Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ketua DPRD Badung Putu Parwata Dorong Pembangunan Pendidikan untuk Kepentingan Masyarakat

BALIILU Tayang

:

badung
HADIRI LAUNCHING: Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat menghadiri launching rancangan program kerja dan rancangan anggaran Undhira 2024 yang dihadiri rektor dan para dosen seluruh jajaran Undhira, Rabu (3/1/2024) di kampus Universitas Dyana Pura, Dalung, Badung. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Ketua DPRD Kabupaten Badung Drs. Putu Parwata MK, M.M. mengatakan Pemerintah Kabupaten Badung gencar mendorong pembangunan lembaga pendidikan untuk kepentingan masyarakat karena amanat undang-undang mengalokasikan 20% dari APBD untuk pendidikan.

‘’Pemkab Badung selama ini selalu sesuai target (20%) lebih sedikit, dan tahun 2024 akan menganggarkan 20,6 % untuk pendidikan. Maka dari itu, saya sangat mendorong pengembangan Fakultas Kedokteran di Universitas Dhyana Pura,‘‘ ujar Putu Parwata saat menghadiri launching rancangan program kerja dan rancangan anggaran Undhira 2024 yang dihadiri rektor dan para dosen seluruh jajaran Undhira, Rabu (3/1/2024) di kampus Universitas Dyana Pura, Dalung, Badung.

Putu Parwata lanjut mengatakan, pihaknya hadir memberikan satu dorongan bahwa pemerintah pun hadir di tengah-tengah lembaga pendidikan yang dikembangkan oleh swasta. ‘‘Karena itu Universitas Dhyana Pura satu-satunya lembaga universitas yang ada di Badung kami dorong dari pendidikan dasar menengah tinggi dan profesi agar betul-betul bisa memberikan kontribusi yang positif buat masyarakat,‘‘ ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan asal Dalung Kuta Utara ini menegaskan bahwa lembaga pendidikan adalah menjadi tanggung jawab pemerintah, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, termasuk lembaga-lembaga pendidikan yang diselenggarakan oleh swasta. Dengan demikian ini harus saling berangkulan, bagaimana pemerintah, masyarakat dan lembaga-lembaga pendidikan swasta sama-sama gayung bersambut untuk membangun sistem pendidikan yang unggul untuk kepentingan masyarakat.

‘‘Oleh karena itulah kami memberikan beberapa masukan agar kepengurusan yayasan ini betul-betul solid. Begitu juga seluruh komponen yang ada di kampus atau yang ada di Universitas Dhyana Pura baik itu rektor, wakil rektor, para dosen dengan staf dan administratif keuangan semuanya harus bersatu padu menciptakan sistem pendidikan yang positif,‘‘ ujarnya.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata: Pemerintah Sudah Mengakomodir Semua Masukan Fraksi

putu parwataKetua DPRD Kabupaten Badung Putu Parwata saat memberikan sambutan. (Foto: gs)

Pada kesempatan itu, Putu Parwata mengapresiasi Universitas Dhyana Pura bekerja sama dengan baik dengan pemerintah khususnya dengan Kabupaten Badung. Dimana Universitas Dyana Pura telah menandatangani MoU dengan Pemkab Badung.

Selain itu, Universitas Dyana Pura sudah menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Mangusada Kapal, sehingga pemerintah melalui rumah sakit ini dapat memberikan rekomendasi untuk mengembangkan prodi kedokterannya.

‘‘Ini menunjukkan adanya sinergi antara Perguruan Tinggi (PT) dan Pemerintah dalam membangun Kabupaten Badung. Dimana perguruan tinggi melalui proses pendidikan dan pemerintah yang bertanggung jawab untuk menjamin pendidikan bagi masyarakatnya. Oleh karena itu, saya berharap perguruan tinggi dan Pemkab Badung harus solid dan bersatu untuk membangun Badung,‘‘ ucapnya.

Dengan adanya komitmen kerja sama ini, Pemkab Badung memberikan hibah Rp 5 miliar untuk pembangunan laboratorium. Pemkab Badung juga akan mengakomodasi /membantu pembangunan gedung bagi Universitas Dhyana Pura.

‘‘Ini juga bentuk apresiasi saya terhadap pembentukan rancangan kerja Dyana Pura untuk tahun 2024, lengkap dengan anggarannya. Jadi, sekali lagi diingatkan bahwa perguruan tinggi tidak dapat lepas dari pemerintah karena segala legalitas yang diperlukan wajib mendapatkan persetujuan dan izin pemerintah kabupaten/kota,‘‘ pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai KSAD di Istana Negara

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik KSAD Tandyo
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pengangkatan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai KSAD didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 106/TNI/Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat.

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo secara langsung memimpin pengambilan sumpah jabatan yang diikuti oleh Jenderal Tandyo Budi Revita. Pengucapan sumpah tersebut menjadi penegasan komitmen KSAD yang baru untuk menjunjung tinggi konstitusi, menjaga kehormatan prajurit, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sapta marga dan sumpah prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan sumpah jabatan.

Usai pengucapan sumpah, rangkaian pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan disaksikan oleh para pejabat negara serta tamu undangan yang hadir.

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang sebelumnya menjabat sebagai KSAD dan kini mendapat penugasan baru sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Jenderal TNI Tandyo merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991.

Lahir di Surakarta pada 21 Februari 1969, Jenderal TNI Tandyo memiliki pengalaman panjang dalam pengabdian dan kepemimpinan di lingkungan militer.

Baca Juga  Gelar Raker, Ketua DPRD Badung Dorong Dinas Pariwisata Lakukan Promosi Digital

Dalam jabatan barunya, Jenderal TNI Tandyo menegaskan komitmennya untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah yang melibatkan TNI Angkatan Darat. Menurutnya, sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, mulai dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sekolah Rakyat, hingga ketahanan pangan, menjadi perhatian utama yang harus segera ditindaklanjuti oleh jajaran TNI Angkatan Darat.

“Tentunya ini akan menjadi PR dari Angkatan Darat untuk bisa mempercepat, khususnya untuk operasionalisasi apakah itu KDKMP, apakah itu sekolah rakyat, apakah itu ketahanan pangan yang menjadi tugas dari Bapak Presiden akan segera kita selesaikan,” ujar Tandyo dalam keterangannya usai pelantikan.

Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, dan undangan lainnya. Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir sebagai saksi dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI Merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Wakil Panglima TNI
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 105/TNI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Keputusan Presiden tersebut dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Wahyu Yudhayana.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan, yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan.

Setelah pengucapan sumpah, acara dilanjutkan dengan penanggalan dan penyematan tanda pangkat dan tanda jabatan oleh Presiden Prabowo. Acara dilanjutkan penandatanganan berita acara.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Usai pelantikan, Maruli mengatakan bahwa Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil merupakan gagasan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah terpencil. Menurutnya, gagasan tersebut sejalan dengan upaya memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah-wilayah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih. Sementara, terkait dengan tugasnya sebagai Wakil Panglima TNI, Maruli menegaskan bahwa tugas utamanya adalah membantu Panglima TNI dalam menjalankan tugas.

Baca Juga  DPRD Badung Fasilitasi Masyarakat Dalung Permai

“Ini jadi badannya nanti dari badan nasional pengelola perbatasan jadi sekarang pengelola perbatasan dan daerah terpencil. Itu nanti tugas saya. Kalau wakil Panglima ya jelas wakil Panglima dan membantu Panglima,” ujar Maruli kepada awak media.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para pimpinan lembaga negara, jajaran menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih, dan para undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolri Suyudi Ario Seto Kunjungi MA, Perkuat Kolaborasi Penegakan Hukum

Published

on

By

Kapolri Kunjungi Mahkamah Agung
KUNJUNGI MA: Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system).

Kapolri hadir bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri dan disambut langsung oleh Ketua MA RI Sunarto beserta jajaran hakim agung.

Suyudi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk silaturahmi sekaligus koordinasi sebagai pejabat baru untuk memperkuat hubungan antarlembaga penegak hukum dalam pelaksanaan tugas ke depan.

“Ini adalah bentuk koordinasi sekaligus juga silaturahmi sebagai pejabat baru agar kita semua bagian dari criminal justice system ini bisa lebih solid, lebih kuat, dan lebih koordinatif dan kolaboratif dalam pelaksanaan tugas ke depan,” ujar Suyudi.

Ia berharap, penguatan sinergi tersebut dapat mendukung terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia tetap aman dan kondusif.

“Semoga apa yang menjadi harapan masyarakat, hukum yang berkeadilan bisa terwujud. Situasi masyarakat, kondisi kamtibmas di Indonesia bisa aman, lancar, dan kondusif,” kata Suyudi.

Melalui kunjungan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan MA dan lembaga penegak hukum lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan penegakan hukum yang profesional, memberikan kepastian hukum, serta menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Hadiri ‘‘Karya Wraspati Kalpa‘‘ Pura Dauh Pasar Binong Werdi Bhuwana Mengwi
Lanjutkan Membaca