Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ketua TP PKK Bali Bersinergi dengan Ketua TP PKK Kabupaten/Kota Se-Bali Gelar Pasar Rakyat ‘‘Berbelanja dan Berbagi‘‘ di Gianyar

BALIILU Tayang

:

sembako
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster menyerahkan bantuan sembako kepada warga dalam acara Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” di Kabupaten Gianyar, Jumat (14/4). (Foto: ist)

Gianyar, baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster bersinergi dengan Ketua TP PKK Kabupaten / kota se-Bali kembali menggelar aksi sosial bertajuk Pasar Rakyat dengan tema “Berbelanja dan Berbagi“. Aksi sosial yang rutin digelar secara bergilir di setiap bulannya di seluruh Kabupaten / Kota se-Bali ini, kali ini dilaksanakan di Areal Krisna Oleh-oleh Bali, Jalan Raya Blangsinga, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Jumat (14/4).

Dalam sambutannya, Ny. Putri Koster menyampaikan bahwa aksi sosial PKK “Pasar Rakyat” yang diinisiasi sejak masa pandemi Covid-19, hingga saat ini pelaksanaannya terus dilakukan secara  bergilir di seluruh Kabupaten / kota se-Bali. Aksi sosial yang dilaksanakan setiap bulannya ini merupakan salah satu bentuk wujud sinergitas antara TP PKK Provinsi Bali dengan TP PKK Kabupaten  / kota se-Bali. Dalam kegiatan ini tidak hanya TP PKK Provinsi yang berbelanja dan berbagi dengan masyarakat tetapi juga TP PKK kabupaten / kota turut berbelanja lalu hasil belanjaan kembali dibagikan kepada masyarakat setempat. Kegiatan ini merupakan kesempatan bagi seluruh anggota PKK untuk bertatap muka dengan masyarakat serta dengan para pelaku UMKM.

Wanita yang akrab dipanggil Bunda Putri ini juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/kota dengan jajaran anggotanya atas sinergitas dan koordinasi yang telah dilakukan dalam melaksanakan program aksi Berbelanja dan Berbagi.  Kegiatan ini selain untuk menyalurkan bantuan ke masyarakat juga sebagai ajang silaturahmi para TP PKK Kabupaten/Kota seluruh Bali, karena seperti diketahui bahwa TP PKK bisa berkumpul jika ada acara-acara resmi seperti peringatan HKG (Hari Kesatuan Gerak) PKK. Sehingga menurutnya acara seperti ini bisa menjadi ajang berkumpul serta bertukar informasi dan program antar-TP PKK. Ditambah lagi melalui acara ini, TP PKK Kabupaten/Kota juga bisa mengetahui potensi-potensi seni kerajinan dan bahan pangan di wilayah tempat Pasar Rakyat diadakan.

Baca Juga  Jadi Narasumber Dialog Bahtera, Ny. Putri Koster Sosialisasikan Pemajuan Seni Budaya Bali
ny putri koster
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat mengamati barang dagangan di acara Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” di Kabupaten Gianyar, Jumat (14/4). (Foto: ist)

Pada bagian lain, pada kesempatan baik ini, Bunda Putri juga sekaligus melakukan sosialisasi terkait Tatanan Baru Penataan Pura Agung Besakih serangkaian pelaksanaan Karya Ida Betara Turun Kabeh (IBTK). Bunda Putri meminta baik masyarakat maupun Ketua TP PKK Kabupaten kota beserta jajarannya agar terus melaksanakan sosialisasi terkait tatanan baru di Pura Agung  Besakih. Pelemahan Pura Agung Besakih telah ditata sedemikian rupa agar para pamedek merasa nyaman ketika melakukan persembahyangan. Untuk itu, Bunda Putri meminta kepada para pamedek agar mematuhi aturan yang ada, seperti memarkir kendaraan di tempat parkir yang disediakan, tidak membuang sampah di areal pura dan sekitarnya serta tidak membawa sarana berbahan plastik.

Di samping itu kita harus merubah pola pikir dan kebiasaan kita, sehabis sembahyang sisa canang maupun bunga dibawa pulang sampahnya ke rumah masing-masing, jangan meninggalkan sampah kita di Pura karena Pura adalah tempat yang kita sucikan. Demikian halnya sehabis makan atau minum, agar sisa makanan atau minuman tidak dibuang sembarangan ke taman atau diletakkan di pojok-pojok bangunan. “Kebiasaan-kebiasaan lama yang meninggalkan sampah di  pura kita tinggalkan, jangan membuang ataupun menyisakan sampah di pura. Kita jaga bersama kebersihan dan kesucian pura dan sekitarnya. PKK saya harapkan lakukan sosialisasi terus di masyarakat agar tatanan baru ini bisa menjadi sebuah kebiasaan,” imbuhnya .

Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Ny.  Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan Pasar Rakyat yang untuk kedua kalinya di Kabupaten Gianyar. Ny. Dayu Surya Mahayastra menyampaikan bahwa Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” merupakan ide luar biasa yang dicetuskan Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, dimana tidak saja membantu para pelaku UMKM dan masyarakat sekitar juga para pengurus dan anggota TP PKK bisa berkunjung ke seluruh Kabupaten/Kota se-Bali dan berbelanja lalu berbagi dengan masyarakat setempat.

Baca Juga  Ibu Putri Koster Tegaskan Prasarana Kuliner di PKB 2025 Bebas Plastik

Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” pada pagi hari ini diserahkan bantuan kepada 100 orang penerima dimana masing masing penerima mendapatkan 3 tas belanjaan, dimana tas pertama bantuan dari Ketua TP PKK Provinsi Bali yang berisikan beras, telur dan minyak goreng, tas kedua dari para pengurus TP PKK Provinsi Bali berupa sayur-mayur dan lauk-pauk dan selanjutnya tas ketiga yang merupakan bantuan dari para pengurus TP PKK kabupaten/ kota se-Bali dan dari Paiketan Krama Istri (PAKIS) MDA Provinsi Bali berupa produk hasil pertanian dan sembako hasil dari masyarakat Gianyar. Sehingga secara keseluruhan total belanjaan yang dibagikan berjumlah 300 tas dimana masing masing penerima mendapatkan 3 buah tas.

Dalam acara yang turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten/ kota se-Bali, Asisten Administrasi Umum Setda Gianyar, Kepala OPD terkait di Lingkungan Provinsi Bali Pemkab Gianyar, Manggala Utama PAKIS MDA Provinsi Bali serta organisasi wanita juga diisi dengan stand yang bervariatif, mulai dari stand bahan pangan, produk UMKM, kerajinan, tanaman anggrek dan stand makanan yang bervariasi. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

DWP Badung Kunjungi Pasien Anak di RS Mangusada, Berbagi Ceria di Hari Anak Nasional

Published

on

By

Penasehat DWP Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa bersama Ketua DWP Nyonya Oliviana Surya Suamba mengunjungi pasien anak di RS Mangusada.
KUNJUNGAN: Penasehat DWP Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa bersama Ketua DWP Nyonya Oliviana Surya Suamba melakukan kunjungan kasih ke pasien anak-anak yang sedang dirawat di Ruang Cilinaya RS Mangusada Badung, Senin (3/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Menyemarakkan peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026, Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa bersama Ketua DWP Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba dan jajaran pengurus serta anggota melakukan kunjungan kasih ke pasien anak-anak yang sedang dirawat di Ruang Cilinaya RS Mangusada Badung, Senin (3/8).

Kegiatan ini diharapkan dapat membawa keceriaan, semangat baru, dan kenyamanan bagi anak-anak yang sedang berjuang memulihkan diri.

Penasehat DWP Nyonya Rasniathi Adi Arnawa dan Ketua DWP Nyonya Oliviana Surya Suamba menyerahkan bantuan berupa buku cerita berwarna dan mainan edukatif yang aman dan bermanfaat untuk menumbuhkan imajinasi, melatih keterampilan, serta menghibur selama masa perawatan di rumah sakit.

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan doa tulus dan semangat kepada seluruh anak dan orang tua yang mendampingi.

“Anak-anak adalah anugerah terindah dan harapan masa depan. Wajar jika kita berikan perhatian dan kasih sayang sepenuhnya, terlebih saat mereka sedang sakit dan butuh perjuangan ekstra untuk sembuh. Semoga buku dan mainan ini bisa menjadi teman yang menyenangkan, mengusir rasa bosan, dan membawa senyum lebar di wajah anak-anak. Semoga lekas sembuh, kuat kembali, dan bisa bermain serta belajar dengan ceria seperti sedia kala,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DWP Nyonya Oliviana Surya Suamba menambahkan bahwa kepedulian terhadap tumbuh kembang dan kesejahteraan anak menjadi perhatian utama bagi seluruh anggota DWP.

“Kami ingin hadir bukan sekadar berbagi benda, melainkan berbagi kasih dan perhatian tulus. Semoga kehadiran kami sedikit meringankan beban keluarga dan mengingatkan bahwa diluar sana banyak yang mendoakan kesembuhan dan kebahagiaan anak-anak semua. DWP Badung akan terus berupaya hadir dan berbagi kebaikan untuk anak-anak Badung tercinta,” ungkapnya.

Baca Juga  Ny. Putri Koster: Anak Muda Harus Resapi Nilai Pancasila untuk Menjawab Tantangan Zaman

Turut hadir mendampingi rangkaian kegiatan Direktur RS Mangusada Badung beserta jajaran manajemen dan perawat ruangan, serta para anggota DWP Badung. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Eddy Mulya Pimpin Apel Disiplin di Lingkungan Bapenda Denpasar

Tekankan untuk Bersama Wujudkan Tata Kelola Keuangan Daerah yang Optimal 

Loading

Published

on

By

Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya memimpin apel disiplin di lingkungan Badan Pendapatan Daerah Denpasar.
PIMPIN APEL: Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, memimpin apel disiplin di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar (Disdikpora), Senin (3/8). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, memimpin apel disiplin di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar (Disdikpora), Senin (3/8). Kegiatan yang digelar di halaman kantor dinas tersebut diikuti pejabat struktural hingga staf di kantor tersebut.

Dalam arahannya, Sekda Eddy Mulya menegaskan pentingnya tata kelola keuangan daerah yang kredibel, akuntabel, dan berlandaskan integritas, khususnya dalam pelayanan publik sektor keuangan daerah.

Ia mengingatkan bahwa kualitas layanan menjadi cerminan profesionalitas aparatur pemerintah.

“Sebagai instansi di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar yang membidani tentang keuangan daerah, maka saya berpesan kepada seluruh perangkat di Bapenda agar memiliki integritas dan juga komitmen kuat untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Eddy Mulya, untuk dapat merealisasi tata kelola keuangan dijelaskan bahwa tugas tersebut meliputi koordinasi penyusunan APByang optimal, yang didalamnya terdapat susunan perubahan APBD, hingga laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, maka diperlukan komunikasi dan koordinasi yang baik antar seluruh perangkat.

“Dengan koordinasi yang baik, pengelolaan keuangan daerah Kota Denpasar diharapkan dapat berjalan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan serta prinsip-prinsip pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel,” jelasnya.

Eddy Mulya juga menegaskan pentingnya peran perangkat daerah untuk berkomitmen dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, serta menyelaraskan tata kelola keuangan daerah dengan baik. Terlebih, Badan Pendapatan Daerah memiliki peran strategis sebagai koordinator dalam optimalisasi pendapatan daerah. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ny. Putri Koster: Anak Muda Harus Resapi Nilai Pancasila untuk Menjawab Tantangan Zaman
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Pimpin Rakor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Percepatan Perlinsos Kota Denpasar

Published

on

By

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin Rapat Koordinasi TKPK dan Percepatan Perlinsos di Graha Sewakadarma.
PIMPIN RAKOR:  Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) dan Percepatan Perlinsos di Denpasar, bertempat di Ruang Sewaka Mahottama, Graha Sewakadarma, Lumintang, Senin (3/8). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar menyelenggarakan Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) dan Percepatan Perlinsos di Denpasar. Dimana rakor ini dipimpin langsung Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa,  di Ruang Sewaka Mahottama, Graha Sewakadarma, Lumintang, Senin (3/8).

Rakor turut dihadiri Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan  Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Merta, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku bapak angkat di desa dan kelurahan, camat se-Kota Denpasar, serta perbekel dan lurah se-Kota Denpasar. Keterlibatan seluruh unsur tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pemutakhiran data sosial masyarakat.

Dalam arahannya, Wawali Arya Wibawa menegaskan bahwa untuk TKPK merupakan sebagai bentuk evaluasi berkala terhadap program penanganan kemiskinan di Kota Denpasar. Rapat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, hingga lurah/kepala desa dalam memastikan program tepat sasaran dan berdaya guna.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran OPD, camat, dan perbekel/lurah atas kerja keras serta kolaborasi aktif yang telah ditunjukkan selama ini,” ujarnya.

Secara makro, lanjut Arya Wibawa kinerja pembangunan dan indikator kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar menunjukkan capaian yang sangat positif yakni untuk Pertumbuhan Ekonomi mengalami pertumbuhan sebesar 6,11%, berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali, untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menempati posisi tertinggi di Provinsi Bali serta masuk dalam jajaran 10 besar nasional.

Untuk Kesejahteraan Sosial, menunjukkan peningkatan pada indikator Umur Harapan Hidup, Harapan Lama Sekolah, serta Rata-rata Lama Sekolah. Dan untuk Rasio Gini serta Kemiskinan Tingkat kemiskinan secara persentase berada di angka 2,6% (salah satu yang terendah). Kendati demikian, intervensi tetap berfokus pada kedalaman dan keparahan kemiskinan mengingat jumlah penduduk Kota Denpasar yang relatif besar.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Sambangi 4 Desa Hari Pertama Aksi Sosial “Menyapa dan Berbagi” di Gianyar

Guna mencegah masyarakat berpenghasilan rendah turun ke kategori miskin ekstrem, Pemkot Denpasar menekankan pentingnya menjaga masyarakat yang berada di ambang batas kemiskinan (Desil 5 dan Desil 6, memperhitungkan sekitar 18.000 warga rentan).

Lebih lanjut Arya Wibawa menjelaskan, untuk evaluasi berkala pelaksanaan program pendataan Kartu Keluarga (KK) Populasi dan Perlindungan Sosial (Perlinsos). Meskipun target agresif jangka pendek sebesar 60% belum sepenuhnya tercapai secara merata di seluruh wilayah, tren pertumbuhan populasi terdata mengalami peningkatkan signifikan sebesar 21% dalam sepekan terakhir.

Ditegaskan pula bahwa program layanan ini dipastikan berlanjut hingga batas akhir (cut-off) pemerintah pusat pada akhir Agustus. Pemerintah Pusat menetapkan ambang batas capaian minimal antara 40% hingga 60%. Wilayah yang belum mencapai batas minimal tersebut diwajibkan untuk terus menggenjot kinerja pendataan hingga batas waktu akhir Agustus.

Adapun kalkulasi target awal yang dirancang dalam rentang waktu 20 hari kerja. Target awal mencakup pengumpulan data hingga 111.000 KK, dengan target harian sebesar 5.000 KK atau rata-rata 1.250 KK per kecamatan. Dengan status realisasi saat ini berada di kisaran 35.000 KK dan terus bergerak naik dengan rata-rata input 2.000 – 3.600 KK per hari. Yang mana penetapan target tinggi di awal merupakan strategi psikologis untuk mendorong percepatan kerja di lapangan. Semakin panjang durasi pelaksanaan tanpa target ketat, potensi kelelahan (fatigue) pada petugas lapangan maupun masyarakat akan semakin tinggi.

Program di daerah mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat atas lompatan capaian data dalam satu minggu terakhir dengan kenaikan populasi terdata sebesar 21%.

“Dimana keunggulan utama daerah Denpasar terletak pada keberadaan Balai Banjar dan Balai Desa yang sangat efektif sebagai wadah kumpul masyarakat. Dibandingkan kota besar lain seperti Surabaya yang mengandalkan hingga 37.000 agen untuk melakukan penyisiran rumah ke rumah (canvassing/door-to-door), struktur adat dan kemasyarakatan di Denpasar memberikan efisiensi yang jauh lebih tinggi jika dimanfaatkan secara optimal,” papar Arya Wibawa.

Baca Juga  Ketua TP PKK dan Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster Mengucapkan Rahajeng Rahina Tumpek Landep

Guna mengejar target akumulatif minimal 60% (sekitar 90.000 KK terdata dari posisi 35.000 KK saat ini), rapat ini kemudian menyepakati penyesuaian operasional bagi para Perbekel, Lurah, dan Kepala Dusun/Kaling dalam Pembaruan Jadwal Turun Lapangan dengan seluruh jadwal aktivitas penjangkauan untuk 1 minggu ke depan diwajibkan telah terbarukan (updated). Monitoring Berkala Harian dengan Pemantauan data harian tetap dilakukan tiga kali sehari (Pukul 06.00 WITA, 18.00 WITA, dan 22.00 WITA) untuk memetakan banjar/wilayah yang mengalami penurunan aktivitas malam hari. Adapun Target Ambang Batas Harian dengan menetapkan batas minimal input harian sebesar 2.000 hingga 2.500 KK per hari untuk menjamin tercapainya target 60% sebelum cut-off akhir Agustus. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca