Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Ketua TP PKK Provinsi Bali Gelar Seminar “Sekolah Menjadi Ibu”

Ny. Putri Koster: Untuk Menjadikan Generasi Emas yang Sehat, Berakhlak dan Berkarakter, Peran Ibu Sangat Besar Baik dalam Pertumbuhan Fisik maupun Mental Anak

Loading

BALIILU Tayang

:

ny koster
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster menyerahkan cinderamata kepada narasumber Dr. Handrawan Nadesul pada acara seminar ''Sekolah Menjadi Ibu'' di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Sabtu (5/11/2022). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster bersinergi dengan TP PKK Kabupaten Kota se-Bali, organisasi wanita, Bank BPD Bali serta OPD terkait di lingkungan Pemprov Bali menggelar Seminar “Sekolah Menjadi Ibu“ dengan menghadirkan narasumber Dr. Handrawan Nadesul di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Sabtu (5/11/2022).

Dalam arahannya, Ny. Putri Koster menyampaikan bahwa penyelenggaraan Seminar Sekolah  Menjadi Ibu sangat penting dan merupakan salah satu tugas dan kewajiban dari kepengurusan PKK untuk melakukan sosialisasi bagaimana menjadi ibu yang baik bagi keluarga yang tidak hanya dimulai setelah menikah dan memiliki anak namun dimulai dari usia remaja, persiapan pranikah, melahirkan hingga merawat anak sehingga anak-anak tumbuh tidak hanya menjadi anak yang sehat secara fisik tetapi juga berbudi pekerti luhur serta berguna baik bagi keluarga, masyarakat dan negara.

koster
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster bersama narasumber Dr. Handrawan Nadesul dan undangan lainnya doa bersama sebelum seminar ”Sekolah Menjadi Ibu” di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Sabtu (5/11/2022). (Foto: ist)

Wanita yang akrab dipanggil Bunda Putri menambahkan, untuk menjadikan generasi emas yang sehat, berakhlak dan berkarakter, peran ibu sangat besar baik dalam pertumbuhan fisik maupun mental anak. Pengetahuan ibu terkait kesehatan, pola asuh serta pola didik anak perlu terus disosialisasikan, meskipun menjadi sosok ibu terjadi secara alami namun akan lebih baik jika ditambahkan dengan pengetahuan terkait kesehatan dan pola pengasuhan yang benar sehingga anak akan tumbuh menjadi anak yang tidak hanya sehat tetapi juga berbudi pekerti luhur.

Bunda Putri menambahkan Seminar Sekolah Menjadi Ibu yang diikuti oleh kader PKK, organisasi wanita serta siswa-siswi SMA/SMK se-Bali diharapkan dapat memberi pengetahuan kepada para remaja dan calon ibu terkait kesehatan alat reproduksi, persiapan kehamilan, perawatan kehamilan hingga melahirkan serta perawatan bayi khususnya di dua tahun masa emas kehidupannya.

Baca Juga  Ratusan Warga Denpasar Terima Paket Bantuan Aksi Sosial "Menyapa, Bergerak, Bekerja dan Berbagi" dari Ketua TP PKK Provinsi Bali
ny koster
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster. (Foto: ist)

Dengan demikian tidak hanya kasus stunting yang bisa kita cegah tetapi juga akan tumbuh generasi yang sehat, generasi yang tangguh pemimpin bangsa di masa akan datang. Untuk para kader PKK, Bunda Putri berharap dengan menggandeng instansi terkait, kader PKK turun melakukan sosialisasi memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada keluarga terkait kesehatan baik kesehatan ibu maupun kesehatan anak. Bahkan jika perlu jemput bola turun langsung ke rumah warga untuk  melakukan pemantauan terkait imunisasi bagi balita, tumbuh kembang balita, sanitasi lingkungan hingga penyediaan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan rumah. 

Hal senada disampaikan oleh Dr. Handrawan Nadesul dimana peran dan pengetahuan ibu memegang peran yang sangat besar dalam tumbuh kembang anak, bahkan banyak ibu yang memiliki pendidikan yang baik tapi wawasan kesehatannya kurang. Seorang ibu mendapat mandat dari Tuhan bagaimana melahirkan generasi yang unggul. Untuk itu ibu harus memiliki cukup informasi dan wawasan terkait kesehatan. Bahkan kasus stunting terjadi bukan semata-mata disebabkan oleh kemiskinan tetapi lebih kepada kurangnya informasi dan pengetahuan bagaimana pencegahan stunting dan peran ibu dalam mempersiapkan makanan dalam keluarga, apa yang tersedia di atas meja makan menjadi penentu kesehatan keluarga, bukan mewahnya makanan yang menjadi patokan tetapi makanan yang tepat yang sumbernya bisa diperoleh dari pekarangan rumah dan lingkungan sekitar.

handrawan
Dr. Handrawan Nadesul. (Foto: ist)

Dokter yang juga sebagai penasihat kesehatan, penulis artikel kesehatan serta penyair ini menambahkan pendidikan anak asah asih asuh di lima tahun pertama sangat menentukan nasib anak di tahun berikutnya. Ibu-ibu diberdayakan dengan memberi makanan yang bergizi dan disosialisasikan informasi makanan yang murah, sederhana dan bergizi untuk disajikan bagi keluarga.

Dalam paparan selama hampir 5 jam yang disajikan secara lengkap lugas dan mudah dipahami, Dr. Handrawan menyampaikan informasi dan wawasan secara lengkap terkait kesehatan mulai dari kesehatan alat reproduksi, proses kehamilan, melahirkan, perawatan bayi, balita, penyediaan pangan sehat keluarga, pendidikan anak hingga upaya menjaga kesehatan di usia lanjut.

Baca Juga  Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ajak Membangun Pola Hidup Hemat

Seminar yang diselenggarakan secara luring dan daring ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta saat sesi tanya jawab dibuka. Seminar pada hari ini diakhiri dengan penyerahan cinderamata serta foto bersama. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
iklan

NEWS

70 Paskibraka Badung Intensif Berlatih, Siap Jalankan Tugas HUT Ke-81 RI

Published

on

By

Sebanyak 70 anggota Paskibraka Kabupaten Badung mengikuti latihan intensif jelang tugas HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.
LATIHAN: Sebanyak 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung melakukan sesi latihan untuk persiapan menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang yang berlangsung Kamis (13/8/2026). (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Sebanyak 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung terus mematangkan kesiapan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, S.Sos., mengatakan, persiapan Paskibraka Badung telah dimulai sejak Juni 2026. Setelah mengikuti tahapan latihan awal, para calon Paskibraka menjalani pendidikan dan pelatihan melalui program Desa Bahagia.

Selanjutnya, para anggota mengikuti latihan secara intensif yang mencakup kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, serta kemampuan menghadapi berbagai situasi di lapangan. Seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum mereka dikukuhkan sebagai Paskibraka Kabupaten Badung.

“Pada tanggal 14 Agustus itu mereka sudah harus masuk proses pengukuhan. Proses pengukuhan ini sebagai sebuah lambang, mereka tidak lagi calon, tapi sudah menjadi Paskibraka Kabupaten Badung,” ujar Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, pada Kamis (13/8/2026).

Setelah prosesi pengukuhan, rangkaian persiapan dilanjutkan dengan renungan suci pada 15 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum para Paskibraka melaksanakan tugas pada upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

Pada pelaksanaan upacara 17 Agustus, Paskibraka Badung akan mengemban dua tugas utama, yakni melaksanakan pengibaran bendera pada pagi hari dan penurunan bendera pada sore hari. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan malam syukuran.

Ida Bagus Putu Mas Arimbawa menyampaikan, kesiapan Paskibraka Badung tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perangkat daerah. Dalam menjalani latihan, para anggota mendapatkan pendampingan dari pelatih yang berasal dari unsur Polresta, Kodim, serta DPPI.

Baca Juga  Didaulat Sebagai Narasumber, Ny. Putri Koster Dorong Para Ibu Mengajarkan Anak Nilai-nilai Moderasi

Tahun ini, terdapat sejumlah penyesuaian pada tata letak dan formasi barisan Paskibraka. Formasi utama tetap mengacu pada pola 17-8-45, namun terdapat beberapa variasi gerakan dan komposisi yang disesuaikan dengan tata upacara yang berlaku.

“Beberapa gerakan mencerminkan angka 81 dan sebagainya. Tentunya juga di sini harus memiliki skill tersendiri. Itulah maka latihannya sangat intens,” jelasnya.

Selain kesiapan personel, Pemerintah Kabupaten Badung juga melakukan penyesuaian tata tempat pelaksanaan upacara berdasarkan edaran terbaru. Dalam rangkaian upacara tertentu, para undangan akan mengikuti prosesi dengan berdiri, mulai dari pemasangan hingga pelepasan sangkur.

Lebih lanjut, Pemkab Badung berencana memberikan wadah bagi para Paskibraka Badung sebagai ruang untuk mengembangkan kapasitas, kompetensi, kepemimpinan, dan kemampuan berorganisasi setelah menyelesaikan tugasnya.

Wadah tersebut diharapkan dapat mendorong para anggota Paskibraka untuk tetap aktif dalam berbagai kegiatan positif serta memberikan kontribusi bagi lingkungan dan masyarakat.

“Anak-anak muda yang berbakat, pilihan dari sebuah sekolah. Saya kira perlu didukung kegiatan-kegiatan positif,” katanya.

Ida Bagus Putu Mas Arimbawa menegaskan, seluruh proses persiapan Paskibraka Badung merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak di bawah arahan pimpinan daerah serta dukungan perangkat daerah terkait. Dengan proses latihan yang telah berlangsung sejak Juni, para Paskibraka diharapkan mampu menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dengan penuh disiplin, tanggung jawab, dan kebanggaan pada 17 Agustus 2026. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Badung Sepakati Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026

Belanja Infrastruktur Dirancang Capai 59,8 Persen

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menandatangani nota kesepakatan Perubahan KUA-PPAS 2026 di Rapat Paripurna DPRD Badung.
TANDATANGANI NOTA KESEPAKATAN: Bupati Wayan Adi Arnawa menandatangani nota kesepakatan saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Badung di Ruang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Kamis (13/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemkab Badung bersama DPRD Badung menyepakati Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026. Penetapan tersebut dituangkan dalam penandatanganan nota kesepakatan pada Rapat Paripurna DPRD Badung di Ruang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Kamis (13/8).

Ditemui seusai rapat paripurna, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menjelaskan, peningkatan pendapatan daerah turut mendorong kenaikan belanja dalam Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026. Pendapatan meningkat sekitar Rp. 200 miliar lebih, dengan PAD dari Rp. 9,5 triliun lebih menjadi Rp. 9,8 triliun lebih. Belanja daerah meningkat sekitar Rp. 1,7 triliun, dari Rp. 11 triliun lebih menjadi Rp. 13 triliun lebih. Sebagian besar peningkatan belanja tersebut diarahkan untuk pembangunan infrastruktur dan pengembangan jaringan baru. Belanja infrastruktur mencapai 59,8 persen dengan belanja modal sekitar Rp 4 triliun lebih.

“Ini luar biasa karena mungkin dalam sejarah baru pertama kali kita bisa mencapai belanja infrastruktur 59,8 persen. Belanja modal juga mencapai Rp 4 triliun lebih. Kondisi ini tentu harus kita jaga untuk meningkatkan daya dukung dan daya saing daerah. Kompetitor kita cukup banyak dan mereka juga sedang berbenah. Oleh karena itu, kita harus terus melakukan pembenahan kalau tidak ingin tertinggal,” ujarnya.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada DPRD Badung yang telah melakukan pembahasan dan menyepakati Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026. Anggaran diarahkan untuk mendukung tujuh prioritas daerah, meliputi penguatan kerukunan umat beragama serta pelestarian tradisi, adat, seni dan budaya Bali, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial, penciptaan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, integrasi pembangunan sektor pertanian dengan pariwisata, peningkatan kualitas infrastruktur publik dan pembangunan jaringan jalan baru, penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digitalisasi, serta peningkatan pariwisata Badung yang berkualitas.

Baca Juga  Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster Resmikan PUSPA AMAN di Desa Sidan Gianyar

Selanjutnya, program-program yang telah disepakati akan disinergikan dengan program yang tercantum dalam dokumen anggaran serta mengikuti tahapan evaluasi oleh pemerintah. Ia menyebut perubahan anggaran juga mencakup sejumlah pembangunan infrastruktur yang diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah. Pembangunan jaringan jalan baru yang telah dirancang turut didorong melalui perubahan anggaran untuk meningkatkan keterhubungan antarkawasan. Bupati berharap seluruh program yang telah dirancang dan disepakati dapat memberikan manfaat serta membawa perubahan bagi masyarakat Kabupaten Badung.

“Prosesnya sudah kita lalui secara marathon, mulai dari pembahasan, pelaksanaan rencana, sampai perubahan dan koordinasi. Selanjutnya tentu kita sinergikan dengan program-program yang sudah ada dalam dokumen anggaran dan akan dievaluasi oleh pemerintah. Banyak perubahan belanja yang kita lakukan, termasuk untuk beberapa infrastruktur yang memang menjadi bagian dari konektivitas jalan-jalan yang sudah kita rancang. Ini yang kita dorong juga dalam perubahan, sehingga ke depan konektivitas antarwilayah bisa semakin baik. Mudah-mudahan apa yang sudah kita rancang dan sepakati ini bisa menjadi berkah dan membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Aksi Sosial Warnai Peringatan HUT Ke-3 GOW Badung di Desa Punggul

Published

on

By

Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri HUT ke-3 GOW Kabupaten Badung di Gedung Balai Budaya, Desa Punggul.
HADIRI HUT GOW: Wabup sekaligus Pembina GOW Kabupaten Badung, Bagus Alit Sucipta menghadiri HUT Ke-3 GOW Kabupaten Badung di Gedung Balai Budaya, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, pada Kamis (13/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 dengan menggelar berbagai aksi sosial nyata bagi masyarakat. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita ini digelar di Gedung Balai Budaya, Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, pada Kamis (13/8).

Perayaan yang mengusung tema “Perempuan Hebat, Badung Kuat, Bersinergi, Berinovasi, Menginspirasi” dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Badung sekaligus Pembina GOW Kabupaten Badung, Bagus Alit Sucipta, Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali, Nyonya Seniasih Giri Prasta, Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua GOW Badung Ny. Yunita Alit Sucipta serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Badung, Nyonya Oliviana Surya Suamba. Hadir pula jajaran Kepala OPD lingkup Pemkab Badung, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung, perwakilan Camat Abiansemal, Perbekel Desa Punggul, serta seluruh anggota GOW.

Sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan, perayaan HUT ke-3 ini ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng bersama oleh seluruh keluarga besar GOW Badung.

Dalam sambutannya, Pembina GOW Kabupaten Badung, Bagus Alit Sucipta, memberikan apresiasi tertinggi kepada pengurus dan anggota GOW atas dedikasi serta kontribusi nyata mereka selama tiga tahun terakhir.

“Tiga tahun bukan waktu yang singkat. Di usia yang semakin dewasa ini, saya berharap GOW Badung semakin kokoh berdiri, semakin luas manfaatnya, dan semakin harmonis bersinergi dengan semua pihak. Perempuan adalah tiang keluarga dan pilar masyarakat. Ketika perempuan bersatu, berilmu, dan berhati pelindung, maka daerah pun akan tumbuh kuat, sejahtera, dan bermartabat,” ujarnya.

Wabup juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung memberikan dukungan penuh kepada organisasi wanita sebagai mitra strategis pemerintah. Terutama dalam memperkuat ketahanan keluarga, pendidikan anak, serta peningkatan kesejahteraan sosial di tingkat akar rumput.

Baca Juga  Turun Menyapa dan Berbagi, Ny. Putri Koster Minta Kader PKK Guyub Dukung Program Pemprov Bali

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta, mengungkapkan bahwa momen hari jadi kali ini terasa kian istimewa karena berdekatan dengan semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. “Kami ingin merayakan usia GOW bukan sekadar dengan seremonial, melainkan dengan berbagi dan melayani masyarakat. Itulah wujud syukur kami yang paling nyata,” ungkapnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, GOW Kabupaten Badung menyelenggarakan rangkaian kegiatan bakti sosial yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat, meliputi Pelayanan Kesehatan Mata (Pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis, bekerja sama dengan John Fawcett Foundation), Pemeriksaan Kesehatan Umum (Layanan kesehatan gratis berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung), Pembagian Sembako (Penyerahan paket pangan untuk warga yang membutuhkan), Bantuan Aksesibilitas (Penyerahan kursi roda bagi warga dengan keterbatasan mobilitas) dan Intervensi Stunting (Penyerahan bantuan pemenuhan gizi bagi anak-anak dalam kategori stunting).

Nyonya Yunita Alit Sucipta berharap seluruh rangkaian program ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas. Aksi ini menjadi bukti nyata kehadiran GOW Badung dalam mendukung program pembangunan daerah.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Badung, para Ketua Organisasi Kewanitaan, seluruh anggota, serta mitra kerja dan pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. Semoga sinergi yang telah terjalin terus diperkuat, agar ke depan GOW Badung dapat semakin bermanfaat, semakin menginspirasi, dan semakin berarti bagi setiap keluarga di Badung,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca