Connect with us

SOSIAL

Kodim Bangli Bantu Pengamanan Distribusi KPM bagi Warga Tujuh Desa

BALIILU Tayang

:

de
Sejumlah Personel Kodim 1626/Bangli dalam hal ini Koramil 1626-04/Kintamani bersinergi dengan Polsek Kintamani ikut membantu jalannya pembagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bagi penerima Kartu Keluarga Sejahtera dari Kementerian Sosial, Sabtu (15/1/2021)

Bangli, baliilu.com – Sejumlah Personel Kodim 1626/Bangli dalam hal ini Koramil 1626-04/Kintamani bersinergi dengan Polsek Kintamani ikut membantu jalannya pembagian Keluarga Penerima Manfaat  (KPM)  bagi penerima Kartu Keluarga Sejahtera dari Kementerian Sosial, Sabtu (15/1/2021). Pendistribusian dilaksanakan di SMP Negeri 4 Kintamani, Bangli oleh Dinas Sosial Pemkab Bangli.

Sebanyak  343 warga yang tersebar di 7 desa yang ada di Kintamani hari ini mendapat KPM dari Dinas Sosial. Adapun 7 desa tersebut antara lain Desa Belandingan, Desa Buahan, Desa Kedisan, Desa Pinggan, Desa Songan A, Desa Songan B dan Desa Terunyan. Dalam pelaksanaan kegiatan pendistribusian tetap memperhatikan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19.

Dandim 1626/Bangli Letkol Inf. I Gde Putu Suwardana, S.I.P., menyampaikan dalam kegiatan ini pihaknya membantu Dinas Sosial agar dalam pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan aman.

Pihaknya juga mengajak kepada warga yang  menerima KPM agar dimanfaatkan dengan sebaik mungkin sehingga dapat membantu di saat pandemi Covid-19,” harap Dandim.

Semasih dalam situasi pandemi Dandim  juga mengajak warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, agar terhindar dari Covid-19. (tri)

Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SOSIAL

Dandim Klungkung Serahkan Keramik Bantuan Pangdam IX/Udayana di Pura Desa Adat Akah

Published

on

By

Dandim 1610/Klungkung Letkol CZI Paulus Joni Simbolon, S.E., M.Tr., (Han), menyerahkan bantuan keramik dari Pangdam IX/Udayana.

Klungkung, baliilu.com – Dandim 1610/Klungkung Letkol CZI Paulus Joni Simbolon, S.E., M.Tr., (Han), menyerahkan bantuan keramik dari Pangdam IX/Udayana untuk Pura Puseh Desa Adat Akah, Lingkungan Banjar Pekandelan, Desa Akah, Klungkung, Kamis (4/3/2021).

Bantuan keramik tersebut digunakan untuk pembangunan Balai Pegongan dan Perantenan (dapur) Pura Puseh Desa Adat Akah, Klungkung.

Pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan keramik sebanyak 100 dus dengan ukuran 40 x 40 centimeter yang merupakan bantuan dari Pangdam lX/Udayana dan diserahkan secara simbolis oleh Dandim kepada warga masyarakat Desa Akah yang dalam hal ini diwakili oleh Bendesa Adat Desa Akah lda Bagus Nyoman Wirata yang didampingi oleh Kepala Desa Akah Nyoman Sejati.

Bendesa Adat Desa Akah Ida Bagus Nyoman Wirata menyampaikan banyak terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Bapak Pangdam lX/Udayana yang telah memberikan bantuan dalam pembangunan Balai Pegongan Pura Puseh Desa Adat Akah.

“Warga Desa Adat Akah merasa sangat terbantu dengan sumbangan seperti ini. Berharap ke depannya TNI semakin maju dan dekat dengan rakyat untuk selalu ikut serta memajukan kesejahteraan rakyatnya,” ucapnya.

Dandim 1610/Klungkung menyampaikan harapannya agar bantuan ini bisa bermanfaat untuk pembangunan yang sedang dilaksanakan di Pura Puseh Desa Adat Akah.

“Ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap situasi warga masyarakat yang ada di wilayah, yang tentunya disesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan,” kata Dandim. (cip)

Lanjutkan Membaca

SOSIAL

Tekan Angka Kecelakaan Kerja, Wagub Cok Ace Ingatkan Pentingnya Penerapan Budaya K3

Published

on

By

Wagub Cok Ace saat membuka Webinar ‘Penguatan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berbudaya K3 pada Semua Sektor Usaha’ yang dilaksanakan BPJS Ketenagakerjaan, Rabu (3/3/2021) di Ball Room Hotel Padma Legian Kuta.

Badung, baliilu.com – Guna menekan angka kecelakaan kerja yang saat ini relatif masih tinggi, Wakil Gubernur Bali Prof. Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengingatkan pentingnya kesadaran untuk menerapkan budaya kesehatan dan keselamatan kerja atau yang lebih dikenal dengan K3.

Penekanan itu disampaikan Wagub Cok Ace saat membuka Webinar ‘Penguatan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berbudaya K3 pada Semua Sektor Usaha’ yang dilaksanakan BPJS Ketenagakerjaan, Rabu (3/3/2021) di Ball Room Hotel Padma Legian Kuta. Selain dilaksanakan secara offline yang dihadiri undangan terbatas, kegiatan ini juga diikuti oleh peserta secara online.

Lebih jauh Wagub Cok Ace mengurai, jumlah kecelakaan kerja di Indonesia saat ini relatif masih tinggi. Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, pada tahun 2019 tercatat 114.235 kasus kecelakaan kerja. Sedangkan pada tahun 2020, periode Januari hingga Oktober, BPJS mencatat 177.161 kasus kecelakaan kerja, 53 kasus penyakit akibat kerja, dimana 11 di antaranya adalah kasus Covid-19. Angka itu dihimpun pihak BPJS Ketenagakerjaan berdasarkan klaim yang diajukan atas kecelakaan kerja yang dialami para pekerja. Menurut Cok Ace, besar kemungkinan data sesungguhnya lebih tinggi mengingat tak seluruh pekerja menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Hal ini perlu kita sikapi karena akan mempengaruhi indeks pembangunan manusia dan indeks pembangunan ketenagakerjaan,” ucapnya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan baik pengusaha, serikat pekerja dan masyarakat luas terus meningkatkan pengawasan dan kesadaran akan pentingnya budaya K3 dalam dunia kerja.

Masih dalam sambutannya, Guru Besar ISI Denpasar ini juga menyinggung situasi sulit yang kini dihadapi dunia usaha yang berdampak langsung pada para pekerja sebagai akibat dari pandemi Covid-19. Dia menambahkan, pemerintah pusat dan daerah terus berupaya melakukan langkah untuk pemulihan ekonomi yang dilaksanakan sejalan dengan penanganan Covid-19. Untuk Daerah Bali yang sangat tergantung pada sektor pariwisata, pemerintah telah mencoba menempuh kebijakan seperti pembukaan pintu untuk wisatawan domestik pada Juli 2020 lalu.

Cok Ace menyebut, kebijakan itu cukup mampu menggeliatkan ekonomi Bali hingga pengujung tahun lalu. Namun perkembangan Covid-19 yang mengkhawatirkan memaksa pemerintah kembali melakukan pembatasan.

Kendati demikian, ia meyakinkan bahwa pemerintah sejatinya tak tinggal diam dan terus mengupayakan kebijakan untuk pemulihan ekonomi Bali. Salah satu program yang saat ini tengah serius dibahas adalah Free Covid Corridor (FCC). Melalui program ini, Bali akan dibuka untuk wisatawan mancanegara yang telah divaksin. Sebaliknya, pelaku pariwisata yang menerima dan melayani juga sudah divaksin. Selain program FCC, Wagub Cok Ace yang juga menjabat sebagai Ketua BPD PHRI Bali ini juga mengupayakan pinjaman lunak bagi pelaku pariwisata.

Mengakhiri sambutannya, Wagub Cok Ace mengajak para pekerja untuk tidak kehilangan harapan dan semangat karena pada saatnya situasi pasti akan kembali pulih.

Sementara itu, Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Bali Nusra Papua Toto Suharto menyampaikan terima kasih atas kesediaan Wagub Cok Ace hadir pada pelaksanaan webinar. Menurutnya, kegiatan ini dimaksudkan untuk penguatan BPJS Ketenagakerjaan agar dapat memastikan kesejahteran para pekerja. Dalam kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan jaminan kecelakaan kerja.

Secara simbolis, santunan diserahkan oleh Wagub Cok Ace kepada dua orang ahli waris. Wagub Cok Ace menyampaikan rasa prihatin dan berharap santunan dari BPJS ini dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. (gs)

Lanjutkan Membaca

SOSIAL

Berikan Bantuan Balita dan Ibu Hamil di Gerokgak, Ny. Putri Koster: Jaga Kesehatan Diri dan Buah Hati

Published

on

By

de
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster dalam acara penyerahan bantuan kepada bayi/balita kurang gizi serta ibu hamil, yang bertempat di Kantor Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Selasa (2/3) siang.

Buleleng, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengajak masyarakat, khususnya kaum ibu untuk menjaga baik-baik kesehatan diri dan buah hati, terlebih di masa-masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Senang sekali bisa hadir menyapa ibu-ibu dan adik-adik semua. Ingat bahwa di masa sekarang ini kesehatan tubuh adalah utama, bersama-sama kita menghadapi Covid-19. Patuhi pula aturan dan imbauan pemerintah sebagai solusi menghadapi pandemi,” kata Ny. Putri Koster dalam acara penyerahan bantuan kepada bayi/balita kurang gizi serta ibu hamil, yang bertempat di Kantor Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Selasa (2/3) siang.

Pada kunjungan yang juga terkait dengan HUT ke-49 PKK yang jatuh pada 4 Maret 2021 ini, sosok pendamping orang nomor satu di Bali tersebut berpesan untuk selalu ingat bahwa buah hati adalah sebuah titipan Tuhan Yang Maha Esa, agar generasi bisa terus sambung-menyambung melahirkan generasi yang tangguh. “Tujuannya tiada lain adalah untuk tetap kukuh kokohnya bangsa dan negara kita. Jadi jangan disepelekan anak-anak kita, ibu-ibu boleh tidak mampu beli pulsa, pakaian atau perhiasan, namun jangan sampai tidak mampu membeli makanan sehat untuk anak-anak kita,” ujarnya.

Wanita yang juga seniman serba bisa ini menambahkan bahwa TP PKK bersama jajaran hingga tingkat kabupaten akan bersinergi dan melakukan apa-apa saja semampunya untuk membantu meringankan beban para ibu. “Meski di luar anggaran kita urunan, untuk menyapa ibu-ibu memberikan makanan-makanan sehat.  Selain itu, kita dorong ibu-ibu di sela kesibukan agar sempat menanam berbagai tanaman pangan, halaman jadi indah, apa yang ditanam bisa dimasak untuk sumber makanan keluarga,” imbuhnya.

Ny. Putri Koster juga mewanti-wanti agar para ibu sebisa mungkin mengurangi atau bahkan menjauhkan anak-anak dari makanan instan yang banyak mengandung pengawet tidak alami. “Mari kreatif dulu, apa yang ada di sekitar bisa dimanfaatkan dulu, bikin bubur tim, beri bayam atau sayuran lain. Jadilah ibu yang tangguh dan kreatif untuk menghasilkan generasi yang kuat,” ajaknya.

Sementara itu, Camat Gerokgak Made Juartawan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan TP PKK Provinsi Bali yang dipimpin langsung Ny. Putri Suastini Koster untuk datang membantu permasalahan gizi buruk di lingkup Kecamatan Gerokgak tersebut. “Saya sangat berharap bantuan ini bisa meringankan beban warga kami yang mengalami kesulitan dari sisi ekonomi, yang juga akibat dampak Covid-19,” kata Camat Gerokgak.

Dalam kegiatan yang juga dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali Putu Anom Agustina, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng Ny. Ayu Wardhany Sutjidra tersebut, ibu-ibu peserta yang hadir berasal dari Desa Patas, Sumberklampok, dan Celukan Bawang.

Dalam kunjungannya kali ini, Ny. Putri Koster membagikan susu, beras, dan makanan tambahan kepada ibu hamil, menyusui, dan balita khususnya yang mengalami masalah gizi. Masing-masing penerima memperoleh 25 kg beras beserta susu dan makanan lain serta bingkisan dari TP PKK Provinsi Bali dan Kabupaten Buleleng. (gs)

Lanjutkan Membaca