Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Kemenpora Gandeng PWI Gaungkan DBON dan Perubahan Paradigma Olahraga

BALIILU Tayang

:

de
Menpora Zainudin Amali


Jakarta, baliilu.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar webinar sosialisasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) pada Rabu (1/9/2021). Kegiatan ini merupakan bagian dari ”Road to Haornas 2021”.

DBON merupakan tindak lanjut nyata Menpora Zainudin Amali dalam menjawab arahan Presiden Joko Widodo dalam perayaan Haornas 2020 silam. Pesan pentingnya ialah, harus dilakukan perombakan total terhadap ekosistem olahraga Indonesia.

Gerak cepat dilakukan Menpora Amali yang menggandeng akademisi, praktisi olahraga, sampai dengan stakeholder olahraga untuk menjalankan arahan Presiden. Hasilnya, dalam hitungan bulan, DBON sudah disiapkan dan tinggal dituangkan dalam aturan berbentuk Peraturan Presiden.

“Mudah-mudahan Perpresnya segera ditandatangani. Kami berharap Presiden Joko Widodo bisa meng-kick-off DBON ini pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) 9 September nanti,” ucap Menpora Amali.
DBON menjadi pondasi melakukan sinergi dari Kemenpora dengan kementerian lainnya, sesuai tugas pokok dan fungsinya, sehingga pelaksanaan DBON bisa berjalan lancar. Selain itu, dalam DBON juga diatur sinergi antara daerah dan pusat, karena ekosistem ini yang selama ini belum berjalan maksimal.

“DBON menjadi pondasi olahraga Indonesia yang dilakukan sinergis dari daerah sampai pusat, dari lembaga satu dengan lainnya, dan dari cabor satu dengan cabor lainnya untuk meraih prestasi ke depan yang by design, bukan by accident,” ungkapnya.

DBON sendiri adalah peta jalan olahraga Indonesia yang selama ini memang belum pernah dibuat. Di dalamnya, tercantum pondasi untuk membangun olahraga Indonesia mulai dari pembinaan sampai dengan target tinggi meraih prestasi di Olimpiade.

Paradigma Indonesia di DBON ini sudah jauh ke depan, bukan hanya mengejar prestasi di level SEA Games maupun Asian Games, tetapi sudah berorientasi Olimpiade. Dengan begitu, ajang-ajang regional itu hanya menjadi sasaran antara.

Baca Juga  Catatan Akhir Tahun 2021 PWI: Kontribusi Media dalam Menghadapi Pandemi dan Ancaman terhadap Kebebasan Pers

Di dalam DBON pemerintah menegaskan ada 14 cabor prioritas yang ditargetkan bisa meraih medali di level Olimpiade. Untuk itu, dibuatlah kerangka pembinaannya mengacu kepada DBON. Mulai dari tahapan merekrut atlet, pelatihan, sampai mereka jadi dan siap tempur di gelanggang olahraga.

Menpora Amali memastikan DBON menjadi pondasi olahraga Indonesia. Karena sistem mulai dibangun, diperlukan waktu yang tak sebentar untuk mewujudkan cita-cita di dalam DBON tersebut. Menteri asal Partai Golkar ini menegaskan siap untuk tidak populer, tetapi ke depan olahraga Indonesia bisa meraih prestasi tinggi di Indonesia.

“Dalam melakukan perubahan paradigma olahraga ini, saya tak pernah pikir berpretasi waktu dekat dengan spektakuler. Saya berusaha membuat pondasi kuat yang sekarang dibangun dengan DBON ini, biarlah penerus saya yang menikmati hasil dari DBON ini,” tuturnya.

“Karena itu perlu diinformasikan ke publik bahwa ada perubahan paradigma olahraga Indonesia untuk menjalankan DBON ini. Targetnya Olimpiade, dengan pabriknya ini DBON, sehingga talenta bisa dicetak dengan berjenjang dan tertata rapi,” imbuh Menpora Amali.

PWI Siap Bantu
Di sisi lain, Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari menegaskan, pihaknya sangat senang dan bangga bisa menjadi bagian dari sosialisasi DBON ini. Memang, lanjut Atal, diperlukan penyadaran kepada masyarakat bahwa meraih prestasi olahraga itu tak bisa instan. Harus disiapkan instrumennya mulai dari bawah, dengan pondasi yang kokoh, maka ke depan prestasi akan datang dengan sendirinya.

Ketua Umum PWI Pusat Atal S. Depari

Tugas wartawanlah untuk memberikan pemahaman tersebut kepada masyarakat. Menyosialisasikan terus-menerus dalam bentuk pemberitaan di media masing-masing, sehingga masyarakat dan pencinta olahraga paham bahwa Indonesia sedang memulai membangun pondasi olahraganya. Tentu saja itu tak bisa terwujud dalam empat atau lima tahun, tetapi minimal sepuluh tahun.

Baca Juga  Wina Armada Sukardi, Anggota Steering Committee Kongres Persatuan PWI 2025, Tutup Usia

“Saya itu senang karena menurut saya, DBON ini kado paling besar untuk olahraga Indonesia. Saya tak menyangka, karena pabriknya ini akhirnya bisa dibuat setelah sekian lama. Kami optimistis prestasi besar ke depan bisa diraih jika ini dijalankan dengan konsisten,” tutur Atal.

Ke depan, PWI menegaskan siap bekerja sama dengan Kemenpora untuk terus menggaungkan DBON ini sampai ke daerah-daerah. Dengan ribuan wartawan yang menjadi anggota, maka tentu pers menjadi garda terdepan untuk menyuarakan perubahan paradigma olahraga Indonesia melalui DBON ini. (*/gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Sekda Eddy Mulya Hadiri Pengukuhan Pengurus Kodrat Bali Masa Bakti 2025-2029

Siap Berkolaborasi Wujudkan Kemajuan dan Prestasi Olahraga

Loading

Published

on

By

kodrat bali
PENGUKUHAN: Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat mewakili Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri pengukuhan Pengurus Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Provinsi Bali Masa Bakti Tahun 2025-2029 di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Minggu (31/5). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mewakili Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri pengukuhan Pengurus Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Provinsi Bali Masa Bakti Tahun 2025-2029 di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Minggu (31/5).

Pengukuhan yang dilaksanakan Ketua Umum PB Kodrat Pusat, H. Bambang Soesatyo ini mengukuhkan I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya yang akrab disapa Turah Joko turut sebagai Ketua Kodrat Provinsi Bali, sedangkan AA Bagus Tri Candra Arka dikukuhkan menjadi Sekretaris Kodrat Bali. Selain itu, Ketua DPRD Provinsi Bali, I Dewa Made Mahayadnya juga turut dikukuhkan sebagai dewan pembina.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, Komang Nova Sewi Putra, Tokoh Masyarakat, I Gusti Ngurah Anom atau yang akrab disama Ajik Krisna. Pimpinan OPD, Sekretaris KONI Bali, Ardy Ganggas, Pengurus Kodrat Provinsi Bali, Pengurus Cabang Kodrat se-Bali, serta undangan lainnya.

Ketua Keluarga Tarung Derajat (Kodrat) Provinsi Bali Masa Bakti 2025–2029, I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Kodrat Bali. Amanah ini, menurutnya, merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan kerja keras, kebersamaan, dan komitmen untuk terus memajukan organisasi. Ia menegaskan bahwa kepengurusan yang baru akan fokus memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan di seluruh Bali.

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk mengemban mandat sebagai Ketua Kodrat Provinsi Bali. Kepercayaan ini bukan hanya menjadi kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi. Kami optimistis, melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi seluruh pengurus, pelatih, atlet, serta stakeholder olahraga, Kodrat Bali dapat terus berkembang, menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” ujar Jaka Pratidnya.

Baca Juga  Safjur Batch 2, Masa Depan Media Pascadigitalisasi Televisi dan Era 5G

Lebih lanjut, Jaka Pratidnya menegaskan bahwa prestasi yang telah diraih selama ini harus menjadi motivasi untuk terus melangkah lebih jauh. Menurutnya, Kodrat Bali memiliki potensi besar untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian prestasi di berbagai ajang olahraga.

“Ke depan, Kodrat harus terus menjadi wadah pembinaan atlet yang konsisten, profesional, dan berorientasi pada prestasi. Mari bersama-sama membangun Kodrat Bali yang semakin solid, menjaga tradisi prestasi yang telah diraih, serta menjadikan Tarung Derajat sebagai kebanggaan kontingen Bali di tingkat nasional maupun internasional. Dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah, saya yakin Kodrat Bali akan terus melahirkan atlet-atlet terbaik yang mengharumkan nama daerah,” tegasnya.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menyampaikan apresiasi atas dikukuhkannya Pengurus Keluarga Tarung Derajat (Kodrat) Provinsi Bali Masa Bakti 2025–2029. Menurutnya, momentum ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembinaan olahraga bela diri sekaligus membangun karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berintegritas.

Dikatakannya, kehadiran kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan program-program yang inovatif dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas atlet serta memperluas pembinaan hingga ke tingkat akar rumput.

“Tarung Derajat bukan hanya tentang kemampuan bertanding dan meraih kemenangan di arena, tetapi juga tentang membentuk pribadi yang memiliki semangat juang, disiplin, sportivitas, dan rasa tanggung jawab. Nilai-nilai inilah yang sangat dibutuhkan dalam membangun generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Eddy Mulya.

Eddy Mulya menegaskan bahwa sinergi antara organisasi olahraga, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pembinaan olahraga yang semakin kuat dan berprestasi. Karenanya, pihaknya berharap kepengurusan Kodrat Provinsi Bali yang baru dapat menjadi motor penggerak lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Bali di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga  Catatan Akhir Tahun 2021 PWI: Kontribusi Media dalam Menghadapi Pandemi dan Ancaman terhadap Kebebasan Pers

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dikukuhkan. Mari jadikan amanah ini sebagai motivasi untuk bekerja secara profesional, solid, dan penuh dedikasi. Dengan semangat kolaborasi, saya yakin Kodrat Bali akan mampu mewujudkan kemajuan organisasi sekaligus melahirkan prestasi-prestasi gemilang bagi dunia olahraga Bali,” pungkasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Cetak Pemain Berbakat, Bupati Adi Arnawa Wajibkan Setiap Desa di Badung Miliki SSB

Published

on

By

Spirit sepak bola
TURNAMEN SEPAK BOLA: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri Turnamen Sepak Bola Usia Dini Spirit Never Give Up Ke-6 di Lapangan Sepak Bola Desa Ungasan, Kuta Selatan, Jumat (29/5/2026). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen penuh dalam memajukan sektor olahraga sejak usia dini. Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa mengumumkan rencana menerbitkan surat edaran resmi yang mewajibkan seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Badung untuk membentuk Sekolah Sepak Bola (SSB) mulai tahun depan.

Langkah strategis ini bertujuan untuk menjaring sekaligus membina bibit-bibit atlet sepak bola berbakat secara konsisten sejak usia dini. “Mulai tahun 2027, saya menginstruksikan seluruh Perbekel (Kepala Desa) se-Kabupaten Badung untuk memasang anggaran khusus pada APBDes guna menyiapkan SSB di masing-masing desa,” ujar Adi Arnawa saat menghadiri Turnamen Sepak Bola Usia Dini Spirit Never Give Up Ke-6 di Lapangan Sepak Bola Desa Ungasan, Kuta Selatan, Jumat (29/5/2026).

Adi Arnawa menjelaskan, pembinaan berjenjang dari kelompok umur 8, 10, 12, 15, hingga 17 tahun sangat krusial. Pemerintah daerah tidak ingin mengandalkan sistem instan dalam merekrut pemain untuk ajang besar. Nantinya, para pemain hasil binaan desa ini akan dipertandingkan dalam kompetisi resmi bertajuk Liga Mangupura.

“Kami ingin mencetak pemain yang matang dari hasil binaan sendiri. Dari sanalah kita akan mendapatkan atlet berkualitas untuk mewakili Badung dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), hingga Pekan Olahraga Nasional (PON),” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan usia dini, Pemkab Badung menyerahkan bantuan dana stimulan sebesar Rp 30 juta untuk menyukseskan turnamen tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, I Made Sumaarjaya, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan penuh dari Bupati Badung. Ia melaporkan bahwa rangkaian turnamen ini telah berjalan maraton sejak Februari lalu, dimulai dari kelompok umur 13 dan 15 tahun.

Baca Juga  PWI Larang 20.000 Anggotanya Ikut UKW Lembaga Abal-abal dan Tak Patuhi UU Pers

“Saat ini kompetisi dilanjutkan untuk kelompok umur 8, 10, dan 12 tahun. Seluruh rangkaian kegiatan ini didanai oleh Pemerintah Desa melalui APBDes serta didukung penuh oleh Desa Adat Ungasan yang memfasilitasi sarana lapangan olahraga,” kata Sumaarjaya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kelian Desa Adat Ungasan yang juga Anggota DPRD Provinsi Bali I Wayan Disel Astawa, perwakilan Camat Kuta Selatan, Perbekel Desa Ungasan, Ketua BPD, LPM, Kelian Banjar Dinas, serta tokoh masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Bupati Adi Arnawa Lepas Kontingen Badung ke PORJAR Provinsi Bali 2026

Published

on

By

kontingen porjar badung
LEPAS KONTINGEN BADUNG: Bupati Wayan Adi Arnawa berbaur dengan para atlet usai melepas Kontingen Kabupaten Badung yang akan berlaga dalam PORJAR Provinsi Bali Tahun 2026 di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, pada Jumat (29/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa resmi melepas Kontingen Kabupaten Badung yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Provinsi Bali Tahun 2026. Pelepasan ditandai dengan penyerahan Bendera Kabupaten Badung kepada Ketua Kontingen PORJAR Badung di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, pada Jumat (29/5). Ajang PORJAR Provinsi Bali ini dijadwalkan berlangsung pada 5-10 Juni 2026 mendatang di Kota Denpasar.

Dalam sambutannya, Bupati Wayan Adi Arnawa berpesan agar seluruh kontingen selalu menjunjung tinggi sportivitas selama berkompetisi, serta mematuhi seluruh peraturan yang ditetapkan panitia. Ia juga meminta para atlet untuk mempererat tali persatuan, baik antar-sesama atlet Badung maupun dengan peserta dari daerah lain.

“Saya selaku pemerintah daerah berharap bahwa Kontingen Badung ini bisa meraih prestasi yang setinggi-tingginya dan astungkara bisa menjadi Juara Umum untuk PORJAR Provinsi Bali tahun 2026. Saya mengapresiasi bahwa ternyata Badung bisa mengikuti semua cabang olahraga yang dipertandingkan. Ada 39 cabang olahraga resmi dan 3 cabang olahraga eksebisi. Dan dari sana kita bisa melihat bahwa potensi untuk juara itu tentu cukup besar. Dan mudah-mudahan dengan motivasi, dengan semangat bisa menjadi juara umum,” jelasnya.

Untuk memotivasi para atlet dalam meraih prestasi, Bupati Adi Arnawa mengumumkan bahwa Pemkab Badung akan menyiapkan bonus apresiasi. Atlet yang berhasil membawa pulang medali emas akan diberikan bonus sebesar Rp 7 juta, peraih medali perak sebesar Rp 5,5 juta, dan peraih medali perunggu sebesar Rp 4,5 juta.

“Mudah-mudahan itu akan menjadi penyemangat daripada anak-anak, sehingga anak-anak merasa bahwa dalam setiap pertandingan, pemerintah daerah hadir. Dan mudah-mudahan dengan kondisi seperti itu, Badung bisa meraih juara umum. Walaupun tantangannya cukup berat, saya yakin dan percaya seluruh atlet PORJAR Kabupaten Badung sudah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya di bawah pembinaan para pelatih untuk berlaga meraih prestasi terbaik,” ujarnya.

Baca Juga  PWI Larang 20.000 Anggotanya Ikut UKW Lembaga Abal-abal dan Tak Patuhi UU Pers

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) sekaligus Ketua Kontingen PORJAR Kabupaten Badung, I Gusti Made Dwipayana, melaporkan bahwa persiapan atlet telah dilakukan secara matang. Pemusatan latihan dilakukan sejak berakhirnya ajang Porsenijar Kabupaten Badung pada 9 Maret 2026 lalu hingga saat ini.

“Dengan persiapan tersebut, seluruh atlet dinyatakan siap untuk mengikuti pertandingan maupun perlombaan pada ajang PORJAR Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026. Jumlah kontingen cabang olahraga resmi Kabupaten Badung sebanyak 1.707 orang yang terdiri dari 1.441 atlet serta 266 pelatih dan pembina, dari 39 Cabang Olahraga resmi dan 3 Cabang Olahraga eksebisi,” jelasnya.

Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana, Sekda Badung IB Surya Suamba, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung. Hadir pula Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa bersama jajaran organisasi kewanitaan, serta jajaran pengurus KONI Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca