplementasian aplikasi ModreScript mampu mereduksi waktu kerja dalam pembuatan ulap-ulap sehingga produktivitas kerja meningkat.

Ujian dipimpin oleh Dekan FK Unud, Dr. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M.Kes., dengan tim penguji Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes (Promotor); Prof. Dr. dr. I Nyoman Adiputra, M.OH.,PFK (Kopromotor I); Dr. Ir. Ida Bagus Alit Swamardika, M.Erg.,IPM (Kopromotor II); Prof. Dr. dr. J . Alex Pangkahila, M.Sc.,Sp.And(KSAAM); Prof. dr. Ketut Tirtayasa, M.S.,AIF; Prof. Dr. dr. I Made Jawi, M.Kes; Dr. dr. Susy Purnawati, M.KK; Dr. dr. I Made Muliarta, S.Ked., M.Kes; Cokorda Rai Adi Pramartha, S.T, M.M.,Ph.D; Dr. Ngurah Agus Sanjaya ER, S.Kom., M.Kom.

Sedangkan undangan akademik adalah Dr. Ir. I Ketut Gede Suhartana, S.Kom.,M.Kom; Dr. dr. I Putu Adiartha Griadhi, S.Ked., M. Fis., AIFO; Dr. dr. I Made Krisna Dinata, M.Erg; Dr. Ida Bagus Made Suryatika, S.Si., M.Si; Dr. Ns. Putu Ayu Sani Utami, S.Kep,M.Kep.,Sp.Kep.Kom.

Pada ujian kali ini Dr. Drs. I Wayan Santiyasa, M.Si., dinyatakan lulus sebagai Doktor Lulusan ke- 369 Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dengan predikat Cumlaude. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas2681-Kembangkan-Aplikasi-Untuk-Menurunkan-Kelelahan-dan-Meningkatkan-Produktivitas-Pembelajaran-Penulisan-Aksara-Modre-I-Wayan-Santiyasa-Meraih-Gelar-Doktor-Ilmu-Kedokteran.html (gs/bi)

Baca Juga  Sambut Hari Pangan Sedunia, RS Unud Bagikan Susu kepada Pasien dan Pengunjung

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Ketua TP PKK Denpasar Hadiri “Soft Opening” Haidilao Bali di Living World

Published

on

By

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara menghadiri Soft Opening Haidilao Bali di Mall Living World Denpasar, LG Floor, Senin (31/8).
SOFT OPENING: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, saat menghadiri Soft Opening Haidilao Bali yang berlokasi di Mall Living World Denpasar, LG Floor, Senin (31/8). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, menghadiri Soft Opening Haidilao Bali yang berlokasi di Mall Living World Denpasar, LG Floor, Senin (31/8). Kehadiran restoran hotpot asal Tiongkok ini diharapkan dapat menambah pilihan kuliner sekaligus memberikan pengalaman bersantap baru bagi masyarakat Kota Denpasar dan wisatawan.

Soft Opening Haidilao Bali tersebut turut dihadiri Kabag Prokopim Setda Kota Denpasar Ni Putu Ayu Yuni Sugiantari, General Manager Living World Denpasar, Maria Lucia Murti Dewi Lazuardi, Leasing Associate Dewi Arya Wati, Manager Regional Haidilao Mi Xue Zheng, Outlet Manager Lidya, Manager Haidilao Bali Ryan Tancya Liputra, General Manager Haidilao Mi Xuez, Jajaran Konsulay Jendral Republik Rakyat China dan Jajaran Perhimpunan Tionghoa.

Dalam rangkaian soft opening tersebut, Ny. Sagung Antari Jaya Negara turut mengikuti prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur sekaligus atas dibukanya gerai Haidilao Bali.

Selanjutnya, Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama jajaran manajemen turut melakukan prosesi pembukaan gerai Haidilao Bali sebagai tanda resmi dimulainya operasional gerai tersebut untuk menyambut masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas hadirnya Haidilao Bali di Mall Living World Denpasar. Menurutnya, kehadiran restoran tersebut turut memperkaya pilihan kuliner yang dapat dinikmati masyarakat.

“Semoga kehadiran Haidilao Bali dapat menambah warna dan pilihan makanan bagi masyarakat Kota Denpasar. Mudah-mudahan ke depannya dapat berkembang dan memberikan pengalaman kuliner yang menarik bagi masyarakat maupun wisatawan,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Haidilao Bali, Ryan Tancya Liputra, mengatakan Haidilao merupakan restoran yang menyajikan konsep hotpot atau steamboat, yakni hidangan rebusan yang memungkinkan pelanggan memasak sendiri berbagai bahan makanan seperti daging, makanan laut, dan sayuran ke dalam panci berisi kuah kaldu yang mendidih.

Baca Juga  Pendidikan Etnis Minoritas, Pentingnya Mempelajari Komunikasi yang Multikultur

Ia menjelaskan, Soft Opening Haidilao Bali menjadi langkah awal sebelum memasuki periode operasional baru pada September mendatang. Pihaknya berharap Haidilao Bali dapat menjadi salah satu ikon kuliner sekaligus destinasi kuliner yang menarik di Bali.

“Melalui soft opening ini kami ingin memperkenalkan pengalaman Haidilao kepada masyarakat. Kami ingin menghadirkan makanan yang enak, ekonomis, mengenyangkan, serta mengutamakan kebersihan dan pelayanan,” ungkapnya.

Selain menawarkan sajian hotpot, Haidilao Bali juga menghadirkan berbagai fasilitas dan hiburan untuk memberikan pengalaman berbeda kepada para pengunjung. Salah satunya adalah pertunjukan Bian Lian, seni pertunjukan tradisional Tiongkok yang dikenal dengan aksi pergantian topeng secara cepat. Pertunjukan tersebut menjadi salah satu hiburan yang menarik perhatian para tamu undangan dan pengunjung.

Suasana Soft Opening Haidilao Bali juga semakin meriah dengan penampilan dancer anak-anak. Para penari cilik tampil dengan penuh semangat melalui gerakan koreografi yang enerjik dan menghibur. Penampilan tersebut turut memberikan suasana ceria, khususnya bagi pengunjung yang datang bersama keluarga dan anak-anak.

Tak hanya itu, Haidilao Bali juga dilengkapi hiburan lainnya. Beragam fasilitas tersebut dihadirkan untuk memberikan kenyamanan dan pengalaman bersantap yang lebih lengkap bagi para pengunjung.

Dengan konsep tersebut, Haidilao Bali tidak hanya menawarkan sajian hotpot, tetapi juga menghadirkan perpaduan kuliner, pelayanan, fasilitas, dan hiburan dalam satu tempat.

Kehadiran Haidilao Bali di Mall Living World Denpasar diharapkan semakin memperkaya ragam destinasi kuliner di Kota Denpasar sekaligus mendukung pertumbuhan sektor usaha dan ekonomi kreatif di daerah. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Deklarasi Damai Calon Perbekel, Wujudkan Pilkel yang Aman dan Demokratis

Published

on

By

Deklarasi Damai Calon Perbekel Gianyar
DEKLARASI DAMAI: Sebanyak 61 calon perbekel dari 26 desa mengikuti Deklarasi Damai Calon Perbekel dalam rangka Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak Tahun 2026 di Balai Budaya Gianyar, Senin (31/8). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Sebanyak 61 calon perbekel dari 26 desa mengikuti Deklarasi Damai Calon Perbekel dalam rangka Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak Tahun 2026 di Balai Budaya Gianyar, Senin (31/8).

Mengusung semangat Abhipraya Nayaka Dharma Rakshaka Desa, yang bermakna tekad mulia untuk mencari pemimpin yang mampu menjaga kebenaran, melindungi, serta memajukan desa. Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh calon perbekel untuk menyatakan komitmen bersama dalam mengikuti seluruh tahapan Pilkel secara damai, tertib, jujur, dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan bahwa Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak Tahun 2026 menjadi bagian penting dalam proses demokrasi di tingkat paling bawah. Pemilihan langsung di tingkat desa menjadi bukti bahwa demokrasi telah berjalan dan diuji mulai dari tingkat paling bawah. “Pemilihan langsung itu meniru pemilihan perbekel. Artinya, demokrasi sudah diuji dari paling bawah,” ujar Mahayastra.

Menurutnya, desa memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah. Kemajuan desa akan memberikan dampak langsung terhadap kemajuan Kabupaten Gianyar secara keseluruhan. “Karena desa atau siapa pun yang memimpin, kalau desanya maju, kabupatennya juga maju,” ungkapnya.

Mahayastra berharap pesta demokrasi di tingkat desa dapat melahirkan pemimpin yang handal, mampu bekerja dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat. Pemimpin terpilih nantinya diharapkan dapat berjalan sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Gianyar, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Bagaimana bisa melayani masyarakat, bisa mengabdikan dirinya, totalitas waktu, pikiran dan tenaga. Siapa pun yang menang, saya akan dorong visi dan misinya,” tegasnya.

Ia menekankan, perbekel terpilih nantinya memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pembangunan Kabupaten Gianyar, termasuk dalam bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Baca Juga  FK Unud dan FK Unram Pererat Kerja Sama

Terkait pelaksanaan tahapan kampanye, Mahayastra mengingatkan seluruh calon agar mematuhi regulasi yang telah ditetapkan. Para calon diharapkan menyampaikan program dan visi-misinya secara baik kepada masyarakat tanpa melakukan kampanye di luar ketentuan. “Kampanye harus sesuai dengan regulasi. Jangan ada black campaign. Kampanyekan program sebaik-baiknya dan pelajari pengelolaan fiskal desa,” pesannya.

Bupati juga mengingatkan seluruh pihak agar menjaga suasana Pilkel tetap aman, tertib dan kondusif. Perbedaan pilihan hendaknya tidak mengganggu hubungan sosial maupun kenyamanan masyarakat. “Proses Pilkel ini jangan sampai mengganggu ketertiban, keamanan dan kenyamanan. Mari kita jaga bersama agar pesta demokrasi di desa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Lantik Anggota BPSK Kota Denpasar Periode 2026-2031

Published

on

By

Gubernur Koster Lantik Anggota BPSK Denpasar
LANTIK: Gubernur Bali Wayan Koster melantik dan mengambil sumpah jabatan Anggota Badan Penyelesaian Sengketa (BPSK) Kota Denpasar Periode 2026-2031 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (31/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster melantik dan mengambil sumpah jabatan Anggota Badan Penyelesaian Sengketa (BPSK) Kota Denpasar Periode 2026-2031 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (31/8/2026).

Mereka yang duduk dalam keanggotaan BPSK Kota Denpasar periode lima tahun ke depan terdiri dari tiga unsur yaitu pemerintah, konsumen dan pelaku usaha. Anggota yang mewakili unsur pemerintah adalah Luh Hety Veronika, I Made Era Naya Supatha dan Ni Luh Putu Darwati. Berikutnya, Nur Harianto, Ketut Udi Prayudi dan I Made Agus Wirajaya mewakili unsur konsumen. Sementara unsur pelaku usaha diwakili I Gede Jelantik Purwaka, I Wayan Indra Adhi Suputra dan Budiman Antonius Sinaga.

Gubernur Koster dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada sembilan anggota BPSK Kota Denpasar yang baru dilantik. Seluruh anggota BPSK diminta bekerja dengan penuh dedikasi karena lembaga ini punya peran penting di tengah dinamisnya perkembangan interaksi antara pelaku usaha dan konsumen.

Dalam pengamatannya, interaksi antara pelaku usaha dan konsumen tak jarang menimbulkan konflik baik yang timbul akibat sistem maupun karena kasus yang menimpa konsumen. Menurut dia, dalam situasi inilah kehadiran BPSK sangat dibutuhkan untuk memberikan solusi berimbang yang tak merugikan konsumen, namun tak memberatkan pelaku usaha.

“Harus diatur agar berimbang, tak boleh berat ke konsumen sehingga pelaku usaha menjadi korban. Disinilah pentingnya regulator,” ungkapnya sembari mengatakan bahwa Bali sebagai daerah tujuan wisata sangat membutuhkan lembaga ini.

Mengingat strategisnya peran lembaga ini, Gubernur Koster berkomitmen untuk memberi perhatian berupa peningkatan honor bagi anggota BPSK. “Ini institusi penting yang bertugas melakukan pengawasan dan penyelesaian sengketa yang muncul karena interaksi pelaku usaha dan konsumen. Kita patut apresiasi supaya mampu menjalankan tugas dengan baik,” imbuhnya.

Baca Juga  Akademisi FH Unud Hadiri Konsultasi Publik Setjen KKP RI

Masih dalam sambutannya, Gubernur Bali dua periode ini berpesan agar BSPK segera membuat rancangan program kerja dalam lima tahun ke depan. Selain itu, lembaga ini juga diminta memetakan potensi permasalahan yang melibatkan pelaku usaha dan konsumen sehingga ke depannya punya manajemen antisipatif untuk menjaga Bali dari berbagai aspek. Sebagai penutup, Gubernur Koster berharap lembaga ini bisa terbentuk di seluruh kabupaten.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali I Gusti Ngurah Wiryanata menambahkan, keberadaan tiga unsur dalam wadah BPSK diharapkan dapat menciptakan keseimbangan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi BPSK serta menghadirkan proses penyelesaian sengketa konsumen yang objektif, adil, dan berintegritas.

“BPSK diharapkan tidak hanya hadir ketika terjadi sengketa, tetapi juga mampu membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem perlindungan konsumen. Anggota BPSK harus menjalankan tugas secara profesional, independen, objektif, dan menjunjung tinggi rasa keadilan. Serta memetakan potensi masalah serta menyusun program kerja selama 5 tahun ke depan dalam rangka pelindungan konsumen di Provinsi Bali,” urainya.

Ditambahkan olehnya, dengan dilantiknya anggota BPSK ini, masyarakat akan memperoleh akses terhadap mekanisme penyelesaian sengketa konsumen yang efektif, sederhana, cepat, dan berkeadilan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca