Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ketua PUI PUPAR Unud Dr. Agung Suryawan: Kolaborasi dan Dokumentasi, Syarat Utama Realisasikan PUI Subak di Unud

BALIILU Tayang

:

subak
Ketua PUI PUPAR Unud Dr. Agung Suryawan Wiranatha saat Dr. Agung Suryawan saat memberi asistensi penyusunan proposal PUI Subak di Kampus Unud Sudirman, Denpasar, pada Rabu (23/11/2022). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Ketua Pusat Unggulan Iptek Pusat Unggulan Pariwisata (PUI PUPAR) Unud Dr. Agung Suryawan Wiranatha menyatakan paling tidak ada dua syarat utama jika PUI Subak dapat terealisasi dengan segera. Kolaborasi dan dokumentasi kegiatan para akademisi Unud utamanya mereka yang memiliki aktivitas akademis dan praktis berkaitan dengan kelembagaan subak.

Hal itu disampaikan Dr. Agung Suryawan saat memberi asistensi penyusunan proposal PUI Subak di Kampus Unud Sudirman, Denpasar, pada Rabu (23/11/2022).

Kegiatan tersebut digelar sebagai tindak lanjut dari permintaan Ketua LPPM Unud Prof. Dr. Drh. I Nyoman Suarsana, M.Si. agar PUPAR Unud menjadi “Bapak Angkat” dalam pengembangan PUI Subak dan PUI Lontar. Permintaan tersebut disampaikan Prof. Nyoman Suarsana saat menerima rombongan LPPM Universitas Brawijaya, Malang beberapa waktu sebelumnya.

Dr. Agung Suryawan menjelaskan dua aspek penting penyusunan PUI Subak yakni isi proposal dan langkah-langkah praktis pengajuannya. Isi proposal diawali dengan latar belakang yang menggabarkan bahwa PUI Subak sangat dibutuhkan untuk keberlanjutan subak dan Unud menjadi PT yang tepat mengelolanya. “Perlu disusun roadmap kegiatan PUI Subak, maupun visi dan visi yang selaras dengan visi dan misi Unud,” tegasnya.

Ditambahkan terkait teknis penyiapan dan pengajuan proposal dibutuhkan kolaborasi. Kolaborasi, kata Dr. Agung Suryawan, dapat dilakukan secara horizontal maupun vertikal. Secara horizontal, siapa pun dosen Unud yang memiliki kegiatan tri darma perguruan tinggi berkaitan dengan subak (baik penelitian, publikasi ilmiah, pendampingan, maupun bisnis menyokong keberlanjutan aktivitas pertanian dalam subak) harus terlibat secara aktif. Dalam hal ini, para dosen bersangkutan bersedia mengumpulkan dokumen-dokumen kegiatannya digunakan sebagai bukti pendukung pengajuan proposal PUI Subak.

Baca Juga  Poster Mahasiswi Fakultas Kedokteran Unud Memenangkan ‘’Audience Award’’ di Orlando Florida
subak
Dr. Agung Suryawan saat memberi asistensi penyusunan proposal PUI Subak di Kampus Unud Sudirman, Denpasar, pada Rabu (23/11/2022). (Foto: ist)

Sedangkan kolaborasi vertikal, katanya, tim penyusun proposal PUI Subak harus melakukan komunikasi intensif dengan pihak rektorat Unud agar proses pengajuan proposalnya berjalan lancar. “Pastikan saat proses presentasi dan penilaian proposal di Jakarta, ada pimpinan universitas hadir mendampingi. PUI PUPARr bisa terbentuk selain upaya para anggota PUPAR, Rektor Unud (saat dijabat Prof. Dr. Raka Sudewi -red) hadir saat presentasi dihadapan tim asesor di Jakarta,” tegas Dosen FTP Unud itu. Ditambahkan, kehadiran pimpinan universitas akan menjadi jaminan keberlanjutan PUI Subak dihadapan pemegang kebijakan di Jakarta.

Dr. Agung Suryawan melanjutkan dokumentasi setiap kegiatan yang berkaitan dengan aktivitas di Subak oleh dosen Unud harus tersedia online. “PUI Subak harus punya website khusus, dan perlu sumberdaya manusia yang khusus menjadi gawangnya yakni seorang yang ahli website dan seorang yang paham mengolah data untuk disajikan secara informatif,” ujarnya.

Ditegaskan, jika proposal pembentukkan PUI Subak diajukan pada tahun 2023 maka aktivitas dosen terkait subak yang dikumpulkan seperti artikel ilmiah  scopus Q1 terkait subak yang terbit tahun 2021 dan 2022 harus ada. Kegiatan bimbingan mahasiswa S2 dan S3, atau kegiatan lain juga terkumpul. Misalnya, ada dosen yang melakukan pendampingan dalam pengembangan produk pariwisata berbasis pertanian atau pengembangan koperasi tani dalam subak harus terdokumentasikan.

Dr. Agung Suryawan mengingatkan untuk memastikan proposal PUI tersusun dengan cepat selain dibentuk tim personalia umum, perlu dibentuk tim kecil yang bertugas secara proaktif menyiapkan proposal sehingga pengelola PUI Subak nantinya mampu bergerak cepat merespons permintaan asesor terkait perbaikan proposal yang biasanya sangat mendadak dan tengat waktunya singkat.

Ketua Unit Subak Puslit Kebudayaan LPPM Unud Prof. Dr. Ir. Ketut Suamba, MP yang bertindak sebagai koordinator penyiapan proposal PUI Subak didampingi sejumlah peneliti subak menyatakan kiat-kiat sukses pembentukkan PUI yang diuraikan Ketua PUPAR tersebut sangat bermanfaat.

Baca Juga  Unud Ikuti 1st Assessment Meeting of UI Green Mectric Service Packages

“Kami akan menyiapkan segala perangkat dan materi untuk penyusunan proposal secepatnya,” tegas Guru Besar Ekonomi Pertanian Unud tersebut. Perangkat yang dimaksud berupa SK pembentukkan kelembagaan PUI Subak dan SK personalia/keanggotaan tim peneliti dari pimpinan universitas.

Prof. Suamba berharap dosen Unud yang memiliki kepedulian terhadap subak dari berbagai fakultas di Unud seperti FE, FIB, FT, FTP, FMIPA, Fisipol, FK, FAPET, FPar, FH, FP dan yang lainnya bersedia berkolaborasi mendirikan PUI Subak. Sumber: www.unud.ac.id (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pemprov Bali Raih Dua Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Penghargaan Pemda Berprestasi 2026
TERIMA PENGHARGAAN: Gubernur Bali Wayan Koster menerima langsung penghargaan untuk Provinsi Bali atas capaian pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan serta Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dari Menteri Dalam Negeri RI dalam acara Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II pada Jumat, 28 Agustus 2026 bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima langsung penghargaan untuk Provinsi Bali atas capaian pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan serta Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian dalam acara Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II pada Jumat, 28 Agustus 2026 bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali. Gubernur Bali Wayan Koster hadir langsung dalam Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II.

Usai acara, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa Provinsi Bali meraih dua penghargaan tingkat provinsi dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Jawa-Bali. Yakni Terbaik I kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan dengan apresiasi sebesar Rp 2 miliar. Terbaik II kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dengan apresiasi sebesar Rp 1,5 miliar. Total apresiasi yang diterima Provinsi Bali sebesar Rp 3,5 miliar.

Pada kesempatan itu, Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri yang telah memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah dalam empat kategori. Penghargaan ini bukan semata-mata soal angka atau besaran apresiasi. Yang lebih penting adalah bagaimana penghargaan ini menjadi dorongan dan motivasi bagi kepala daerah untuk terus membangun dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

Memperkuat Solidaritas Antarkepala Daerah

Gubernur Koster mengungkapkan berkumpulnya para kepala daerah dalam kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun solidaritas yang baik antarkepala daerah. Forum ini juga menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pembangunan serta pelayanan publik.

Ia menjelaskan apresiasi sebesar Rp 3,5 miliar yang diterima Provinsi Bali nantinya akan digunakan untuk mendukung perbaikan jalan-jalan yang rusak di Bali. “Pemanfaatannya diarahkan untuk kebutuhan pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga  BEM FK Unud Gelar "Beach Mass Clean Up"

Sementara terkait pelayanan kesehatan, Gubernur Koster menjelaskan pelayanan kesehatan di Provinsi Bali sudah menjangkau hingga tingkat desa melalui Pusat Pembantu atau Pustu. Ke depan, pelayanan Pustu akan terus ditingkatkan kualitasnya dan diarahkan untuk dikembangkan menjadi klinik. Hal ini merupakan bagian dari komitmen untuk semakin mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Gubernur Koster juga mengungkapkan bahwa dua penghargaan yang diraih menjadi pengakuan atas upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan dasar masyarakat. Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.

Untuk diketahui, sebanyak 7 provinsi, 93 kabupaten, dan 35 kota se-Jawa dan Bali mengikuti ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Ajang ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Pemerintah daerah regional Jawa-Bali berkompetisi dalam sejumlah kategori penilaian. Selanjutnya dipilih pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik pada masing-masing kategori.

Kategori penilaian berupa Implementasi Program 3 Juta Rumah; Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan; Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan; Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa kinerja pemerintah daerah yang baik pada akhirnya akan berhubungan dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan pemimpinnya.

“Kinerja yang baik pada akhirnya akan berbuah kepercayaan publik. Jika tata kelola pemerintahan bagus, masyarakat akan menilai positif pemimpinnya,” kata Tito Karnavian.

Melalui Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, pemerintah daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik mendapatkan sejumlah manfaat, salah satunya berupa insentif fiskal. Insentif tersebut akan dikirimkan Kementerian Dalam Negeri ke rekening kas daerah. Tambahan fiskal tersebut dapat digunakan untuk memperkuat pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah. (gs/bi)

Baca Juga  FK Unud dan Pemkab Sumba Timur Jajaki Kerja Sama Dukungan Layanan Kesehatan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster: Wartawan Harus Berani Mengatakan Apa Adanya

Hadiri HUT Ke-1 Ikatan Wartawan Online Provinsi Bali

Loading

Published

on

By

Gubernur Koster Hadiri HUT IWO Provinsi Bali
HADIRI HUT: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Bali, Minggu, 30 Agustus 2026 di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Bali. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa keberadaan Ikatan Wartawan Online (IWO) merupakan respons atas pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi. Berbeda dengan media konvensional, media online menurutnya dapat menyediakan informasi dengan lebih cepat, mudah dan dapat diakses dimana saja.

Ia menegaskan bahwa keberadaan media massa sangat penting sebagai wahana interaksi antara pemerintah dan masyarakat ataupun sebaliknya. Sehingga dalam melaksanakan tugasnya harus berpegang teguh pada aturan jurnalistik namun tetap kritis dalam memberikan informasi dan mencerdaskan masyarakat.

Wayan Koster berharap media-media yang tergabung dalam IWO dapat bersikap objektif dan profesional. Menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan apa adanya sesuai dengan kondisi yang ada.

“Harus berani mengatakan apa adanya. Jika ada yang buruk sampaikan namun kalau ada yang positif juga harus disampaikan kepada masyarakat. Semuanya untuk mensejahterakan masyarakat Bali,” ujar Gubernur Koster saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Bali, Minggu, 30 Agustus 2026 di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Bali.

Ia berharap IWO dapat aktif bersinergi dan berkolaborasi mengawal pembangunan Bali sebagaimana tertuang dalam tatanan haluan pembangunan Bali 100 Tahun. Koster menjelaskan bahwa hal tersebut akan terus ia sosialisasikan secara masif agar masyarakat Bali memahami dan dapat berperan aktif dalam mendukung pembangunan Bali ke depannya.

Kegiatan tersebut merupakan puncak peringatan HUT Ke-14 Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia dan HUT Ke-1 IWO Bali. Selain pemotongan tumpeng, kegiatan juga diisi dengan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba karya jurnalistik tingkat perguruan tinggi se-Bali, Talkshow serta penyerahan bantuan tali kasih kepada 15 anak-anak kurang mampu.

Baca Juga  FK Unud dan Pemkab Sumba Timur Jajaki Kerja Sama Dukungan Layanan Kesehatan

Mengusung tema “Peran Pers Mengawal Pembangunan Bali”, Ketua IWO Bali, Tri Widiyanti menyampaikan bahwa IWO akan terus berkolaborasi dan bersinergi untuk mengawal pembangunan di Bali dengan mengedepankan keberpihakan terhadap kepentingan publik. Ia menjelaskan bahwa proses desiminasi informasi kepada masyarakat harus berlangsung secara bersih, bertanggung jawab, berimbang dan mengutamakan objektivitas. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Lepas 658 Pelari, Wawali Arya Wibawa Apresiasi Ubung Kaja Run 2026

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Lepas Peserta Ubung Kaja Run 2026
UBUNG KAJA RUN: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa melepas kegiatan Ubung Kaja Run 2026 pada Minggu (30/8) di Lapangan Pohgading, Desa Ubung Kaja. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa melepas kegiatan Ubung Kaja Run 2026 pada Minggu (30/8) di Lapangan Pohgading, Desa Ubung Kaja.

Sebanyak 658 peserta mengikuti Ubung Kaja Run 2026 dengan jarak tempuh 7 kilometer. Tak sekadar menjadi ajang olahraga, kegiatan yang digagas Desa Ubung Kaja ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk bergerak bersama, menjaga kebugaran, sekaligus menikmati suasana lingkungan desa melalui rute yang telah disiapkan panitia.

Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya UK Run 2026. Menurutnya, Pemerintah Kota Denpasar menyambut baik sekaligus mendukung kegiatan olahraga berbasis komunitas yang tumbuh dari inisiatif masyarakat dan pemerintah desa.

“Ajang seperti ini sangat positif karena menjawab kebutuhan masyarakat akan pola hidup sehat. Di sisi lain, pembangunan kota juga membutuhkan masyarakat yang memiliki kesiapan mental dan fisik yang kuat,” ujar Arya Wibawa.

Di samping itu, Wawali Arya Wibawa berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan menggali berbagai potensi lokal yang dimiliki Desa Ubung Kaja. Pelibatan masyarakat secara luas, kata Arya Wibawa menjadi bagian penting agar setiap potensi desa dapat dikembangkan secara berkelanjutan dengan semangat gotong-royong dan Vasudhaiva Kutumbakam.

Sementara, Perbekel Desa Ubung Kaja I Wayan Astika, menyampaikan terima kasih atas antusiasme masyarakat dan para pelari yang mengikuti UK Run 2026. Menurutnya, jumlah peserta yang mencapai 658 orang menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi desa untuk terus menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.

“Rute yang ditempuh sepanjang 7 kilometer tidak hanya melintasi jalan desa, tetapi juga mengajak para pelari menyusuri jalan melintasi persawahan. Jadi, selain berolahraga, peserta juga bisa menikmati keindahan lingkungan yang ada di Desa Ubung Kaja,” jelasnya.

Baca Juga  Unud Jadi Tuan Rumah Pelaksanaan ISFFS 2023

Astika juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Walikota dan Wakil Walikota Denpasar beserta jajaran Pemerintah Kota Denpasar, para tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga UK Run 2026 dapat terlaksana dengan baik. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi agenda olahraga yang mampu mempererat kebersamaan masyarakat Desa Ubung Kaja. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca