Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Gandeng Sejumlah Instansi Terkait, Ketua TP PKK Provinsi Bali Harapkan Program “Menyapa dan Berbagi” Tepat Sasaran

BALIILU Tayang

:

ny koster
AKSI SOSIAL: Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat menyerahkan bantuan aksi sosial Menyapa dan Berbagi kepada 200 orang penerima di KLungkung, Kamis (15/6). (Foto: ist)

Klungkung, baliilu.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster kembali melaksanakan kegiatan Menyapa dan Berbagi di empat (4) lokasi, yakni Balai Banjar Papaan, Desa Sampalan Tengah dan Wantilan Banjar Adat Lekok, Desa Sampalan Kelod, Kecamatan Dawan serta Wantilan Desa Adat Bakas dan Wantilan Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Kamis (15/6).

Kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali di tengah masyarakat ini sebagai bentuk perhatian mengetahui secara langsung tentang kondisi dan keadaan masyarakat sekaligus menjalankan salah satu dari 10 program pokok PKK. Kegiatan ini juga untuk menyukseskan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera dengan pola pembangunan semesta berencana.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali yang hadir didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Penduduk dan Catatan Sipil Provinsi Bali, Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, Kepala Dinas Sosial dan P3A Provinsi Bali, Direktur Utama Rumah Sakit Mata Bali Mandara serta Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali.

Pada kesempatan ini, Ny. Putri Koster juga menyampaikan agar ketika ada satu program yang sedang digalakkan oleh pemerintah daerah, maka sistem kegiatan tersebut harus sama dengan instansi keseluruhan yang ada, agar berjalan searah dan menuju satu tujuan yang sama.

Dengan menggandeng sejumlah instansi terkait, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali berharap kegiatan Menyapa dan Berbagi di seluruh Bali ini mampu menyentuh warga hingga ke pelosok desa dan sesuai/ tepat dengan sasaran.

Baca Juga  Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri dan Dukung Pasar Rakyat TP PKK Bangli

Salah satu program yang ingin dicapai adalah memperkecil angka kematian bayi karena kurangnya pengetahuan melindungi bayi saat dalam kandungan, dan meminimalisir angka stunting, Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Putri Koster menggandeng Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk berbagi pengetahuan dan wawasan tata cara menjaga kesehatan dan perkembangan janin, setelah lahir kedua (masa emas pertumbuhannya).

ny koster
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat melaksanakan kegiatan aksi sosial Menyapa dan Berbagi di empat (4) lokasi di Klungkung. (Foto: ist)

Ny. Putri Koster pada kesempatan ini mengingatkan agar orangtua mengawal tumbuh kembang anak-anak serta mengawasi pola asuh anak-anak di usia emasnya. “Mari kita lebih fokus menjaga dan mengawasi tumbuh kembang dan pola asuh anak-anak kita. Jangan biarkan mereka sibuk dengan aktivitas mereka tanpa pengawasan, apalagi yang berhubungan dengan layar handphone. Sebaik-baiknya aplikasi yang ada di layar handphone kita, tetapi belum tentu akan menguntungkan bagi anak-anak yang masih ada di bawah usia 10 tahun. Karena pada intinya, radiasi pada layar akan membahayakan mata anak-anak kita. Selain itu, media hiburan yang disediakan oleh media sosial juga belum tentu sudah sesuai dengan usia anak-anak kita. Oleh sebab itu mari kita awasi setiap aktivitas dan kegiatan anak-anak yang berkaitan dengan handphone, terutama media sosial. Jangan sampai di usia dini, anak-anak kita sudah kehilangan penglihatannya yang jernih dan matang di atas usianya,” tegas Ny. Putri Koster.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster yang kita kenal aktif turun menyapa dan berbaur langsung di tengah masyarakat ini menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berupaya mengingatkan masyarakat Bali untuk turut serta ikut berpartisipasi menjaga Bali yang adi luhung dengan segala keindahan, kenyamanan, keramahan, kebersihan dan budaya adat istiadat sebagai kekuatan taksunya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Sunada pada kesempatan yang baik ini menyampaikan bahwa saat ini sangat mudah tubuh manusia terserang bakteri dan virus jika kita tidak pandai memilih dan memilah makanan yang sehat dan bersih untuk dikonsumsi, karena sudah ada beberapa kasus meningitis yang diakibatkan oleh beberapa korban jiwa akibat mengkonsumsi makanan yang berasal dari daging yang masih mentah dan belum diolah dengan bersih dan higienis.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Sosialisasikan Cegah Penyakit dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Ketua Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali, Luh Putu Sukarini menginformasikan bagi ibu-ibu yang memiliki putri remaja agar turut memantau mereka untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan mengkonsumsi tablet zat besi karena saat menstruasi para remaja perempuan membutuhkan berkali lipat tambahan vitamin atau tablet penambah darah yang penting nantinya akan mempengaruhi kesehatan rahim saat mengandung. Saat mengandung para remaja ini juga harus mendapat asupan gizi yang cukup. “Makanan yang harus dikonsumsi itu tidak perlu semuanya mahal, tetapi itu harus sehat dengan vitamin dan gizi yang cukup. Lengkap dengan protein, kalsium, nabati dan suplemen tambahan lainnya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, bahwa mengkonsumsi banyak sayur dan buah, dapat memberikan perkembangan yang baik bagi mata, selain itu mengurangi dan menjauhkan radiasi gadget,  juga akan mempengaruhi kesehatan bayi yang sedang kita kandung, karena juga akan berimplikasi pada anak-anak yang lahir menjadi autis dan menjadikan bayi mengalami kelainan perilaku.

Pada kegiatan “Menyapa dan Berbagi” kali ini, diserahkan bantuan berupa bantuan 10 dus PMT kepada Balita oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Bantuan 10 paket yang berisi susu untuk ibu hamil oleh Ketua Pengurus Daerah IBI Bali.  Bantuan bibit tanaman 50 pohon (Alpukat, Mangga, Durian dan Kelapa) kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali.

Bantuan bibit ayam 70 ekor plus pakan 140 kg dan bibit tanaman sayuran 500 pohon (Cabe 300 pohon dan Terung 200 pohon) kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali.

Pada kegiatan Menyapa dan Berbagi di hari pertama ini, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster menyerahkan bantuan aksi sosial kepada 200 orang penerima berupa 20 kg, 1 krat telur kepada lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, kader PKK dan balita. Tambahan juga 8 kotak susu untuk masing-masing balita, 2 kotak susu masing-masing untuk lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas dan kader PKK.

Baca Juga  Hari Ke-2 Aksi Sosial ‘‘Menyapa dan Berbagi‘‘ Ny. Putri Koster di Badung

Selain itu, Dinas Kesehatan Provinsi Bali juga melaksanakan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis di setiap lokasi dan Pemeriksaan IVA Test gratis yang dilaksanakan di Puskesmas Pembantu yang ada di setiap desa lokasi kegiatan Aksi Sosial. Nampak juga pelayanan pemeriksaan kesehatan mata oleh Rumah Sakit Mata Bali Mandara dan disiapkan kaca baca gratis sebanyak 200 pcs di masing-masing lokasi aksi sosial.

Nampak juga penyerahan majalah HATINYA PKK Edisi I Tahun 2023 sebanyak 3 (tiga) majalah kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Yowana Bali Siapkan Pemilihan Manggala Kabupaten/Kota, Aturan Baru Mulai Diterapkan

Published

on

By

Yowana Bali
RAPAT PERSIAPAN: Yowana Provinsi Bali menggelar rapat persiapan pemilihan Manggala Pasikian Yowana Kabupaten/Kota se-Bali. Kegiatan berlangsung di Ruang Gosana Lantai 3, Puspem Badung, Sabtu, 3 Oktober 2026. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Yowana Provinsi Bali menggelar rapat persiapan pemilihan Manggala Pasikian Yowana Kabupaten/Kota se-Bali. Kegiatan berlangsung di Ruang Gosana Lantai 3, Puspem Badung, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Rapat tersebut dihadiri para ketua yowana kabupaten/kota serta ketua yowana kecamatan se-Bali. Sejumlah hal teknis berkaitan dengan pelaksanaan pemilihan dibahas, termasuk surat keputusan (SK), mekanisme pemilihan, hingga berbagai kendala yang ditemukan di masing-masing wilayah.

Ketua Yowana Provinsi Bali, Diana Putri, S.Ked., mengatakan rapat tersebut menjadi bagian dari persiapan pemilihan yowana di tingkat kabupaten/kota. “Acara hari ini Yowana Provinsi Bali menggelar persiapan pemilihan yowana kabupaten/kota. Hari ini digelar teknis pemilihan, SK dan lain sebagainya dibahas termasuk kendala-kendala dari setiap kabupaten,” kata Diana.

Lebih lanjut kata dia, pembahasan utama dalam rapat tersebut berkaitan dengan tata cara pemilihan ketua di tingkat kabupaten/kota hingga kecamatan. Yang mana tahun ini terdapat perubahan aturan yang menjadi acuan dalam proses pemilihan.

“Konsen kita di agenda hari ini adalah bagaimana tata cara pemilihan dari setiap ketua ring kabupaten-kota dan juga di kecamatan masing-masing, karena saat ini di tahun ini ada peraturan baru di mana yang dulunya kami menggunakan pemilihan, menggunakan peraturan yang sesuai peraturan MDA Provinsi Bali dan tapi di tahun ini peraturannya baru yaitu menggunakan peraturan yang ada di MDA di kabupaten masing-masing,” jelasnya.

Diana juga menyampaikan harapan agar para ketua yang nantinya terpilih dapat menjalankan tanggung jawab selama masa kepemimpinan lima tahun dengan mendedikasikan diri terhadap adat, seni dan budaya Bali.

“Imbauan saya sebagai ketua di Provinsi, semoga ketua yang terpilih saat ini yang akan memimpin lima tahun ke depan, orang-orang yang memang benar-benar mau mendedikasikan diri terhadap adat seni dan budaya yang ada di kabupaten masing-masing, terutama di Provinsi Bali,” ujarnya.

Baca Juga  Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri dan Dukung Pasar Rakyat TP PKK Bangli

Menurut Diana, kepengurusan yowana yang baru juga diharapkan siap menjalankan pengabdian secara lahir dan bathin. Salah satu program Yowana Provinsi Bali yang telah berjalan selama setahun adalah Yowana Meplesiran.

Program tersebut dilaksanakan dengan mengunjungi kabupaten dan kota di Bali. Kegiatan itu di antaranya memberikan literasi mengenai makna Catur Brata Penyepian serta melakukan kunjungan ke sejumlah Sekaa Teruna Teruni (STT), termasuk yang berada jauh dari kawasan perkotaan.

Sementara itu, Penyarikan Agung MDA Provinsi Bali, dr. Dewa Nyoman Rai Asmara Putra, S.H., M.H., menyampaikan bahwa yowana memiliki peran penting bagi bangsa, keluarga, desa adat, hingga MDA di Bali.

Ia mengatakan yowana akan menjadi generasi penerus yang menerima tongkat estafet kepemimpinan. Karena itu, generasi muda diharapkan tetap menghargai dan tidak melupakan para pemimpin serta generasi sebelumnya.

“Nanti seandainya adik-adik menjadi pengurus yowana di kabupaten kota dan kecamatan, agar tidak lupa dengan yang menjabat sebelumnya. Karena kita tidak lepas dari masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang,” kata Dewa Nyoman Rai.

Ia menambahkan, perhatian terhadap masa depan perlu tetap disertai dengan penghargaan terhadap pengalaman dan pengamalan generasi sebelumnya. “Oleh karenanya kita selalu melihat walaupun kita harus menatap masa depan, namun kita tidak boleh melupakan masa lalu,” ujarnya.

Dewa Nyoman Rai juga menyampaikan selamat atas pelaksanaan rapat koordinasi dalam rangka mempersiapkan Paruman Madya dan pembentukan prajuru yowana kabupaten/kota serta kecamatan. “Saya berpesan agar pemargi paruman madya berjalan lancar dan rahayu,” ucapnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Putri Koster: Perlindungan Endek Bali Harus Dilakukan dari Hulu hingga Hilir

Published

on

By

Putri Koster
HADIRI JOURNEY OF WASTRA: Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, saat menghadiri Journey of Wastra, serangkaian peringatan HUT ke-36 Discovery Kartika Plaza Hotel, di Beach Gate, Discovery Kartika Plaza Hotel, Kabupaten Badung, Jumat (2/10). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menegaskan pentingnya perlindungan kain tenun tradisional Endek Bali secara menyeluruh, mulai dari proses produksi hingga pemasaran. Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga identitas Endek sebagai warisan budaya sekaligus memperkuat daya saing dan kesejahteraan perajin.

Hal tersebut disampaikan Ibu Putri Koster saat menghadiri Journey of Wastra, serangkaian peringatan HUT ke-36 Discovery Kartika Plaza Hotel, di Beach Gate, Discovery Kartika Plaza Hotel, Kabupaten Badung, Jumat (2/10).

Ibu Putri Koster mengatakan, pelestarian Endek Bali tidak cukup hanya dilakukan pada sisi hilir melalui peningkatan penggunaan, promosi, dan pemasaran. Perlindungan juga harus dilakukan pada sisi hulu dan proses produksi agar kualitas, motif, serta karakter Endek sebagai warisan budaya Bali tetap terjaga.

“Untuk menjaga keberadaan kain tenun tradisional Endek Bali, harus ada upaya perlindungan dari hulu hingga hilir. Ketika di hilir keberadaannya mulai diangkat, maka di hulu dan bagian tengahnya juga harus dijaga. Jangan sampai produksinya keluar dari koridor yang akhirnya membuat kita kehilangan identitas warisan leluhur,” ujar Ibu Putri Koster.

Menurutnya, setiap daerah di Nusantara memiliki kekayaan wastra dengan ciri khas masing-masing. Kekhasan tersebut harus dipertahankan dan tidak diseragamkan karena menjadi bagian dari identitas budaya sekaligus memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat dan perajin.

Selain pelestarian, Ibu Putri Koster menyoroti pentingnya perlindungan terhadap ide, desain, dan motif karya perajin. Regulasi dan penegakan hukum terhadap pelanggaran kekayaan intelektual diperlukan agar karya perajin tidak digunakan pihak lain tanpa memperhatikan hak penciptanya.

“Kalau ada yang memiliki ide dan motif kemudian diambil oleh pihak lain, aturan dan sanksinya harus ditegakkan. Kalau kita diam saja, kita akan semakin kehilangan warisan kita. Jangan menyamakan satu daerah dengan daerah lainnya karena masing-masing harus memiliki dan mempertahankan ciri khasnya,” tegasnya.

Baca Juga  Ketua TP PKK Bali Jadi Narasumber Desiminasi Hasil Kajian Riskesdas 2018

Dari sisi ekonomi, Ibu Putri Koster mendorong terciptanya ekosistem yang mampu mempertemukan perajin dengan pasar. Dekranasda Provinsi Bali, antara lain, menyediakan ruang di Art Center sebagai wadah pemasaran produk kerajinan lokal sehingga karya perajin semakin dikenal dan memiliki akses pasar yang lebih luas.

Menurutnya, meningkatnya permintaan terhadap Endek Bali akan membuka peluang bagi perajin untuk meningkatkan produksi sekaligus mengembangkan kreativitas dan variasi motif. Namun, peningkatan kuantitas harus tetap diimbangi dengan kualitas serta mempertahankan karakter daerah asal Endek tersebut.

Regenerasi konsumen juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan Endek Bali. Karena itu, generasi muda perlu didorong untuk mencintai produk lokal dan diberikan ruang mengembangkan penggunaan Endek sesuai selera serta perkembangan fesyen tanpa menghilangkan identitas wastra tersebut.

“Anak-anak muda harus kita ajarkan mencintai produk lokal terlebih dahulu. Setelah itu, biarkan mereka menggunakan dan mengembangkannya sesuai selera masing-masing, tetapi tetap dengan bahan Endek yang kita miliki,” katanya.

Ibu Putri Koster juga mendorong penguatan kolaborasi antara Dekranasda Provinsi Bali, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta para pemangku kepentingan lainnya dalam menjaga keberlanjutan kerajinan daerah. Setiap pihak diharapkan menjalankan tugas, fungsi, dan kewenangannya, termasuk dalam perlindungan kekayaan intelektual serta penegakan ketentuan yang berlaku.

ehadiran Journey of Wastra dinilai menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan wastra Bali kepada masyarakat yang lebih luas, tidak hanya masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang promosi bagi perajin dan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Bali.

Rangkaian kegiatan diisi dengan pameran karya perajin IKM Bali, kegiatan membatik, talk show, serta peragaan busana. Talk show menghadirkan Kepala Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya Kementerian Perindustrian Dickie Sulistya Aprilyanto, Idon Pande selaku Creative Director, serta Tjok. Istri Ratna selaku Coordinator of Fashion Design.

Journey of Wastra juga menampilkan peragaan busana dengan karya desainer Cok Abi, Padmi, serta desainer dari Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya Kementerian Perindustrian. Melalui kegiatan tersebut, wastra Bali diharapkan semakin berkembang sebagai bagian dari identitas budaya sekaligus memiliki nilai tambah ekonomi bagi perajin dan pelaku industri kreatif Bali. (gs/bi)

Baca Juga  Ny. Putri Koster Sosialisasikan Cegah Penyakit dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi” Sasar Tiga Lokasi di Kabupaten Karangasem

Published

on

By

Ketua TP PKK Bali Hadiri Aksi Sosial di Karangasem
HADIRI AKSI SOSIAL: Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster saat menghadiri aksi sosial di Balai Banjar Anyar, Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, pada Jumat (2/10/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Karangasem, baliilu.com – Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi” pada Jumat (2/10/2026) dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu Banjar Anyar, Desa Selumbung, Kecamatan Manggis; Dusun Dukuh, Desa Budakeling, Kecamatan Bebandem; dan Banjar Dresta Sudharma Wates Tengah, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat.

Aksi sosial di setiap lokasi menyasar 50 penerima manfaat yang terdiri atas 10 lansia, 10 ibu hamil, 10 penyandang disabilitas, 10 kader PKK, dan 10 balita. Bantuan yang disalurkan Ketua TP PKK Provinsi Bali di setiap lokasi terdiri atas 1.500 kg beras, 3.000 butir telur, dan 100 kotak susu. Dengan demikian, total bantuan yang diserahkan dalam Aksi Sosial di Kabupaten Karangasem mencapai 4.500 kg beras, 9.000 butir telur, dan 300 kotak susu.

Dalam pelaksanaan aksi sosial ini, TP PKK Provinsi Bali mendapat dukungan penuh dari sejumlah mitra kerja yang turut menyalurkan bantuan. Di setiap lokasi, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali menyalurkan 50 paket Gemarikan yang masing-masing berisi 1 kg ikan tuna bluefin, 1 kg ikan nila, dan 1 kg ikan kembung. Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali membantu 10 paket sembako yang diperuntukkan bagi lansia di setiap lokasi. Setiap paket berisi minyak goreng, gula pasir, kopi bubuk, biskuit Regal, dan biskuit gandum.

Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali menyerahkan paket bantuan berupa susu formula bagi 10 ibu hamil dan balita. Sementara itu, Dinas Kesehatan Provinsi Bali memberikan paket multivitamin. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali menyalurkan 50 pak telur, masing-masing berisi 40 butir, serta 1.000 bibit cabai. Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali menyerahkan bantuan 50 bibit tanaman yang terdiri atas manggis, alpukat, dan durian. Adapun Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali mendukung kegiatan melalui pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) memasak.

Baca Juga  Hari Ke-2 Aksi Sosial ‘‘Menyapa dan Berbagi‘‘ Ny. Putri Koster di Badung

Aksi sosial di Balai Banjar Anyar, Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan program TP PKK Provinsi Bali yang bertujuan menggerakkan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah dari tingkat desa hingga pusat.

“Apa pun yang menjadi program pemerintah untuk meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, mari kita dukung bersama. Jangan asal protes yang bisa menghambat pembangunan,” ujarnya.

Salah satu program yang menurutnya sangat membutuhkan dukungan masyarakat adalah gerakan Bali Bersih. Ia mengajak masyarakat mengubah pola penanganan sampah dengan menekankan pentingnya pengelolaan sampah dari sumber.

“Ubah pola lama yang keliru. Sampah jangan hanya dikumpulkan dan ditimbun, tetapi harus dikelola dari sumber,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Putri Koster juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait tata laksana pencegahan rabies.

Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan aksi sosial yang menyasar tiga desa di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, selalu dinantikan masyarakat. “Terima kasih. Bantuan Ibu untuk warga kami tentunya sangat bermanfaat,” ucapnya.

Aksi sosial juga diisi dengan paparan singkat dari perangkat daerah yang menjadi mitra kerja TP PKK Provinsi Bali. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada, memberikan edukasi mengenai pencegahan rabies melalui perawatan hewan peliharaan. Ia juga menyoroti masih rendahnya cakupan vaksinasi rabies di Kabupaten Karangasem yang baru mencapai 24 persen. “Ini menjadi perhatian serius kita saat ini,” ucapnya.

Direktur RSUD Bali Mandara, dr. I Gusti Ngurah Putra Dharma Jaya, M.Kes., dan Direktur RSU Dharma Yadnya, dr. Kadek Iwan Darmawan, M.P.H., mempromosikan layanan unggulan pada fasilitas kesehatan yang mereka kelola. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. I Nyoman Gede Anom, M.Kes., mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan berbagai penyakit, salah satunya influenza.

Baca Juga  Ketua TP PKK Bali Jadi Narasumber Desiminasi Hasil Kajian Riskesdas 2018

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Tri Arya Dhyana Kubontubuh, menekankan pentingnya pemanfaatan potensi lokal. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali, dr. Anak Agung Sagung Mas Dwipayani, menyampaikan komitmen pemerintah untuk memastikan tidak ada lansia, anak, dan penyandang disabilitas yang telantar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca