Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kerja Nyata TP PKK Provinsi Bali Selama 2019-2022, Ny. Putri Koster Terjun Langsung Membantu Masyarakat

“Sosialisasi dan Aksi Sosial” Diintensifkan Guna Membantu Masyarakat Terutama di Tengah Pandemi Covid-19

Loading

BALIILU Tayang

:

ny koster
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster bersama jajaran pengurus dari tahun 2019 aktif terjun ke lapangan dalam upaya pemberdayaan kesejahteraan keluarga. Hal itu terungkap dalam acara “Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dekranasda, Manggala Utama PAKIS MDA, Ketua Perhimpunan Anggrek Indonesia Provinsi Bali Menyapa” dengan tema “Bergerak, Bekerja, Berbagi” bertempat di Lapangan Puputan Niti Mandala Renon, Denpasar, pada Jumat (24/2/2023).

Visi PKK yaitu “Terwujudnya Keluarga Sehat, Cerdas, Berdaya, Beriman dan Bertaqwa Menuju Indonesia Maju di Tahun 2024” menurutnya sudah sangat sesuai dengan visi misi Provinsi Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru. “Sehingga ini memudahkan saya dalam menyusun program-program kegiatan PKK selama saya menjabat, yaitu berupa 10 Program Pokok PKK di Bali yang diarahkan untuk mendukung terwujudnya visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” ujar Wanita yang akrab disapa Bunda Putri tersebut. Untuk itu, program PKK menurutnya difokuskan pada dua hal yaitu Sosialisasi dan Aksi Sosial.

Mengawali laporannya sebagai Ketua TP PKK Provinsi Bali, kegiatan TP PKK Prov Bali tahun 2019 memfokuskan pada lima hal yaitu: Kegiatan Harmonisasi dan Sinkronisasi HATINYA PKK di 57 Desa se-Bali, Gerakan Mewujudkan Masyarakat Hidup Sehat dan Sejahtera, Kegiatan HKG PKK, Kegiatan Jambore PKK Tk. Nasional, serta Kegiatan Sosialisasi Lewat TV/Radio. “Untuk program HATINYA PKK saya berupaya mengajak masyarakat Bali melalui kader-kader PKK hingga tingkat desa untuk menjadikan halaman rumah masyarakat Bali hijau dipenuhi oleh tanaman yang berguna bagi kehidupan sehari-hari,” jelasnya seraya menambahkan ia tak ingin halaman masyarakat Bali malah kosong atau dipenuhi sampah.

Untuk membantu merealisasikan kegiatan tersebut TP PKK Provinsi Bali menganggarkan Rp. 855 juta yang disalurkan kepada 57 Desa di 57 Kecamatan masing-masing mendapatkan Rp. 15 juta/desa. Selain itu, disalurkan juga bantuan keuangan dengan total anggaran Rp. 684 juta kepada 57 desa di 57 kecamatan dengan masing-masing mendapatkan Rp. 12 juta.

Baca Juga  Bergerak dan Berbagi di Tabanan, Ibu Putri Koster Ingin Tiga Kecamatan Jadi Percontohan PSBS

Untuk HKG tingkat nasional, Ny. Putri Koster berhasil mengantarkan TP PKK Provinsi Bali menjadi lima besar terbaik Nasional dalam lomba Fashion Show baju adat, pada peringatan HKG PKK Tingkat Nasional tahun 2019 di kota Padang, Sumatera Barat. Selain itu, sosialisasi PKK juga dilakukan di sejumlah media, baik cetak maupun elektronik.

ny koster
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster foto bersama dalam acara “Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dekranasda, Manggala Utama PAKIS MDA, Ketua Perhimpunan Anggrek Indonesia Provinsi Bali Menyapa” dengan tema “Bergerak, Bekerja, Berbagi” bertempat di Lapangan Puputan Niti Mandala Renon, Denpasar, pada Jumat (24/2/2023). (Foto: gs)

Tahun 2020 perubahan besar terjadi di seluruh dunia ketika pandemi Covid-19 melanda. Banyak kegiatan tatap muka ditiadakan, serta pandemi mengakibatkan banyak warga Bali kehilangan pekerjaan dan membutuhkan bantuan. Untuk itu, TP PKK Prov Bali melalui pimpinan Bunda Putri melaksanakan program yang benar-benar menyasar langsung masyarakat yang membutuhkan. Program-program tersebut, seperti; a) Penggak PKK berupa bantuan bagi masyarakat kurang mampu yaitu sembako yang dikumpulkan secara sinergitas dengan TP PKK Kabupaten/Kota, b) Pemberian Bantuan Sembako kepada PKK Desa dan Kelurahan, c) Kegiatan dalam rangka Menekan Pencegahan Penyebaran Covid-19, d) Kegiatan Sosialisasi melalui TV/Radio, e) Webinar TP PKK Provinsi Bali Tahun 2020, f) PKK #GebrakMasker (Gerakan Bersama Pakai Masker). “Karena pandemi Covid-19 telah menurunkan perekonomian Bali, maka kegiatan PKK saat itu benar-benar menyasar dan memberikan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Salah satu program populer di tahun 2020 adalah Penggak PKK, yaitu sinergitas antara TP PKK Prov Bali dengan TP PKK Kabupaten/Kota dengan menggelar warung yang menyediakan kebutuhan pokok masyarakat secara gratis. Saat itu TP PKK memberikan bantuan paket gratis kepada 450 KK yang masing-masing mendapatkan: beras 5 kg, telur 10 butir, gula pasir 1kg, kopi 1 paket, masker 1000 lembar, paket sayuran, buah-buahan, lauk-pauk dan paket bumbu dapur. Pemberian bantuan sembako kepada Kader PKK Desa dan Kelurahan yang menyasar 9.574 orang di 716 Desa/Kelurahan dengan total 239,35 ton beras.

Baca Juga  TP PKK Badung Siap Berkontribusi di Puncak HKG PKK Ke-54 Tingkat Provinsi Bali

Untuk tahun 2021 sendiri, karena pandemi masih tinggi-tingginya, maka kegiatan PKK saat itu juga masih berbagi dengan masyarakat serta membantu Pemprov Bali menyosialisasikan tentang taat prokes dan mencegah penularan Covid-19. Kegiatan-kegiatan pada tahun tersebut berupa; a) Kegiatan Aksi Sosial “Menyapa dan Berbagi” yang dilaksanakan sebanyak 27 kali di 9 Kabupaten/Kota se-Bali. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan ketahanan pangan bagi Balita gizi kurang, ibu hamil KEK, Kader PKK kurang mampu, Lansia kurang mampu dan Disabilitas kurang mampu terdampak pandemi Covid-19 dengan total bantuan sebanyak 33,75 ton beras dan 810 paket susu dan jumlah sasaran sebanyak 1.350 orang. Program kedua yaitu sosialisasi di media cetak dan elektronik serta program ketiga yaitu Webinar TP PKK Provinsi bali.

Tahun 2022, saat pandemi Covid-19 mulai melandai dengan dibarengi tingkat vaksinasi yang sangat tinggi di Bali bahkan menjadi tertinggi di Indonesia, pemerintah sudah mulai merelaksasi protokol kesehatan berupa tatap muka bisa dilakukan dengan mengundang lebih banyak peserta. Untuk itu PKK Provinsi Bali pun mulai gencar dan menambah program dan bantuan. Kegiatan Aksi Sosial “Menyapa dan Berbagi” dengan total bantuan sebanyak 63 ribu ton beras, 3.150 krat telur dan 10.080 kotak susu dengan jumlah sasaran sebanyak 3.150 orang.

Program kedua yaitu Aksi Sosial “Pasar Rakyat” PKK Provinsi yang bertujuan untuk menggerakkan ekonomi UMKM dan memberikan bantuan bahan pokok kepada masyarakat kurang mampu. Kegiatan tersebut menghadirkan 109 pedagang/UMKM se-Bali dengan total omzet mencapai Rp. 509 juta lebih. Dalam kegiatan tersebut juga disalurkan bantuan bahan pokok kepada 200 orang masyarakat kurang mampu. Aksi Sosial “Pasar Rakyat” juga dilakukan di Kabupaten/Kota dengan berkolaborasi dengan TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali.

Baca Juga  Ny. Putri Koster: Pelatihan Tata Busana Adat Payas Utama dan Madya untuk Ajegkan ‘’Agem-ageman Payas’’ Bali

Sementara untuk kegiatan sosialisasi dan webinar masih terus dilakukan guna mengedukasi masyarakat dan kader PKK se-Bali. Sementara untuk bansos penanganan dampak inflasi, TP PKK Prov Bali berhasil membantu 2.865 kader yang berada di Kabupaten Buleleng dan di Kota Denpasar sebagai yang paling terdampak oleh inflasi. Bantuan tersebut berupa beras sebanyak 71.625 ton, telur 17.190 krat dan minyak 11.460 liter.

Untuk tahun 2023, TP PKK Provinsi Bali tetap gencar melaksanakan Sosialisasi dan Aksi Sosial. Bunda Putri mengatakan TP PKK akan mengadakan Aksi Sosial “Menyapa dan Berbagi” yang menyasar 72 titik Desa/Kecamatan dan 3.600 orang kurang mampu, dengan rincian bantuan berupa 72 ton beras, 3.600 krat telur serta 11.520 kotak susu. “Selain itu TP PKK tahun ini juga tetap serius berupaya menurunkan angka stunting di Bali serta mencegah penyebaran penyakit rabies di Bali,” imbuhnya.

Hal lain yang PKK programkan juga pada saat dipimpinnya yaitu Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada Kabupaten Kota se-Bali. Pada masa pandemi tahun 2020-2021 BKK yang disalurkan di Kab/Kota jumlahnya sama yaitu sebesar Rp. 500 juta/kabupaten dengan total anggaran Rp. 4,5 miliar. Namun, seiring berjalannya waktu BKK pun disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing Kabupaten/Kota.

Ny. Putri Koster pada kesempatan tersebut berharap, kegiatan PKK di tahun 2023 juga bisa berjalan dengan baik seperti sebelumnya. Sehingga sinergitas kader PKK dari tingkat Kabupaten/Kota hingga Kecamatan dan Desa ia perlukan guna mendukung program-program PKK selanjutnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Disambut Meriah di Jembrana, Istana Puji Antusiasme Warga: Luar Biasa!

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto disambut antusias warga Jembrana saat groundbreaking proyek PLTS Gilimanuk berkapasitas 100 Gwp di Kelurahan Gilimanuk, Jembrana.
ANTUSIAS: Presiden Prabowo Subianto disambut antusias warga Jembrana saat groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Gilimanuk berkapasitas 100 Gwp, di Kelurahan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Istana Kepresidenan mengapresiasi luar biasa atas antusiasme dan sambutan hangat warga Kabupaten Jembrana, Bali, saat menyambut kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam rangka groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Gilimanuk berkapasitas 100 Gwp, di Kelurahan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

Ribuan warga lokal hingga anak-anak sekolah memadati sepanjang rute dari lapangan Gilimanuk tempat pendaratan Heli Kepresidenan sampai dengan Monumen Lintas Laut tempat dilaksanakannya groundbreaking.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya disela obrolan singkat bersama Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyatakan rasa terima kasihnya atas ketertiban dan energi positif yang ditunjukkan masyarakat Jembrana. Istana menilai suasana hangat tersebut mencerminkan kedekatan yang kuat antara pemimpin dan rakyatnya.

Bupati Kembang pun menyambut baik apresiasi dari pihak Istana tersebut. Ia menegaskan bahwa antusiasme warga merupakan bentuk rasa bangga dan kerinduan masyarakat terhadap hadirnya orang nomor satu di Indonesia di tanah Mekepung tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan terharu melihat antusiasme masyarakat Jembrana. Kehadiran Bapak Presiden membawa angin segar dan harapan baru bagi kemajuan daerah kami, khususnya di bidang infrastruktur dan ekonomi daerah,” ujar Bupati Kembang.

Ia menambahkan, pemerintah daerah dan seluruh warga Jembrana siap mendukung penuh agenda strategis nasional yang tengah digulirkan pemerintah pusat di Jembrana, Bali. Menurutnya, sinergi antara pusat dan daerah menjadi kunci utama percepatan pembangunan di Bali Barat.

“Apresiasi dari Istana ini milik seluruh warga Jembrana. Ini membuktikan bahwa keterlibatan dan keramahan warga kita mendapat tempat tersendiri di hati Bapak Presiden,” pungkasnya.

Disisi lain, kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Jembrana ini dalam rangka groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) raksasa berkapasitas 100 (Gwp),

Baca Juga  Ny. Putri Koster Sambangi 4 Desa Hari Pertama Aksi Sosial “Menyapa dan Berbagi” di Gianyar

Pengembangan PLTS skala masif ini menjadi tonggak sejarah baru. Tidak hanya mempercepat transisi energi bersih nasional, proyek ini menjadi jawaban mutlak bagi kemandirian energi di Bali.

Peresmian PLTS Gilimanuk menjadi bagian dari peluncuran dan groundbreaking program PLTS yang tersebar di 14 lokasi.

PLTS Gilimanuk dikembangkan untuk mengurangi ketergantungan sistem kelistrikan Bali terhadap pembangkit berbahan bakar minyak (BBM). PLTS Gilimanuk akan memiliki kapasitas pembangkitan sebesar 100 Gwp, sementara BESS yang disiapkan memiliki kapasitas 1.000 megawatt hour (MWh).

Dengan kapasitas tersebut, PLTS Gilimanuk diproyeksikan mampu menghasilkan energi listrik sekitar 470 gigawatt hour (GWh) per tahun.

Turut hadir pada kesempatan itu, Menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri, Wakil Pangloma TNI, Direktur Utama PLN beserta jajaran, Gubernur Bali beserta Forkopimda Prov dan Kabupaten Jembrana serta instansi terkait. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bunda PAUD Gianyar Monitoring Penguatan Transisi PAUD ke SD, Tekankan Pendidikan Ramah Anak

Published

on

By

Bunda PAUD Kabupaten Gianyar Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra melakukan monitoring Penguatan Transisi PAUD ke SD Kelas Awal di SD Genta Saraswati Gianyar.
MONITORING: Bunda PAUD Kabupaten Gianyar melakukan monitoring Penguatan Transisi PAUD ke SD Kelas Awal di SD Genta Saraswati Gianyar dan SD Kiddos Elementary School, Rabu (26/8). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Bunda PAUD Kabupaten Gianyar melakukan monitoring Penguatan Transisi PAUD ke SD Kelas Awal di SD Genta Saraswati Gianyar dan SD Kiddos Elementary School, Rabu (26/8).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan proses transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke jenjang Sekolah Dasar (SD) berjalan secara menyenangkan, bertahap, dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.

Monitoring juga dirangkaikan dengan kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Suasana peringatan kemerdekaan di lingkungan sekolah turut dimanfaatkan sebagai sarana menanamkan nilai nasionalisme, kebersamaan, serta semangat gotong royong kepada anak-anak sejak usia dini.

Melalui Penguatan Transisi PAUD ke SD Kelas Awal, satuan pendidikan didorong untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak, sehingga peserta didik dapat beradaptasi dengan suasana sekolah dasar tanpa tekanan dan tetap menikmati proses belajar.

Bunda PAUD Kabupaten Gianyar, Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra, mengatakan monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan penguatan transisi dari PAUD ke jenjang SD sekaligus memantau perkembangan anak-anak di lingkungan sekolah.

“Kami mengunjungi dan melihat langsung untuk memantau anak-anak, sekaligus memonitor pelaksanaan penguatan transisi PAUD ke SD kelas awal. Setiap tahun kami memiliki program MPLS di tujuh kecamatan,” ujar Surya Adnyani.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Gianyar memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan secara menyeluruh, mulai dari jenjang TK dan PAUD hingga pendidikan dasar, baik sekolah negeri maupun swasta.

“Ini bukan saingan, tetapi bagaimana kita bersama-sama menyediakan pendidikan kepada anak-anak Gianyar. Kita patut bangga karena pondasi generasi bangsa dimulai dari pendidikan tingkat PAUD hingga jenjang berikutnya,” ungkapnya.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Sambangi 4 Desa Hari Pertama Aksi Sosial “Menyapa dan Berbagi” di Gianyar

Dalam monitoring tersebut, Surya Adnyani juga melihat secara langsung bagaimana proses transisi anak dari PAUD menuju SD berlangsung. Menurutnya, komunikasi antara orang tua, anak, dan guru menjadi hal penting dalam mengetahui perkembangan serta kebutuhan masing-masing anak.

Ia juga mendorong penerapan tujuh kebiasaan anak indonesia hebat untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia. Tujuh kebiasaan tersebut meliputi Bangun Pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan Sehat dan Bergizi, Gemar Belajar, Bermasyarakat, serta Tidur Cepat. Selain itu, orang tua juga diingatkan untuk mengawasi dan mengontrol penggunaan teknologi, khususnya telepon seluler, agar tidak mengganggu tumbuh kembang dan proses belajar anak.

Surya Adnyani menegaskan, pendidikan anak usia dini perlu dilaksanakan secara holistik dan integratif dengan memperhatikan berbagai kebutuhan dasar anak, termasuk pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan gizi. Pelayanan tersebut diberikan tanpa membedakan anak, termasuk anak berkebutuhan khusus atau dalam pendidikan inklusif.

“PAUD holistik integratif bukan hanya berbicara tentang pendidikan, tetapi juga pemenuhan layanan dasar anak, termasuk kesehatan dan kebutuhan gizinya. Semua anak harus mendapatkan perhatian dan kesempatan yang sama, baik anak yang berkembang secara umum maupun anak dalam pendidikan inklusif,” jelasnya.

Selain itu, Surya Adnyani juga menegaskan bahwa kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) tidak menjadi persyaratan wajib bagi anak untuk masuk SD dan tidak seharusnya menjadi beban bagi peserta didik di kelas awal. Proses pembelajaran perlu dilakukan secara bertahap, menyenangkan, dan disesuaikan dengan tahap tumbuh kembang anak.

Berbagai program turut mendukung penguatan transisi PAUD ke SD di Kabupaten Gianyar. Program tersebut antara lain Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Gelari Gianyar Wajar (Gerakan Gianyar Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah), Bunda Sayang Anak Inklusif (SAINS), Seragam Gratis PAUD Negeri (SERGAP NEGRIKU), Bunda Gianyar Pandai, Pemberian Makanan Tambahan Gizi Seimbang Stunting Berkurang (PMT GIRANG), penerbitan Komik 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, pemberian sarana penunjang pembelajaran serta field trip atau pembelajaran di luar kelas.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Pimpin Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi di Desa Sembiran Buleleng

Dalam kesempatan tersebut, turut diberikan bantuan sarana penunjang pembelajaran berupa tas sekolah, tumbler, dan kotak makan kepada 100 anak, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak inklusif. Berbagai program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menciptakan layanan pendidikan yang ramah anak, inklusif, sehat, dan menyenangkan sejak jenjang PAUD hingga sekolah dasar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Lomba Mewarnai dan LKBB Tongkat Ramaikan Rangkaian Hari Pramuka di Buleleng

Published

on

By

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Buleleng menggelar Lomba Mewarnai bagi Pramuka Siaga dan Lomba Ketangkasan Baris-berbaris Tongkat bagi Pramuka Penggalang di GOR Bhuana Patra.
LOMBA: Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Buleleng saat menggelar Lomba Mewarnai bagi Pramuka Siaga serta Lomba Ketangkasan Baris-berbaris (LKBB) Tongkat bagi Pramuka Penggalang dalam rangka peringatan Hari Pramuka ke-65 pada Rabu (26/8) pagi bertempat di GOR Bhuana Patra. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Buleleng menggelar serangkaian kegiatan menarik dalam rangka peringatan Hari Pramuka ke-65. Salah satunya pada Rabu (26/8) pagi bertempat di GOR Bhuana Patra, semarak kreativitas dan kedisiplinan berpadu lewat digelarnya Lomba Mewarnai bagi Pramuka Siaga serta Lomba Ketangkasan Baris-berbaris (LKBB) Tongkat bagi Pramuka Penggalang.

Ketua Panitia Made Suartha saat ditemui di sela-sela kegiatan membeberkan bahwa kegiatan pagi ini diikuti oleh Pramuka Siaga yaitu adik-adik tingkat sekolah dasar dari sembilan kecamatan di Buleleng. Sebanyak 82 orang peserta yang mendaftar secara online tumpah ruah di GOR Bhuana Patra menuangkan imajinasi dan ekspresi kreatif mereka dalam Lomba Menggambar.

Menurut Suartha, ajang ini disiapkan sebagai wadah penyaluran kreativitas dengan sistem penilaian terpisah antara regu putra dan putri, konsisten dengan prinsip satuan terpisah di tubuh Pramuka.

Di arena terpisah, ketegangan dan kekompakan tersaji lewat LKBB Tongkat yang melibatkan 16 regu Pramuka Penggalang dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mengandalkan tongkat pramuka sebagai instrumen utama, para peserta berlomba memamerkan kelihaian formasi, ketepatan aba-aba, serta keselarasan gerak.

“Tujuan kami mengarahkannya adalah menunjukkan kekompakan mereka, kemandirian mereka, dan kebersamaan mereka. Sehingga dengan kebersamaan dan kemandirian itu, mereka akan memberikan yang terbaik bagi diri mereka sendiri dan lingkungan,” jelas Made Suartha.

Rangkaian agenda Kwarcab Buleleng tahun ini menurutnya merentang dari aksi sosial kemanusiaan hingga adaptasi teknologi digital. Menurutnya, Pramuka dituntut untuk hadir adaptif di tengah dinamika zaman tanpa kehilangan akar karakter kebangsaan.

“Kegiatan eksplor dan berbagai program kami tunjukkan bahwa kegiatan pramuka itu tidak hanya tepuk tangan, tidak hanya berkemah. Itu untuk menemukan kemandirian. Di samping itu pula, kita ada sentuhan dengan teknologi, seperti misalnya turnamen e-Sport Mobile Legends, justru itu yang kita lombakan untuk adik-adik di Penggalang,” kata Made Suartha.

Baca Juga  Hari Pertama Aksi Sosial dan Sosialisasi Ketua TP PKK Ny. Putri Koster di Jembrana

Sebelum gelaran lomba hari ini, dirinya mengatakan Kwarcab Buleleng telah lebih dulu menggerakkan roda organisasi lewat peluncuran Bumbu Kemanusiaan serta program Bedah Rumah yang kini telah merampungkan 95 persen pengerjaannya di Desa Banyuseri, Kecamatan Banjar, dan Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt.

Seluruh rangkaian kegiatan padat tersebut, lanjut Suartha, bermuara pada tema besar tahun ini: “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini dipilih bukan tanpa alasan, melainkan sebagai manifestasi nyata peran strategis Pramuka dalam membina anak-anak berkarakter tangguh yang siap menyongsong satu abad Republik Indonesia.

Melalui kombinasi kreativitas seni, penguasaan teknologi digital, ketangkasan baris-berbaris, serta kepekaan sosial, kata Suartha Kwarcab Buleleng membuktikan bahwa tunas-tunas kelapa di Bali utara tidak sedang berjalan di tempat. Mereka tengah memancang sauh, merajut asa, dan menyiapkan langkah paling mantap menuju masa depan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca