Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ketua DPRD Badung Putu Parwata Terima Kunjungan Anggota DPD-RI Arya Wedakarna

Beri Masukan Terkait Implementasi UU Provinsi Bali, Pungutan Parkir dan Pembangunan Gedung PN Badung

Loading

BALIILU Tayang

:

dpd ri
TERIMA KUNJUNGAN: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung Putu Parwata, Senin, 14 Agustus 2023 menerima kunjungan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Dapil Bali Arya Wedakarna di ruang kerjanya Kantor DPRD Badung. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung Putu Parwata, Senin, 14 Agustus 2023 menerima kunjungan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Dapil Bali Arya Wedakarna di ruang kerjanya Kantor DPRD Badung.

Ketua Dewan Putu Parwata mengatakan kunjungan Anggota DPD-RI Bidang Hukum Arya Wedakarna untuk memberikan masukan kepada pemerintahan Badung. ‘‘Beliau memberikan atensi khusus kepada kami di Badung, khususnya di Sekretariat DPRD Badung karena rohnya dalam pelaksanaan tata kelola pemerintahan ada di DPRD,‘‘ ucap Putu Parwata yang saat itu didampingi oleh Sekretaris Dewan I Gusti Agung Wardika.

Beberapa masukan yang disampaikan yang menjadi perhatian anggota DPD RI Dapil Bali ini di antaranya terkait implementasi UU Provinsi Bali, pungutan parkir kendaraan, keringanan pajak Angkasa Pura, dan mengenai pembangunan Kantor Pengadilan Negeri Badung.

putu parwata
Ketua DPRD Badung Putu Parwata. (Foto: gs)

Putu Parwata menjelaskan terhadap pelaksanaan implementasi UU Provinsi Bali yang sudah diundangkan, pihaknya menunggu penjabaran dalam turunan Perda Provinsi. Tetapi kemarin kami sudah menyampaikan langsung kepada Bapemperda DPRD Badung dan tim perumus supaya memasukkan substansi daripada UU Provinsi Bali.

Dikatakan, DPRD Badung kebetulan membahas perumusan perda mengenai penguatan adat, tradisi, budaya, agama dan pihaknya akan memasukkan muatan alam dan subak, karena itu rohnya daripada UU Provinsi Bali.

“Kami sudah mengimplementasi dan kami perbanyak peraturan daerah yang sifatnya inisiatif karena pemerintah ini dinamis sekali. Kalau kami tidak ikuti dengan dinamika peraturan daerah nanti pemerintah agak susah ruang geraknya,‘‘ ujar Putu Parwata.

Terkait masalah parkir, Putu Parwata juga menyampaikan bahwa masalah parkir sudah ada juga Undang-Undang dan perdanya yang mengatur tentang pajak parkir dan retribusi parkir. ‘‘Sekarang kami sempurnakan mengenai perda parkir supaya desa adat berkembang dan desa dinas juga berkembang dengan bumda dan bumdesnya,‘‘ ujarnya seraya menegaskan ini yang akan kita atur lebih rinci dalam peraturan daerah dan kami sampaikan kepada Sekwan supaya ini menjadi prioritas perbaikan perda.

Baca Juga  Hadiri Muscab dan Musda Parkindo Bali, Putu Parwata Harapkan Parkindo Berperan Aktif Menolong Sesama

Selanjutnya masalah bandara, sudah ada pedoman Peraturan Menteri Keuangan mengenai nomenklatur pengurangan PBB P2. Ini sudah ada aturannya. Perdanya juga sudah ada. Tetapi kami akan buatkan lebih detail lagi perdanya supaya peraturan bupati bisa disempurnakan kembali. Supaya jangan ragu-ragu pemerintah dalam hal ini OPD memungut dan menetapkan pajaknya.

Kemudian soal pembangunan Gedung Pengadilan Negeri Badung, DPRD Badung akan memfasilitasi pembangunannya selesai tahun 2024. Pembangunannya belum dilaksanakan karena belum ditetapkan pemisahan antara PN Denpasar dan PN Badung.

‘’Pada prinsipnya ada kaitan dengan Badung kita akan fasilitasi dan koordinasikan dengan bupati. Tanahnya sudah dan tinggal menyelesaikan bangunannya yang saat ini masih struktur bangunan di Mengwi,‘‘ pungkasnya.

arya wedakarna
Anggota DPD-RI Arya Wedakarna menyerahkan cinderamata tongkat bertahtakan Naga Basuki yang telah dipasupati kepada Ketua DPRD Badung Putu Parwata. (Foto: gs)

Sementara itu, Arya Wedakarna menginginkan dari 9 kabupaten kota di Bali, Badung harus menjadi prototipe atau contoh yang baik terkait dengan aturan-aturan turunan. Karena UU Provinsi Bali ini dengan efektif akan berlaku segera dan Badung agar bisa menjadi contoh seluruh Bali. ‘‘Kami melihat SDM dan secara anggaran memadai dan paling penting kesiapannya,‘‘ ucap Arya Wedakarna.

Dikatakan, DPD RI sangat mendukung UU Provinsi Bali yang berhasil secara filosofi memasukkan nomenklatur adat dan tentang pembagian. Pihaknya sangat mendukung seperti contoh pungutan  kepada wisatawan karena peraturannya ada dan kita memerlukan dana dan itu memungkinkan,  kemudian hasil-hasil pembagian APBN. Selama ini terbatas sekali masih di bawah 30 triliun tapi saya harap bisa meningkat.

‘‘Kalau desa adat hanya mendapatkan 300 juta dana BKK per tahun menurut tyang kurang sekali, karena beban desa adat berat dimana ada pura kahyangan yang banyak,‘‘ ucapnya.

Kemudian Arya Wedakarna menginginkan Ketua DPRD Badung bisa menjadi pengayom dan penengah terkait maraknya kasus-kasus yang melibatkan desa adat seperti tentang masalah LPD, dan juga pandangan berbeda tentang pungutan parkir. ‘‘Saya mendukung pungutan parkir, tetapi jangan sampai pungutan-pungutan yang terjadi di beberapa kawasan wisata menjadi masalah atau menimbulkan masalah hukum,‘‘ ujarnya seraya mengapresiasi Dewan Badung telah memberikan gambaran cetak biru apa yang dilakukan.

Baca Juga  Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H, Putu Parwata Dukung Kegiatan NU Kuta Utara

Soal pungutan, itu semua memungkinkan terutama adat karena ada perda. Cuma di bidang hukum mesti bermain di nomenklatur. Misalnya tidak menggunakan kata iuran, pungutan, retribusi tetapi diubah istilahnya seperti kata punia, dibawa ke filosofi Bali. Kalau nomenklaturnya bahasa dari jenis-jenis pungutan melawan Undang-Undang di atasnya baik kependudukan dan UU Keuangan pasti akan ada temuan.

Selanjutnya mendorong Pembangunan Gedung Pengadilan Negeri Badung segera diselesaikan minimal 2024 sehingga bisa menjadi legacy dari Dewan dan bapak Bupati karena cukup lama mangkrak karena Covid-19. ‘’Sedangkan urusan kami terkait keputusan presiden untuk memisahkan Pengadilan Negeri Denpasar dengan Badung,‘‘ pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Sasar Tiga Kecamatan di Tabanan, Aksi Sosial TP PKK Serahkan Bantuan Sosial

Published

on

By

Tim Penggerak PKK Provinsi Bali menggelar Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di tiga desa di Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7)
AKSI SOSIAL: Tim Penggerak PKK Provinsi Bali saat menggelar Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di tiga lokasi di Kabupaten Tabanan, yakni Desa Bangli, Kecamatan Baturiti; Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel; serta Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, pada Jumat (17/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Tabanan, baliilu.com – Tim Penggerak PKK Provinsi Bali kembali turun ke masyarakat melalui Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi dengan memberikan bantuan kepada 150 warga di tiga lokasi di Kabupaten Tabanan, yakni Desa Bangli, Kecamatan Baturiti; Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel; serta Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, pada Jumat (17/7).

Bersinergi dan berkolaborasi dengan TP PKK Kabupaten Tabanan serta perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, TP PKK Provinsi Bali menyerahkan bantuan sosial berupa 4.500 kilogram beras, 300 krat telur, dan 300 kotak susu kepada masing-masing 30 lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, balita, dan kader PKK di ketiga lokasi tersebut.

Selain itu, di setiap lokasi aksi sosial juga diserahkan bantuan berupa 50 paket Gemarikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, 10 paket sembako oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Bali, paket susu kepada masing-masing 10 balita dan ibu hamil oleh PD IBI Bali, 20 paket multivitamin untuk masing-masing 10 balita dan lansia oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 50 pak telur serta 1.000 bibit cabai oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, serta 50 bibit pohon oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.

Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, mewakili Ketua TP PKK Provinsi Bali, menyampaikan bahwa kegiatan Bergerak dan Berbagi merupakan salah satu program kerja TP PKK Provinsi Bali. Tujuannya adalah menggerakkan dan memperkuat sinergi berbagai pihak untuk membantu masyarakat, khususnya lansia, balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan kader PKK di seluruh wilayah Bali.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Terima Audiensi Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono

“Ini adalah bentuk perhatian Ketua TP PKK Provinsi Bali. Kami berharap para penerima dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi di Kabupaten Tabanan tidak terlepas dari sinergi antara TP PKK Provinsi Bali, TP PKK Kabupaten Tabanan, dan pemerintah daerah setempat. Kolaborasi tersebut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tepat sasaran, serta benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Aksi sosial ini merupakan wujud sinergi antara TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK Kabupaten Tabanan. Berkat kerja sama yang baik, pendataan penerima manfaat hingga penyaluran bantuan dapat terlaksana dengan baik sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya, menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Provinsi Bali atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Tabanan melalui Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh TP PKK Provinsi Bali. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat Tabanan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan di daerah lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Sosial PPPA Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani, menyosialisasikan keberadaan Sekolah Rakyat di Bali kepada masyarakat yang hadir. Ia menjelaskan bahwa anak-anak usia sekolah yang belum memperoleh kesempatan bersekolah, baik karena keterbatasan kuota maupun kondisi ekonomi keluarga, dapat mendaftar sebagai peserta didik di Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Putu Sumardiana, mengajak masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan. Menurutnya, kandungan protein pada ikan lebih tinggi dibandingkan sumber protein hewani lainnya.

Baca Juga  Hadiri Muscab dan Musda Parkindo Bali, Putu Parwata Harapkan Parkindo Berperan Aktif Menolong Sesama

“Asupan ikan sangat penting karena mengandung protein sebesar 17–25 persen yang berperan penting dalam mendukung kecerdasan dan perkembangan fungsi otak,” ungkapnya.

Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi kemudian ditutup dengan peninjauan pelayanan kesehatan gratis oleh RS Bali Mandara, vaksinasi rabies gratis oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, serta demonstrasi memasak oleh anggota PKK setempat yang didukung Bali Chef Community dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pangdam IX/Udayana Pimpin Panen Raya TNI di Tabanan

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Tabanan.
PANEN RAYA: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto melakukan panen raya bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026). (Foto: Pendam IX)

Tabanan, baliilu.com – Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui Panen Raya Bersama TNI yang dipimpin Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Forkopimda Provinsi Bali dan kelompok tani di Desa Adat Wangaya Betan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Panen Raya Serentak Tebu, Padi, dan Kedelai yang dipimpin secara daring oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto dari Kabupaten Malang, Jawa Timur. Panen raya dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia sebagai bentuk sinergi nasional dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan.

Secara nasional, panen raya meliputi panen tebu yang didampingi TNI Angkatan Udara di delapan lokasi, panen padi yang didampingi TNI Angkatan Darat di 31 lokasi, serta panen kedelai yang didampingi TNI Angkatan Laut di empat lokasi. Kegiatan tersebut mencerminkan kolaborasi nyata seluruh matra TNI dalam mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

Melalui kegiatan ini, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya penguatan sektor pangan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani, hingga hilirisasi hasil pertanian agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Presiden juga menekankan bahwa keberhasilan ketahanan pangan merupakan hasil kerja gotong royong seluruh komponen bangsa. Pelibatan TNI dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan menunjukkan bahwa kedua institusi tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan negara, tetapi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat serta memiliki tanggung jawab bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di Bali, kegiatan Panen Raya Kodam IX/Udayana dihadiri Forkopimda Provinsi Bali, Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam, LO TNI AL, LO TNI AU, para Dan/Kabalakdam IX/Udayana, Forkopimda Kabupaten Tabanan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta kelompok tani.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Cek Langsung Lokasi Kebakaran Panti Asuhan di Dalung

Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga panen raya dapat terlaksana dengan baik.

“Keberhasilan panen hari ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi semua pihak. Untuk itu saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat yang terus berkomitmen menjaga produktivitas sektor pertanian,” ujar Pangdam.

Pangdam menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada petani, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan-lahan produktif guna meningkatkan hasil pertanian.

Lebih lanjut, Pangdam mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan inovasi dan teknologi modern.

“Kedepan kita harus berani berinovasi. Optimalisasi teknologi pertanian, penggunaan benih unggul seperti Merah Cendana, pengelolaan irigasi yang baik, hingga manajemen pascapanen yang tepat harus terus kita dorong agar hasil pertanian semakin meningkat, berkualitas, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi petani,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Pangdam berharap Panen Raya Bersama TNI tidak hanya menjadi simbol keberhasilan musim tanam, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong-royong dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
BERIKAN PIDATO: Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Malang, Jateng, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Presiden bahkan menyatakan bahwa apabila diperlukan, anggaran pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.

“Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan. Kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan. Insyaallah kita akan hilangkan. Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi, untuk menghilangkan kemiskinan,” tegas Presiden dalam pidatonya usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat, 17 Juli 2026.

Presiden menyampaikan bahwa langkah efisiensi tersebut menjadi bagian dari upaya besar mempersiapkan masa depan Indonesia di mana Indonesia diproyeksikan sebagai salah satu negara terbesar di dunia pada 2045–2050. Menurut Presiden, cita-cita Indonesia menjadi negara maju hanya dapat terwujud apabila generasi muda saat ini benar-benar dipersiapkan dengan baik.

“Jadi anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, dia nanti 25 tahun lagi dia 35 tahun, dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau kita sekarang tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana akan menjadi negara keempat terbesar di dunia?” ujar Presiden.

Dalam konteks tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan negara tidak hanya ditentukan oleh pertahanan dan keamanan dalam arti sempit, tetapi juga oleh kesejahteraan rakyat. Menurut Presiden, rakyat yang kuat, sehat, dan sejahtera merupakan fondasi utama pertahanan nasional.

“Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam sama bangsa Indonesia, seluruh rakyat, seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat, di tengah-tengah petani dan nelayan,” kata Presiden.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Terima Audiensi Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono

Presiden juga menyampaikan apresiasi terhadap peran TNI dan Polri yang telah membantu masyarakat melalui berbagai program nyata, termasuk pembangunan jembatan dan penyediaan titik air. Menurut Presiden, kesulitan rakyat harus menjadi perhatian bersama seluruh unsur negara.

“Hari ini saya bangga, hari ini saya bahagia. Saya sungguh bahagia dan saya sungguh merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga, berapa ribu titik air. Kita atasi, kesulitan rakyat kita atasi,” ungkap Presiden.

Menutup pidatonya, Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan milik rakyat, sehingga keberadaannya harus selalu diarahkan untuk membantu rakyat dan mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat.

“Ini Indonesia, TNI, Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat,” pungkas Presiden. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca