Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Kodam IX/Udayana Resmi Lantik 1.407 Prajurit Tamtama Baru dalam Penutupan Dikmata Infanteri 2026

BALIILU Tayang

:

kodam udayana
DIKMATA: Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026 yang dipimpin Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi di Lapangan Candradimuka Secata Rindam IX/Udayana, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Jumat (22/5/2026). (Foto: Pendam IX)

Buleleng, baliilu.com – Semangat pengabdian dan jiwa keprajuritan mewarnai Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026 yang dipimpin Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi di Lapangan Candradimuka Secata Rindam IX/Udayana, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Jumat (22/5/2026). Upacara berlangsung khidmat sebagai penanda resmi dilantiknya 1.407 prajurit TNI Angkatan Darat berpangkat Prajurit Dua yang siap mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 1.500 peserta dan tamu undangan, serta berlangsung tertib dan penuh makna melalui rangkaian prosesi militer, mulai dari pemeriksaan pasukan, pembacaan pernyataan resmi penutupan pendidikan, penanggalan tanda siswa, pemasangan tanda pangkat, hingga pengambilan sumpah prajurit. Momentum sakral ini menjadi simbol transformasi para siswa dari warga sipil menjadi prajurit TNI AD yang telah ditempa secara fisik, mental, dan disiplin keprajuritan.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdam IX/Udayana selaku Inspektur Upacara membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang menegaskan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan merupakan buah dari kegigihan, disiplin, loyalitas, dan semangat juang selama menjalani proses pembentukan prajurit. Kasad juga mengingatkan agar para mantan siswa senantiasa memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman moral dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Momentum pelantikan ini bukan akhir perjuangan, melainkan awal pengabdian yang masih panjang. Pelihara kehormatan diri, jaga nama baik satuan, dan buktikan bahwa kalian layak menjadi bagian dari kekuatan utama TNI Angkatan Darat,” demikian amanat Kasad yang dibacakan Kasdam IX/Udayana.

Lebih lanjut, Kasad menekankan pentingnya peran prajurit muda dalam mendukung penguatan Batalyon Teritorial Pembangunan sebagai bagian dari strategi menghadapi tantangan multidimensional bangsa. Para tamtama remaja diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan tempur yang profesional, tetapi juga mampu hadir di tengah masyarakat, membantu pembangunan, serta memperkuat ketahanan wilayah demi mendukung stabilitas nasional.

Baca Juga  Penandatanganan PKS PUPR-RI dengan Kodam Udayana, Pangdam: Negara Hadir untuk Rakyat

Upacara penutupan pendidikan turut dihadiri Danrindam IX/Udayana Brigjen TNI Anwar, para Pejabat Utama Kodam IX/Udayana, unsur Forkopimda Kabupaten Buleleng, serta perwakilan instansi BUMN dan BUMD.

Seusai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada para prajurit berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, disiplin, dan capaian terbaik selama menjalani pendidikan. Penghargaan tersebut diberikan kepada Prada Muhammad Aldino sebagai peraih Nilai Tertinggi Tri Pola Dasar sekaligus Nilai Tertinggi Pengetahuan dan Keterampilan, Prada Aril Efendi sebagai peraih Nilai Tertinggi Sikap dan Perilaku, serta Prada Oswald Juventus Kaenube sebagai peraih Nilai Tertinggi Jasmani Militer.

Tidak hanya itu, para prajurit muda juga menampilkan demonstrasi keterampilan militer dengan penuh semangat dan percaya diri. Atraksi yang ditampilkan meliputi Bela Diri Militer, ketangkasan halang rintang sebagai simulasi menghadapi tantangan medan penugasan, hingga atraksi Separko yang memperlihatkan kekuatan fisik, kekompakan, disiplin, serta kesiapan mental prajurit muda TNI Angkatan Darat dalam menghadapi berbagai tugas pengabdian ke depan.

Sementara itu Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa keberhasilan para mantan siswa menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan merupakan bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia TNI AD yang profesional, disiplin, dan memiliki semangat pengabdian tinggi kepada bangsa dan negara.

“Para prajurit muda ini telah melewati proses pembentukan yang tidak mudah. Mereka ditempa untuk memiliki disiplin, mentalitas tangguh, jiwa korsa, serta kesiapan menghadapi dinamika tugas ke depan. Kodam IX/Udayana berharap para lulusan Dikmata mampu menjadi prajurit yang profesional, adaptif, dicintai rakyat, dan senantiasa menjaga kehormatan institusi TNI Angkatan Darat,” ujar Kolonel Inf Amrizal Nasution.

Penutupan Dikmata Infanteri Gelombang I TA 2026 ini menjadi tonggak awal lahirnya generasi prajurit TNI Angkatan Darat yang profesional, tangguh, adaptif, dan senantiasa hadir untuk rakyat dalam menjaga keutuhan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (gs/bi)

Baca Juga  Kodam IX/Udayana Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi, Tegaskan Komitmen Disiplin dan Penegakan Hukum Prajurit

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama

Published

on

By

Prabowo dan El-Sisi Saksikan Pertukaran Kesepakatan Indonesia-Mesir
KESEPAKATAN: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi menyaksikan pertukaran sejumlah kesepakatan atau MoU antara kedua negara di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Minggu, 11 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Indonesia dan Republik Arab Mesir terus memperkuat hubungan bilateral kedua negara melalui empat kerja sama di berbagai bidang. Keempat kesepakatan ini disampaikan saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Keempat kesepakatan ini menjadi langkah penting bagi kedua negara untuk memperluas hubungan kemitraan strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara. Adapun keempat kerja sama yang diumumkan yakni:

  1. Nota Kesepahaman antara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Kementerian Luar Negeri Republik Arab Mesir tentang Rencana Aksi Kemitraan Strategis;
  2. Nota Kesepahaman tentang Pembebasan Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik, Paspor Dinas, dan khusus;
  3. Nota Kesepahaman tentang Statistik; dan
  4. Nota Kesepahaman antara Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dan Republik Arab Mesir tentang Kelautan dan Perikanan.

Dalam pernyataan pers bersama, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kesepakatan yang dihasilkan merupakan wujud komitmen bersama untuk terus memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Mesir.

“Kunjungan ini telah menghasilkan sejumlah kesepakatan bilateral. Kerja sama kelautan perikanan, kerja sama statistik, kerja sama investasi, kerja sama industri pertahanan, kerja sama perdagangan dan ekonomi, serta rencana aksi kemitraan strategis,” ucap Presiden Prabowo.

Kerja sama yang mencakup bidang strategis ini menunjukkan makin luasnya peluang kolaborasi kedua negara di dalam berbagai sektor. Melalui berbagai kesepakatan ini, Indonesia dan Mesir terus memperkuat kemitraan strategis yang saling menguntungkan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sinergi Kuat Wujudkan Bali Aman: Pangdam IX/Udayana Raih Penghargaan Kerthi Bali Sewaka Nugraha
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sartono Hutomo Minta Evaluasi Distribusi BBM dan Ketahanan Pasokan Energi di Bali

Published

on

By

Sartono Hutomo Ikuti Kunker Reses Komisi XII DPR RI di Denpasar
KUNKER: Anggota Komisi XII DPR RI Sartono Hutomo saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI ke fasilitas PLTDG dan GIS di Denpasar, Bali, Jumat (9/10/2026). (Foto: dpr.go.id)

Denpasar, baliilu.com – Anggota Komisi XII DPR RI Sartono Hutomo meminta evaluasi menyeluruh terhadap distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali menyusul antrean yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Ia juga menyoroti ketahanan stok batu bara untuk pembangkit listrik serta meminta persoalan pasokan energi ditindaklanjuti agar tidak menghambat pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan Sartono usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI ke fasilitas PLTDG dan GIS di Denpasar, Bali, Jumat (9/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Komisi XII mendalami berbagai persoalan energi bersama mitra kerja, termasuk PT Pertamina dan PT PLN.

Sartono menilai penyebab antrean BBM perlu ditelusuri dari berbagai aspek, mulai dari distribusi dan ketersediaan pasokan hingga kebijakan subsidi dan kuota. Ia juga menyoroti kemungkinan peralihan konsumsi dari Pertamax ke Pertalite yang perlu menjadi bahan evaluasi.

“BBM di Bali tentu kan harus dievaluasi, permasalahan di mana? Apakah hanya di Pertamina saja atau juga permasalahan di hulu? Apakah juga ada permasalahan di subsidi, di kuotanya yang terbatas? Atau juga terjadi perpindahan dari yang tadinya menggunakan Pertamax ke Pertalite,” ujar Sartono dikutip dari laman dpr.go.id.

Menurutnya, hasil pendalaman terhadap berbagai kemungkinan tersebut diperlukan untuk mengantisipasi persoalan serupa pada hari-hari dan bulan-bulan berikutnya. Pasalnya, antrean dan kekurangan BBM berpotensi menghambat aktivitas ekonomi masyarakat maupun dunia usaha.

“Kalau terjadi antrean dan sebagainya, ini kan juga menghambat dalam perekonomian kita. Harusnya lebih cepat lagi, tapi juga ada permasalahan di lapangan tentang kekurangan daripada BBM. Nah ini juga yang tadinya kita menginginkan ekonomi kita tumbuh menjadi terhambat,” tegas politisi tersebut.

Baca Juga  Wujudkan Hunian Layak, Pangdam IX/Udayana Resmikan 10 Unit RTLH Hasil Kolaborasi Lintas Sektor di Buleleng

Selain persoalan BBM, Sartono menyoroti kecukupan stok batu bara untuk pembangkit listrik di Bali. Ia meminta agar ketahanan stok atau Hari Operasi Pembangkit (HOP) diperhatikan sehingga pasokan energi primer untuk pembangkit tetap terjaga.

“Untuk di Bali ini kan minimal kan harusnya mungkin 20 hari lah atau 15 sampai 20 hari. Jangan sampai satu minggu lah,” kata Sartono.

Ia menegaskan, persoalan ketahanan stok perlu dilihat tidak hanya dari sisi operasional, tetapi juga dari kebijakan energi secara nasional. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan listrik di Bali, baik untuk rumah tangga maupun kegiatan usaha.

Sartono juga menyoroti adanya daftar tunggu (waiting list) pelaku usaha yang membutuhkan penambahan daya listrik. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian agar kesiapan pasokan energi primer dan kapasitas kelistrikan dapat mengikuti pertumbuhan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

“Jangan sampai kekurangan pasokan energi primer ini itu menghambat terhadap juga geliat pertumbuhan perekonomian. Baik secara di Bali maupun di nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, berbagai temuan selama kunjungan kerja reses tersebut akan menjadi catatan Komisi XII DPR RI untuk disampaikan dalam rapat kerja bersama pemerintah. Ia berharap persoalan distribusi dan ketersediaan BBM, ketahanan stok batu bara, serta pemenuhan kebutuhan listrik dapat ditindaklanjuti dengan solusi konkret.

“Temuan-temuan di lapangan seperti ini harus ada solusi,” pungkas Sartono. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polri Mutasi 199 Personel, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Published

on

By

Kadiv Humas Polri Jelaskan Mutasi 199 Personel
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir saat memberikan keterangan pers. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Polri melakukan mutasi terhadap 199 personel yang terdiri dari Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen). Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.

Sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian, di antaranya Wakabaintelkam Polri, Kakorlantas Polri, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Kapolda Kalimantan Utara, dan Kapolda Lampung.

Pada jabatan Wakabaintelkam Polri, Irjen Pol Wawan Muliawan dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Gadikwa Lemdiklat Polri dan digantikan Brigjen Pol Anom Setyadji. Sementara itu, jabatan Kakorlantas Polri yang sebelumnya dijabat Irjen Pol Wibowo kini diemban Brigjen Pol Aries Syahbudin.

Di tingkat kewilayahan, Irjen Pol Agus Wijayanto dipercaya sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung menggantikan Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing. Jabatan Kapolda Kalimantan Utara kini dijabat Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik, menggantikan Irjen Pol Agus Wijayanto. Adapun jabatan Kapolda Lampung dipercayakan kepada Brigjen Pol Yustan Alpiani menggantikan Irjen Pol Helfi Assegaf.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.

“Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menjalankan tugas dan memberikan kontribusi bagi organisasi. Pengabdian tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pejabat berikutnya untuk melanjutkan program dan meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing.

Baca Juga  Pangdam IX/Udayana dan Rektor ITB STIKOM Bali Teken PKS

Kepada para pejabat yang mendapat amanah baru, Johnny berharap agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan kesinambungan program yang telah dilaksanakan.

“Setiap pejabat diharapkan segera menyesuaikan diri, menjaga integritas, serta menghadirkan kinerja yang profesional dan responsif. Pada akhirnya, seluruh pelaksanaan tugas kepolisian harus berorientasi pada pelayanan dan kepentingan masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, penguatan organisasi melalui mutasi jabatan harus sejalan dengan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan publik.

“Semangat tersebut sejalan dengan tagline Polri “Polisi Bersama Masyarakat”. Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Johnny. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca